Virtualisasi Storange Dan Network

of 20/20
MAKALAH ANALISIS PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER “VIRTUALISASI STORANGE DAN NETWORK” Oleh Kelompok 3 : Fitria Asma Rina Febri Satri Nanda Yuci Safitri Syafni Yulia Devani Miftahul Ilmi Eka Prasetyo Syarif Hariselmi Stevani Amelia Riski Mahendri Putra Kurniati Rahmadani Epi Suryani Randi Proska Sandra PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2015
  • date post

    08-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    37
  • download

    3

Embed Size (px)

description

Virtualisasi Storange Dan Network

Transcript of Virtualisasi Storange Dan Network

  • MAKALAH

    ANALISIS PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER

    VIRTUALISASI STORANGE DAN NETWORK

    Oleh Kelompok 3 :

    Fitria Asma Rina

    Febri Satri Nanda

    Yuci Safitri

    Syafni Yulia Devani

    Miftahul Ilmi

    Eka Prasetyo Syarif

    Hariselmi

    Stevani Amelia

    Riski Mahendri Putra

    Kurniati Rahmadani

    Epi Suryani

    Randi Proska Sandra

    PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA

    FAKULTAS TEKNIK

    UNIVERSITAS NEGERI PADANG

    2015

  • KATA PENGANTAR

    Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan

    segenap kekuatan dan kesanggupan, sehingga penulis dapat menyelesaikan

    makalah ini.

    Dalam makalah ini, penulis mengangkat judul Virtualisasi Storange dan

    Network Makalah ini dibuat untuk memenuhi hak penulis terhadap tugas yang

    diberikan oleh dosen dalam mata kuliah Analisi Perancangan Jaringan Komputer.

    Makalah ini membahas mengenai Virtualisasi Storange dan Network yang sudah

    banyak dipakai dan diterapkan terhadap teknologi saat ini.

    Sebenarnya makalah ini tidak dapat berjalan dengan baik tanpa dukungan

    berbagai pihak. Penulis mengucapkan terima kasih kepada orang tua kepada orang

    tua yang senantiasa mendoaakan dan memberikan keleluasaan bagi penulis untuk

    berkarya, dan kepada rekan-rekan kelompok 3 yang saling bekerjasama dan saling

    memberi dukungan dalam penulisan makalah ini.

    Akhir kata, penulis pun menyadari Tak ada gading yang tak retak.

    Dalam hal ini, penulis menyadari akan kemungkinan kekurangan dan juga

    kesalahan pada makalah ini. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran

    yang membangun guna penyempurnaan makalah ini pada masa yang akan datang.

    Padang, 1 April 2015

    Penulis

  • DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR .................................................................................... i

    DAFTAR ISI .................................................................................................. ii

    BAB I PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang .................................................................................... 1

    B. Rumusan Masalah ............................................................................... 2

    C. Tujuan .................................................................................................. 2

    D. Manfaat................................................................................................ 2

    BAB II PEMBAHASAN

    A. VIRTUAL STORAGE ........................................................................ 3

    1. Pengertian Virtual Storage ............................................................. 3

    2. Implementasi Memori Virtual ........................................................ 4

    3. Keuntungan Penggunaan Memori Virtual...................................... 6

    4. Macam-macam Virtualisasi Storage .............................................. 7

    B. VIRTUAL NETWORK....................................................................... 8

    1. Pengertian Virtualisasi Network .................................................... 8

    2. Konsep VmWare virtual networking ........................................... 10

    3. Perangkat-perangkat yang Membangun Jaringan Virtual ............ 11

    4. Komponen VMware Infrastruktur Networking ........................... 13

    BAB III PENUTUP

  • A. Kesimpulan .................................................................................. 15

    B. Saran ............................................................................................ 15

    DAFTAR PUSTAKA .................................................................................. 16

  • BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Secara sederhana virtualisasi itu membuat komputer yang sifatnya fisik

    menjadi virtual. Virtualisasi sudah dikenal dan dipergunakan secara luas sejak

    1960-an, dan telah diaplikasikan kepada beberapa sistem komputer. Secara

    umum semua teknologi virtualisasi mengacu kepada menyembunyikan detail

    teknis melalui enkapsulasi. Saat ini terdapat beberapa Aplikasi yang bisa

    menjalankan kebutuhan virtualisasi, seperti VM Ware dan Microsoft Hyper-V.

