WOODLAND BIRTHDAY CAKE DECORATION

of 88 /88
WOODLAND BIRTHDAY CAKE DECORATION TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Dalam Menempuh Ujian Akhir Program Diploma III Oleh : PUTRI MEIDITA HARTOMO Nomor Induk : 201520965 PROGRAM STUDI MANAJEMEN PATISERI SEKOLAH TINGGI PARIWISATA BANDUNG 2019

Embed Size (px)

Transcript of WOODLAND BIRTHDAY CAKE DECORATION

Dalam Menempuh Ujian Akhir
Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kepada Allah SWT atas
Rahmat dan Karunia-Nya penulis bisa mneyelesaikan Tugas Akhir Food
Presentation dengan judul Woodland Birthday Cake Decoration. Penulisan Tugas
Akhir ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan dalam jenjang
perkuliahan Diploma III Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung program studi
Manajemen Patiseri.
Dalam penulisan tugas akhir ini, penulis menyadari masih terdapat banyak
kekurangan. Namun, penulis telah berusaha semaksimal mungkin agar karya tulis
ilmiah ini bisa bermanfaat bagi yang membacanya. Penulis mengharapkan kritik
dan saran yang membangun sehingga kedepannya penulis bisa lebih baik lagi
dalam menulis karya tulis ilmiah.
Rampungnya tugas akhir ini tentu tidak lepas dari bimbingan, dukungan
dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan
terimakasih kepada :
1. Bapak Faisal, MM.Par., CHE., sebagai ketua STP NHI Bandung.
2. Bapak Andar Danova L. Goeltom, S.Sos., M.Sc., selaku kabag
ADAK STP NHI Bandung.
3. Bapak Edison, S.Sos., MM., selaku ketua jurusan Hospitality STP
NHI Bandung.
Manajemen Patiseri.
6. Bapak Dr. Teddy Chandra., S.Sos., M.Pd., selaku pembimbing II.
7. Kedua orangtua penulis, yaitu Bapak Totok Dwihartomo, S.H., dan
Ibu Heni Hendriyani yang senantiasa memberi dukungan moral
dan materi kepada penulis.
mendukung serta memberikan kontribusi selama proses penulisan.
ii
senantiasa membantu, menghibur dan tiada henti mendukung
secara moral.
kebersamaan, dukungan dan segala perhatiannya.
11. Dan semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Akhir kata, penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang
terlibat dalam proses penulisan tugas akhir ini. Penulis berharap karya tulis ini
dapat bermanfaat bagi kita semua.
Bandung, 4 Januari 2019
BAB III ................................................................................................................. 65
PELAKSANAAN KEGIATAN ......................................................................... 65
A. Persiapan .................................................................................................... 65
C. Evaluasi ...................................................................................................... 74
BAB IV ................................................................................................................. 76
TABEL1. 2 PURCHASE ORDER ........................................................................ 17
TABEL1. 3 SELLING PRICE ............................................................................... 18
TABEL 2. 1 WORKING PLAN ............................................................................. 18
TABEL 2. 2 TIME TABLE .................................................................................... 19
TABEL 2. 3 PELAKSANAAN KEGIATAN LATIHAN ................................... 20
TABEL 3. 1 DOKUMENTASI PERSIAPAN PRESENTASI ............................. 66
TABEL 3. 2 DOKUMENTASI KEGIATAN PRESENTASI .............................. 70
v
vi
Perkembangan cake decoration berjalan seiring dengan perkembangan
kue dan icing. Tradisi membuat kue spesial dalam pesta pernikahan sudah
dilakukan sejak zaman kekaisaran Roma. Kue yang didekorasi pertama kali
muncul di Inggris pada masa kekaisaran ratu Elizabeth I, sebagai banquet
centerpiece. Kue ini dominan dihiasi dengan pasta almond yang dikenal
sebagai marchpanes dan dates pada tahun 1494. Pada abad ke- 17 hingga
abad ke-19, penggunaan terminologi icing mengacu pada kue yang dilapisi
oleh marzipan. Perkembangan icing terus berlanjut hingga pertengahan akhir
abad ke-19, ketika royal icing mulai diterima dan seni piping dimulai dan
berkembang di Bordeaux, Perancis, sedangkan perkembangan rolled-fondant
baru dimulai pada awal tahun 1558 (Garrett, 2012). Sekarang ini kue sudah
menjadi sebuah keharusan oleh sebagian orang dalam merayakan berbagai
acara penting seperti ulang tahun, natal, anniversary, pernikahan, baby
shower dan acara penting lainnya. Permintaan dekorasi pun semakin beragam
sesuai dengan permintaan konsumen.
