Verbatim Konseling Karier

of 31/31
PERTEMUAN KETIGA INTERVENSI I Hari / Tanggal Waktu Tempat Jum’at, 19 Des 2014 16.00 – 17.00 Di café No Ko / Ki Dialog Verbatim Teknik / Tahapan Keterangan 1 Ko Selamat sore mbak Diah 2 Ki Sore (tersenyum) 3 Ko Kita bertemu lagi ya hari ini. Sesi ketiga hari ini akan berlangsung selama 60 menit kedepan. 4 Ki Em… iya (menganggukan kepala) 5 Ko Hari ini apa kabarnya mbak Diah? 6 Ki Alhamdulillah baik 7 Ko Masih sibuk dengan kegiatan organisasi? 8 Ki Masih sibuk banget, jadwal satu minggu ini full banget. Kan sekarang dikampus itu ada dekan cup terus ini juga udah menjelang UAS jadi sibuk banget
  • date post

    29-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    881
  • download

    107

Embed Size (px)

description

Contoh Verbatim Konseling Karier

Transcript of Verbatim Konseling Karier

PERTEMUAN KETIGA INTERVENSI I

Hari / TanggalWaktuTempat

Jumat, 19 Des 201416.00 17.00Di caf

NoKo/KiDialog VerbatimTeknik / TahapanKeterangan

1KoSelamat sore mbak Diah

2KiSore (tersenyum)

3KoKita bertemu lagi ya hari ini. Sesi ketiga hari ini akan berlangsung selama 60 menit kedepan.

4KiEm iya (menganggukan kepala)

5KoHari ini apa kabarnya mbak Diah?

6KiAlhamdulillah baik

7KoMasih sibuk dengan kegiatan organisasi?

8KiMasih sibuk banget, jadwal satu minggu ini full banget. Kan sekarang dikampus itu ada dekan cup terus ini juga udah menjelang UAS jadi sibuk banget

9KoSibuk banget ya. Tapi masih bisa mengatur waktu ya?

10KiAlhamdulillah masih bisalah

11KoBaik, sebelumnya dari wawancara kemarin mbak Diah sendiri masih merasa bingung untuk menentukan menjadi guru SD atau SMP dikarenakan pilihan jurusan guru ini adalah keinginan dari orang tua mbak Diah dan mbak Diah juga sebenarnya ingin menjadi guru SMP tapi mbak Diah takut nanti tidak bisa menghadapi siswa-siswa yang bandel yang tidak dapat diatur dan memiliki pemikiran yang kritis seperti itu, kemudian dari hasil asesmen pun mbak Diah ini tipe kepribadiannya ke sosial dan minatnya pada bidang seni dari kedua hasil asesmen ini bisa saling berhubungan jika dilihat dari karier yang mbak Diah pilih ya

12KiIya

13KoApakah mbak Diah sampai saat ini masih memiliki pikiran atau perasaan takut untuk berhadapan dengan anak-anak SMP?

14KiEmm ya kalau dipikir-pikir ya bisa dibilang takut bisa dibilang nggak sih kan apa ya memang sih kemarin udah dapet magang terus ya bisa dibilang langsung berhadapan langsung sama mereka anak-anak SMP bisa dibilang udah punya pengalaman kayak kemarin anak-anak yang saya ajar pas saya masuk kelas mereka ribut nggak bisa diatur gitu nah saya takutnya ya seperti itu aja nanti kedepannya

15KoDari pengalaman itu sendiri mbak Diah masih merasa takut?

16KiIya

17KoBagaimana kalau saat ini kita bermain peran?

18KiMaksudnya gimana itu?

19KoOke disini nanti mbak Diah menjadi guru yang menghadapi siswa bandel atau tidak dapat diatur dan memiliki pemikiran yang kritis dan disini saya akan menjadi siswa tersebut. Bagaimana mbak Diah setuju?Melakukan intervensiRole Play

20KiSetuju

21KoSebelumnya saya akan mencontohkan bagaimana nanti berhadapan dengan siswa yang memiliki pemikiran yang kritis ketika nanti siswa bertanya kepada guru atau saya dan saya tidak bisa menjawab saya akan mengatakan kepada siswa tersebut mungkin disini ibu juga belum dapat memahami hal yang seperti ini nah disini kan kita sama-sama belajar nanti disini kita juga akan mencari hal tersebut secara bersama-sama agar siswa tau dan ibu juga tau, sepakat ya kitaNah mungkin seperti itu gambaran untuk role play atau bermain peran kita. Bagaimana bisa kita coba?Modeling Konselor mencontohkan tingkah laku yang efektif

22KiBisa-bisa, jadi disini saya niru kayak gitu ya seolah-olah saya ini jadi guru.