    Kedua aplikasi tersebut sangat populer saat ini, dan telah menjadi pilihan

    untuk menerapkan Virtualisasi Server sebagai upaya untuk menekan

    anggaran belanja IT.

    Selama bertahun-tahun, inti dari pelaksanaan manajemen memori

    adalah menempatkansemua bagian proses yang akan dijalankan ke dalam

    memori sebelum proses dapat mulaidieksekusi. Dengan demikian semua

    bagian proses tersebut harus memiliki alokasi sendiridi dalam memori fisik.

    Pada kenyataannya tidak semua bagian dari program tersebut akandiproses,

    misalnya : Ada pernyataan-pernyataan atau pilihan yang hanya akan

    dieksekusi jika kondisi tertentu dipenuhi, terdapat fungsi-fungsi yang jarang

    digunakan, pengalokasianmemori yang lebih besar dari yang sebenarnya

    dibutuhkan.

    Pada memori berkapasitas besar, hal-hal ini tidak akan menjadi

    masalah. Namun padamemori dengan kapasitas yang sangat terbatas, hal ini

    akan menurunkan optimalisasiutilitas dari ruang memori fisik (memori

    utama). Setiap program yang dijalankan harus berada di memori. Memori

    merupakan suatu tempat penyimpanan utama (primary storage)yang bersifat

    sementara (volatile). Ukuran memori yang terbatas dapat

    menimbulkanmasalah bagaimana menempatkan program yang berukuran yang

    lebih besar dari ukuranmemori fisik (memori utama) dan masalah penerapan

  • multiprogramming yang membutuhkan tempat yang lebih besar di memori.

    Oleh karena itu dibutuhkan suatumemori tambahan atau memori virtual yang

    dikenal dengan sebutan virtual memori.

    B. Rumusan Masalah

    1. Apakah pengertian dari virtual storage?

    2. Bagaimana cara mengimplementasikan memori virtual?

    3. Apakah keuntungan dari penggunaan memori virtual?

    4. Apa saja bentuk-bentuk virtualisasi storage?

    5. Apakah pengertian dari virtual network?

    6. Bagaimana konsep VmWare virtual networking ?

    7. Apa saja perangkat-perangkat yang membangun jaringan virtual ?

    8. Apa saja komponen VMware infrastruktur networking ?

    C. Tujuan

    1. Dapat memahami pengertian dari virtual storage.

    2. Dapat mengetahui cara mengmplementasikan memori virtual

    3. Dapat mengetahui keuntungan menggunakan memori virtual

    4. Dapat mengetahui bentuk-bentuk virtualisasi storage

    5. Dapat mengetahui pengertian dari virtualisasi network

    6. Dapat mengetahui konsep dari VMware virtual network.

    7. Dapat mengetahui perangkat yang membangun jaringan virtual

    8. Dapat mengetahui komponen VMware infrastruktur networking.

    D. Manfaat

    1. Dapat memberikan pengetahuan dan informasi tentang virtualisasi storage.

    2. Dapat memberikan pengetahuan dan informasi tentang visrtualisasi

    network.

  • BAB II

    PEMBAHASAN

    A. VIRTUAL MEMORI ( VIRTUAL STORAGE )

    1. Pengertian Virtual Storage

    Memori virtual adalah suatu teknik yang memisahkan antara

    memori logis dan memori fisiknya. Teknik ini menyembunyikan aspek-

    aspek fisik memori dari pengguna dengan menjadikan memori sebagai

    lokasi alamat virtual berupa byte yang tidak terbatas dan menaruh

    beberapa bagian dari memori virtual yang berada di memori logis.