kehadiran kue. Pengertian ulang tahun adalah peringatan hari lahir seseorang,
atau bisa diartikan sebagai peristiwa penting yang terjadi dan diperingati oleh
sebagian orang seperti hari jadi sebuah kota,negara atau institusi (KBBI,
2
1995). Perayaan pesta ulang tahun merupakan sebuah acara yang sangat
diantisipasi oleh sebagian orang.
yang menancapkan lilin sebagai hiasan terhadap kue berbentuk bulan yang
dibawa oleh jemaat ke kuil Artemis. Artemis dipercaya sebagai dewi bulan
dan berburu oleh masyarakat Yunani kuno. Pada abad ke-12,bangsa Roma
mulai membuat kue yang terdiri dari tepung, kacang-kacangan, madu dan
ragi untuk merayakan pernikahan maupun ulang tahun bangsawan. Kemudian
pada abad ke-18, bangsa Jerman pertama kali melakukan acara Kinderfeste.
Kinderfeste merupakan sebuah pesta perayaan ulang tahun yang dilakukan
untuk anak-anak. Acara inilah yang kemudian menjadi awal terjadinya pesta
perayaan ulang tahun seperti sekarang ini (foodandwine.com, 2014).
Berbagai tema dapat dipilih menjadi ide dalam pembuatan dekorasi
kue ulang tahun. Salah satu tema yang dapat diangkat adalah Woodland.
Istilah Woodland biasa diasosiasikan dengan hutan, para geografer
menggunakan istilah ini untuk hutan dengan kanopi terbuka, dan dengan
densitas cahaya yang cukup tinggi. Kanopi adalah bagian dedaunan tertinggi
dari pepohonan. Woodland merupakan transisi dari hutan sejati yang lebih
luas dengan tingkat kerapatan dedaunan lebih tinggi dan kanopi tertutup
(nationalgeographic.org).
Tema ini menceritakan mengenai ekosistem hutan beserta hewan-
hewan yang tinggal di habitat tersebut seperti tupai, rusa, kelinci, rakun,
rubah, burung hantu dan lain sebagainya. Pemilihan tema hutan diambil
3
penulis karena dalam tema ini terdapat tantangan berupa berbagai komponen
dekorasi yang harus dibuat dengan berbagai teknik dan tingkat kesulitan
tertentu. Pendekatan hutan yang digunakan dalam pembuatan dekorasi kue
ulang tahun ini adalah ilustrasi hutan imajiner dengan pembuatan figur yang
mengacu pada kartun sebagai referensi.
Berdasarkan tema yang diangkat dan desain yang dibuat oleh penulis,
dapat ditetapkan target pasar dari kue ulang tahun ini adalah anak-anak
hingga remaja. Hal ini dapat disimpulkan karena anak-anak dan remaja
merupakan kelompok yang masih memiliki ketertarikan terhdap berbagai hal
yang menggemaskan.
tahun. Beberapa bahan yang biasa digunakan dalam mendekorasi kue ulang
tahun diantaranya adalah royal icing, marzipan, glaze, chocolate modelling,
ganache, rolled-fondant (sugarpaste), dan buttercream. Rolled-fondant
(sugarpaste) dipilih menjadi bahan utama dalam pembuatan dekorasi kue
ulang tahun ini.
terbuat dari gula, gelatin, glucose, glycerin, shortening, air dan perisa.