23KoIya, sekarang mbak Diah mencoba bermain peran disini.

24KiOke, saya langsung mulai nih mbak?

25KoIya bisa langsung dimulai

26KiEmm maaf sebelumnya mungkin disini ibu juga belum paham banget mengenai materi tersebut bagimana kalau kita mencari jawabanya bersama-sama jadi disini kita semua akan tau bersama-samaPraktik Role PlayKonseli menirukan apa yang dilakukan konselor

27KoSaya coba untuk menanggapi ya loh ibu kok bisa nggak tau sih

28KiEm apa ya e.. namanya juga kita sama-sama nggak tau kalau ibu tau ibu akan berbagi kepada kalian nah sebaliknya kalau ibu tau kalian juga bisa beri tau ke ibu mengenai hal tersebut, jadi disini kita sama-sama belajar. Nggak ada salahnya kan? (diam) ee kaya gitu mbak?

29KoEm iya itu bagus, mbak Diah sudah tau bagimana cara menghadapi anak yang memiliki pemikiran kritis seperti itu

30KiHaha iya kalau gini sih masih bisa dikontrol mbak nah tapi kalau ketemu langsung sama siswanya itu pasti nanti juga saya bingung mau ngomong apa

31KoApa mau kita coba lagi mbak Diah?

32KiEm boleh dengan masalah seperti itu juga?

33KoTerserah mbak Diah saja mungkin mau mencoba dengan kasus yang lain

34KiApa mungkin dengan anak yang sulit diatur ya?

35KoIde bagus mbak Diah (menganggukan kepala), mungkin dengan kasus murid yang ribut

36KiEm gimana ya mohon diam anak-anak, tolong diam. Hargai orang yang sedang berbicara didepan kelas kalau misalkan kalian menghargai orang lain kalian juga dihargai. Tolong diam semuanya ePraktik Role PlayKonseli bermain peran

37KoSeperti itu?

38KiIya, kayaknya kaya nggak tegas gitu ya?

39KoKalau menurut mbak Diah sendiri bagaimana?

40KiEm kayaknya sih nggak tegas ya. Terus kaya gimana dong?

41KoBagaimana kalau kita bermain peran dengan setting saat ini sedang ada dikelas mbak Diah sebagai guru dan saya sebagai murid, disini kita akan saling menanggapi. Bagaimana mbak Diah?

42KiBoleh mbak

43KoSama seperti tadi ya cuma disini kita buat sedemikian rupa sama dengan keadaan dikelas. Baik kasusnya murid yang ribut tidak dapat diatur

44KiBaik. Emanak-anak semua tolong diperhatikan, tolong semua memperhatikan kedepanImplementasiKonseli bermain peran dengan setting di dalam kelas

45KoSiswa masih tetap ribut

46Kiibu akan diam jika kalian ingin berbicara terus, ibu persilahkan tapi ibu tidak akan bertanggung jawab mengenai tugas kalian nanti jika kalian tidak mengerti

47Kokan ibu diam saja tidak mau menjelaskan bagaimana kita mau mengerti tugas

48Kinah jika kalian ingin ibu menjelaskan materi agar kalian paham dengan tugasnya nanti ibu akan menjelaskan ketika kalian tidak ribut dan berbicara dengan teman disebelahnya, bagimana ibu akan menjelaskan atau tidak?

49Kojelaskan buTiba-tiba siswa ribut lagi

50KiEm kalau kalian ribut seperti ini lagi ibu akan memberikan dua tugas rumah atau satu tugas dengan ujian di minggu depan, kalian mau pilih yang mana? Kalian tetap ribut ibu akan berikan tugas seperti itu

51Koloh bu kok gitu, jangan dong bu masak tugasnya double udah gitu kalau tugas satu minggu depan ujian, kan kita juga punya tugas yang lainnya bu

52Kikalau kalian tidak ribut seperti ini kalian memperhatikan materi yang ibu sampaikan ibu tidak akan memberikan tugas seperti itu tapi ibu akan memberikan tugas satu saja untuk minggu depan, jadi kalian mau ribut atau memperhatikan materi yang dijelaskan?