    Konsep memori virtual dikemukakan pertama kali oleh John

    Fotheringham pada tahun 1961 dengan menggunakan dynamic storage

    allocation pada sistem komputer atlas di Universitas Manchester.

    Sedangkan istilah memori virtual dipopulerkan oleh Peter J. Denning yang

    mengambil istilah 'virtual' dari dunia optik.

    Gambar 1 Memori virtual lebih besar ukurannya dari memori fisik

    Memori merupakan suatu tempat penyimpanan utama (primary

    storage) yang bersifat sementara (volatile). Ukuran memori yang terbatas

    menimbulkan masalah bagaimana menempatkan program yang berukuran

  • lebih besar dari ukuran memori fisik dan masalah penerapan

    multiprogramming yang membutuhkan tempat lebih besar di memori.

    Dengan pengaturan oleh sistem operasi dan didukung perangkat keras,

    memori virtual dapat mengatasi masalah kebutuhan memori tersebut.

    Memori virtual melakukan pemisahan dengan menaruh memori logis ke

    disk sekunder dan hanya membawa halaman yang diperlukan ke memori

    utama.

    Prinsip dari memori virtual yang perlu diingat adalah bahwa

    "Kecepatan maksimum eksekusi proses di memori virtual dapat sama,

    tetapi tidak pernah melampaui kecepatan eksekusi proses yang sama di

    sistem yang tidak menggunakan memori virtual.

    2. Memori virtual dapat diimplementasikan dengan dua cara:

    a. Demand paging.

    Menerapkan konsep pemberian halaman pada proses. Demand paging

    adalah salah satu implementasi dari memori virtual yang paling umum

    digunakan. Demand paging pada prinsipnya hampir sama dengan

    permintaan halaman (paging) hanya saja halaman (page) tidak akan

    dibawa ke dalam memori fisik sampai ia benar-benar diperlukan.

    Penanganan Kesalahan pada Demand Paging

    1) CPU mengambil instruksi dari memori untuk dijalankan.

    2) Terjadi interupsi kesalahan halaman, maka interupsi itu

    menyebabkan trap pada sistem operasi.

    3) Jika referensi alamat yang diberikan ke sistem operasi ilegal

    atau dengan kata lain halaman yang ingin diakses tidak ada

    maka proses akan dihentikan. Jika referensi legal maka

    halaman yang diinginkan diambil dari disk.

    4) Halaman yang diinginkan dibawa ke memori fisik.

  • 5) Mengatur ulang tabel halaman sesuai dengan kondisi yang

    baru. Jika tidak terdapat ruang di memori fisik untuk menaruh

    halaman yang baru maka dilakukan penggantian halaman

    dengan memilih salah satu halaman.

    6) Setelah halaman yang diinginkan sudah dibawa ke memori

    fisik maka proses dapat diulang.

    Kelebihan Demand Paging

    1) Memori virtual yang besar. Memori logis tidak lagi terbatas

    pada ukuran memori fisik. Hal ini berarti bahwa besar suatu

    program tidak akan terbatas hanya pada ukuran memori fisik

    tersedia.

    2) Penggunaan memori yang lebih efisien. Bagian program yang

    dibawa ke memori fisik hanyalah bagian program yang

    dibutuhkan sementara bagian lain yang jarang digunakan tidak

    akan dibawa.

    3) Meningkatkan derajat multiprogamming.

    Derajat multiprogramming menunjukkan banyaknya proses

    yang berada di memori fisik.

    4) Penggunaan I/O yang lebih sedikit. Hal ini dapat terjadi karena

    permintaan halaman hanya membawa bagian yang diperlukan

    dari suatu program.

    b. Demand segmentation

    Demand Segmentation lebih kompleks diterapkan ukuran

    segmen yang bervariasi. Segmentasi adalah sebuah bagian dari

    managemen memori yang mengatur pengalamatan dari memori yang

    terdiri dari segmen-segmen. Keuntungan dari segmentasi adalah

    menyangkut masalah pembagian penggunaan kode atau data.

