Gaya antar molekul

download Gaya antar molekul

If you can't read please download the document

  • date post

    21-Jun-2015
  • Category

    Education

  • view

    2.730
  • download

    9

Embed Size (px)

Transcript of Gaya antar molekul

  • 1. By: Akhmad Farid

2. By: Akhmad Farid 3. Tujuan Pembelajaran Setelah pembelajaran ini, Anda diharapkan dapat menjelaskan perbedaan sifat fisis (titik didih dan titik beku) berdasarkan perbedaan gaya antar molekul (gaya london, gaya van der waals, dan ikatan hidrogen) 4. Simpulan: Gaya van der Waals dapat berupa gaya dipol-dipol dan gaya dispersi (gaya London). Istilah gaya london atau gaya dispersi digunakan jika gaya antarmolekul itulah satu-satunya, yaitu untuk zat nonpolar. Misalnya untuk gas mulia, hirogen dan nitrogen. Istilah gaya van der waals digunakan untuk zat yang mempunyai dipol-dipol disamping gaya dispersi. Misalnya hidrogen klorida dan aseton. Gaya dipol-dipol adalah gaya antara molekul-molekul polar sedangkan gaya London terjadi antara molekul-molekul nonpolar akibat dipol sesaat. Kekuatan gaya London akan bertambah jika jumlah elektron pada molekul makin banyak dan titik didih akan makin tinggi. Ikatan hidrogen terjadi diantara molekul-molekul yang mengandung hidrogen dan unsur yang sangat elektronegatif seperti O, N, dan F. Ikatan hidrogen menyebabkan titik didih senyawa menjadi tinggi. 5. Dibuat oleh: Nama : Akhmad Farid NIM : 4301409071 Prodi : Pend. Kimia Rombel : 03 6. Gaya Antar Molekul merupakan gaya tarik-menarik antar atom suatu molekul dengan atom molekul tetangganya. Semakin kuat gaya tarik antar molekul semakin sulit untuk memutuskannya, sehingga semakin tinggi pula titik leleh dan titik didihnya. Jenis-jenis gaya antar molekul a.l: Gaya dispersi (gaya london) Gaya dipol-dipol Ikatan hidrogen 7. Gaya Dispersi Molekul Cl2 yang nonpolar Dipol sesaat terjadi antar Cl2 yang berdekatanSusunan molekul-molekul Cl2 yang terjadi karena gaya Londondisebut juga gaya london (Fritz London, fisikawan Jerman), adalah gaya tarik-menarik antara molekul nonpolar yang berdekatan dan akan saling menginduksi membentuk dipol sementara. Dalam zat non polar, gaya dispersi merupakan gaya antarmolekul satu-satunya. contoh: CCl4, Br2, dan Cl2 8. Kemudahan suatu molekul untuk membentuk dipol sesaat atau untuk mengimbas suatu dipol disebut polarisabilitas. Umumnya, semakin banyak jumlah elektron dalam molekul semakin mudah mengalami polarisasi.Semakin besar massaKesimpulan apa yang dapat diambil dari tabel???molekul relatif zat, maka semakin besar pula gaya londonnya, serta semakin tinggi titik leleh dan titik didihnya(tekan ENTER untuk melihat jawabannya) 9. Neopentana t.d = 9,5oCnormal-pentana t.d = 36,1oCKedua molekul diatas memiliki rumus molekul yang sama, artinya massa molekul relatif keduanya pun sama. Tapi, kenapa titik didihnya berbeda??? Molekul yang mempunyai bentuk memanjang lebih mudah mengalami polarisasi dibandingkan molekul yang bentuknya membulat, kompak, dan simetris (tekan ENTER untuk melihat jawabannya) 10. Gaya dipol-dipol lebih kuat dibandingkan gaya dispersi (gaya london), sehingga zat polar cenderung mempunyai titik cair dan titik didih lebih tinggi dibandingkan zat nonpolar yang massa molekul relatifnya sama. Contoh: Nonpolar : normal-butana : Mr = 58; t.c = -138,36oC t.d = -0,5oC Polar : aseton : Mr = 58; t.c = -94,8oC t.d = 56,2oC 11. Ikatan hidrogenapakah ikatan hidrogen itu? Ikatan yang terbentuk ketika atom H dari suatu molekul berinteraksi dengan atom yang sangat elektronegatif (N, O, F) dari molekul lain, contoh: HF, H2O, dan NH3(tekan ENTER untuk menampilkan jawabannya) 12. Inti hidrogen, yakni proton ditarik oleh sepasang elektron yang bersebelahan bolak-balik antara kedua atom tersebutBentuk molekul zam-zam 13. Untuk tes evaluasi, klik disini!