Web view Menu Bar berisi daftar menu dan perintah yang bisa digunakan dalam Visual Basic,Main...

download Web view Menu Bar berisi daftar menu dan perintah yang bisa digunakan dalam Visual Basic,Main Toolbar

of 108

  • date post

    15-Nov-2019
  • Category

    Documents

  • view

    4
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Web view Menu Bar berisi daftar menu dan perintah yang bisa digunakan dalam Visual Basic,Main...

PENGENALAN VISUAL BASIC

Visual Basic adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi GUI (General User Interface) dimana pengguna komputer berkomunikasi dengan komputer tersebut menggunakan gambar/grafik.

Salah satu cara untuk mengaktifkan Visual Basic adalah menjalankannya dari Menu Start, pilih Microsoft Visual Basic 6.0 dan akhirnya pilih shortcut Microsoft Visual Basic 6.0.Setelah itu pilihlah Standard EXE, kemudian klik pada tombol Open. Maka akan muncul gambar dibawah ini:

Menu Bar berisi daftar menu dan perintah yang bisa digunakan dalam Visual Basic,Main Toolbar berisi perlengkapan dan fasilitas yang terdapat di Visual Basic.Toolbox berisi tools-tools yang sering digunakan dalam membuat program dalam Visual Basic dimana tools ini bisa ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan. Project Explorer adalah window yang berisi nama project nama-nama form dan digunakan untuk menambah dan mengurangi form. Properties Window digunakan untuk memodifikasi form atau objek yang aktif.

100

( 100 ) ( 100 )

PANDUAN PRAKTIKUM AB PRAK PTA 2019/2020

Dibawah ini kita akan membahas beberapa tools yang kita gunakan dalam praktikum ini:

1. Label : Kontrol yang digunakan untuk menampilkan teks yang tidak dapat diperbaiki oleh pemakaiprogram.

2. Text Box : Untuk menampilkan teks dan pemakai dapat berinteraksi dengannya.

3. Command Button : Untuk membuat sebuah tombol pelaksanaperintah.

4. Line : Untuk menggambargaris.

5. MaskEdBox : Untuk membuat kotakinputan.

Cara Menambahkan Maskedbox Pada Toolbox

1. Klik kanan pada toolbox yangkosong.

2. Setelah itu pilih Components, cari dan beri tanda ceklis pada Microsoft Masked Edit Control 6.0

3. Setelah itu klik Apply lalu klikOk.

Keterangan :

· Input merupakan tempat memasukkandata.

· Proses adalah inputan terakhir sebelum menghasilkan output (tempat memasukkankoding).

· Output adalah hasil yang didapat dari koding yang sudah dimasukkan dalamproses.

Cara mengganti nama pada Maskedbox, yaitu :

1. Double klik pada maskedbox yang ingin diganti namanya

2. Pada properties “Name” ganti MaskedBox1 dengan nama Persediaan BDP Awal

Logika memasukkan koding untuk contoh diatas, yaitu :

1. Untuk memulainya klik 2x pada proses yang pertama (MaskedBox2)

2. Ganti change pada pojok kanan atas menjadi LostFocus.

3. Setelah itu masukkan koding pada proses 1 yaitu pada Biaya Produksi.

Barang Dalam Proses = Val(Persediaan BDP Awal) + Val (Biaya Produksi)

4. Lalu masukkan koding pada proses kedua yaitu pada Persediaan BDP Akhir yaitu:

Harga Pokok Produksi = Val (Barang Dalam Proses) – Val (Persediaan BDP Akhir)

5. Setelah itu klik Start pada Main Toolbar untuk menjalankan program.

BAB I

HARGA POKOKPRODUKSI

A. Definisi Harga PokokProduksi

Harga Pokok Produksi adalah penjumlahan seluruh pengorbanan sumber ekonomi yang digunakan dalam pengolahan bahan baku menjadi produk. Suatu perusahaan perlu menentukan harga pokok produksi yang dihasilkan, karena harga pokok merupakan salah satu faktor yang ikut memengaruhi penentuan harga jual dasar penentuan kebijakan- kebijakan yang berhubungan dengan pengolahan perusahaan. Harga pokok produksi juga digunakan untuk menentukan besarnya keuntungan yang diperoleh suatu perusahaan. Suatu harga dapat diketahui jumlahnya dari jumlah biaya produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi suatu produktersebut.

Perhitungan harga pokok produksi di mulai dengan menjumlahkan biaya - biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik, sehingga diperoleh total biaya produksi yang dibebankan pada pekerjaan pada setiap periode. Untuk menghitung harga pokok produksi secara tepat dan teliti, maka biaya yang harus dikeluarkan harus diklasifikasi menurut aliran - aliran biaya itu sendiri. Di dalam akuntansi yang konvensional komponen harga pokok produksi terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overheadpabrik.

B. Komponen Biaya Harga PokokProduksi

Komponen biaya produksi dimulai dengan menghubungkan biaya ke tahap yang berbeda dalam operasi suatu bisnis. Total biaya produksi terdiri dari dua elemen yaitu, biaya manufaktur dan biaya komersial. Biaya manufaktur dapat disebut juga biaya produksi atau biaya pabrik, biasanya didefinisikan sebagai jumlah dari tiga elemen biaya, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overheadpabrik.

Biaya bahan baku disebut pula dengan istilah biaya utama (prime cost), sedangkan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik disebut dengan

istilah biaya konversi (conversion cost), yang merupakan biaya untuk mengkonversi (mengubah) bahan baku menjadi produk jadi. (Mulyadi,2005:14)

Sedangkan biaya komersial (commercial expenses) adalah biaya yang timbul diluar dari kegiatan produksi seperti biaya pemasaran dan biaya administrasi dan umum.

