ANALISIS PENGGUNAAN KOAGULAN POLY Hardina  · SKRIPSI Disusun Oleh : Hardina Noviani (062108038)...

download ANALISIS PENGGUNAAN KOAGULAN POLY Hardina  · SKRIPSI Disusun Oleh : Hardina Noviani (062108038) ... TDS, kesadahan, dan penetapan kadar besi (Fe) masih dalam batas baku mutu berdasarkan

of 64

  • date post

    01-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    219
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of ANALISIS PENGGUNAAN KOAGULAN POLY Hardina  · SKRIPSI Disusun Oleh : Hardina Noviani (062108038)...

  • ANALISIS PENGGUNAAN KOAGULAN POLY ALUMINIUM CHLORIDE

    (PAC) DAN KITOSAN PADA PROSES PENJERNIHAN AIR DI PDAM

    TIRTA PAKUAN BOGOR

    SKRIPSI

    Disusun Oleh :

    Hardina Noviani

    (062108038)

    PROGRAM STUDI KIMIA

    FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

    UNIVERSITAS PAKUAN

    BOGOR

    2012

  • ANALISIS PENGGUNAAN KOAGULAN POLY ALUMINIUM CHLORIDE

    (PAC) DAN KITOSAN PADA PROSES PENJERNIHAN AIR DI PDAM

    TIRTA PAKUAN BOGOR

    SKRIPSI

    Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh

    Gelar Sarjana Sains Pada Program Studi Kimia

    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

    Universitas Pakuan

    Bogor

    Disusun Oleh :

    Hardina Noviani

    (062108038)

    PROGRAM STUDI KIMIA

    FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

    UNIVERSITAS PAKUAN

    BOGOR

    2012

  • Hardina Noviani. 062108038. 2012. Analisis Penggunaan Koagulan Poly

    Aluminium Chloride (PAC) Dan Kitosan Pada Proses Penjernihan Air Di

    PDAM Tirta Pakuan Bogor. Dibawah bimbingan Dra. Ardi Muharini, M.Si

    dan Rinda Lilianti, S.T., M.Si

    RINGKASAN

    Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi makhluk

    hidup. Proses penjernihan air secara koagulasi dibutuhkan bahan kimia yang

    disebut dengan koagulan. Koagulan digunakan untuk membantu terjadinya proses

    koagulasi sehingga didapatkan endapan tersuspensi. Koagulan yang digunakan

    PDAM adalah Poly Aluminium Chloride (PAC). Penelitian ini dilakukan

    perbandingan antara koagulan PAC dan kitosan untuk mengetahui koagulan yang

    paling baik digunakan untuk proses koagulasi.

    Jar test dilakukan dengan memasukkan air baku yang telah diketahui

    pHnya ke dalam 5 buah gelas piala masing-masing sebanyak 1L. Lima buah gelas

    piala tersebut, dibubuhkan Poly Aluminium Chloride (PAC) 1% dan kitosan 1%

    dengan konsentrasi 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm, dan 25 ppm. Alat jar test

    dioperasikan dengan pengadukan cepat pada kecepatan putaran 160 rpm selama 1

    menit, dan dilanjutkan dengan pengadukan lambat pada kecepatan 60 rpm selama

    10 menit dan didiamkan agar terjadi sedimentasi. Selanjutnya masing-masing dari

    gelas piala diambil air jernihnya dan dilakukan pengujian terhadap parameter

    kekeruhan, pH, total zat padat terlarut (TDS) akhir setelah jar test.

    Air baku sungai Cisadane sebelum jar test yang meliputi parameter

    kekeruhan, pH, TDS, kesadahan, dan penetapan kadar besi (Fe) masih dalam batas

    baku mutu berdasarkan SK. Gubernur No.6 Tahun 1999 dan Kep Menkes RI

    No.416/Menkes/Per/XI/1990. Setelah jar test pada penambahan PAC optimum

    pada konsentrasi 10 ppm dengan nilai 4,28 NTU. Penambahan kitosan tidak

    terdapat konsentrasi optimum. Hal ini disebabkan karena penambahan kitosan

    pada jar test tidak dapat menurunkan kekeruhan sesuai dengan baku mutu yang

    telah ditetapkan yaitu 5 NTU. Koagulan kitosan baik digunakan untuk mengikat

    logam seperti Cu, Pb, Fe, dan Ni. Koagulan kitosan tidak cocok untuk spesifikasi

    air baku PDAM Tirta Pakuan Bogor. Hal ini disebabkan karena air baku PDAM

    Tirta Pakuan Bogor yang berasal dari sungai Cisadane tidak terkontaminasi oleh

    logam berat. Biaya produksi yang dikeluarkan per bulan untuk PAC 10 ppm pada

    kekeruhan 26,89 NTU sebesar Rp. 94.608.000,- dengan debit air limbah 1000

    L/det, sedangkan untuk kitosan tidak dapat dihitung biaya produksinya karena

    kitosan tidak terdapat konsentrasi optimum. Koagulan PAC lebih baik

    dibandingkan dengan kitosan dari segi efisiensi dan ekonomi.

    Kata Kunci : Air Alam, Proses Koagulan, Koagulan PAC, Koagulan Kitosan.