53Kodiperhatikan bu

54Kikalau kalian memperhatikan dengan baik dan kalian mengerti kan yang mendapatkan untungnya kalian semua bukan ibu, yang paham kan kalian nanti. Kita semua sama-sama belajar disini, jadi hargai kalau ada orang yang berbicara didepan kalau kalian menghargai orang lain, orang lain juga kan menghargai kalian. Bagimana setuju semua?

55Kosetuju (tersenyum)Tiba-tiba ada satu murid yang nakal masih tetap tidak memperhatikan kedepan

56KiEm A tolong perhatikan kedepan

57Kokenapa sih bu? Terserah saya kan mau memperhatikan atau tidak kenapa ibu yang repot?

58Kikalau A tidak memperhatikan ini dengan baik bagaimana nanti kalau menegrjakan tugas, A mau ibu kasi tugas lebih banyak lagi dari yang lainya?

59kok ibu pilih kasih seperti itu

60Kiibu tidak pilih kasih kalau A juga sama seperti yang lain, sama-sama memperhatikan kedepan, memperhatikan apa yang ibu sampaikan mengenai materi ini. Jadi kalau A masih tetap ribut mau dikasih tugas lebih banyak lagi, bagaimana km mau?

61Koya nggak mau bu, siapa juga yang mau seperti itu

62Kinah kalau begitu perhatikan kedepan dan A jangan ribut, agar teman-temannya tidak terganggu

63Koya sudah kalau saya terganggu saya keluar aja kalau begitu

64Kikonsekuensi A keluar dari kelas ibu A tetap akan mendapat tugas juga ya tapi dengan tugas yang berbeda, bagaimana setuju?

65Konggak setuju bu

66Kiya sudah kalau begitu A tetap dikelas dan jangan ribut agar tidak menggangu yang lain yang sedang belajar dan A juga perhatikan kedepan. Yang lain apakah merasa terganggu jika ada yang ribut?

67Koterganggu bu

68Kibagaimana A yang lain akan merasa terganggu kalau A tetap ribut seperti itu?

69Koiya deh bu, saya diem aja kalau begitu

70Kiya sudah terserah A aja sekarang mau memperhatikan atau tidak yang penting A jangan menganggu teman-teman yang lainnya

71Ko(tersenyum) (diam)

72Ki(diam) emm gimana mbak seperti itu?

73KoIya, itu tadi bagus banget bisa mengarahkan siswa-siswanya untuk tidak ribut. Nah sekarang mbak Diah dari role play tadi apa yang mbak Diah lihat dari mbak Diah sendiri?Follow upMenindak lanjuti dari praktik role play

74KiEm apa ya, sebenernya masih bingung aja sih harus gimana kalau berhadapan langsung nanti tapi kalau yang tadi sih ya kayak coba buat tegas tapi kelihatannya kok kayak galak gitu kaya ngasi punistmen gitu ya bukan hukuman juga sih itu tapi semacam kaya peringatan gitu loh biar mereka nanti nggak ribut lagi

75KoNah kira-kira apakah cara seperti itu akan efektif?

76KiEm nggak tau juga ya tapi sih kalau guru-guru saya dulu seperti itu

77KoNah kalau dari magang kemarin seperti apa?

78KiKalau magang kemarin sih kemarin saya nggak kayak gitu kan soalnya saya juga belum jadi guru jadi saya nggak berani buat mengatur mereka jadinya kemarin saya capek sendiri bilang ke mereka semua

79KoLalu dengan bermain peran tadi apakah cara seperti itu yang akan mbak Diah juga lakukan?

80KiEm gimana ya saya ini orangnya nggak tegas gitu nah mungkin dari kayak tadi itu bisa dibilang tegas sebagai guru. Ya walaupun kelihatannya seperti ada kasi punishment tapi kan punismentnya nggak berlebihan juga punismentnya juga masih berhubungan dengan materi atau belajar gitu

81KoJadi menurut mbak Diah apakah cara seperti itu akan berhasil?

82KiNggak tau juga sih mbak kan saya baru melakukannya disini nggak tau juga kalau di kelas nanti tapi insyaAllah berhasil kan saya juga lihat dari guru-guru saya sebelumnya kalau mereka dulu kaya gitu

83KoJadi kemungkinan besar itu akan berhasil?

