Water Pass

download Water Pass

of 20

  • date post

    01-Dec-2014
  • Category

    Documents

  • view

    105
  • download

    15

Embed Size (px)

Transcript of Water Pass

Laboratorium Ilmu Ukur Tanah

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN

PENGUKURAN MENYIPAT DATAR / WATERPASSSURVEYOR : KELOMPOK IV TYPE ALAT/NO.: TANGGAL : 27 JUNI 2011 NO. TITIK TINGGI PESAWAT (mm) STASIUN PATOK ARAH CUACA HALAMAN JENIS POLIGON PEMBACAAN MISTAR MUKA / DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7 8 30 9 10 30 11 12 0 : CERAH :1 : TERBUKA BEDA TINGGI (m) DAERAH : KAMPUS UNHAS LOKASI : DEPAN POLITEKNIK

BELAKANG TENGAH 4 2265 ATAS BAWAH 5 2415 2115

JARAK (m)

JARAK OPTIS (m)

TINGGI TITIK (m)

KET

1

2 Bm

3

P0 P1 a b c d 1 2 3 4 5 6

1300 855 1225 1520 1975 1595 1385 1472 1250 1288 1885 1320 930 780 1230 1220 1530 1510 1988 1962 1610 1580 1400 1370 1505 1439 1290 1210 1332 1244 1935 1835 1370 1270 15 1.35 2.16 2.65 3.07 3.22 6.9 8.2 9.14 9.65 10.14 15 1 2 2.6 3 3 6.6 8 8.8 10 10 188 94 94 94 94 274 274 274 274 274 274

Sketsa :

DIPERIKSA :

Laboratorium Ilmu Ukur Tanah

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN

PENGUKURAN MENYIPAT DATAR / WATERPASSSURVEYOR : KELOMPOK II TYPE ALAT/NO.: TANGGAL : 27 JUNI 2011 NO. TITIK TINGGI PESAWAT (mm) STASIUN PATOK ARAH CUACA HALAMAN JENIS POLIGON PEMBACAAN MISTAR MUKA / DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7 8 15 9 10 15 11 12 0 : CERAH :2 : TERBUKA BEDA TINGGI (m) DAERAH : KAMPUS UNHAS LOKASI : DEPAN POLITEKNIK

BELAKANG TENGAH 4 1745 ATAS BAWAH 5 1820 1670

JARAK (m)

JARAK OPTIS (m)

TINGGI TITIK (m)

KET

1

2 P0

3

P1 P2 a b c d 1 2 3 4 5 6

1300 865 1198 1515 1885 1505 1435 1535 1295 1406 1940 1365 940 790 1205 1191 1525 1505 1900 1870 1525 1485 1450 1420 1565 1505 1335 1255 1450 1362 1990 1890 1415 1315 15 1.5 2.4 2.95 3.4 3.2 6.3 7.8 8.8 9.5 9.9 15 1.4 2 3 4 3 6 8 8.8 10 10 183 91.5 91.5 91.5 91.5 271.5 271.5 271.5 271.5 271.5 271.5

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN

PENGUKURAN MENYIPAT DATAR / WATERPASSSURVEYOR : KELOMPOK II CUACA : CERAH DAERAH : KAMPUS UNHAS TYPE ALAT/NO.: HALAMAN :3 LOKASI : DEPAN POLITEKNIK TANGGAL : 27 JUNI 2011 JENIS POLIGON : TERBUKA NO. TITIK PEMBACAAN MISTAR TINGGI BEDA JARAK TINGGI BELAKANG MUKA / DETAIL JARAK TINGGI OPTIS TITIK KET (m) ATAS ATAS (m) (m) (m) TENGAH TENGAH BAWAH BAWAH 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1840 P1 1765 15 15 0 1690 P2 P3 a b c d 1 2 3 4 5 6 PESAW AT (mm) 1330 875 1205 1408 1825 1938 1465 1555 1470 1445 1990 1510 950 800 1210 1200 1418 1398 1840 1810 1955 1921 1480 1450 1585 1525 1510 1430 1490 1400 2040 1940 1560 1460 15 1.56 2.2 2.7 3.3 3.3 6.6 8 9.2 9.6 10.3 15 1 2 3 3.4 3 6 8 9 10 10 186 93 93 93 93 273 273 273 273 273 273 ARAH

STASIU N PATOK

Sketsa :

DIPERIKSA :

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN

PENGUKURAN MENYIPAT DATAR / WATERPASSSURVEYOR : KELOMPOK II CUACA : CERAH DAERAH : KAMPUS UNHAS TYPE ALAT/NO.: HALAMAN :4 LOKASI : DEPAN POLITEKNIK TANGGAL : 27 JUNI 2011 JENIS POLIGON : TERBUKA NO. TITIK PEMBACAAN MISTAR TINGGI BEDA JARAK TINGGI BELAKANG MUKA / DETAIL JARAK TINGGI OPTIS TITIK KET (m) ATAS ATAS (m) (m) (m) TENGAH TENGAH BAWAH BAWAH 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1850 P2 1775 15 15 0 1700 P3 P4 a b c d 1 2 3 4 5 6 PESAW AT (mm) 1320 865 1323 1425 1838 1420 1455 1640 1630 1655 2190 1650 940 790 1330 1316 1435 1415 1850 1826 1435 1405 1470 1440 1675 1605 1670 1590 1700 1610 2240 2140 1700 1600 15 1.4 2.2 2.6 3.1 3.1 6.6 8.2 9.3 9.8 10.4 15 1.4 2 2.4 3 3 7 8 9 10 10 185 92.5 92.5 92.5 92.5 272.5 272.5 272.5 272.5 272.5 272.5 ARAH

