KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN - Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia ? Â· Di sajikan dalam Bahasa...

download KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN - Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia ? Â· Di sajikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Alamat Penerbit: Kementerian Perindustrian ... TABEL KONVERSI

of 185

  • date post

    01-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN - Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia ? Â· Di sajikan dalam Bahasa...

  • i

    KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN BALAI BESAR PULP DAN KERTAS

    Jl. Raya dayeuhkolot No 132, Kotak Pos 1005. Bandung 40258

    Telp (022) 5202980 & 5202871; Fax (022) 5202871

    PEDOMAN PERHITUNGAN KARBON UNTUK INDUSTRI PULP DAN KERTAS

    DALAM

    IMPLEMENTASI KONSERVASI ENERGI DAN

    PENGURANGAN EMISI CO2 DI SEKTOR INDUSTRI (FASE 1)

    PUSAT PENGKAJIAN INDUSTRI HIJAU DAN LINGKUNGAN HIDUP

    BADAN PENGKAJIAN KEBIJAKAN, IKLIM DAN MUTU INDUSTRI (BPKIMI)

    2011

  • ii

    PEDOMAN PERHITUNGAN KARBON UNTUK INDUSTRI PULP DAN KERTAS

    DALAM IMPLEMENTASI KONSERVASI ENERGI DAN PENGURANGAN EMISI

    CO2 DI SEKTOR INDUSTRI (FASE 1)

    PEMBINA

    Menteri Perindustrian M.S Hidayat

    PENANGGUNG JAWAB

    Arryanto Sagala

    TIM PENGARAH

    Tri Reni Budiharti Shinta D. Sirait

    TIM PENYUSUN

    Ngakan Timur Antara Susi Sugesty Henggar Hardiani Sri Purwati

    Yusup Setiawan Heronimus Judi Tjahyono Rini S Soetopo Yuniarti Puspita Kencana

    Teddy Kardiansyah

    TIM EDITOR

    Sangapan Denny Noviansyah

    Yuni Herlina Harahap Juwarso Gading

    Wiwiek Sari Wijiastuti Patti Rahmi Rahayu

    DITERBITKAN OLEH

    Balai Besar Pulp dan Kertas Pusat Pengkajian Industri Hijau dan Lingkungan Hidup Badan Pengkajian Kebijakan Industri dan Mutu Industri

    DICETAK OLEH

    KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN

  • iii

    PEDOMAN PERHITUNGAN KARBON UNTUK INDUSTRI PULP DAN KERTAS DALAM IMPLEMENTASI KONSERVASI ENERGI DAN PENGURANGAN EMISI CO2 (Fase 1) Edisi I. Jakarta : Kementerian Perindustrian,Januari 2011 vi + 79 hlm. Disajikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Alamat Penerbit: Kementerian Perindustrian Jl. Gatot Subroto Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12950

    ISBN:.............................

  • iv

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan

    Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan

    karunia-Nya sehingga Pedoman Perhitungan Karbon Untuk

    Industri Pulp dan Kertas dalam kerangka Implementasi

    Konservasi Energi dan Pengurangan Emisi CO2 di Sektor

    Industri (PREP-ICCTF PHASE 1) ini dapat diselesaikan

    pada waktunya.

    Pedoman ini disusun untuk meningkatkan

    pengetahuan dalam pelaksanaan konservasi energi dan

    pengurangan emisi CO2 di sektor industri yang telah

    dibahas oleh unsur pemerintah, tenaga ahli dan praktisi.

    Diharapkan Pedoman ini bermanfaat bagi para

    pihak yang berkepentingan dalam menerapkan konservasi

    energi dan pengurangan emisi CO2 di sektor industri. Akhir

    kata kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak

    yang telah membantu dalam penyusunan Pedoman ini.