Merupakan campuran sederhana dari air, gula, dan cream of tar-tar yang
dimasak dan di gilas hingga menjadi bahan yang elastis (Doell & Shonk,
2008:60). Murdoch (2009:51) mengatakan bahwa “Sugarpaste is a good
starting place for beginners to cake decorating. It is soft and pliable, easily
coloured and shaped and also very exciting to work with”, yang memiliki
4
makna bahwa rolled-fondant merupakan awal yang baik untuk para pemula
dalam memulai mendekorasi kue. Bahan ini memiliki tekstur yang lembut,
elastis, mudah dibentuk dan diberi warna, juga sangat menyenangkan dalam
penggunaannya.
Dalam pembuatan tugas akhir ini, penulis menggunakan dummy cake
sebagai base cake. Hal ini dikarenakan dalam pembuatan tugas akhir ini,
penulis berfokus terhadap aspek kreatifitas dalam pembuatan dekorasi kue
ulang tahun. Dalam pembuatannya, kue yang biasa digunakan adalah kue
dengan tekstur padat seperti butter cake, pound cake, madeira cake, dan lain
sebagainya. Hal ini bertujuan agar cake dapat menahan berat dari rolled-
fondant, sehingga dapat mempertahankan struktur kue yang telah didekorasi.
Teknik yang digunakan dalam pembuatan cake decoration ini adalah
teknik painting, hand-modelling dan braiding (mengepang). Teknik hand-
modelling adalah teknik membentuk suatu figur menggunakan tangan. Pada
teknik ini, rolled-fondant yang digunakan diberi campuran CMC untuk
mempertahankan bentuk dan memperkokoh struktur figur. CMC
(Carboxymethyl cellulose) merupakan campuran kimia yang memiliki
karakteristik sama seperti Gum Tragacanth (prettywittycakes.co.uk). Gum
Tragacanth menurut Sear (2015) merupakan bahan yang terbuat dari
tumbuhan yang fungsinya untuk membuat rolled-fondant menjadi lebih kaku
dan kokoh, hal ini sangat dibutuhkan dalam teknik modelling untuk menjaga
bentuk figur.
dari teknik ini adalah flood painting, stippling, sponging, color washes,
embosses painting, printing, transferring image, using edible ink, painting an
image dan metallic finishes (Smith, 2011). Teknik yang digunakan dalam
pembuatan tugas akhir ini adalah teknik painting an image. Painting an
image merupakan teknik menggambar suatu objek langsung pada kue yang
telah dilapisi rolled-fondant (Smith, 2011:54).
Berdasarkan pemaparan tersebut, maka penulis memutuskan untuk
membuat Tugas Akhir Food Presentation dengan judul “WOODLAND
BIRTHDAY CAKE DECORATION”.
Presenting yang penulis angkat. Penjelasan berikut terdiri dari penjelasan
sketsa desain, ukuran kue, serta penggunaan bahan dan warna yang
digunakan.
DECORATION
Top Tier
Berikut merupakan penjelasan bagian-bagian yang terdapat dalam
sketsa desain cake decoration.
adalah rusa jantan, ditandai dengan tanduk yang terdapat di
kepala hewan tersebut. Pembuatan figur ini mengacu pada
ilustrasi kartun. Warna yang digunakan adalah coklat, ivory, dan
hitam.
selalu waspada (Beaumont, 2017:22). Figur ini dibuat
menggunakan rolled-fondant dengan teknik hand-modelling
berpatokan terhadap ilustrasi kartun sebagai referensi pembuatan.
Warna yang digunakan dalam pembuatan figur kelinci adalah
abu-abu, putih, hitam dan merah muda.
