Aplikasi Smartphone Berbasis Android

download Aplikasi Smartphone Berbasis Android

of 17

  • date post

    27-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    21
  • download

    6

Embed Size (px)

description

Android merupakan sebuah sistem operasi (operating system [OS]) yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.

Transcript of Aplikasi Smartphone Berbasis Android

  • TUTORIAL DIGITAL

    PENGINDERAAN JAUH DAN

    SISTEM INFORMASI GEOGRAFI

    TEKNOLOGI INFORMASI

    ACARA 3

    PEMROGRAMAN APLIKASI SMARTPHONE

    BERBASIS ANDROID

    Disusun oleh :

    Nama : Ilham Guntara, A.Md.

    Website : www.guntara.com

    (Bebas diakses dengan menyertakan sumber)

    GUNTARA INDONESIA CORPORATION

    DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    2015

  • 2

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    I. JUDUL

    Aplikasi Smartphone Berbasis Android

    II. TUJUAN

    1. Mengetahui fungsi Java dalam pemrograman Android.

    2. Mengetahui syarat untuk merancang program Android.

    3. Memahami pengaturan untuk pembuatan program Android.

    4. Melatih membuat program Android sederhana untuk smartphone.

    5. Melatih menjalankan program Android hasil perancangan pada perangkat

    smartphone berbasis Android.

    III. ALAT DAN BAHAN

    1. Alat tulis

    2. Kertas HVS

    3. Smartphone berbasis Android

    4. Sintak (script), meliputi:

    a. Activity_main.xml

    b. AndroidManifest.xml

    c. MainActivity.java

    5. Perangkat lunak Mozilla Firefox

    6. Perangkat lunak Java SE Development Kit 7

    7. Perangkat lunak Java Runtime Environment 7

    8. Perangkat lunak ADT Bundle Windows x64 (Eclipse dan SDK Manager)

    9. Seperangkat laptop, dengan spesifikasi sebagai berikut:

    a. Merk/tipe : ASUS N43SL V2G VX162D

    b. Prosesor : Intel Core i3 Sandy Bridge 2.1 GHz

    c. Memori (RAM) : 2 GB

    d. Kartu Grafis : NVIDIA G Force 540M VRAM 2 GB

    e. Sistem Operasi : Windows 7 Ultimate 64-bit

  • 3

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    IV. TINJAUAN PUSTAKA

    Android merupakan sebuah sistem operasi (operating system [OS]) yang

    berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet.

    Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan

    aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.

    Gambar 1. Logo Android

    Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang

    membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android,

    dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras,

    peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola,

    Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Pada saat perilisan perdana Android, 5

    November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung

    pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google

    merilis kodekode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat

    lunak dan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual

    pada bulan Oktober 2008.

    Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama

    yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan

    kedua adalah yang benarbenar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung

    Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

    Antarmuka pengguna (user-interface) Android didasarkan pada manipulasi

    langsung, menggunakan masukan sentuh yang serupa dengan tindakan di dunia

    nyata, seperti menggesek (swiping), mengetuk (tapping), mencubit (pinching), dan

    membalikkan cubitan untuk memanipulasi objek di layar. Android adalah sistem

    operasi dengan sumber terbuka, dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi

  • 4

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android

    memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan

    didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang

    aplikasi. Selain itu, Android memiliki sejumlah besar komunitas pengembang

    aplikasi (apps) yang memperluas fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam

    versi kustomisasi bahasa pemrograman Java. Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar

    700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah

    diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android. Sebuah survey pada bulan

    April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi

    para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler.

    Gambar 2. Tampilan Android 4.4 KitKat pada Nexus 5

    Aplikasi Android dikembangkan dalam bahasa pemrograman Java dengan

    menggunakan kit pengembangan perangkat lunak Android (SDK). SDK ini terdiri

    dari seperangkat perkakas pengembangan, termasuk debugger, perpustakaan

    perangkat lunak, emulator handset yang berbasis QEMU, dokumentasi, kode

    sampel, dan tutorial. Didukung secara resmi oleh lingkungan pengembangan

    terpadu (IDE) Eclipse, yang menggunakan plugin Android Development Tools

    (ADT). Perkakas pengembangan lain yang tersedia di antaranya adalah Native

    Development Kit untuk aplikasi atau ekstensi dalam C atau C++, Google App

    Inventor, lingkungan visual untuk pemrogram pemula, dan berbagai kerangka kerja

    aplikasi web seluler lintas platform.

