hubungan Cina Amerika

download hubungan Cina Amerika

of 35

  • date post

    22-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    126
  • download

    0

Embed Size (px)

description

Bagaimana hubungan cina dengan Amerika Serikat

Transcript of hubungan Cina Amerika

http://www.johanes.org/1999/07/cina-superpower-asia/ (16-5-2013)Cina : Superpower AsiaPosted by Johanes GunawanJuly 17, 1999Komentar Penulis : Lagi ubrek-ubrek dokumen lama, gue menemukan artikel yang pernah gue bikin sewaktu kuliah dulu. Ternyata setelah dibaca ulang, ternyata gila juga yaa gue bisa nulis artikel politik luar negeri padahal gak ada hubungannya dengan pekerjaan sekarang di bidang TI. Sepertinya gue perlu juga menulis artikel dalam bidang TI tetapi artikel apa yaa (masih dipikir-pikir dulu). Well selagi gue mikir-mikir untuk menulis artikel TI. Coba silahkan baca artikel di bawah ini, masih cukup relevan dengan konstelasi politik luar negeri saat ini meskipun ini dibuat pada tahun 1999 ketika Jiang Je Min masih menjabat Presiden RRC dan Bill Clinton masih menjabat Presiden AS.Tidak membalas telepon presiden AS diperlukan keberanian yang cukup tinggi dan hal itu hanya bisa dilakukan oleh Presiden Jiang Ze Min karena kekesalannya atas NATO yang membom salah sasaran ke kedubes RRC. Kekuatan inilah yang hanya dimiliki seorang Jiang yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain. Dari sini juga kita bisa melihat betapa pentingnya peranan RRC dalam percaturan politik Internasional. Bill Clinton pun harus cepat-cepat meminta maaf kepada Cina yang sudah keburu berang akan kesalahan AS (NATO) yang katanya mempunyai peralatan canggih dan peralatannya tidak akan pernah keliru dalam menyerang suatu sasaran. Akan tetapi kenyataannya peralatan canggih yang tak pernah salah akhirnya salah juga. Rakyat Cina juga sudah terburu-buru menuduh AS karena AS dituduh sengaja membom kedubes Cina di Yugoslavia.Setelah era perang dingin berakhir, praktis AS hanya mempunyai saingannya yaitu RRC, yang mempunyai kekuatan tempur hampir sama dengan AS walaupun AS tetap masih teratas dalam tekhnologi persenjataan. Selain AS dan Rusia yang mempunyai hulu ledak nuklir yang jumlahnya cukup banyak, RRC juga mempunyai hulu ledak nuklir yang cukup banyak pula. Mengapa RRC masih menjadi sorotan ?Hal ini disebabkan Rusia sudah menjadi negara yang lebih demokratis dan netral, ketimbang RRC yang masih komunis dan masih menggunakan kekuatan militer untuk mengancam musuh-musuhnya seperti Taiwan. Walaupun RRC menegaskan bahwa RRC tidak akan menggunakan kekuatan militernya dalam menyelesaikan masalah dan bersifat netral.Hal ini terlihat dalam sidang-sidang DK PBB, RRC banyak bersikap netral dalam memberikan suaranya dalam penyelesaian persengketaan internasional salah satu contohnya adalah kasus Timor Timur di Indonesia. Kebudayaan Cina sudah dikenal merupakan salah satu kebudayaan tertua di Asia.Tidaklah heran bahwa orang-orang Cina sudah mengenal tekhnik bangunan yang sangat tinggi. Lihatlah tembok besar yang dibangun pada abad 3 SM sejak masa Dinasti Chin yang menunjukkan kebesaran kebudayaan Cina pada masa lampau, meskipun beberapa bagian tembok besar pernah dihancurkan oleh Mao Tze Tung pada masa revolusi kebudayaan tahun 1976. Penemuan bubuk mesiu, kertas, astronomi, obat-obatan bahkan resep masakan tertua diduga berasal dari Negara dengan sebutan Tiongkok ini menunjukkan bahwa tekhnologi bangsa Cina sudah