  • Setiap proses mempunyai tabel segmen yang digunakan oleh

    dispatcher untuk menentukan tabel segmen dari perangkat keras yang

    mana akan digunakan ketika proses yang bersangkutan di eksekusi

    oleh CPU. Segmen akan berbagi ketika anggota dari elemen tabel

    segmen yang berasal dari dua proses yang berbeda menunjuk ke lokasi

    fisik yang sama. Pembagian tersebut terjadi pada level segmen, maka,

    informasi apa pun dapat dibagi jika didefinisikan pada level segmen.

    Kinerja

    Dalam proses demand paging, jika terjadi page fault maka

    diperlukan waktu yang lebih lambat untuk mengakses memori

    daripada jika tidak terjadi page fault. Hal ini dikarenakan perlu

    adanya penanganan page fault itu sendiri. Kinerja demand paging

    ini dapat dihitung dengan menggunakan effective access time yang

    dirumuskan sebagai berikut:

    effective access time = (1 p) x ma + p x page fault time

    3. Beberapa keuntungan penggunaan memori virtual adalah sebagai

    berikut:

    a. Berkurangnya proses I/O yang dibutuhkan . Misalnya untuk program

    butuh membaca dari disk dan memasukkan dalam memory setiap kali

    diakses.

    b. Ruang menjadi lebih leluasa karena berkurangnya memori fisik yang

    digunakan. Contoh, untuk program 10 MB tidak seluruh bagian

    dimasukkan dalam memori fisik. Pesan-pesan error hanya dimasukkan

    jika terjadi error.

    c. Meningkatnya respon, karena menurunnya beban I/O dan memori.

    d. Bertambahnya jumlah pengguna yang dapat dilayani.

  • 4. Macam macam Virtualisasi storange pada :

    a. Virtual Memory Di Windows

    Pada komputer jumlah memory yang tersedia adalah jumlah

    antara memory fisik/RAM dengan virtual memory. Virtual memory

    adalah sebuah porsi pada hard disk yang di-set menyerupai RAM oleh

    system. Virtual memory merupakan ruang penyimpanan sementara

    yang digunakan untuk menjalankan program yang membutuhkan

    memory yang lebih besar dari memory fisik.

    Windows merekomendasikan ukuran minimal dari vitual

    memory adalah 1.5 kali dari memory fisik. Jika anda memiliki

    beberapa harddisk, misal hardisk pertama adalah C: dan harddisk

    kedua adalah D: dan anda jarang menggunakan drive D:, anda dapat

    memindahkan virtual memory ke drive D:. Memindahkan virtual

    memory ke harddisk yang jarang digunakan akan sedikit meningkatkan

    performa.

    Cara Kerja

    Virtual Memory digunakan dengan membuat suatu file khusus

    yang disebut swapfile atau paging file. Virtual memory digunakan

    pada saat operating system kehabisan memory, dimana o.s. akan

    memindahkan data yang paling terakhir diakses ke dalam swapfile

    di hardisk. Hal ini mengosongkan/ membebaskan beberapa ruang

    kosong pada memory untuk aplikasi yang akan digunakan

    selanjutnya. Operating system akan melakukan hal ini secara terus

    menerus ketika data baru diisi pada ram.

    b. Virtual Memory Di Linux

    Managemen Memori di Linux

    Memori managemen merupakan salah satu bagian terpenting

    dalam sistem operasi. Karena adanya keterbatasan memori,

  • diperlukan suatu strategi dalam menangani masalah ini. Jalan

    keluarnya adalah dengan menggunakan memori virtual. Dengan

    memori virtual, memori tampak lebih besar daripada ukuran yang

    sebenarnya.

    Ruang alamat yang besar

    Sistem operasi membuat memori terlihat lebih besar daripada

    ukuran memori sebenarnya. Memori virtual bisa beberapa kali

    lebih besar daripada memori fisiknya.

    Pembagian memori fisik yang adil

    Managemen memori membuat pembagian yang adil dalam

    pengalokasian memori antara proses-proses.