1.3. Tupai
situasi yang akan datang (Hublet, 2017:3). Figur ini dibuat
8
Warna pumpkin digunakan sebagai warna dominan dalam
pembuatan figur ini. Warna pumpkin merupakan campuran warna
orange dan coklat. Untuk pembuatan detail lainnya digunakan
warna putih, hitam, dan merah muda.
1.4. Rubah
dan protektif. Rubah betina akan melindungi anak mereka di
bawah tanah selama beberapa waktu dan rubah jantan akan
datang untuk memberikan hasil buruan (Hublet, 2017:1). Figur ini
dibuat menggunakan rolled-fondant dengan teknik hand-
modelling. Seperti dalam ilustrasi kartun, tubuh rubah didominasi
dengan warna orange. Untuk detail lainnya, digunakan warna
hitam dan putih.
1.5. Burung Hantu
pada saat berburu pada malam hari (Hublet, 2017:10). Figur ini
dibuat menggunakan rolled-fondant dengan teknik hand-
modelling. Warna hitam, putih, coklat tua dan coklat muda
digunakan dalam pebuatan figur ini.
9
merah menyala dan bercak putih ini sering muncul di beberapa
serial animasi. Warna yang mencolok dan cantik terkadang
membuat orang lupa bahwa jamur ini adalah jamur beracun.
Jamur ini dibuat mennggunakan rolled-fondant dengan teknik
hand-modelling.
tumbang dan mati. Jamur ini hidup dengan melekat di permukaan
batang kayu. Warna putih digunakan untuk membuat objek ini.
1.8. Tunggul Pohon (Bottom Tier)
Tunggul pohon ini merupakan sisa tebangan pohon yang
sering ditemui di hutan. Tunggul ini dibuat sebagai tier bawah
cake decoration dengan diameter 24 cm dan tinggi 15 cm dan
sebagai tempat berhinggap figur burung hantu pada tier atas.
Tunggul pohon pada tier atas memiliki ukuran diameter 4 cm dan
tinggi 2,5 cm. Pembuatan detail segmen kulit pohon dibuat
menggunakan modelling tools. Warna coklat menjadi warna
dominan yang digunakan dalam pembuatan tier ini. Jenis pewarna
yang digunakan adalah jenis powder dan paste. Pada bagian tier
ini, penulis melakukan pewarnaan menggunakan campuran
pewarna cair dan alkohol di seluruh permukaan tier untuk
10
menggunakan kuas.
Merupakan salah satu dekorasi berupa tali dengan hiasan
kertas berbagai bentuk warna warni yang digantung dan biasa
digunakan dalam pesta ulang tahun. Teknik yang digunakan
adalah teknik braiding (mengepang). Dalam hal ini, penulis
menggunakan teknik single braid untuk tali penggantung, warna
yang digunakan adalah putih. Warna biru, ungu dan merah muda
dipilih untuk membuat pennant.
fondant dengan teknik mencetak. Namun pada tier atas, teknik
hand-painting dengan pewarna hijau digunakan dalam
pembuatan rumput. Warna yang digunakan adalah kombinasi
gradasi warna hijau. Media dalam pembuatan dekorasi lukisan
rumput yang digunakan adalah pewarna makanan warna hijau,
palette, alkohol 70% dan kuas nylon. Alkohol merupakan cairan
kimia yang memiliki sifat cepat menguap atau evaporasi,
alkohol digunakan sebagai campuran pewarna untuk
mendapatkan warna yang lebih terang dengan konsistensi yang
lebih cair.
Berbentuk tabung dengan diameter 16 cm dan tinggi 15 cm.
