Dynamic Earth Crust

of 15 /15
EARTH SCIENCE The dynamic motion of earth crust Monday, 12/23/2013

description

Menulis ringkasan pengetahuan lapisan terluar bumi. Dinamika gerak kerak bumi, penelaahannya, teori yang berkembang.

Transcript of Dynamic Earth Crust

Page 1: Dynamic Earth Crust

EARTH SCIENCEThe dynamic motion of earth crust

Monday, 12/23/2013

Page 2: Dynamic Earth Crust

Sumber gambar : Nasa.gov

Bumi yang kita tempati. . .

Page 3: Dynamic Earth Crust

Semua yang diciptakan dalam sistem planet kita bersifat dinamis atau semua bergerak.

Bumi kita bergerak bersama planet lain dalam sebuah gerak revolusi terhadap pusat sistem tata surya.

Bumi kita bergerak terhadap sumbu atau porosnya dalam sebuah gerak rotasi bumi.

Semua komponen bumi, yang meliputi atmosfer, hidrosfer, dan lithosfer juga bergerak.

Semua gerak yang terjadi, sebagai sebuah mekanisme yang teratur oleh proses yang bersifat kontinue.

The Dynamic Planet

Page 4: Dynamic Earth Crust

The dynamic surfaceSebuah sunnatullah kehidupan adalah

adanya perubahan, termasuk permukaan bumi kita.

Kita tinggal di bumi yang sudah terbiasa dengan ciri permukaan yang tidak rata. Terdapat permukaan daratan dan perairan, berupa gunung, bukit, lembah, jurang, dataran tinggi, dataran rendah, sungai, danau, laut dan sebagainya. Ciri-ciri tersebut terus menerus diubah oleh sebuah proses alam yang berlangsung sejak bumi itu sendiri diciptakan.

Proses perusakan yang terjadi bisa saling terkait diantara 3 komponen bumi kita. Batuan bumi yang tergerus oleh aliran sungai, air hujan yang turun melarutkan batuan atau angin yang mengikis dan menerbangkan batuan di pantai. Proses perusakan ini disebut dengan degradasi.

Dari proses perusakan tadi berlangsung pula proses pengangkutan sekaligus penumpukan yang kemudian menghasilkan sebuah permukaan baru. Proses pembentukan ini kemudian dinamai agradasi.

Page 5: Dynamic Earth Crust

2 perubahan besar

Diastrofisme dan vulkanisme

Dieng dan Krakatau

Ada dua perubahan besar yang terjadi pada bumi kita. Perubahan besar pertama terjadi pada permukaan bumi yang disebut dengan diastrofisme, yaitu gerakan pada bagian-bagian keras kerak bumi. Kerak bumi kita dapat dibengkokkan, dilipatkan, dinaikkan atau diturunkan.

Perubahan besar kedua, terjadi pada bagian dalam bumi kita yang disebut vulkanisme. Proses ini adalah pergerakan batuan leleh yang disebut magma serta perubahannya ke formasi batuan.

Page 6: Dynamic Earth Crust

Cabang-cabang Ilmu BumiSecara ringkas bumi kita selalu berubah.

Penelaahan terhadap dinamika perubahan bumi dilakukan melalui ilmu disebut

pengetahuan tentang bumi.

Geologi, adalah ilmu pengetahuan bumi dasar yang mempelajari proses-proses yang berbeda tentang terjadinya struktur batuan, landscape bumi, dan tentang komposisi bumi saat ini.

Geofisika, adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi dengan menerapkan aplikasi ilmu fisika untuk mempelajari dan menyelidiki dinamika dan potensi bumi.

Geodesi, adalah ilmu tata ruang yang memanfaatkan muka bumi sebagai tempat tinggal bagi kehidupan manusia.

Geografi, adalah ilmu pengetahuan bumi yang mempelajari permukaan bumi dan keterkaitannya dengan kehidupan manusia.

Page 7: Dynamic Earth Crust

Geologi

• Petrologi• Mineralogi• Geologi struktur• Stratigrafi• Geologi tambang• Geologi lingkungan• Geologi rekayasa• Geologi bencana

Geofisika

• Geokosmofisika• Meteorologi• Oseanografi• Hidrologi• Geofisika bumi padat

Sub Cabang Ilmu Bumi

Page 8: Dynamic Earth Crust

Geofisika Bumi PadatMateri yang dibahas geofisika bumi padat mencakup seluruh aplikasi ilmu fisika untuk menelaah dinamika kulit bumi dan lapisan di bawahnya. Baik dari aspek

potensi keberkahannya atau bencana yang ditimbulkannya.

Seismologi

Vulkanologi

Tektonofisika

Geoelektrisista

Gravitasi

Geomagnetism

Geothermal

Geokosmogini, Geokronologi

Page 9: Dynamic Earth Crust

Kerak Bumi yang Bergerak

Lapisan Bumi Kita

Percaya atau tidak bahwa bentukan permukaan bumi yang tidak rata dihasilkan oleh kekuatan besar yang merubahnya. Bagian luar bumi kita sangat tipis dibandingkan lapisan bumi yang ada dibawahnya. Dan pada lapisan tipis tersebut mengalami proses yang terus-menerus berubah oleh kekuatan endogen dari dalam bumi.

Ada dua jenis lapisan luar bumi, yang pertama disebut kerak/lempeng benua dan yang kedua disebut kerak/lempeng samudera.