    Virtual PFN

    PFN fisik

    informasi akses page dari page tersebut

    Untuk menerjemahkan alamat virtual ke alamat fisik,

    pertama-tama CPU harus menangani alamat virtual PFN dan

    offsetnya di virtual page. CPU mencari tabel page proses dan

    mancari anggota yang sesuai degan virtual PFN. Ini memberikan

    PFN fisik yang dicari. CPU kemudian mengambil PFN fisik dan

    mengalikannya dengan besar page untuk mendapat alamat basis

    page tersebut di dalam memori fisik. Terakhir, CPU menambahkan

    offset ke instruksi atau data yang dibutuhkan. Dengan cara ini,

    memori virtual dapat dimap ke page fisik dengan urutan yang

    teracak.

    B. Virtual Network

    1. Pengertian

    Virtual network adalah jaringan komputer yang terdiri dari

    jaringan virtual yang saling terhubung (virtual network link). Virtual

  • Network Link adalah hubungan yang terjadi tanpa koneksi fisik (kabel

    atau nirkabel) antara dua perangkat komputer, tetapi diimplementasikan

    dengan menggunakan metode virtualisasi jaringan.

    Bentuk umum dari virtualisasi jaringan terdiri dari 2 bagian :

    a. Protocol-based, misalnya VLAN, VPN, dan VPLS

    Sebuah VLAN dapat dibuat dengan partisi LAN fisik menjadi

    beberapa LAN logis menggunakan ID VLAN. Atau, beberapa

    LAN fisik dapat berfungsi sebagai LAN logis tunggal. Jaringan

    dipartisi dapat pada satu router , atau beberapa VLAN dapat di

    beberapa router seperti beberapa fisik LAN akan. Sebuah VLAN

    dapat di VPN.

    Sebuah virtual private network (VPN) terdiri dari beberapa jarak

    jauh titik akhir (biasanya router, gateway VPN klien perangkat

    lunak) bergabung dengan semacam terowongan melalui jaringan

    lain, biasanya jaringan pihak ketiga. Dua titik akhir tersebut

    merupakan 'Point to Point Virtual Private Network (VPN atau

    PTP). Menghubungkan lebih dari dua titik akhir dengan

    meletakkan di tempat mesh terowongan menciptakan 'Multipoint

    VPN'.

    Sebuah VPLS (Virtual Private LAN Service) adalah jenis tertentu

    Multipoint VPN. VPLS dibagi menjadi Transparan LAN Services

    (TLS) dan Ethernet Virtual Connection Services. Sebuah TLS

    mengirimkan apa yang diterimanya, sehingga memberikan

    pemisahan geografis, tetapi tidak subnetting VLAN. Sebuah EVCS

    menambahkan ID VLAN, sehingga memberikan pemisahan

    geografis dan VLAN subnetting.

    b. Virtual devices-based, seperti jaringan yang menghubungkan mesin

    virtual di dalam hypervisor.

  • Sebuah contoh umum dari jaringan virtual yang didasarkan pada

    perangkat virtual adalah jaringan di dalam hypervisor mana lalu lintas

    antara server virtual yang diarahkan menggunakan switch virtual

    (vSwitches) bersama dengan router virtual dan firewall virtual untuk

    segmentasi jaringan dan isolasi data. Jaringan tersebut dapat

    menggunakan protokol non-virtual seperti Ethernet serta protokol

    virtualisasi seperti protokol VLAN IEEE 802.1Q .

    2. Konsep VmWare Virtual Networking

    Tiga penyedia sarana vmware untuk mensinergiskan kemampuan

    jaringan dengan baik dengan canggih. Kemampuan jejaring yang

    diberikan oleh vmware esx vmware virtual center dan server. Dengan

    jaringan virtual, kita dapat melakukan di dalam mesin virtual sama seperti

    kita bisa membangun mesin yang rumit dan fisik dalam jaringan pelayanan

    di berbagai seluruh dunia, produksi dan pengembangan deployments untuk

    digunakan atau tujuan. Tombol pada mesin sehingga virtual host server

    yang sama dengan orang lain untuk melakukan hal yang sama dengan

    menggunakan protokol yang akan digunakan di atas fisik tanpa perlu

    melakukan penambahan jaringan fisik. Server esx juga mendukung

    virtualisasi sesuai dengan standar yang vlans vlan implementations dari

    pedagang lain.