Warna kuning muda dipilih untuk melapisi seluruh permukaan
tier ini. Woodland merupakan jenis hutan dengan densitas sinar
matahari yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan banyak
cahaya yang masuk ke dalam hutan yang menyebabkan hutan
menjadi lebih terang di siang hari. Warna kuning dipilih untuk
merepresentasikan sinar matahari dan suasana siang hari yang
cerah. Selain itu, warna kuning memiliki kesan hangat yang
menyenangkan (Goethe, 2006:169). Pada tier ini diletakkan
dekorasi pennant banner dan painted grass.
1.12. Biji Pohon Ek (Oak Acorns)
Merupakan salah satu makanan tupai.Teknik hand-
modelling dan warna coklat digunakan dalam pembuatan figur
ini.
ulang tahun. Cake board yang digunakan adalah cake board
berbahan dasar kayu dengan diameter 35 cm dan tinggi 3 cm.
Cake board ini dilapisi royal icing berwarna hijau sebagai
perekat bread crumb yang telah diberi warna hijau untuk
menciptakan tekstur rumput .
decoration. Bahan kayu dipilih untuk memudahkan dalam pengaplikasian
royal icing agar mudah merekat. Kuas nylon dan palette digunakan
sebagai media penunjang dalam membuat dekorasi lukisan rumput pada
tier atas dan untuk mewarnai seluruh permukaan tier bawah.
C. Tinjauan Produk
presentasi produk cake decoration yang terdiri dari purchase order,
perumusan recipe costing, selling price, dan daftar kebutuhan alat penunjang
beserta fungsinya.
daftar alat penunjang yang digunakan.
13
dalam pembuatan figur
2. Fondant Smoother
1 Untuk menghaluskan
detail pada figurine.
pada permukaan top tier
yang telah dilapisi rolled-
2. Purchase Order
dalam pembuatan tugas akhir Woodland Birthday Cake Decoration.
17
3. Perumusan Selling Price
Penentuan selling price seperti yang terdapat dalam diktat Food &
Beverage Cost Control II STP NHI Bandung adalah hasil pembagian total
ingredient cost dengan desired cost percent.
Nama Bahan Jumlah Unit Harga Satuan Total
Harga Harga Unit
Dummy Ø 24 cm t =
15 cm 1 pc 24.000 Pc 24.000
Dummy Ø 16 cm t =
15 cm 1 pc 35.000 Pc 35.000
Cake board Ø 35 cm 1 pc 35.000 Pc 35.000
Fondant Glue 1 btl 10.000 50 ml 10.000
Alkohol 1 btl 7.000 100 ml 7.000
Maizena 1 pack 10.000 300 gr 10.000
Pewarna orange cair 1 btl 6.000 30 ml 6.000
Pewarna hitam pasta 1 btl 21.000 80 ml 21.000
Pewarna hijau daun
Pewarna coklat pasta 1 btl 21.000 80 ml 21.000
Pewarna deep red cair 1 btl 3.750 30 ml 3.750
Pewarna kuning cair 1 btl 3.750 30 ml 3.750
Pewarna biru cair 1 btl 3.750 30 ml 3.750
Pewarna ungu cair 1 btl 3.750 30 ml 3.750
Pewarna hijau tua
Pewarna merah rose
Pewarna coklat
White bread crumb 200 gr 7.000 200 gr 7.000
Icing sugar 500 gr 9.000 500 gr 9.000
Telur 130 gr 20.000 1 kg 2.600
TOTAL 437.421
Yield : 1 whole cake (2 tiers)
BAHAN JUMLAH HARGA (Rp)
Dummy Ø 24 cm t = 15 cm 1 pc 24.000
Dummy Ø 16 cm t = 15 cm 1 pc 35.000
Cake board Ø 35 cm 1 pc 35.000
Fondant Glue 25 ml 5.000
Alkohol 50 ml 3.500
Maizena 100 gr 3.333
Pewarna hijau daun cair 15 ml 1.875
Pewarna coklat pasta 40 ml 10.500
Pewarna deep red cair 15 ml 1.875
Pewarna kuning cair 20 ml 2.499
Pewarna biru cair 5 ml 625
Pewarna ungu cair 5 ml 625
Pewarna hijau tua cair 15 ml 1.875
Pewarna merah rose cair 5 ml 625
Pewarna coklat bubuk 3 gr 1.800
CMC 20 gr 2.000
Icing sugar 150 gr 2.700
Putih telur 40 gr 800
Total Ingredients Cost 348.953
Labor Cost 40 % 139.581
18
Sebelum melakukan kegiatan presentasi produk, dibutuhkan
perencaan kegiatan dan time-table yang sistematis. Hal ini bertujuan untuk
melatih kemampuan time-management pada saat persiapan hingga presentasi
produk. Selain itu penyusunan time-table dan working plan bertujuan agar
seluruh kegiatan berlangsung secara sistematis, efektif dan efisien. Working
plan berisi rincian urutan kegiatan yang dilakukan dalam proses pembuatan
produk meliputi seluruh komponen dekorasi.