    Jakarta, Januari 2011 Badan Pengkajian Kebijakan,

    Iklim dan Mutu Industri Kepala,

    Arryanto Sagala

  • v

    Ringkasan Eksekutif

    Kementerian Perindustrian telah berkomitmen untuk

    menerapkan program konservasi energi dan pengurangan

    emisi CO2 di sektor industri, sebagai perwujudan kontribusi

    terhadap komitmen pemerintah untuk mengurangi emisi

    gas rumah kaca sebesar 26% tahun 2020. Strategi utama

    untuk mencapai tujuan pengurangan emisi CO2 pada

    sektor industri, adalah Implementasi dari Konservasi

    Energi dan Pengurangan Emisi CO2 pada sektor

    industri (Tahap 1) tahun 2010-2011. Pendanaan program

    tersebut didukung sepenuhnya oleh Indonesian Climate

    Change Trust Fund (ICCTF).

    Buku Perhitungan Emisi Gas Rumah Kaca ini

    membantu Industri Pulp dan Kertas Indonesia dalam

    estimasi perhitungan emisi dari operasional proses

    pembuatan pulp dan kertas saja, tidak mencakup

    perhitungan emisi dari peralatan transportasi. Perhitungan

    karbon mengacu pada beberapa protokol Gas Rumah

    Kaca yang dipublikasikan antara lain oleh National Council

    for Air and Stream Improvement (NCASI), World

    Resources Institute/World Bussines Council for Sustainable

    Development (WRI / WBCSD), Intergovernmental Panel on

    Climate Change (IPCC), United Nations Framework

    Convention on Climate Change (UNFCC) dan United

    States Environmental Protection Agency (USEPA).

    Buku pedoman perhitungan emisi ini berisikan

    program The Indonesian Climate Change Trust Fund

    (ICCTF), identifikasi perhitungan, perangkat perhitungan

    berdasarkan protokol, emisi dari proses pembakaran

    bahan bakar fosil, biomassa dan dari pengelolaan

    lingkungan.

  • vi

    Bagian identifikasi perhitungan, menguraikan

    sumber-sumber emisi untuk perhitungan emisi diindustri

    pulp dan kertas yang mencakup pada proses pemasakan

    pulp yang utamanya dari Recovery Boiler, Power Boiler,

    Lime Kiln, dan Power Plant system CHP (Combined Heat

    Power).

    Perhitungan emisi pada proses pembuatan kertas

    mengikuti struktur proses pembuatan kertas, dimana

    struktur tersebut merupakan rangkaian satuan operasi

    pembuatan kertas mulai dari stock preparation hingga

    finishing ditambah coating. Alokasi emisi diperhitungkan

    secara bertahap berdasarkan parameter distribusi proses

    pembuatan kertas yang meliputi jalur produksi, satuan

    operasi dan peralatan spesifik.

    Bagian perangkat perhitungan, menguraikan

    tahapan dasar untuk pengelolaan emisi yang meliputi

    perencanaan, perhitungan dan pelaporan.

    Pada tahap perencanaan menguraikan tujuan dan

    batasan yang akan diacu pada perhitungan emisi, meliputi

    batasan organisasional dan operasional, sedangkan pada

    tahap perhitungan diuraikan langkah-langkah perhitungan

    seleksi pendekatan perhitungan, memilih faktor emisi,

    menetapkan alat bantu perhitungan, menyampaikan data

    dari level satuan operasi ke level korporat. Adapun pada

    tahap pelaporan diuraikan mengenai laporan emisi yang

    memuat antara lain deskripsi perusahaan dan batasan

    yang digunakan, informasi berbagai jenis emisi, dan

    ketertelusuran data laporan.

    Pedoman ini juga menyampaikan uraian tentang

    perhitungan emisi dari proses pembakaran bahan bakar

    fosil dan biomassa yang dilakukan berdasarkan estimasi

    perhitungan emisi CO2 dari pembakaran bahan bakar fosil,

    meliputi jumlah bahan bakar, kadar karbon dalam bahan

  • vii

    bakar dan faktor emisi menurut IPCC. Emisi CO2 dari

    pembakaran biomassa tidak dihitung sebagai emisi gas

    rumah kaca, akan tetapi jika suatu perusahaan memilih

    untuk melakukannya dapat melaporkan secara terpisah.