    Sebuah mesin yang dapat digunakan satu atau lebih konfigurasi

    dengan ethernet adapter. Masing-masing alamat ip yang telah kita lakukan.

    Sebagai hasilnya, mesin dengan sifat fisik yang sama seperti jaringan

    mesin dari virtual. Dengan conceptsin vmware jaringan itu, membuat

    jaringan dengan fungsi fisik dengan jaringan ini tidak mungkin. Ini

    merupakan pedoman untuk pengguna yang menginginkan infrastruktur

    vmware 3 pemahaman yang jelas tentang desain dasar dari kemampuan

  • jaringan prasarana vmware 3 dalam merancang dan penempatan dalam

    cara yang mempengaruhi datacenter itu.

    3. Perangkat yang Membangun Jaringan Virtual

    a. Virtual Switch

    switch fisik, sebuah tombol yang memunginkan kita untuk terhubung

    dengan komponen jaringan lainnya secara bersama. Virtual switch

    yang dibuat oleh software VMware Workstation, dibutuhkan sebanyak

    Sembilan switch. Kita dapat menghubungkan satu atau lebih mesin

    virtual ke switch.

    Secara default, beberapa switch dan jaringan yang terkait

    menggunakan nama konfigurasi khusus :

    Bridge network menggunakan VMnet0

    Jaringan host-only menggunakan VMnet1

    Jaringan NAT menggunakan VMnet8

    Cara menghubungkan mesin virtual ke switch yaitu dalam mesin

    editor ada pengaturan editor, pilih adapter jaringan virtual untuk

    menghubungkan, kemudian konfigurasi adapter untuk menggunakan

    jaringan virtual yang diinginkan.

    b. Bridge

    Bridge memungkinkan kita untuk menghubungkan mesin virtual ke

    LAN yang digunakan oleh host computer kita. Ini akan

    menghubungkan jaringan adapter didalam mesin virtual kita ke adapter

    Ethernet fisik didalam host computer.

    Bridge dipasang selama instalasi VMware Workstation ( pada host

    linux, kita harus memilih untuk membuat jaringan bridge yang tersedia

    untuk mesin virtual). Bila membuat mesin virtual baru menggunakan

    jaringan bridge, bridge sudah diatur secara otomatis.

  • c. Host Virtual Adapter

    Host virtual adapter adalah adapter Ethernet virtual yang

    muncul untuk system operasi host kita sebagai VMware Ethernet

    adapter virtual pada host windows dan sebagai antarmuka host-only

    pada host linux. Host virtual adapter memungkinkan kita untuk

    berkomunikasi antar host computer dan mesin virtual pada host

    computer. Host virtual adapter digunakan dalam host-only dan

    konfigurasi NAT.

    Host virtual adapter tidak terhubung ke jaringan eksternal

    kecuali jika kita mengatur perangkat lunak khusus pada host computer

    - proxy server, misalnya untuk menghubungkan adapter host-only ke

    adapter jaringan fisik. Perangkat lunak yang menciptakan host virtual

    adapter diinstal ketika kita menginstal VMware Workstation (pada

    host linux, kita harus pilih memnuat host-only jaringan yang tersedia

    untuk mesin virtual). Host virtual adapter kemudian dibuat secara

    otomatis ketika kita boot host computer.

    d. NAT Device

    NAT (network address translation) merupakan perangkat yang

    memungkinkan kita untuk menghubungkan mesin virtual ke jaringan

    eksternal ketika kita hanya memiliki satu alamat IP jaringan pada

    jaringan fisik, dan alamat yang digunakan oleh host komputer. Kita

    bisa menggunakan NAT untuk menghubungkan mesin virtual ke

    Internet melalui koneksi dial-up pada host komputer, melalui adapter

    Ethernet host komputer, atau melalui adapter Ethernet nirkabel. NAT

    juga berguna ketika kita harus terhubung ke jaringan non-Ethernet,

    seperti Token Ring atau ATM.