Ketebalan lempeng benua berkisar 30 – 40 km dan mempunyai usia yang lebih tua dari lempeng samudera. Ketebalan lempeng samudera berkisar kurang dari 10 km dan umurnya lebih muda dari lempeng benua.

Sumber gambar :efendybloger.blogspot.com

Page 10: Dynamic Earth Crust

Lihatlah peta benua di dunia. Kita akan melihat bagaimana bentuk benua Amerika dan Afrika mempunyai kesesuaian garis pantainya melewati Atlantik. Atau, dengan memutar India, Australia dan Antartika ada kecocokan juga pada garis pantainya. Mirip sebuah puzzle. Penelaahan hubungan antar lempeng benua ini mendorong munculnya teori lempeng benua yang dikemukakan oleh Alfred Wegener seorang ahli meteorologi Jerman 1912.

Teori ini berpendapat bahwa celah yang terjadi di Atlantik, Samudera Hindia, dan lautan di sebelah selatan bukanlah disebabkan oleh bencana, tetapi terjadi secara perlahan dan bertahap dalam masa geologi.

Celah-celah sepanjang lempeng

Sumber gambar : google.com

Beberapa kesamaan yang ditemui : kesamaan bentuk, kesamaan geologi, dan kesamaan beberapa makhluk hidup di pantai seberang. Argumen berikutnya dari Wegener, karena bola bumi kita berputar maka muncullah kekuatan yang mendorong benua-benua. Namun hal ini disangkal para ahli yang lain, karena lemah.

Page 11: Dynamic Earth Crust

Pelebaran Dasar Laut Lempeng Besar Dunia

Sumber gambar : wikipedia.orgSumber gambar : phschool.com

Page 12: Dynamic Earth Crust

Petunjuk MagnetisSetiap batuan mempunyai sifat magnetis. Th

1956, ditemukan bahwa gerakan benua dapat diikuti jejaknya melalui analisis kemagnetan batu-batuan yang terdapat di benua. Perubahan orientasi medan magnet hanya mungkin terjadi ketika benua-benua itu bergerak.

Punggung tengah samuderaDitemukannya punggung bukit di tengah

samudera hampir di seluruh dunia, menjadi bukti kedua bahwa kerak bumi bergerak. Penelitian dilakukan oleh Maurice Ewing, dkk mengumpulkan bukti terdapatnya sistem gunung yang sangat lebar di tengah samudera Atlantik mulai dari Arktik sampai samudera bagian selatan kemudian membelok ke arah samudera Hindia. Dari samudera Hindia bercabang 2, pertama menuju teluk Aden dan laut merah, kedua menuju jalur tengah antara Australia dan Antartika menyeberangi samudera Pasifik masuk menuju teluk kalifornia.

Pelebaran Dasar LautBerdasarkan bukti-bukti yang terkumpul

Hess, 1960 mengemukakan gagasan bahwa lava panas yang berasal dari bawah kerak menyebabkan terjadinya dasar samudera. Hal ini, sesuai bahwa kerak yang sudah dingin dan rapuh akan bergeser karena terbawa arus yang bergerak lambat di bawah bumi yang sangat panas. Hal ini mendukung pula mengapa jalur gempa bumi aktiv terjadi pada daerah-daerah sekeliling dunia, pada daerah yang rapuh tertekan masuk ke dalam bumisubduction zone.

Tiga batas kerak bumi yang bergerak yang membentuk sebuah sistem memecah seluruh kerak bumi menjadi suatu deretan lempeng yang bergerak. Ini disebut dengan sistem lempeng tektoniktectonic plate theory.

Tiga batas itu adalah : daerah pelebaran dasar laut, zona subduksi, munculnya sabuk gempa dan sistem vulkanis sepanjang jalur subduksi.

Beberapa Petunjuk

Page 13: Dynamic Earth Crust

Plate tectonic system

Batas divergen : adanya aliran konveksi yang menerobos keluar kerak bumi Mid Ocean Ridge, transform fault

Batas konvergen : gerak lempeng samudera yang menunjam masuk di bawah lempeng benua yang lebih ringanSubduction Zone, trench, activ volcanic zone

Sumber gambar : How Volcanoes Work

Page 14: Dynamic Earth Crust

Plate boundaries map (blue), distribution recent earthquake (yellow), and active volcanoes (red dots)

Sumber gambar : situs How Volcanoes Work

Page 15: Dynamic Earth Crust

Terjawabnya sebuah teka-teki

Akhirnya teka-teki penyusun potongan-potongan gambar muka bumi kita mulai terjawab dan kita tahu mengapa muka bumi kita berubah secara dinamis. Kita

mulai mengerti perilaku bumi, rumah kita di ruang angkasa yang luas ini.

Terjadinya gunung-gunung pada pertemuan batas-batas lempeng. 2 lempeng yang berbenturan menghasilkan kerak bumi yang terangkat dan terlipat.

Terbukanya dasar samudera berpasangan dengan zona subduksi/tunjaman pada sisi lain

Gunung-gunung berapi muncul di sepanjang perbatasan lempeng pada zona subduksi.

Gerakan aktiv setiap lempeng bisa ditelusuri dan dihitung kecepatannya berdasarkan analisis magnetis batuan.

Pola busur dan palung oleh titik-titik panas pada pertemuan lempeng.

Teori lempeng, juga aplikatif menerangkan potensi mineral logam dan hidrokarbon berada sekaligus menjawab keberadaan potensi gempa yang mungkin terjadi.

[email protected] : my text book ‘serpihan ilmu’

Introduction to earth science