TABEL 2. 1
15 menit Melapisi tier atas menggunakan rolled-fondant
30 menit Melapisi tier bawah menggunakan rolled-
fondant dan membuat detail figur batang pohon
kayu.
icing dan bread crumbs hijau.
H-2 5 menit Membuat dimensi pada lingkaran tahun bagian
atas tier bawah (figur kayu) menggunakan
pewarna coklat bubuk.
menggunakan campuran alkohol dan pewarna
coklat pasta.
hantu, dan tupai)
kayu, daun gugur)
20 menit Melukis sebagian pada tier atas
19
Sumber : Hasil Olahan Penulis, 2018
Setelah membuat working plan, selanjutnya dibutuhkan pembuatan time
table sebagai panduan pada hari pelaksanaan presentasi produk. Time table
berisi urutan kegiatan dengan durasi waktu yang dibutuhkan dalam melakukan
kegiatan presentasi. Berikut ini adalah time table yang dibuat oleh penulis:
TABEL 2. 2
Kegiatan Durasi
Melukis rumput tier atas
pohon ek.
Pelaksanaan kegiatan latihan dilakukan setelah penyusunan working
plan. Pelaksanaan latihan bertujuan untuk mengasah kemampuan penulis
dalam pembuatan seluruh komponen dekorasi untuk kegiatan presentasi
produk, sehingga dapat meminimalisir berbagai kemungkinan yang dapat
menghambat pada saat kegiatan pengujian presentasi produk berlangsung.
Kegiatan ini meliputi rangkaian kegiatan pembuatan seluruh komponen
dekorasi produk. Diantaranya adalah melakukan covering dengan rolled-
20
hand-modelling. Penulis melakukan kegiatan latihan di laboratorium pastry
STP NHI Bandung, dapur Enhaii Hotel dan di Jl.Gegerkalong Tengah no.2A.
Berikut ini adalah uraian rangkaian kegiatan latihan yang dilakukan penulis.
TABEL 2.3
gugur :
menggunakan rolled-fondant
Haluskan permukaan atas
23
membuat cabang pohon.
hijau tua yang dicampur
34
Buat sebanyak 5 buah.
telah dialasi dengan
Satukan bagian kedua ujung
disilangkan satu sama lain.
Potong menjadi bentuk
muda.
bagian paruh.
Gunakan rolled-fondant
menggunakan modelling
tanda seperti huruf Y.
kaki depan figur kelinci.
depan untuk membuat detail
kaki belakang menggunakan
ratakan permukaannya
putih, ratakan.
mata untuk memberikan efek
bayangan pada mata figur
Bentuk rolled-fondant orange
kanan tubuh rubah, berada
tepat di atas kaki.
zag menggunakan rolled-
Tancapkan tusuk gigi yang
telah dipotong ke bagian
seperti pada gambar.
Pipihkan bagian tebal.
