Fotografi Edit Aisyah

8
Pembahasan Apa itu Fotografi ? Fotografi (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa). Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure). Menghasilkan Foto Yang Bagus dalam Proses Fotografi Untuk menghasilkan sebuah hasil karya yang bagus atau menarik ada beberapa faktor, 1. faktor yang paling utama adalah faktor pencahayaan, tanpa cahaya atau pencahayaan yang baik akan terlalu sulit untuk menghasilkan hasil karya yang bagus, untuk itu dibutuhkan faktor yang kedua. 2. Faktor kedua adalah fotografer, foktor ini juga penting, karena tanpa fotografer proses fotografi tidak akan terjadi. Disini fotografer akan dituntut dan di uji seni 1

description

ilmu komunikasi

Transcript of Fotografi Edit Aisyah

PembahasanApa itu Fotografi ?Fotografi (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos": Cahaya dan "Grafo": Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).Menghasilkan Foto Yang Bagus dalam Proses FotografiUntuk menghasilkan sebuah hasil karya yang bagus atau menarik ada beberapa faktor,1. faktor yang paling utama adalah faktor pencahayaan, tanpa cahaya atau pencahayaan yang baik akan terlalu sulit untuk menghasilkan hasil karya yang bagus, untuk itu dibutuhkan faktor yang kedua.2. Faktor kedua adalah fotografer, foktor ini juga penting, karena tanpa fotografer proses fotografi tidak akan terjadi. Disini fotografer akan dituntut dan di uji seni atau kreatifitas nya untuk menghasilkan subuah foto yang bagus atau menarik.3. Faktor yang ketiga adalah kamera, tanpa kamera proses fotografi pun tidak terjadi. Kamera adalah alat pokok pada kegiatan fotografi. Faktor yang terakhir adalah faktor pendukungm seperti lensa cadangan, alat bantu cahaya ( lampu flash kamera), reflektor, tripod, dan lain-lainnyaDi dalam dunia fotografi terdapat istilah-istilah seperti: 1. Diafragma / Bukaan Lensa 2. Fokus / Titik Api 3. Lensa 4. Kecepatan Rana / Shutter Speed 5. Pencahayaan / ISO 6. Komposisi 7. Ruang Tajam / Deep Of Field 8. Macro 9. Dll

1. Digital Kamera A. Kamera Digital Saku / Pocket Kamera ini umumnya berbentuk kecil dan bisa dimasukkan ke dalam saku celana atau saku baju, modelnya simple, dan pengoperasiannya juga tergolong mudah, cocok untuk kebutuhan praktis, contohnya : Canon Ixus, Powershoot, Sony T Series, Nikon Coolpix, dll B. Kamera Digital Prosummer Bentuk kamera ini lebih besar dari pada kamera saku, dan biasanya rentang lensanya lebih panjang di banding kamera saku yang hanya mempunyai rentang lensa 3 X, untuk kelas prosumer, rentang lensa bisa mencapai 12 X bahkan ada yang mencapai 18 X, kamera jenis ini termasuk awal untuk melangkah menuju kamera DSLR, contohnya : Canon SX1, Kodak Z812, Panasonic Lumix FZ 18, dll masih banyak lagi yang lainnya. C. Kamera Digital Single Lens Reflex. kamera ini lebih di kenal orang dengan sebutan kamera DSLR, bentuk kamera ini tentunya lebih besar dari kamera saku dan prosummer, kelebihan dari kamera jenis ini, kita bisa mengganti lensanya sesuai dengan yang kita mau, kamera DSLR masih di bagi lagi kelas-kelasnya sesuai dengan kebutuhan pengguna dan fungsinya yaitu sbb : Kelas Entry Level, banyak di gunakan oleh pemula yang ingin mulai mendalami dunia fotografi ataupun sekedar hobby... contohnya : Canon EOS 400, EOS 1000, Nikon D60, D40, Sony A200 dll... mengenai harganya kisaran 4 jutaan sampai 10 jutaan, pengoperasiannya mudah di mengerti bagi pemula.. Kelas Semi Pro, untuk yang ingin lebih serius mempelajari fotografi lebih dalam, contohnya Canon EOS 500, Nikon D200, D90, Sony A700, dll... harganya kisaran 9 jutaan sampai 20 jutaan, pengoperasiannya lebih banyak variasi dibanding entry level - Kelas Profesional, biasanya di gunakan oleh fotografer profesional, harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah..., pengoperasiannya lebih rumit bagi pemula.. contohnya : Canon EOS 5D, EOS 1D Mark III, Nikon D3X, Sony A900, dll. 2. Diafragma Diafragma atau sering di sebut bukaan lensa yang berarti lubang bukaan dalam lensa kamera tempat cahaya masuk saat melakukan pemotretan. Setiap lensa mempunyai perbedaan bukaan diafragma masing-masing. Biasanya, ukuran diafragma dimulai dengan f/2,8-f/4-f/5,6-f/8-f/11-f/16-f/22. Besar kecilnya bukaan diafragma yang kita pilih menghasilkan foto yang berbeda, Angka kecil yang di tunjukkan oleh kamera berarti bukaan lensanya besar alias cahaya yang masuk banyak, dan kebalikannya kalau angka besar yang di tunjukkan oleh kamera berarti bukaan lensanya kecil alias cahaya yang masuk kurang . Bukaan diafragma kecil akan menghasilkan ruang yang luas. Sedang bukaan diafragma besar akan membuat ruang tajam sempit (Blur). Efeknya, makin besar bukaan,maka makin besar kecepatan yang dibutuhkan, speed makin tinggi. Efek lainnya, makin besar bukaan, makin sempit ruang tajamnya, artinya makin besar efek blur untuk daerah diluar ruang tajam yang fokus. Banyak cara dan tujuan penggunaan/pemilihan diafragma, yg antara lain akan jelas mempengaruhi konteks dari foto yg kita buat.