STASIU N PATOK

Sketsa :

DIPERIKSA :

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN

PENGUKURAN MENYIPAT DATAR / WATERPASSSURVEYOR : KELOMPOK II CUACA : CERAH DAERAH : KAMPUS UNHAS TYPE ALAT/NO.: HALAMAN :5 LOKASI : DEPAN POLITEKNIK TANGGAL : 27 JUNI 2011 JENIS POLIGON : TERBUKA NO. TITIK PEMBACAAN MISTAR TINGGI BEDA JARAK TINGGI BELAKANG MUKA / DETAIL JARAK TINGGI OPTIS TITIK KET (m) ATAS ATAS (m) (m) (m) TENGAH TENGAH BAWAH BAWAH 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1840 P4 P3 1310 1765 15 15 0 1690 1260 a 1250 1.73 2 91.5 1240 1460 b 1450 2.4 2 91.5 1440 1840 c 1825 3 3 91.5 1810 1478 d 1460 3.4 3.6 91.5 1442 1455 1 1440 3 3 271.5 1425 1595 2 1560 6.65 7 271.5 1525 1540 3 1500 7.9 8 271.5 1460 1695 4 1650 9.2 9 271.5 1605 2255 5 2207 9.75 9.6 271.5 2159 1670 6 1620 10.2 10 271.5 1570 PESAW AT (mm) ARAH

STASIU N PATOK

Sketsa :

DIPERIKSA :

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH

REKAPITULASI KEMIRINGAN DETAIL

Patok detail c

Kemiringan (%) 1.80

Patok detail c

Kemiringan (%) 0.70

Patok detail c

Kemiringan (%) -0.50

Patok detail c

Kemiringan (%) 1.90

b 1.30 a -0.50 P0 -0.30 1 1.10 2 0.90 3

b 0.50 a -0.70 P1 0.30 1 -0.50 2 -0.90 3

b -0.10 a -0.50 P2 0.70 1 -0.30 2 -0.90 3

b 2.50 a 5.10 P3 -1.90 1 -0.30 2 1.70 3

Patok detail c

Kemiringan (%) -2.10

Patok detail c

Kemiringan (%) 1.10

Patok detail c

Kemiringan (%) 2.10

b 2.10 a 1.30 P4 2.10 1 1.50 2 3.50 3

b 0.10 a 2.70 P5 0.70 1 1.90 2 -0.10 3

b 3.50 a 1.70 P6 2.50 1 2.10 2 2.50 3

KELOMPOK XXXVI

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH

REKAPITULASI TINGGI DETAIL Patok detail P0 a b c 1 2 3 P1 a b c 1 2 3 P2 a b c 1 2 3 P3 a b c 1 2 3 P4 a b c 1 2 3 P5 a b c 1 2 3 P6 a b c 1 2 3 10.865 11.040 11.145 10.655 10.550 10.425 10.512 10.517 10.572 10.342 10.247 10.252 9.813 9.918 9.813 9.643 9.568 9.393 9.545 9.670 9.765 9.385 9.400 9.315 10.222 10.217 10.192 10.212 10.227 10.272 10.723 10.748 10.783 10.743 10.768 10.813 11.265 11.330 11.420 11.305 11.250 11.205 Tinggi Detail (m)

REKAPITULASI BEDA TINGGI DETAIL Patok detail a b c P0 1 2 3 a b c P1 1 2 3 a b c P2 1 2 3 a b c P3 1 2 3 a b c P4 1 2 3 a b c P5 1 2 3 a b c P6 1 2 3 -0.125 -0.230 -0.355 -0.035 -0.130 -0.125 0.085 0.260 0.365 -0.105 -0.180 -0.355 0.135 0.140 0.195 0.095 0.110 0.025 0.065 0.170 0.065 -0.035 -0.020 0.025 0.255 0.380 0.475 -0.015 0.010 0.055 -0.025 -0.030 -0.055 0.015 -0.040 -0.085 -0.035 -0.010 0.025 Beda tinggi (m) -0.025 0.040 0.130