dikenal cukup tinggi. Wilayahnya bermula hanya dari sepanjang sungai Yang Tze pada awal peradaban dimulai sampai pada masa kejayaan Dinasti Manchu yang wilayahnya meliputi semenanjung Korea di barat sampai Kyrgyzstan di timur, sedangkan wilayah Indo Cina di selatan dan wilayah mancuria di utara. Walaupun pada masa sekarang sebagian daerah memisahkan diri dari Cina seperti Korea, Indo Cina dan Asia Timur.Masa Lalu Cina Yang Buruk.Cina pada masa lalu mengalami banyak masa keemasan meskipun Cina merupakan negara yang penuh gejolak dari dinasti ke dinasti sampai akhirnya harus takluk pada kekuasaan Mongol pada abad 12. Sistem politik dan ketatanegaraan yang begitu baik membuat Eropa kagum kepada Cina, bahkan para diplomat Inggris sengaja datang ke Cina juga untuk mempelajari sistem kerajaannya dan membawanya ke negaranya untuk dipelajari. Pada saat Marcopolo menginjak kakinya di Cina yang pada waktu itu dijajah oleh bangsa Mongol, Marcopolo terkesan dengan kemajuan yang dialami oleh negara tirai bambu ini. Negeri ini tidak akan pernah sepi dari para pedagang yang terus datang membanjiri ke negeri ini yang tidak lain adalah hanya untuk berdagang maka tidaklah heran negeri ini terdapat jalur sutera yang terkenal itu. Para pedagang dari barat rela berbulan-bulan datang ke negeri ini hanya untuk membeli sutera dan keramik yang memang merupakan komoditi terkenal dan tergolong mahal jika dijual di negeri asalnya.Pada masa era kolonialisme barat, negeri tirai bambu ini tetap merupakan salah satu negara yang menguntungkan sehingga tidaklah heran negeri ini menjadi incaran untuk masuk dalam daftar negara jajahan oleh pihak barat termasuk Jepang. Ketidakstabilan negara inilah yang membuat satu demi satu wilayah Cina diambil satu persatu oleh pihak barat. Hongkong dan Macau merupakan salah satu korban kolonialisme barat. Walaupun begitu pihak penjajah menyadari bahwa sulit untuk menaklukan seekor naga besar tanpa bantuan dari negara-negara lain. Mungkin di antara kita pernah menonton Kung Fu Master, yang menceritakan bahwa ada 7 negara (Jepang, Amerika, Inggris, Perancis, Rusia, Jerman dan Portugal) yang harus bersekutu untuk menaklukkan Cina.Hal ini memperlihatkan bahwa memang begitu sulit untuk menaklukan negara ini. Belum lagi Inggris yang sengaja menjual opium untuk merusak moral rakyat Cina sehingga menimbulkan korupsi di mana-mana akibat berkolusi dengan para pedagang Inggris. Satu demi satu wilayah Cina diambil alih oleh barat mulai dengan Korea yang dikuasai oleh Jepang, Indo Cina dikuasai oleh Perancis, Hongkong disewa oleh Inggris, Macau disewa oleh Portugal, Kepulauan Ryuku yang menjadi rebutan antara Jepang dan Rusia. Mungkin hanya Amerika saja yang tidak mengambil wilayah Cina, tetapi juga tidak menentang tindakan para sekutunya.Sampai puncaknya, Cina harus kalah dalam perang melawan Jepang. Belum lagi pemberontakan-pemberontakan di dalam negeri yang membuat Dinasti Manchu harus mengakhiri kekuasaannya. Walaupun tidak semua wilayah Cina dikuasai oleh barat (terakhir Jepang pada Perang Dunia II), namun secara politik Cina dipojokkan oleh barat dan Jepang dan tidak mempunyai sekutu sama sekali. Inilah masa suram Cina sehingga orang Jepang sering menyebut Cina Pesakitan Dari Timur.Reformasi membawa Cina ke arah Modernisasi.Kebobrokan pemerintah kekaisaran Cina, membuat banyak pergolakan di mana-mana, dimulai dari pemberontakan yang paling radikal yaitu Boxer Rebellion