BAB IX CHAPTER IX KEUANGAN DAN HARGA-HARGA FINANCE 2013. 9. 25.آ  BAB IX KEUANGAN DAN HARGA-HARGA...

download BAB IX CHAPTER IX KEUANGAN DAN HARGA-HARGA FINANCE 2013. 9. 25.آ  BAB IX KEUANGAN DAN HARGA-HARGA 1.

If you can't read please download the document

  • date post

    20-Aug-2020
  • Category

    Documents

  • view

    0
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of BAB IX CHAPTER IX KEUANGAN DAN HARGA-HARGA FINANCE 2013. 9. 25.آ  BAB IX KEUANGAN DAN HARGA-HARGA...

  • Informasi Data Pokok Kota Surabaya Tahun 2012 IX.a

    BAB IX

    KEUANGAN DAN HARGA-HARGA

    1. KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH

    Realisasi Anggaran Pendapatan

    Pemerintah Daerah Kota Surabaya terdiri dari

    Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan

    transfer, dan lain-lain pendapatan yang sah.

    PAD berasal dari empat jenis penerimaan,

    yaitu pendapatan pajak daerah, retribusi

    daerah, dipisahkan dan lain-lain pendapatan

    asli daerah yang sah. Pada tahun 2012, PAD

    Kota Surabaya sebesar 2.279.613.848.832,61

    rupiah. Pendapatan lainnya adalah pendapatan

    transfer yang didapatkan dari dana

    pembangunan, transfer pemerintah pusat

    lainnya dan transfer pemerintah propinsi. Dana

    pembangunan yang didapatkan Kota Surabaya

    di tahun 2012 adalah sebesar

    1.443.067.691.897,00 rupiah, sedangkan

    transfer lainnya sebesar 309.819.125.000,00

    rupiah dan dana transfer pemerintah propinsi

    sebesar 2.354.670.621.821,00 rupiah.

    Sedangkan pendapatan lain-lain yang sah

    sebesar 17.468.000,00 rupiah. Sehingga di

    tahun 2012, total realisasi pendapatan Kota

    Surabaya sebesar 4.6634.301.938.653,61

    rupiah.

    Untuk realisasi belanja daerah, dari pos

    belanja operasi, dikeluarkan sebesar

    3.382.179.570.371,63 rupiah selama tahun

    2012. Dari pos belanja modal sebesar

    912.716.142.120,00 dan dari belanja tak

    terduga sebesar 3.054.510.589,00 rupiah.

    Dana sebesar 1.200.000.000,00 dikeluarkan

    untuk pengeluaran transfer. Untuk pos belanja,

    CHAPTER IX

    FINANCE AND PRICES

    1. LOCAL GOVERMENT FINANCE

    Revenue realization Surabaya City

    Government consists of revenue (PAD), income

    transfers, and other lawful income. Revenue

    comes from four types of revenue, namely

    income tax, retribution, separated and others

    are legitimate revenue. In 2012, the city of

    Surabaya for PAD 2,279,613,848,832.61

    rupiah. Other income is income derived from

    the transfer of development funds, other

    central government transfers and the transfer

    of the provincial government. Development

    funds obtained Surabaya in 2012 amounted

    1,443,067,691,897.00 rupiah while the other

    transfers of 309,819,125,000.00 rupiah and

    transfer funds by the provincial government

    2,354,670,621,821.00 rupiah. While other

    income amounted to 17,468,000.00 rupiah

    legitimate. So that in the year 2012, total

    revenues amounted 4.6634.301.938.653,61

    Surabaya rupiah.

    For the realization of the shopping area, from

    operating expenditure, incurred by

    3,382,179,570,371.63 rupiah during 2012. Of

    capital expenditure amounting to

    912,716,142,120.00 and of unforeseen

    expenditures amounting to 3,054,510,589.00

    rupiah. Funds amounting to 1,200,000,000.00

    issued for transfer expenditure. For

    expenditure, no use of the remaining budget

    (SILPA) of 502,999,263,251.27 rupiah and

    revenues amounting to 150,659,092.00

    borrowing and debt principal payments of

  • Informasi Data Pokok Kota Surabaya Tahun 2012 IX.b

    ada penggunaan Sisa Lebih Perhitungan

    Anggaran (SILPA) sebesar 502.999.263.251,27

    rupiah dan penerimaan pinjaman daerah

    sebesar 150.659.092,00 serta pembayaran

    pokok utang sebesar 32.882.244.978,00

    rupiah.

    2. BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN

    LAINNYA

    Posisi dana bank umum menurut

    jenisnya (tanpa BPR) di Kota Surabaya dalam

    tiga tahun terakhir mengalami penurunan.

    Kecuali dari deposito yang turun dalam dua

    tahun terakhir. Di tahun 2010, jumlah

    tabungan yang ada di bank umum sebesar

    56.977.166 juta rupiah, namun di tahun 2012

    turun menjadi 34.416.473 juta rupiah saja.

    Begitu pula dengan giro yang semula

    berjumlah 28.428.294 juta rupiah di tahun

    2010 turun menjadi 15.955.665 juta rupiah di

    tahun 2012. Deposito dimana pada tahun 2011

    sebesar 70.697.160 juta rupiah dalam kurun

    waktu satu tahun langsung turun menjadi

    49.542.565 juta rupiah.

