Analisis Jabatan Berdasarkan Permendagri 35 Tahun 2012

download

of 70

Embed Size (px)

transcript

  • 1. ANALISA JABATANDI LINGKUNGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI DAN PEMERINTAH DAERAH (sesuai Permendagri No. 35 Thn. 2012)

2. GRAND DESIGN REFORMASI BIROKRASI 2010 - 2025 KONDISI BIROKRASI YANG DIINGINKAN 2 3. Organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran Organisasi(right sizing) Sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, Tatalaksana efisien, terukur dan sesuai dengan prinsip-prinsip good governance Sumber daya manusia SDM apatur yang berintegritas, netral , kompeten, capable, profesional,Hasil Yang Ingin Dicapai aparaturberkinerja tinggi dan sejahteraArea Perubahan Peraturan Perundang-Regulasi yang lebih tertib, tidak tumpang tindih undangandan kondusif Meningkatnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas Pengawasan KKN Akuntabilitas Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi Pelayanan publikPelayanan prima sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat Budaya Kerja Aparatur Birokrasi dengan integritas dan kinerja yang tinggi (culture set dan mind set) 3 4. POLA PIKIR MANAJEMEN SDM APARATURDASAR HUKUMUU No. 43 Tahun 1999 jo UU No.8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian .KONDISI SDM YNGKONDISI SDMASPEK MANAJEMENDIHARAPKAN APARATUR SAAT INISDM APARATUR:1. Perencanaan Pegawai PNS: PNS:1. Total PNS sebanyak1. Total PNS sebanyak 4.708.330 (data mei 4.708.330 (data mei2. Pengadaan Pegawai 1. PROFESIONAL: 1. PROFESIONAL: 2011).(rekruitmen, seleksi) 2011). Memiliki Memiliki3. Penempatan dalam jabatankeahlian,2. Distribusi pegawai2. Distribusi pegawai(fungsional, struktural)keahlian, tidak sesuai dengantidak sesuai denganketerampilan dan keterampilan dan4. Penyusunan Pola Karierpengetahuan kebutuhan organisasi.kebutuhan organisasi.Pegawai pengetahuan3. Penempatan pegawai 5. Pengelolaan kinerja pegawai Memiliki Memiliki PELAYANAN3. Penempatan pegawai dalam jabatan tidak dalam jabatan tidak kecakapan kecakapan PUBLIK YANG6. Pengembangan kualitas berdasarkan BERKUALITAS berdasarkan pegawai Memiliki Memiliki kompetensinya. kompetensinya. 7. Penegakan Disiplin Pegawaiwawasan tentang wawasan tentang4. Kinerja PNS rendah4. Kinerja PNS rendah 8. Remunerasipekerjaannya pekerjaannya dan tidak disiplin. dan tidak disiplin.9. Pemberhentian/pemensiunan Memiliki dedikasi Memiliki dedikasi5. Penghasilan belum5. Penghasilan belum yang tinggi yang tinggi adil & layak sesuaiadil & layak sesuai Memiliki minatMemiliki minat dgn beban kerja dandgn beban kerja danpada tugaspada tugas tanggung jawabnyatanggung jawabnyajabatannyajabatannya LINGKUNGAN STRATEGIS: 2. BERMORAL dan 2. BERMORAL dan NASIONAL REGIONAL 3. SEJAHTERA 3. SEJAHTERA 4GLOBAL 5. PROFESIONALISME SDM APARATUR ` PERMASALAHANJumlah, kualitas KONDISI PENYEBAB Perencanaan distribusi danKebutuhankomposisi pegawaiKompetensi belum Pegawai; belum sesuai beban sepenuhnya digunakan sebagai Penerapankerja dan kebutuhan riil dasar pengadaan, penempatan manajemen organisasi pengembangan pegawai dan kinerja, reward remunerasi & punishment belum konsistenAKIBATNYA : KINERJA DAN DISIPLIN DINILAI RENDAH` PENATAAN SDM APARATUR 5 6. ROAD MAP REFORMASI BIROKRASI SASARANLATAR BELAKANG Perubahan Pola PikirPROSES SOSIALISASI DAN INTERNALISASIDasar Hukum Perubahan Budaya KerjaSTRATEGISTRATEGIARAHAN