sampai reformasi yang dicetuskan oleh Dr. Sun Yat Sen yang ingin mengganti Cina menjadi Republik dan hal ini terwujud pada tahun 1912-1949. Jalan modernisasi Cina memang tidaklah mudah seperti yang dibayangkan. Cina harus menghadapi ancaman dari imperialisme barat khususnya Jepang yang begitu ambisi untuk menekan Cina. Meskipun pada Perang Dunia I Cina menjadi pemenang karena berpihak kepada sekutu akan tetapi ternyata AS yang berharap akan membela Cina dalam menghadapi tekanan Jepang justru tidak membela Cina sehingga Cina menolak menandatangani Perjanjian Versailles.Kekecewaan rakyat akan pemerintah pada modernisasi awal ternyata masih terus berlangsung karena tekanan dari luar terasa amat besar dan pemerintah yang lembek terhadap intervensi asing. Kejadian ini membuat rakyat Cina merasa lebih baik berpihak kepada komunis daripada nasionalis. Oleh karena itulah maka Partai Komunis Cina (PKC) berhasil memaksa Kuomintang (KMT) pindah ke Taiwan.Maksudnya memang untuk membuat Cina lebih maju daripada negara lain, akan tetapi Mao merubah Cina ke arah radikal. Sehingga tidak sedikit pula yang menentang kebijakan-kebijakan dia yang begitu kerasnya. Revolusi Kebudayaan yang dicetuskan bukan membuat Cina menjadi lebih baik, tetapi membuat Cina menjadi lebih terpuruk dan dikucilkan dari dunia internasional bahkan dari Uni Soviet yang selama ini mendukung PKC.Tidaklah heran Cina menjadi terpencil dalam pergaulan internasional kecuali dengan Albania. Akan tetapi keadaan ini tidak berlangsung lama karena Cina berpihak kepada Gerakan Nonblok yaitu suatu gerakan yang tidak mendukung blok barat maupun timur. Sejak meninggalnya Mao, Cina mejadi lebih terbuka terhadap barat. Kunjungan bersejarah Presiden Richard Nixon pada tahun 1972, menetapkan Cina menjadi anggota tetap DK PBB yang mempunyai hak veto untuk menggantikan Taiwan serta AS setuju untuk menarik pasukannya dari Taiwan. Sejak terbukanya RRC, satu demi satu negara mengadakan hubungan dengan RRC. Jepang yang selama ini menjadi musuh Cina akhirnya pulih pada tahun 1972. Semenjak itu Cina menjadi negara yang lebih terbuka kepada barat, tetapi walaupun begitu Cina masih tetap berhati-hati dalam hubungannya dengan barat.Dari pesakitan sampai negara yang ditakuti.Mungkin masih segar dalam ingatan kita, tentang masa lalu Cina yang begitu suram. Kekalahan demi kekalahan terjadi dalam perjuangannya melawan imperialisme bahkan walaupun Cina dalam Perang Dunia I memihak sekutu, Cina masih tetap dirugikan. Perang Dunia II, Cina masih tetap memihak sekutu dalam melawan Jepang, akan tetapi ternyata peran Cina dalam perang melawan Jepang pun tidak membuat Cina mendapatkan keuntungan berarti dan tidak terlalu diperhitungkan sebagai pemenang besar seperti layaknya AS & Inggris.Semenjak Cina membuka dirinya terhadap dunia internasional, Cina kebanjiran investasi dari luar negeri walaupun cakupannya terbatas. Ekonomi Cina yang dulu terpuruk akibat kebijakan Mao yang radikal sedikit demi sedikit meningkat. Banyak gedung-gedung bertingkat dibangun. Mobil-mobil mewah pun sudah dapat dilihat di RRC. Sedikit demi sedikit pengaruh barat mulai terasa, hal ini terlihat dari gaya hidup anak-anak muda RRC terutama Shanghai. Belum lagi Hongkong yang merupakan salah satu pilar ekonomi Asia jatuh ke pangkuan RRC diikuti oleh Macau. Walaupun Cina tidak maju pesat sepesat Jepang dalam hal ekonomi akan tetapi setidaknya RRC masih merupakan negara berdaulat y