    Perhitungan emisi metan (CH4) dan nitrogen oksida

    (N2O) dari proses pembakaran, baik bahan bakar fosil

    ataupun biomassa, diperkirakan berdasarkan faktor emisi

    IPCC, potensi pemanasan global (global warming potensial

    /GWP) dan data kegiatan. Selain itu juga dibahas tentang

    metoda perhitungan emisi CO2, CH4, dan emisi N2O pada

    unit lime kiln dan kalsinasi di pabrik pulp dari bahan bakar

    fosil.

    Perhitungan emisi dari pengelolaan lingkungan bisa

    berasal dari landfill, insinerasi, pengomposan dan digestasi

    anaerobik. Emisi dari landfill hanya CH4 yang teroksidasi

    menjadi CO2, sedangkan gas CO2 dari landfill tidak

    termasuk dalam perhitungan total emisi. Emisi CO2 yang

    dihasilkan dari insinerator dihitung berdasarkan kandungan

    total karbon dalam limbah padat dengan perbandingan

    komponen yang terdapat dalam campuran aliran limbah

    yang dibakar. Emisi dari kompos sebagian besar adalah

    CO2 biogenik dan NH3, namun NO2 dan CH4 juga

    terdeteksi. Metoda estimasi perhitungan emisi karbon

    biogenik pada proses pengomposan dari bahan baku

    organik didasarkan pada berat organik karbon dalam

    limbah yang diubah menjadi CO2-eq. Digestasi anaerobik

    menghasilkan biogas sebagai produk samping dari

    dekomposisi zat organik yang dapat dimanfaatkan sebagai

    sumber energi alternatif. Metoda perhitungan emisi CO2

    ekivalen dari biogas dilakukan berdasarkan jumlah total

    karbon dalam limbah yang diubah menjadi CH4.

    Buku panduan perhitungan emisi industri pulp dan

    kertas ini menyajikan suatu format untuk melaporkan hasil

  • viii

    perhitungan emisi perusahaan baik dari emisi langsung

    yang berasal dari sumber yang dimiliki atau dikendalikan

    oleh perusahaan maupun dari emisi tidak langsung. Dalam

    hal ini perusahaan bebas untuk memilih metoda

    perhitungan emisi dan format pelaporannya, akan tetapi

    metodanya harus dijelaskan dalam hasil inventarisasi.

    Akhir kata mudah-mudahan buku panduan

    perhitungan emisi untuk industri pulp dan kertas ini, dapat

    menjadi petunjuk dan berguna bagi semua pihak yang

    berkepentingan.

  • ix

    DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR . iv RINGKASAN EKSEKUTIF v DAFTAR ISI ix DAFTAR TABEL xi DAFTAR GAMBAR xii

    BAB I PENDAHULUAN . 1

    1.1 Program ICCTF ... 1

    1.2 Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) 4

    BAB II PERANGKAT PERHITUNGAN GRK BERDASARKAN PROTOKOL ..

    9

    2.1. Tahap Perencanaan ... 10

    2.1.1. Batasan Organisasi 11

    2.1.2. Batasan Operasional . 12

    2.2. Tahap Perhitungan . 13

    2.3. Tahap Pelaporan . 15

    2.3.1. Penyajian Hasil Inventori 15

    BAB III IDENTIFIKASI PERHITUNGAN EMISI .. 21

    3.1. Perhitungan Emisi pada proses pembuatan pulp... 21

    3.1.1. Emisi pada proses pemasakan pulp 21

    3.1.2. Emisi pada Recovery Boiler 21

    3.1.3. Emisi pada Power Boiler 22

    3.1.4. Emisi pada L