KELEMBAGAAN GAPOKTAN

download KELEMBAGAAN GAPOKTAN

of 16

  • date post

    20-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    340
  • download

    18

Embed Size (px)

Transcript of KELEMBAGAAN GAPOKTAN

  • PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN GAPOKTAN

    BALAI PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN, DAN KEHUTANAN WILAYAH II DINAS PERTANIAN, PERIKANAN, DAN KEHUTANAN KABUPATEN SLEMAN 2013

  • PendahuluanBENTUK KELEMBAGAAN PELAKU UTAMA MELIPUTI KELOMPOK, GABUNGAN KELOMPOK, ASOSIASI DAN KORPORASIPENGEMBANGAN KELEMBAGAAN GAPOKTAN/ PETANI DIARAHKAN PADA PENINGKATAN KEMAMPUAN DAN KELEMBAGAAN GAPOKTAN/ PETANI MENJADI ORGANISASI MANDIRI DALAM BENTUK LEMBAGAAN KEUANGAN MASYARAKAT-AGRIBISNIS PERMENTAN NO. 273 , PEDOMAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN GAPOKTAN/PETANI

  • TujuanMeningkatkan kapasitas kelembagaan Gapoktan /petani, membentuk kelembagaan ekonomi petani berbasis agribisnis;Meningkatkan kemampuan kelembagaan ekonomi Gapoktan / petani, dalam mengelola usahatani melalui pengembangan jejaring usaha dan kemitraan dengan pelaku usaha.

  • SasaranTerlaksananya fasilitasi Penumbumbuhan dan pengembangan kelembagaan Keuangan masyarakat petani oleh penyuluh pertanian Terlaksananya pembinaan kelembagaan Keuangan masyarakat petani oleh kelembagaan penyuluhan di berbagai jenjang tingkatan wilayah

  • Kebijakan

  • Strategi DasarMENGUBAH PERILAKU PETANI MENGEMBANGKAN USAHA BERORIENTASI PASARFASILITASI PENUMBUHAN BERBASIS POKTAN DAN GAPOKTANPEMBERDAYAAN USAHATANI MELALUI PENGEMBANGAN JENIS USAHA BERORIENTASI PASAR

  • Strategi OperasionalPeningkatan Kemampuan Pengurus Kelembagaan Gapoktan/Petani untuk Pengembangan UsahaPeningkatan Kemampuan Pengurus Kelembagaan Ekonomi Petani (LKM-A)dalam Menyusun Perencanaan AgribisnisFasilitasi Kelembagaan Ekonomi Petani Berbadan Hukum (Koperasi/PT)Penguatan Kelembagaan Petani melalui Pendampingan Penyuluh dan Petugas Lain1234

  • Peningkatan Jaringan Kemitraan AgribisnisPeningkatan Kemampuan Anggota Poktan/Gapoktan Dalam Teknis Agribisnis Melalui Pendampingan Penyuluh (Kursus, Magang, Studi Banding, dll)Peningkatan Kemampuan Penyuluh dalam Memfasilitasi Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani567Lanjutan ...

  • Proses Pembentukan dan Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani

  • BANKPERUSAHAANSarana produksiBibitPakan, dllMITRA USAHATINGKAT DESA TINGKAT KECAMATAN/KABUPATEN Pengembangan Kelembagaan Petani menjadi Kelembagaan Ekonomi Petani

  • Kriteria Umum Kelembagaan Petani yang Dapat ditingkatkan Kapasitasnya menjadi Lembaga Keuangan Masyarakat Agribisnis Telah melakukan usaha berkelompok yang berorientasi pasarStruktur organisasi memiliki kepengurusan yang menangani usahaMemiliki perencanaan usaha yang disusun partisipatifMemiliki pembukuan dan pencatatan usahaTelah membangun jejaring dalam pengembangan usaha dengan kelembagaan petani lainnyaTelah membangun kemitraan usaha dengan pengusaha atau kelembagaan Ekonomi lainnyaMembutuhkan dukungan aspek legal formal untuk memperkuat pengembangan usaha

  • KOPTANDidaftarkan pendiriannya di instansi yang menangani koperasi dan disaahkan untuk mendapat legalitas (materi penyuluhan ttg pembentukan koptan)

  • PERSEROAN TERBATASDidaftarkan pendiriannya di notaris dan ditindaklanjuti dengan pendaftaran di Kementerian Hukum dan HAM (materi penyuluhan ttg pembentukan perusahaan pertanian di pedesaan)Lanjutan ...

  • PENGEMBANGAN JEJARING DAN KEMITRAANPENGEMBANGAN PELAYANAN INFORMASIPENINGKATAN POSISI TAWAR DENGAN BERBAGAI PIHAKPENGEMBANGAN USAHA Pelaksanaan

  • PenutupPengembangan lembaga keuangan masyarakat-agribisnis merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan petani agar sejajar dengan kelembagaan ekonomi lainnya dalam melaksanakan agribisnis dan agroindustri di perdesaan melalui perbaikan manajerial usahatani berskala ekonomi, pengembangan dan diversifikasi usaha yang dibangun dalam satu kelembagaan usaha formal. Kelembagaan ekonomi petani yang ditumbuhkan dari pengembangan kelembagaan petani (poktan, gapoktan) diharapkan dapat memperkuat posisi tawar dan mempercepat pertumbuhan dan pengembangan ekonomi serta kemandirian masyarakat tani di perdesaan dalam pembangunan yang berkelanjutan.

  • Terimakasih

    **