ARAHANKondisi obyektif Perubahan PerilakuMANAJEMEN PERUBAHANMANAJEMEN PERUBAHAN PROSES PENCAPAIAN SASARAN REFORMASI BIROKRASITahapan, Program, dan Aktivitas Yang Harus Dilakukan Kementerian/Lembaga PROGRAM PERCEPATAN (QUICK WINS)PENILAIAN KINERJA POSTUR BIROKRASIPENATAANPENATAAN ORGANISASI SAAT INI 2025SISTEMSISTEMANALISA JABATAN Evaluasi SISTEM Uraian Jabatan JabatanREMUNERASIORGANISASI TATALAKSANASDM (SUMBER DAYA MANUSIA)Standar Kompetensi Jabatan Redefinisi visi, misi, Business ProcessPELAKSANAAN SISTEMPELAKSANAAN SISTEMAssesmen Kompetensi Individudan strategi SOPSistem Penilaian Kinerja Restrukturisasi Pengadaan dan Seleksi PENJAMIN PENJAMIN Analisis Beban KerjaPengembangan dan PelatihanPola Promosi, Rotasi, dan MutasiPola KarirDatabase Pegawai PERATURAN PERUNDANG- PERBAIKAN PENGUATAN UNIT ORGANISASIUNDANGANPENGADAAN SARANA KEPEGAWAIAN PENGUATAN UNIT KERJA PENEGAKAN DISIPLINDAN PRASARANA PENEGAKAN KODE ETIK 6 KEDIKLATAN 7. URUTAN PROSES PENATAAN SDM APARATURKEGIATAN HASIL PENGGUNAANANALISIS JABATAN1. PENATAAN KELEMBAGAAN URAIAN JABATAN (JOB DESCRIPTION) PENGHITUNGAN BEBAN KERJA PER2. PENATAAN SDMBEBAN KERJA JABATAN APARATUR PETA JABATAN BOBOT JABATAN3. PENYUSUNAN & PENYEMPURNAAEVALUASI JABATAN N PROSEDUR KERJA (SOP) 7 8. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAANPENATAAN SDM APARATURANALISIS JABATAN DAN PERHITUNGAN BEBAN KERJAPENATAAN ORGANISASI YANG LEBIH RASIONALPENYUSUNANSTANDAR KOMPETENSIJABATANDAN PERSYARATAN LAINNYASELEKSI PEGAWAI YANG ADA UNTUK MENGETAHUI PNS YANG TIDAK/KURANG MEMENUHI KOMPETENSIPENEMPATAN PEGAWAI YANG MEMENUHI KOMPETENSIDIKLAT BAGI PNS YANG KURANG MEMENUHI KOMPETENSI,RELOKASI/PENATAN ULANG PENEMPATAN PEGAWAIDIKLAT UNTUK PEMINDAHAN DALAM JABATAN LAINPENSIUN DINI BAGI PNS YANG TIDAK MEMENUHI KOMPETENSIMENYUSUN PERENCANAAN PEGAWAI (UNTUK JANGKA PENDEK, MENENGAH DAN JANGKA PANJANGPENERAPAN MANAJEMEN KINERJA DAN PENEGAKAN DISIPLINPEMBERIAN REMUNERASI SESUAI BOBOT JABATAN DAN PRESTASI KERJA8 9. 1.Perencanaanpegawaibaikjumlah maupunkualitas(kompetensi)2.Rekrutmen dan penempatan (promosi)3.Penyusunan sasaran kinerja pegawai4.Peningkatan kompetensi (diklat)5.Penentuan penghasilan yang adil dan layak (remunerasi)6.Penentuan besaran organisasi (penataan organisasi)9 10. UU NO. 43 TH. 1999 TTG PERUBAHAN UU NO. 8TH. 1974Ps 15 ayat 1: jumlah dan susunan pangkat PNSyang diperlukan ditetapkan dalam formasiPs 17 ayat 1: PNS diangkat dalam jabatan danpangkat tertentuPEGAWAI NEGERI SIPIL: Seseorang yang duduk dalam suatu jabatan Didayagunakan untuk melakukan tugas-tugas jabatan Memperoleh hasil kerja yang ditetapkandan ditargetkan oleh jabatan yangdidudukinya 11. Pegawai Negeri Sipil diangkat dalam jabatanS T R U K T U R A L FUNGSIONALFUNGSIONAL(manajerial)(non angka kredit) (angka kredit)Pengolah Data . Pranata KomputerKepala BagianPengkaji . PenelitiKepala SeksiBendaharawan Analis KepegawaianKepala DinasAnggota Satpam .. ArsiparisKepala Badan Pengadministrasi .. Dokterdan sebagainya Pengumpul Data . Widyaiswaradsbdsb 12. Proses, Metoda dan teknik untuk memperoleh datajabatan mengolahnya menjadi informasi jabatan danmenyajikannya bagi kepentingan program:1.Kelembagaan;2.Ketatalaksanaan;3.Kepegawaian; dan4.Perencanaan diklat. 