Bentuk rolled-fondant
64
Penulis menemukan kendala dalam pembuatan tanduk rusa, yaitu
dalam menggunakan kawat mawar sebagai penunjang. Selain itu, selama
proses latihan berlangsung, cuaca dan tingkat kelembaban udara di kota
Bandung menjadi kendala terbesar yang dirasakan oleh penulis. Hal ini
menyebabkan permukaan fondant menjadi berkeringat dan lembab. Hal ini
dapat diminimalisir dengan melakukan kegiatan latihan di ruangan yang ber-
AC. Selain itu, untuk meminimalisir kerusakan pada figurine, penulis
menyimpan beberapa pack silica gel ke dalam kotak penyimpanan figurine
yang telah dibuat. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan kegiatan latihan
sesuai dengan working plan yang telah ditentukan penulis.
65
beberapa persiapan sesuai yang terdapat dalam working plan yang telah
dibuat oleh penulis. Beberapa hal yang disiapkan diantaranya adalah dummy
cake dua tier yang telah dilapisi oleh fondant dan diberi detail batang kayu
pada tier bawah, melukis 50 % rumput pada tier atas menggunakan media
penunjang palette, kuas nylon, alkohol 70% dan pewarna makanan hijau,
membuat beberapa figur hewan seperti rubah, burung hantu, tupai dan rusa,
menyiapakan rolled-fondant yang telah diwarnai dan bubuk CMC untuk
membuat figur pada kegiatan presentasi produk, membuat spanduk pesta,
membuat tekstur rumput pada cake board dengan menggunakan royal icing
dan bread crumbs yang telah diberi warna hijau, serta membuat beberapa
detail rumput dan daun gugur.
Selain itu, penulis menyiapkan beberapa alat dan bahan yang akan
digunakan pada saat presentasi produk berlangsung. Diantaranya adalah
silicone mat, plastic baton, modelling tools, kuas nylon, palette, turn table,
tusuk gigi, small knife, fondant glue, maizena dan royal icing hijau untuk
membantu merekatkan komponen dekorasi.
komponen dekorasi, alat dan bahan.
TABEL 3. 1
tier bawah
atas
69
selama 60 menit untuk melakukan seluruh rangkaian kegiatan presentasi
Woodland Birthday Cake Decoration. Sebelum presentasi produk dimulai,
penulis diberikan waktu selama 10 menit untuk memaparkan latar belakang
pemilihan tema kemudian diikuti dengan penayangan video singkat berisi
dokumentasi kegiatan latihan.
60 menit. Kegiatan ini meliputi beberapa kegiatan pembuatan dekorasi yang
telah dijelaskan dalam time-table. Penulis dapat memanfaatkan waktu yang
diberikan tersebut dengan baik sehingga penulis dapat menyelesaikan seluruh
komponen Woodland Birthday Cake Decoration tepat waktu.
Selama kurang lebih 20 menit penulis melakukan sesi tanya jawab
dengan penguji. Selama waktu tersebut, penulis diberikan beberapa kritik dan
saran berkaitan dengan tugas akhir cake decoration dengan tema Woodland
Birthday Cake Decoration. Setelah seluruh rangkaian kegiatan tersebut
selesai, penulis dipersilakkan untuk membersihkan area kerja untuk
digunakan selanjutnya.
presentasi produk berlangsung.
74
berlangsung tepat selama 60 menit. Seluruh rangkaian presentasi produk yang
dilakukan penulis mendapatkan penilaian dan tinjauan dari penguji. Evaluasi
tersebut digunakan sebagai salah satu aspek kriteria untuk menentukan
pencapaian penulis dalam melakukan presentasi produk. Evaluasi tersebut
berupa kritik dan saran yang membangun dan disampaikan secara verbal.
Beberapa hasil evaluasi yang disampaikan oleh tim penguji diantaranya
adalah :
diperdalam lagi.
pohon utuh dan daun-daun kanopi untuk memperkuat tema
hutan yang diangkat.
dekorasi lilin, balon ataupun tulisan Happy Birthday.