Kontrubusi Fotografi untuk Dunia Komunikasi 1. Peran Fotografi sebagai Media Komunikasi Visual Public RelationKini fotografi telah menjadi bagian tak terelakkan dalam kehidupan manusia di seluruh dunia. Bahkan, orang awam dapat berhadapan dengan seribu hasil fotografi tiap harinya, baik dalam bentuk foto, iklan, dan sebagainya, di berbagai mediamassasampai di pinggir-pinggir jalan kita bisa menumui banyak media promosi yang mengandung pesan. Fotografi baru masuk dan berkembang diIndonesia, kira-kira setelah berkembang selama hampir satu abad di Barat, kurang lebih perkembangan itu dimulai pada seperempat akhir abad ke-19, yang awalnya berfungsi sebagai alat dokumentasi. Dalam perjalanan perkembangan fotografi diIndonesia, kini muncul gejala menarik yang diperlihatkan oleh anak-anak muda di negeri ini. Semakin banyak dari mereka yang tertarik pada bidang fotografi dan berusaha mendalaminya. Fotografi merupakan salah satu media komunikasi visual yang juga dapat menciptakan dan memvisualkan secara jelas buah pikiran dan tulisan-tulisan yang dibuat oleh seorang Public Relations ketika membuat artikel-artikel tertentu. Kehadiran foto di sini dapat menegaskan artikel yang telah dibuat. Karena sifatnya yang mudah dicerna dan abadi, sudah layak dan sepantasnyalah seorang PR perlu dibekali oleh ilmu fotografi.Seorang Public Relations menggunakan kamera foto sebagai bahan publisitas yang sangat membantu dalam setiap pekerjaannya. Karena melalui media foto tersebut dapat memvisualkan apa yang dibuat oleh seorang PR. Salah satu keuntungan dan kelebihan seorang PR dengan menggunakan media fotografi adalah karya-karya fotografi mampu merekam seiap peristiwa yang aktual dan membentuk sebuah citra di dalamnya dan bisa dijadikan sebagai foto story atau essay fotografi.

2. Fotografi sebagai sarana Komunikasi

Fotografitelah menjadi saranakomunikasi yang sangat kuatdan sebagai modeekspresi visualyang menyentuhkehidupan manusiadalam banyak hal.Sebagai contoh, fotografitelah menjadi populersebagai alatpengingatkenangan.Sebagian besarmiliaranfoto yang diambilsaat ini adalahsnapshotuntuk mendokumentasikanacara pribadiseperti liburan, ulang tahun,danpernikahan.

Foto-fotokini banyak yang digunakansecara luas olehkoran, majalah, buku,dan televisiuntuk menyampaikan informasidan mengiklankanproduk dan jasa.Aplikasi praktisfotografiditemukan dihampir setiapusaha manusiadari astronomi untukdiagnosismedis untukpengendalian kualitas industri.Fotografimemperluasvisi manusiake dalam duniaobjekyang tidak terlihatkarena terlalukecil atau terlalujauh, atauperistiwa yang terjaditerlalu cepatuntuk dapat dilihat olehmata telanjanguntuk dideteksi.Sebuah kameradapat digunakandi lokasi yangterlalu berbahayabagi manusia.Foto-fotojuga bisa menjadibenda seniyang mengeksplorasikondisi manusia danmemberikan kenikmatanestetika.Bagi jutaan orang, fotografiadalah hobi yangmemuaskanataukarir.

3. Fotografi sumber InformasiDalam hal ini peran fotografi sangat penting untuk mendapatkan sebuah informasi ,melalui data foto untuk memperkuat fakta fakta komunikasi .

4. Fotografi menjadi bagian yang teramat penting dalam berbagai bentuk kegiatan komunikasi, karena karya foto seringkali tidak bisa digantikan oleh gambar atau bentuk ilustrasi lainnya.

Daftar Pustaka http://oncor-design.blogspot.com/2012/02/definisi-fotografi.html http://mcreativephotography.blogspot.com/2009/11/saya-lagi-mencari-model-buatportofolio.html http://digilib.petra.ac.id/viewer.php?page=1&submit.x=0&submit.y=0&qual=high&fname=/ jiunkpe/s1/desi/2006/jiunkpe-ns-s1-2006-41402034-9258-pendidikan_fotograficonclusion.pdf www.fotografer.net

1