    Perangkat NAT sudah diatur secara otomatis ketika kita

    menginstal VMware Workstation. (Pada host Linux, kita harus

    memilih untuk membuat NAT yang tersedia untuk mesin virtual).

  • e. DHCP Server

    DHCP (host protokol konfigurasi dinamis) server menyediakan alamat

    jaringan IP untuk mesin virtual dalam konfigurasi yang tidak

    dijembatani ke jaringan eksternal. misalnya, host-only dan konfigurasi

    NAT.

    f. Network Adapter

    Suatu adapter jaringan virtual diatur untuk mesin virtual saat kita

    membuatnya dengan Mesin Virtual Wizard baru menggunakan

    berbagai jenis jaringan.

    4. Komponen VMWare Infrastruktur Networking

    3 komponen jaringan yang menyusun sebuah rancangan jaringan

    modular untuk menggunakan ruang gerak yang maksimal .Komponen

    kunci virtual yang disediakan oleh jaringan infrastruktur virtual 3 ethernet

    yang virtual adapters , mesin virtual yang digunakan oleh individu , dan

    tombol virtual , yang menghubungkan mesin virtual untuk satu sama lain

    dan berhubungan baik dan mesin virtual server esx pelayanan yang

    nyaman untuk jaringan eksternal , seperti yang ditunjukkan pada gambar

    2. Bagian yang telah mengikuti masing-masing dari semua komponen

    tersebut .

  • Gambar 2. Komponen yang mengelola jaringan virtual

    Vmware virtual center menyediakan alat untuk membangun dan

    memelihara infrastruktur jaringan virtual anda, seperti terlihat pada

    gambar 5. Anda dapat menggunakan virtual center untuk menambahkan,

    hapus, mengubah dan switch untuk mengatur virtual dan pelabuhan VLAN

    dan bekerja sama dengan kelompok. Anda dapat menggunakan fitur

    virtual center peran untuk menetapkan izin membutuhkan administrator

    jaringan untuk mengelola jaringan maya.

  • BAB III

    PENUTUP

    A. Kesimpulan

    Memori virtual adalah suatu teknik yang memisahkan antara memori

    logis dan memori fisiknya. Teknik ini menyembunyikan aspek-aspek fisik

    memori dari pengguna dengan menjadikan memori sebagai lokasi alamat

    virtual berupa byte yang tidak terbatas dan menaruh beberapa bagian dari

    memori virtual yang berada di memori logis.

    Virtual network adalah jaringan komputer yang terdiri dari jaringan

    virtual yang saling terhubung (virtual network link). Virtual Network Link

    adalah hubungan yang terjadi tanpa koneksi fisik (kabel atau nirkabel) antara

    dua perangkat komputer, tetapi diimplementasikan dengan menggunakan

    metode virtualisasi jaringan.

    B. Saran

    Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk lebih memahami

    tentang virtual storage dan virtual network, para pembaca bisa mencari

    referensi yang lain. Semoga makalah ini bermanfaat untuk para pembaca.

  • Daftar Pustaka

    Hillview Ave. Palo Alto. 2007, VMware Virtual Networking Concepts. U.S.A:

    VmWare Information Guide

    DemandSegmentation_TBM_CarlisleTW

    Internet Virtual Storage. Diakses pada tanggal 30 maret 2015. Diperoleh dari :

    http://www.cryer.co.uk/resources/virtualstorage.htm

    Kuswari Hernawati. Internet Virtual Storage sebagai Alternatif Penyimpanan Data

    Wikipedia. Virtual Network. Diakses pada tanggal 30 Maret 2015. Diperoleh dari:

    http://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_network

    VMware Workstation 5.5 Components of the Virtual Network Komponen Virtual

    Network. Diakses pada tanggal 30 Maret 2015. Diperoleh dari:

    https://www.vmware.com/support/ws55/doc/ws_net.html