4. Secara keseluruhan hasil akhir Woodland Birthday Cake
Decoration sudah bagus dan baik.
5. Pembuatan detail figur sudah baik
6. Kerapihan dan ketepatan waktu presentasi sudah baik.
75
bagian depan saja, melainkan harus di seluruh sisi sehingga
sudut pandang orang yang melihat bisa bervariasi.
76
Cake décor dengan tema Woodland Birthday Cake Decoration yang
dibuat sudah sesuai dengan sketsa desain yang telah dibuat penulis. Kegiatan
presentasi produk dilakukan dengan melakukan proses latihan selama 3 kali
dengan melakukan beberapa penyesuaian desain. Pembuatan tugas akhir
Woodland Birthday Cake Decoration merupakan aplikasi dari beberapa mata
kuliah manajemen patiseri yang telah dipelajari oleh penulis seperti teknik
menghias kue, food and beverage cost control dan seni kuliner patiseri.
Hambatan utama berupa kelembapan udara dan cuaca kota Bandung
yang kurang bersahabat pun dapat penulis atasi dengan baik. Secara
keseluruhan hasil akhir dari pembuatan Woodland Birthday Cake Decoration
sudah sesuai dengan ekspektasi penulis dan working plan yang dibuat.
B. Saran Penguji
tema Woodland Birthday Cake Decoration yang dibuat oleh penulis dirasa
sudah cukup baik. Namun aspek dari kue ulang tahun masih kurang
ditonjolkan. Hal ini bisa diatasi dengan penambahan beberapa ornamen
dekorasi yang sarat akan pesta ulang tahun seperti lilin, balon atau ucapan
Happy Birthday. Penguji juga memberikan saran untuk menambahkan
77
tema hutan yang diangkat oleh penulis. Pembuatan dekorasi juga seharusnya
dibuat di seluruh sisi kue tidak berfokus hanya pada bagian depan kue saja.
Pembuatan detail figurine dinilai sudah snagat baik oleh penguji. Selain itu,
penguji juga menyarankan untuk melapisi seluruh permukaan dan sisi cake
board agar terlihat lebih rapi. Penguji juga memberikan saran agar tetap
mempertahankan tekstur fondant yang elastis dan tidak kering bila nanti
digunakan untuk pembuatan dekorasi kue secara komersil.
78
Ilmu Populer.
Book, Murdoch. 2009. The Essential Guide to Cake Decorating. Australia:
Murdoch Books PTY Limited.
Diktat Food and Beverage Cost Control II STP NHI Bandung.
Doell, Shandy dan Linda Shonk. 2008. Picture Yourself Decorating Cakes. United
States: Thomson Course Technology PTR.
Garrett, Toba. 2012. Professional Cake Decorating. Hoboken, New Jersey: John
Wiley & Sons,Inc.
Goethe, Johann Wolfgang Von. 2006. Theory of Colours. Unites States: Dover
Books.
Hublet, Christopher. 2017. Hewan di Hutan. Jakarta: PT.Bhuana Ilmu Populer.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (edisi ke-2). 1995. Jakarta: Balai Pustaka
National Geographic. Tanpa tahun. Woodland. Diakses 27 Agustus dari
https://www.nationalgeographic.org
Pretty Witty Blog. Tanpa tahun. What Is The Difference Between Gum
Tragacanth, CMC and Tylose. Diakses 01 September dari
https://www.prettywittycakes.co.uk
Smith, Lindy. 2011. The Contemprary Cake Decorating Bible. United Kingdom:
UK Published.
Sterling, Justine. 2014. A Brief History of The Birthday Cake. United States.
Diakses 19 Agustus dari https://www.foodandwine.com.
79
LAMPIRAN
Tempat Lahir : Cirebon
Kab.Kuningan.
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Kuningan.
STP NHI Bandung 2015-sekarang
Januari 2018