KELOMPOK XXXVI

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH

2.10 REKAP PERHITUNGAN REKAPITULASI JARAK OPTIS DETAIL Patok detail P0 a b c 1 2 3 P1 a b c 1 2 3 P2 a b c 1 2 3 P3 a b c 1 2 3 P4 a b c 1 2 3 P5 a b c 1 2 3 P6 a b c 1 2 3 5 10 15 5 10 15 5 10 15 5 10 15 5 10 15 5 10 15 5 10 15 5 10 15 5 10 15 5 10 15 5 10 15 5 10 15 Patok Utama P0 P1 P2 P3 P4 P5 P6 Tinggi Patok (m) 11.29 10.7583 10.25 9.29 9.75 10.377 10.78 5 10 15 5 10 15 REKAPITULASI TINGGI PATOK UTAMA Jarak Optis (m) REKAPITULASI JARAK OPTIS PATOK UTAMA Patok Utama P0 - P1 P1 - P2 P2 - P3 P3 - P4 P4 - P5 P5 - P6 Jarak optis (m) 30 30 30 30 30 30

REKAPITULASI KEMIRINGAN PATOK UTAMA Patok Utama P0 - P1 P1 - P2 P2 - P3 P3 - P4 P4 - P5 P5 - P6 Jarak optis (m) 1.772 1.706 3.189 -1.528 -2.094 -1.344

KELOMPOK XXXVI

LABORATORIUM UKUR TANAH

1.2. Perhitungan Profil Memanjang 1.2.1. Perhitungan Jarak Optis Patok Utama D = (Ba - Bb) x 100 Dimana:D = Jarak optis antara patok (mm) Ba = Benang atas (mm) Bb = Benang bawah (mm) a. Perhitungan Jarak Optis Pergi (D pergi) P0 - P1 : D1 = ( 930 P1 - P2 : D2 = ( 940 P2 - P3 : D3 = ( 950 P3 - P4 : D4 = ( 940

-

780 790 800 790

) ) ) )

x x x x

100 100 100 100

= = = =

15000 15000 15000 15000

mm mm mm mm D

= = = = =

15 15 15 15 60

b. Perhitungan Jarak Optis Pulang (D pulang) P4 - P3 : D4 = ( 1840 P3 - P2 : D3 = ( 1850 P2 - P1 : D2 = ( 1840 P1 - P0 : D1 = ( 1820

-

1690 1700 1690 1670

) ) ) )

x x x x

100 100 100 100

= = = =

15000 15000 15000 15000

mm mm mm mm D

= = = = =

15 15 15 15 60

c. Perhitungan Jarak Optis Rata-Rata Patok Utama D rata-rata= 1/2 . (Dpergi + Dpulang) Dimana:D Dpergi Dpulang D1 D2 D3 D4 = = = = 1/2 1/2 1/2 1/2 ( ( ( ( = Jarak optis rata-rata antara patok (mm) = Jarak optis antara patok pada pengukuran pergi (mm) = Jarak optis antara patok pada pengukuran pulang (mm) 15000 15000 15000 15000 + + + + 15000 15000 15000 15000 ) ) ) ) = = = = 15000 15000 15000 15000 D = = = = = 15.0 15.0 15.0 15.0 60.0 m m m m m

1.2.2. Perhitungan Beda Tinggi Patok Utama a. Perhitungan Beda Tinggi Pergi (H Pergi) H pergi = Tp - Bt muka = = = = = = = Beda tinggi antara patok utama (mm) Tinggi pesawat (mm) Pembacaan benang tengah patok muka (mm) 1300 1300 1330 1320 855 865 875 865 H = = = = = 445 435 455 455 1790 mm mm mm mm mm = = = = = 0.445 0.435 0.455 0.455 1.790 m m m m m

Dimana:H pergi Tp Btm P0 - P1 P1 - P2 P2 - P3 P3 - P4 : : : : H1 H2 H3 H4

69220821.xls.ms_office

LABORATORIUM UKUR TANAH

b. Perhitungan Beda Tinggi Pulang (H Pulang) H pulang = Tp - Btb Dimana:H pulang Tp Btb P4 - P3 P3 - P2 P2 - P1 P1 - P0 : : : : H4 H3 H2 H1 = = = = = = = Beda tinggi antara patok utama (mm) Tinggi pesawat (mm) Pembacaan benang tengah patok belakang (mm) 1310 1320 1330 1300 1765 1775 1765 1745 H = = = = = -455.0 -455.0 -435.0 -445.0 -1790.0 mm mm mm mm mm = = = = = -0.455 -0.455 -0.435 -0.445 -1.790 m m m m m

c. Perhitungan Beda Tinggi Rata-Rata Patok Utama H = 1/2 . (Hpergi - Hpulang) Dimana:H Hpergi Hpulang H1 H2 H3 H4 = = = = 1/2 1/2 1/2 1/2 x x x x = = = ( ( ( ( Beda tinggi rata-rata antara patok utama (mm) Beda tinggi antara patok utama pengukuran pergi (mm) Beda tinggi antara patok utama pengukuran pulang (mm) 445 435 455 455 -445.0 -435.0 -455.0 -455.0 H ) ) ) ) = = = = = 445.00 435.00 455.00 455.00 1790.0 mm mm mm mm mm = = = = = 0.4450 0.4350 0.4550 0.4550 1.7900 m m m m m

1.2.3. Perhitungan Koreksi a. Kesalahan