  • Hardina Noviani. 062108038. 2012. Analysis Using Poly Aluminium Chloride

    Coagulant (PAC) and Chitosan In Water Purification Process In PDAM Tirta

    Pakuan Bogor. Under The Guidance of Dra. Ardi Muharini, M.Si and Rinda

    Lilianti, S.T., M.Si

    SUMMARY

    Water is a natural resource that is essential for living things. The water

    treatment processes, coagulation takes a chemical called a coagulant. Coagulants

    used to aid the coagulation process to obtain the suspended sediment. PDAM

    used the coagulant is Poly Aluminium Chloride (PAC). This study conducted a

    comparison between PAC and chitosan coagulant to find the best used coagulant

    for the coagulation process.

    Jar test has done by inserting the known raw water pH into 5 pieces each

    beaker as 1L. Five pieces of beaker glass, affixed Poly Aluminium Chloride (PAC)

    1% and chitosan 1% concentration of 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm, and 25

    ppm. The Jar test operated with rapid stirring at 160 rpm rotation speed for 1

    minute, followed by slow stirring at a speed of 60 rpm for 10 minutes and be

    allowed to happen sedimentation. Furthermore, each of the crystal clean water in

    beaker glass took and was testing used parameter of turbidity, pH, total dissolved

    solids (TDS) late after the jar test.

    Cisadane river raw water before covering the jar test parameter of

    turbidity, pH, TDS, hardness, and the determination of iron (Fe) content is well

    within the standards by decree. Governor Kep 6 1999 and Menkes RI

    No.416/Menkes/Per/XI/1990. Once the jar test in addition to the concentration of

    10 ppm PAC optimum value 4.28 NTU. The addition of chitosan there is no

    optimum concentration. It because the addition of chitosan on the jar test

    turbidity can not be lowered in accordance with the standard set at 5 NTU. The

    chitosan coagulant used binding metals such as Cu, Pb, Fe, and Ni. Chitosan

    coagulant is not suitable for the specification of raw water of PDAM Tirta

    Pakuan Bogor. It because the raw water of PDAM Tirta Pakuan Bogor from

    Cisadane river is not contaminated by heavy metals. Production costs incurred

    per month for PAC is 10 ppm at 26.89 NTU turbidity Rp. 94,608,000, - with waste

    water discharge 1000 L/sec, while for chitosan production costs can not be

    calculated because there is no optimum concentration of chitosan. The coagulant

    of PAC better than chitosan in terms of efficiency and economy.

    Keywords: Natural Water, Process Coagulant, Coagulant PAC, Coagulant

    Chitosan.

  • i

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan

    pertolongan-Nya, dalam menyelesaikan Skripsi dengan judul Analisis

    Penggunaan Koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC) dan Kitosan pada Proses

    Penjernihan Air di PDAM Tirta Pakuan Bogor. Skripsi ini disusun berdasarkan

    penelitian yang dilakukan di Laboratorium Perusahaan Daerah Air Minum

    (PDAM) Tirta Pakuan Bogor Indonesia di Jalan Cipaku. Skripsi ini disusun

    sebagai kelengkapan salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana sains,

    Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,

    Universitas Pakuan Bogor.

    Penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari sempurna, oleh karena itu

    penulis mengharapkan saran dan masukan untuk penyempurnaan skripsi ini.

    Akhirnya penulis berharap agar skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak.

    Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :

    1. Bapak H. Memet Gunawan, SE selaku Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan

    Bogor.

    2. Bapak Adi Gunadi, S.T selaku kepala bagian produksi PDAM Tirta Pakuan

    Bogor.

    3. Ibu Dra. Ardi Muharini, M.Si selaku Pembimbing I yang telah memberikan

    saran dalam pembuatan makalah hasil tugas akhir ini.

    4. Ibu Rinda Lilianti, S.T., M.Si selaku Pembimbing II yang telah berkenan

    membimbing dan memberikan saran dalam proses penelitian dan pembuatan

    makalah hasil tugas akhir ini.

    5. Ibu Dr. Prasetyorini selaku Dekan Fakultas MIPA Universitas Pakuan Bogor.

    6. Bapak Drs. Husain Nashrianto, M.Si selaku Ketua Jurusan Program Studi

    Kimia FMIPA Universitas Pakuan Bogor.

    7. Ibu Ade Heri Mulyati, M.Si selaku Sekretaris Jurusan Program Studi Kimia

    FMIPA Universitas Pakuan Bogor.

    8. Seluruh karyawan khususnya di sub bagian Laboratorium dan pada umumnya

    di bagian produksi yang telah membantu saat berjalannya penelitian ini.

    9. Orang tua tercinta yang selalu memberikan dukungan moril dan materiil.

  • ii

    10. Kakak tercinta yang telah memberikan dukungan.

    11. Teman-teman kimia 2008 yang telah berjuang bersama-sama (Dharma,

    Shelvi, Oskar, Dea, Zaenal, Amen, Tiar, Siska, Retno, Kania, Desi, Griya,

    Anggun, Agung, dan Deo).

    Bogor , November 2012

    Hardina Noviani

  • iii

    DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR .................................................................................... i

    DAFTAR ISI .................................................................................................. iii

    DAFTAR TABEL .......................................................................................... v

    DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... vi

    DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................. vii

    BAB I PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang.......................................................................... 1

    1.2 Tujuan Penelitian ..................................................................... 2

    1.3 Manfaat Penelitian .................................................................... 2

    1.4 Hipotesis .........................