    Sedangkan posisi dana bank umum

    pemerintah dari pos tabungan terjadi

    peningkatan dari yang sebelumnya sebesar

    16.895.346 juta rupiah di tahun 2011 naik

    menjadi 21.689.125 juta rupiah di tahun 2012.

    Begitu pula dengan giro yang juga mengalami

    peningkatan dari yang sebelumnya 10.822.914

    juta rupiah mendaji 12.764.085 juta rupiah di

    tahun 2012. Hal ini juga selaras dengan jumlah

    deposito yang juga mengalami kenaikan dari

    yang sebelumnya sebesar 19.007.173 juta

    rupiah menjadi 19.859.841 juta rupiah di tahun

    32,882,244,978.00 rupiah.

    2. BANK AND OTHER FINANCIAL

    INSTITUTIONS

    Position of commercial bank funds by

    type (without RB) in the city of Surabaya in the

    last three years has decreased. Unless of

    deposits that fell in the last two years. In 2010,

    the amount of savings in commercial banks

    amounted to 56,977,166 million rupiah, but in

    2012 dropped to 34,416,473 million rupiah

    only. Similarly, the current account that

    originally totaled 28,428,294 million rupiahs in

    2010 fell to 15,955,665 million rupiah in 2012.

    Deposits which in 2011 amounted to

    70,697,160 million rupiah within one year

    immediately dropped to 49,542,565 million

    rupiah.

    While the position of the general

    government fund bank of postal savings

    increased from the previous amount of

    16,895,346 million rupiah in 2011 rose to

    21,689,125 million rupiah in 2012. Similarly,

    the current account is also increased from the

    previous one million rupiah mendaji 10,822,914

    12,764,085 million rupiah in the year 2012. It is

    also in line with the amount of deposits also

    increased from the previous amount of

    19,007,173 million rupiah to 19,859,841 million

    rupiah in 2012.

    In terms of growth in rupiah and

    foreign currency loans granted by commercial

    banks and rural sectors of the economy in

    general there was an increase in the period

    2010 to 2012. Some sectors are experiencing

    an increase in the loan amount is high enough

  • Informasi Data Pokok Kota Surabaya Tahun 2012 IX.c

    2012.

    Dari segi pertumbuhan pinjaman

    rupiah dan valuta asing yang diberikan bank

    umum dan BPR menurut sektor ekonomi secara

    umum terjadi peningkatan dalam kurun 2010

    hingga 2012. Beberapa sektor yang mengalami

    peningkatan jumlah pinjaman cukup tinggi

    yaitu pengangkutan, perdagangan, konstruksi,

    pertambangan, industri dan keuangan.

    Sedangkan untuk posisi pinjaman

    rupiah dan valuta asing yang diberikan bank

    umum dan BPR terbesar berada di sektor

    lapangan usaha, dengan jumlah pinjaman

    hingga 78.854.659 juta rupiah di tahun 2012.

    Dan yang terkecil adalah pada sektor listrik,

    gas dan air yang hanya sekitar 337.397 juta

    rupiah. Jika mengamati tren nya, jumlah

    pinjaman rupiah dan valuta asing yang

    diberikan bank umum dan BPR di Surabaya

    mengalami peningkatan dalam dua tahun

    terakhir.

    Posisi simpanan masyarakat dalam

    bentuk rupiah dan valuta asing di bank umum

    dan BPR berdasarkan lokasi kantor

    penghimpun dana di Kota Surabaya dari dua

    tahun terakhir mengalami penurunan pada

    deposito dimana pada 2011 lalu sebesar

    68.601.805 juta rupiah menjadi hanya

    31.387.441 juta rupiah di tahun 2012. Namun

    untuk tabungan dan giro memiliki tren yang

    cenderung naik dalam tiga tahun terakhir. Di

    tahun 2010, besarnya tabungan hanya

    40.522.906 juta rupiah kemudian meningkat

    menjadi 75.361.687 juta rupiah di tahun 2012.

    Begitu pula giro yang awalnya 26.226.758 juta

    rupiah, naik menjadi 60.311.499 juta rupiah di

    that the transport, trade, construction, mining,

    industry and finance.

    As for the position of rupiah and

    foreign currency loans granted biggest

    commercial banks and rural banks are in the

    business sectors of the field, with a loan

    amount of up to 78,854,659 million rupiah in

    2012. And the smallest was in the sector of

    electricity, gas and water are only about 337

    397 million rupiah. If the trends observed her,

    the amount of rupiah and foreign currency

    loans granted commercial banks and rural

    banks in Surabaya has increased in the last two

    years.

    The position of public deposits in rupiah

    and foreign currency in commercial banks and

    rural banks based on the location of the office

    in Surabaya city collector of funds from the last

    two years where the decline in deposits in 2011

    amounted to 68,601,805 million rupiah to only

    31,387,441 million rupiah in the year 2012 .

    But for savings and current accounts have

    tended to trend up in the last three years. In

    2010, the amount of savings is only 40,522,906

    million rupiah later increased to 75,361,687

    million rupiah in the year 2012. Similarly, the

    current account initially 26,226,758 million

    rupiah, up to 60,311,499 million rupiah in

    2012.

    3. PRICES

    The consumer price index in the year

    2012 for the foodstuff reaches t