Cara Menginstall Linux di PC

download Cara Menginstall Linux di PC

of 24

  • date post

    20-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    216
  • download

    1

Embed Size (px)

description

makalah ini berisi tentang tata cara meng-install linux

Transcript of Cara Menginstall Linux di PC

BAB IPENDAHULUAN1.1. Latar BelakangSoftware atau perangkat lunak adalah istilah umum untuk program-program yang digunakan untuk mengoperasikan dan memanipulasi komputer. Perangkat lunak umumnya digunakan untuk mengontrol perangkat keras, melakukan perhitungan, berinteraksi dengan perangkat lunak lainnya, dan lain-lain. Jenis perangkat lunak yang banyak digunakan adalah proprietary software atau software komersial, yaitu software yang dibatasi penggunaannya dan tidak diperbolehkan dikukannya modifikasi atau software yang dibatasi pengadaan dan pemublikasiaan yang berlebihan. Contoh software yang komersil adalah Windows. Tingginya penggunaan komputer mendorong timbulnya aksi pembajakkan.Pembajakkan software adalah kegiatan penduplikasian software, oleh pihak yang tidak berwenang, yang sangat merugikan pembuat software dan perusahaan yang memproduksinya. Fakta yang mengejutkan di Indonesia adalah bahwa sekitar 87% perangkat lunak yang beredar di Indonesia merupakan produk bajakkan. Hal ini menjadikan Indonesia masuk ke dalam sepuluh besar Negara dengan kasus pembajakkan terbanyak di dunia.Selain software yang sifatnya komersil ada juga software yang gratis digunakan serta dapat dimodifikasi. Software gratis yang dimaksud adalah open source software. Dengan menggunakan software yang open source, penggunanya dapat secara legal membaca, mendistribusikannya kembali, memodifikasi kode sumber, sehingga software dapat berkembang cepat. Keberadaan open source software dapat menjadi solusi untuk menurunkan angka pembajakkan di Indonesia. Salah satu open source software yang terkenal adalah Linux.Dalam laporan ini akan dijelaskan tahapan-tahapan dalam proses meng-install Linux serta sedikit dijelaskan tetang aplikasi-aplikasi dasar yang ada di dalam linux.

1.2. Tujuan Mengetahui tahapan-tahapan pemasangan Linux Mengetahui beberapa aplikasi dasar yang ada di Linux

BAB IIISI2.1. Dasar TeoriLinux adalah Sistem Operasi bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan open source operating system. Artinya, linux gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Jadi setiap orang diijinkan untuk menginstal pada komputernya ataupun mengkopi dan menyebarluaskannya tanpa harus membayar. Linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras kopmuter .Macam-macam versi dari Linux antara lain : Mint, Fedora, Ubuntu, Debian, OpenSUSE, Arch, PClinuxOS, Puppy, CentOS, Mageia, Mandriva, Secientific, Zorin, Chackra, Slackware, Bodhi, Lubuntu, Peppermint, SuperOS, Sudunto, ClearOS, Zorin, Gentoo, Mepis, Sabayon, Zenwalk, FreeDBS28.CruchBang.Asal mula nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti"Kemanusiaan kepada sesama". Ubuntu didesain untuk kepentingan penggunaan personal, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.Terdapat kelebihan-kelebihan dari Ubuntu. Kelebihanya adalah sebagai berikut: Bebas virus, karena saat ini virus lebih senang menyerang operating system yang ber-extensi .exe. Ubuntu dengan spesifikasi komputer yang tidak terlalu tinggi sudah bisa menampilkan 3D. Ubuntu Kompatibel hampir dengan semua perangkat keras terbaru User friendly, karena mudah digunakan oleh pengguna yang masih awam.Terdapat banyak fitur yang tersedia di Ubuntu. Misalnya untuk multimedia, pengguna dapat menggunakan Rhythmbox untuk memutar mp3, selain itu pengguna bisa menggunakan mozila sebagai browser, dan masih banyak lagi fitur-fitur yang lain.

2.2. Tahapan-tahapan pemasangan Linux

Ada beberapa cara untuk menginstall operating system linux, diantaranya adalah dengan CD/DVD yang sudah bootable atau dengan UEFI Flashdisk yang sudah diisi file-file installasi linux. Salah satu yang harus diperhatikan juga adalah apa type system komputer yang kita miliki, apakah itu 32bit atau 64bit. Saat menginstall OS, wajib untuk mengetahui apa jenis system komputer kita agar tidak terjadi kerusakan pada sistem operasi yang di pasangkan.Sebelum memulai memasang Linux di komputer ataupun laptop, ada hal-hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Yang harus dipersiapkan dalam pemasangan Linux adalah sebagai berikut: Download ISO Ubuntu terlebih dahulu Membuat installer di USB atau CD/DVD. Menggunakan USB disk dapat membuat pemasangan Linux lebih cepat dan mudah. Installasi ini membuat USB menjadi bootable, maksud dari bootable adalah file perintah untuk menginstall bisa terbaca oleh BIOS di komputer kita. Ada banyak cara untuk membuat flashdisk menjadi bootable, yang paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi tertentu misalnya Pendrivelinux.

Jika semuanya sudah siap, proses pemasangan Ubuntu sudah bisa dimulai dengan mengiuti tahapan-tahapan sebagai berikut.1. Flashdisk yang sudah bootable dipasang pada laptop yang akan di install linux. Restart komputer dan tekan salah satu tombol ESC,F2, F12, atau delete saat komputer melakukan booting. Fungsi dari menekan tombol-tombol tersebut adalah agar komputer masuk ke dalam BIOS system dan kemudian pilih flashdisk yang sudah di bootable sebagai prioritas utama boot. Tunggu hingga muncul menu seperti dibawah ini.