  • 5

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    V. METODE

    1. Menyiapkan alat dan bahan praktikum.

    2. Menghidupkan laptop dengan baik dan benar.

    Instalasi perangkat lunak Java

    3. Memulai melakukan instalasi perangkat lunak Java SE Development Kit 7

    (JDK) terlebih dahulu dengan cara memilih double-click pada file instalasi

    software tersebut lalu memilih next.

    4. Memilih next saat muncul jendela Java Setup Destination Folder maka

    proses instalasi akan berlangsung, menungguh hingga proses instalasi

    selesai lalu memilih close untuk mengakhir instalasi JDK tersebut.

  • 6

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    5. Melakukan instalasi perangkat lunak Java Runtime Environment 7 (JRE)

    dengan cara memilih double-click pada file instalasi software tersebut lalu

    memilih Install kemudian menentukan direktori folder instalasi pada jendela

    Java Setup Destination Folder kemudian memilih next.

    6. Menunggu proses instalasi hinggi selesai, lalu memilih close saat notifikasi

    penginstalan sukses muncul untuk mengakhiri instalasi JRE tersebut.

    Perancangan program Android

    7. Membuka perangkat lunak Eclipse dengan cara memilih double-click pada

    file eclipse.exe lalu menentukan direktori penyimpanan workspace saat

    muncul jendela Workspace Launcher kemudian memilih OK.

  • 7

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    8. Memilih tool Android SDK Manager pada toolbar lembar kerja jendela Java

    ADT kemudian mencentang Google Play Service dan Google USB Driver

    pada jendela Android SDK Manager yang muncul lalu memilih Install 2

    packages untuk memulai instalasi pada dua program yang dicentang

    tersebut.

    9. Memilih Install saat muncul jendela choose packages to install dan

    menunggu proses instalasi hingga selesai lalu menutup jendela Android

    SDK Manager saat instalasi dua program tersebut telah selesai.

    10. Memilih menu file > new > Android Application Project untuk membuat

    proyek baru lalu mengisikan application name = TI1, project name =

    TI1, package name = com.ilhamguntara.ti1, dan konfigurasi lainnya

    pada jendela New Android Application kemudian memilih Next.

  • 8

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    11. Memilih next saat muncul jendela New Android Application Configure

    Project lalu memilih next kembali saat muncul jendela Configure Launcher

    Icon.

    12. Memilih Blank Activity kemudian memilih next pada jendela Create Activity

    lalu memilih finish pada jendela Blank Activity untuk mengakhiri

    pengonfigurasian proyek aplikasi Android baru.

    13. Memilih file > Import untuk mengimpor dua program hasil unduhan

    sebelumnya (dari SDK Manager) lalu memilih Android > Existing Android

    Code Into Workspace pada jendela Import Select kemudian memilih next.

  • 9

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    14. Menentukan direktori folder google-play-service_lib lalu memilih OK

    saat muncul jendela Browse For Folder kemudian mencentang copy

    projects into workspace pada jendela Import Projects lalu memilih finish.

    15. Memilih klik kanan pada proyek TI1 > properties lalu memilih Add pada

    jendela Properties for TI1 Android.

    16. Memilih google-play-service_lib lalu memilih OK saat muncul jendela

    Project Selection kemudian memilih OK saat muncul kembali jendela

    Properties for TI1 Android.

  • 10

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    17. Memilih Android Virtual Device Manager pada toolbar lalu memilih New

    saat muncul jendela Android Virtual Device Manager.

    18. Menentukan AVD Name = androidti1, device = 3.2 QVGA, target =

    Android 4.4 lalu memilih OK kemudian memilih start saat muncul

    kembali jendela Android Virtual Device Manager lalu memilih Launch saat

    muncul jendela Launch Options.

    19. Muncul tampilan sistem operasi Android yang diemulatorkan pada Laptop.

  • 11

    Tutorial PJSIG Ilham Guntara, A.Md. www.guntara.com

    20. Membuka program web browser Mozilla Firefox pada laptop untuk

    mengakses alamat https://code.google.com/apis/console/?pli=1 lalu

    memilih Create Project.

    21. Mencentang semua pilihan lalu memilih continue kemudian mengaktifkan