· Biaya BahanBaku

Biaya ini timbul karena adanya pemakaian bahan baku. Biaya bahan baku merupakan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi untuk membuat barang atau produk. Biaya bahan baku merupakan bagian dari harga pokok barang jadi yang akan dibuat.

· Biaya Tenaga KerjaLangsung

Biaya ini timbul karena pemakaian tenaga kerja yang dipergunakan untuk mengolah bahan menjadi barang jadi. Biaya tenaga kerja langsung merupakan gaji dan upah yang diberikan kepada tenaga kerja yang terlibat langsung dalam pengolahanbarang.

· Biaya OverheadPabrik

Biaya ini timbul akibat pemakaian fasilitas untuk mengolah barang berupa mesin, alat-alat, tempat kerja dan kemudahan lain. Dalam kenyataannya dan sesuai dengan label tersebut, kemudian biaya overhead pabrik adalah biaya - biaya selain dari biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.

CONTOH KASUS HARGA POKOK PRODUKSI

PT. MSG bergerak dibidang pembuatan TAS. Pada bulan Maret 2019 perusahaan memproduksi 200 unit TAS dengan harga Rp. 300.000 per unit. Dengan data sebagai berikut :

a) Pembelian bahan baku Rp 2.500.000, dan bahan penolong 15% dari pembelian bahan baku.

b) Ongkos angkut pembelian Rp 300.000

c) Potongan pembelian 2% dari pembelian bahan baku.

d) Perusahaan menggaji 10 orang karyawan dengan gaji Rp 500.000 Per bulan dan seorang manajer sebesar Rp 1.500.000.

e) Perusahaan mengeluarkan biaya listrik pabrik Rp 350.000, biaya penyusutan pabrik Rp 200.000, biaya asuransi pabrik Rp 100.000, biaya lain-lain Rp 250.000.

f) Biaya administrasi dan umum sebesar Rp 500.000, biaya pemasaran Rp 1.200.000.

g) Pajak sebesar 10%.

h) 5% dari penjualan adalah potongan penjualan.

Dibawah ini adalah data data mengenai nilai persediaan perusahaan :

PERSEDIAAN

AWAL

AKHIR

Bahan Baku

Rp 500.000

Rp 300.000

Barang dalam Proses

Rp 400.000

Rp 300.000

Barang Jadi

Rp 700.000

Rp 600.000

Diminta :

1. Hitung besarnya biaya bahan baku!

2. Hitung biaya overhead pabrik!

3. Hitung biaya produksi!

4. Hitung harga pokok produksi!

5. Hitung harga pokok penjualan!

6. Buat laporan laba rugi!

JAWABAN

CONTOH KASUS

1. Menghitung besarnya Biaya Bahan Baku

Persediaan bahan baku awal Rp 500.000

Pembelian bahan baku Rp 2.500.000

Ongkos angkut pembelian Rp 300.000 +

Rp 2.800.000

Potongan Pembelian Rp 50.000 -

Pembelian Bersih Rp 2.750.000 +

Bahan baku siap digunakan Rp 3.250.000

Persediaan bahan baku akhir Rp 300.000 –

Biaya bahan baku Rp 2.950.000

2. Menghitung besarnya Biaya Overhead Pabrik

Bahan penolong Rp 375.000

Biaya tenaga kerja tak langsung Rp 1.500.000

Biaya listrik pabrik Rp 350.000

Biaya penyusutan pabrik Rp 200.000

Biaya asuransi Rp 100.000

Biaya pabrik lain-lain Rp 250.000 +

Biaya Overhead Pabrik Rp 2.775.000

3. Menghitung besarnya Biaya Produksi

Biaya bahan baku Rp 2.950.000

Biaya tenaga kerja langsung Rp 5.000.000

Biaya overhead pabrik Rp 2.775.000 +

Biaya Produksi Rp 10.725.000

4. Menghitung besarnya Harga Pokok Produksi

Persediaan BDP awal Rp 400.000

Biaya produksi Rp 10.725.000 +

Barang dalam proses Rp 11.125.000

Persediaan BDP akhir Rp 300.000 -

Harga Pokok Produksi Rp 10.825.000

5. Menghitung besarnya Harga Pokok Penjualan

Persediaan barang jadi awal Rp 700.000

Harga pokok produksi Rp 10.825.000 +

Barang tersedia untuk dijual Rp 11.525.000

Persediaan barang jadi akhir Rp 600.000 -

Harga Pokok Penjualan Rp 10.925.000

6. Membuat Laporan Laba Rugi

PT. MSG

Laporan Laba Rugi

Maret 2019

Penjualan (200 X Rp 300.000) Rp 60.000.000

Potongan penjualan (5% X Rp 60.000.000) Rp 3.000.000 -

Penjualan bersih Rp 57.000.000

Harga pokok penjualan Rp 10.925.000 -

Laba kotor Rp 46.075.000

Biaya Usaha :

Biaya administrasi dan umum Rp 500.000

Biaya pemasaran Rp 1.200.000 +

Jumlah biaya usaha Rp 1.700.000 -

Laba sebelum pajak Rp 44.375.000

Pajak (10% X Rp 44.375.000) Rp 4.437.500 -

Laba setelah pajak Rp 39.937.500

KASUS I

HARGA POKOK PRODUKSI

PT. ADB bergerak dibidang pembuatan SEPATU. Pada bulan April 2019 perusahaan memproduksi 200 unit SEPATU dengan harga Rp 250.0