13. ARTI KATA ANALISIS JABATANMengurai secara telitiMengurai secara telitiANALISISSatu per satu orangSatu per satu orangSekelompok tugas yang Sekelompok tugas yangJABATAN dilembagakan dan dibebankan dilembagakan dan dibebankanpd seorang Pemegang jabatan pd seorang Pemegang jabatanBaik struktural maupun Baik struktural maupunfungsional fungsionalPERTANYAAN : APA YANG DIURAI SECARA TELITISATU PER SATU DLM JABATAN ? 14. YANG DIURAI SECARA TELITI SATU PER SATU DLMJABATAN ADALAH UNSUR-UNSUR YANG MEMBENTUKSUATU JABATAN YAITU :1.IDENTITAS JABATAN a. NAMA JABb. UNIT KERJA2.RINGKASAN TUGAS JAB (IKHTISAR JAB)3.RINCIAN TUGAS JAB/KEGIATAN4.WEWENANG5.TANGGUN JAWAB6.HASIL KERJA7.BAHAN KERJA8.PERANGKAT KERJA9.HUBUNGAN KERJA JABATAN10.KEADAAN TEMPAT KERJA11.UPAYA FISIK12.KEMUNGKINAN RESIKO BAHAYA13.SYARAT JABATAN 15. Ada 3 Kesimpulan Dari Pengertian Anjab :KESIMPULAN I :ANJAB DILAKUKAN KESIMPULAN II : DENGAN 3 HASIL ANJAB ADALAHTAHAPAN YAITU : INFORMASI JAB (UJ & 1. TAHAP MENGUMPULKANPJ)DATA JAB 2. TAHAP MENGOLAH/ MENGANALISIS DATA JABMENJADI INFORMASI JAB (UJ DAN PJ)3. TAHAP MENYAJIKAN INFORMASI JAB (UJ DAN PJ) BAGI PENGGUNA KESIMPULAN III : ANJAB ADALAHSARANA/ALAT UTK MENGHASILKAN INFORMASI JAB YG BERGUNA UTK MENATA KELEMBAGAAN, KEPEGAWAIAN DAN KETATALAKSANAAN 16. LANGKAH PENYELENGGARAANANALISIS JABATAN I. PERSIAPAN PENYE-LENGGARAANANALISIS JABATAN2PENENTU3 INFORMASI II. PENGUMPULANJABATANDATA JABATAN 41III. PENGOLAHANDATA JABATANPROGRAM YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI JABATAN 5 IV. VERIFIKASI8 6 8 INFORMASI V. PEMBETULANJABATAN 17. TEKNIK PENGUMPULAN DATA a. daftar pertanyaan; b. wawancara; c.c. pengamatan langsung;pengamatan langsung; d. referensi; dan e. gabungan beberapa cara. 18. HASIL POKOK ANALISIS JABATAN INFORMASI JABATAN Uraian jabatan (Job Description) Uraian tentang nama jabatan, ringkasan tugas jabatan, rincian tugas jabatan, wewenang, tanggung jawab, hasil kerja, bahan kerja, perangkat kerja, hubungan kerja jabatan, keadaan tempat kerja, upaya fisik, kemungkinan resiko bahaya; dan syarat jabatan(Job Requirement) serta spesifikasi jabatan (Job Spesification) Peta jabatan Bentangan seluruh jabatan baik jabatan struktural maupun jabatan fungsional dalam suatu unit organisasi atau dalam suatu instansi 19. HASIL ANALISIS JABATAN.Hasil analisis jabatan adalah informasijabatan (INJAB) yg dipergunakan utk :1. penataan kelembagaan,2. kepegawaian,3. ketatalaksanaan, dan4. perencanaan pendidikan dan pelatihan. 20. KEGUNAAN HASIL ANJABPenataan kelembagaan, meliputi :a. penyusunan organisasi dan unit unitnya;b.penataan organisasi yang rightsizing;c.penyempurnaan tupoksi;d.Pemberdayaan kapasitas organisasi; dane.evaluasi organisasi.Penataan kepegawaian, meliputi:a. rencana kebutuhan pegawai (formasi);b. sistem rekrutmen dan penempatan;c. pengembangan pola karier;d. mutasi;e. penilaian kinerja;f. reward and punishment; dang. Kesejahteraan.Penataan ketatalaksanaan, meliputi:a.tata kerja;b.hubungan kerja; danc.sistem operasional dan prosedur kerja.Penataan Pendidikan dan Pelatihan, meliputi :a. program diklat;b. jenis-jenis diklat; danc. pengembangan diklat. 21. PENGGUNAAN ANALISIS JABATAN DAN BEBAN KERJA UNTUK PENATAAN KELEMBAGAANHASIL ANJAB & PENGGUNAAN HASILBEBAN KERJA JOB DESCRIPTION PETA JABATAN BEBAN KERJA PER ORGANISASIJABATAN YANG RASIONAL1. PENGGABUNGAN ORGANISASIPEMBOBOTANYANG TEPATLEMBAGA / 2. PENGEMBANGAN SESUAI VISI, ORGANISASI 3. PENGAYAAN, MISI DAN BEBAN TUGAS & FUNGSI KERJA RIIL(RIGHT ZISING) 21 22. PENGGUNAAN ANALISIS JABATAN DAN BE