Terdapat dua pilihan dalam menu tersebut. Pilihan pertama adalah Try Ubuntu, artinya jika memilih pilihan tersebut hanya untuk mencobanya saja tanpa menginstall. Sedangkan Install Ubuntu adalah untuk memasang permanen Linux Ubuntu pada harddisk komputer. Pada pemasangan kali ini, penulis ingin memasang Linux Ubuntu secara permanen, maka pilih Install Ubuntu.2. Selanjutnya adalah proses persiapan installasi pada Ubuntu. Menu yang ditampilkan adalah seperti gambar dibawah ini.

Proses ini akan memeriksa semua peripheral yang ada pada komputer. Diketerangan di atas ada tulisan has at least 6,2 GB Available drive space maksudnya adalah kapasitas penyimpanan minimal dari Linux Ubuntu adalah 6,2 GB, di sarankan untuk mempunyai lebih dari kapasitas minimal tersebut. Keterangan dibawahnya adalah agar komputer terhubung dengan power source agar saat proses penginstallan komputer akan tetap hidup, karena jika saat proses pemasangan berlangsung dan komputer mati, maka OS yang akan terpasang akan rusak dan kerusakan tersebut juga bisa berakibat kerusakan juga untuk komputer.Pada langkah ini terdapat pilihan download updates while installing yaitu pilihan untuk mendownload paket terbaru dari Ubuntu dan sama halnya dengan install this third-party software pilihan ini akan mendownload paket-paket yang berhubungan dengan multimedia seperty mpeg, mp3 dan lain-lain. Pilihan ini dipilih ketika ada koneksi dengan internet. Jika tidak ada koneksi maka dapat langsung memilih continue.3. Tahap ketiga adalah Installation Type. Tahap ini untuk memilih bagaimana system operasi Ubuntu dijalankan dan ditempatkan.

Dari gambar diatas terlihat beberapa menu pilihan sebagai berikut: Erase disk and install Ubuntu, fungsinya untuk menghapus seluruh data di harddisk dan menggantikannya dengan partisi baru untuk Linux. Oleh karena itu, jika memilih pilihan ini alangkah baiknya menyalin data-data penting terlebih dahulu. Something else, pilihan ini digunakan jika ingin menginstall Dual Boot sehingga data-data penting yang ada di harddisk tidak hilang.4. Tahap selanjutnya memilih storage dimana OS akan disimpan.

Gambar diatas muncul ketika harddisk belum dipartisi. Untuk membuat table partisi baru, maka klik new partition table. 5. Jika muncul peringatan seperti gambar dibawah, klik continue untuk melanjutkan ke proses berikutnya.

6. Jika tabel partisi sudah dibuat langkah selanjutnya adalah membuat tipe-tipe partisi yang akan digunakan oleh Ubuntu, Linux Ubuntu hanya memerlukan 2 tipe partisi yang digunakan yaituroot:"/"dan swaparea.Langkah pertama untuk membuat tipe partisi yaitu klik Menu+pada menu sebelah kiri bawah.

7. Untuk membuat Type partisi yang pertama, tentukan ukuran yang digunakan sebagai sistemnya, misal 7GB dari 8GB kapasitas Total harddisk, Gunakan Primary, dan letakan di Beginning of this space, pada Use as pilih Ext4 Journaling file system, pada Mount point pilih root "/". kemudian klik OK.

8. Langkah kedua, yaitu membuat type area swap dari sisa kapasitas harddisk yang digunakan, swap berfungsi sebagai RAM cadangan ketika RAM utama overload, maka untuk mencegah overload tersebut maka digunakanlah areaswap ini. Untuk membuatnya silakan klikFree Space, kemudian klik lagi tombol+.

9. Untuk ukuran gunakan saja semuanya, dan yang terpenting adalah memilihswap areapadause as, kemudian klikOK.

10. Jika semua sudah dibuat, maka akan terlihat seperti tampilan dibawah ini, perhatikan partisi yang akan diformat akan diberi tandaceklistpada menu format ini, biarkan sajaceklistini ada, untuk melanjutkan klikInstall Now.

11. Ini adalah proses installasi linux Ubuntu, File yang ada di Flashdisk akan di salin ke hardisk dan sistem akan ditanamkan di komputer. Saat proses installasi berjalan kita akan di minta untuk melakukan konfigurasi seperti lokasi dan tanggal.

Pilih posisi Negara dengan cara meng-klik pada peta yang muncul. Kemudian klik continue untuk melanjutkan proses.12. Pilih jenis keyboard yang dipakai, hal ini dimaksudkan agar tidak ada kekeliruan dalam pengetikkan. Biasanya pada menu ini sering dilewati karena linux ubuntu akan otomatis mendeteksi jenis keyboard yang dipakai, klikContinueuntuk melanjutkan.

13. Tahap ini adalah konfigurasi terakhir. Terdapat beberapa kolom, seperti nama pengguna, nama komputer, username, dan password.

Dalam pengisian konfigurasi ini, hanya bisa mengetik dengan karakter huruf kecil saja. Password digunakan untuk log in ketika akan menggunakan OS Ubuntu. Jika sudah terisi semua, klik continue.14. Setelah semua konfigurasi diselesaikan maka proses pemasangan akan berjalan dengan sendirinya, proses ini berlangsung kurang lebih 15 menit, bergantung pada spesifikasi komputer yang digunakan.

15. Jika proses installasi sudah selesai, maka akan meuncul per