84KiEmm mungkin

85KoNah kalau dengan bermain peran seperti tadi mbak Diah apakah sudah siap nantinya untuk menerapkan di kelas saat mbak Diah sudah mejadi guru?

86KiKalau memang itu cara yang efektif ya dilakukan aja sih mbak tapi kalau memang ada cara yang lain bisa juga pakai cara yang lain tapi ya setidaknya sekarang saya sudah tau atau saya sudah punya gambaran seperti itu

87KoJadi mbak Diah bisa dikatakan sudah siap ya?

88KiSiap nggak siap sih mbak

89KoKenapa seperti itu?

90KiKalau siap untuk sekarang kaya gitu sih belum ya mbak tapi kalau nanti saya jadi guru ya saya harus siap, mungkin kalau saya punya pengalaman yang banyak mungkin nanti saya akan lebih siap lagi

91KoDari kemampuan yang mbak Diah miliki saat ini bagaimana?Menilai kemampuan konseli

92KiEmm Kalau kemampuan saya sih belum bisa dibilang bagus atau kemampuan saya sudah bisa seperti tadi dengan baik tapi ya em setidaknya saya bisa atau tau apa yang akan saya lakukan nanti ketika saya menjadi guru, dari hasil role play tadi pun ya saya sudah memiliki pandangan seperti apa nanti kalau menghadapi murid-murid yang tidak dapat diatur

93KoJadi mbak Diah sudah memiliki pandang ke depannya seperti apa jika nanti menjadi guru dan menghadapi murid yang nakal atau bandel?

94KiIya mbak

95KoMbak Diah juga tadi sudah bermain peran dengan saya disini

96KiIya

97KoNah dari apa yang kita lakukan sekarang itu bisa dilakukan nanti ketika mbak Diah menjadi guru

98KiIya mbak, kalau saya punya cara lain mungkin nanti saya juga akan gunakan

99KoIya mbak Diah, nanti kedepannya kan tinggal diterapkan saja seperti apa

100KiIya, doain aja ya mbak saya bisa yang hari ini saya jadikan bekal nanti bagaimana mengatur siswa yang bandel

101KoInsyaAllah pasti saya doakan nanti mbak Diah bisa mengatur siswanya dan menjadi guru yang luar biasa

102KiAmin

103KoAmin. Mungkin untuk sesi ini saya rasa cukup sampai disini karena mbak Diah dengan baik saat kita bermain peran hehe

104KiHehe (tertawa)

105KoKira-kira mbak Diah bisa bertemu lagi dihari apa dan jam berapa?

106KiEm besok bisa mbak

107KoBesok ya, jam berapa mbak Diah?

108KiJam segini lagi aja nggak apa-apa kok mbak

109KoBesok dijam yang sama ya mbak dia, ditempat yang sama juga?

110KiEm iya boleh

111KoOke, terima kasih untuk pertemuan hari ini mbak Diah semoga setelah sesi ini berakhir mbak Diah dapat merenungkan kembali dari kegiatan hari ini. Selamat sore

112KiSore

PERTEMUAN KEEMPAT INTERVENSI II & TERMINASI

Hari / TanggalWaktuTempat

Sabtu, 20 Des 201416.00 17.00Di cafe

NoKo/KiDialog VerbatimTeknik / TahapanKeterangan

1KoSelamat sore mbak Diah

2KiSore

3KoBagaimana kabarnya masih sehat ya mbak?

4KiAlhamdulillah masih sehat

5KoHari ini ada sibuk organisasi?

6KiAda mbak ya kan lagi persiapan dekan cup itu ditambah lagi sama tugas-tugas UAS ya bisa dibilang lagi sibuk-sibuknya gitu

7KoSibuk banget, jangan sampai lupa jaga kesehatan ya mbak Diah

8KiIya, InsyaAllah orang tua saya juga selalu ingetin saya untuk jaga kesehatan hehe (tertawa)

9KoHehe (tertawa)

10KiKemarin aja sampai temen saya ada yang sakit gara-gara kecapekan gitu mbak

11KoYa ampun, mbak Diah jangan sampai sakit loh ya nanti

12KiInsyaAllah mbak

13KoOke, dari pertemuan sebelumnya yang dimana kita bermain peran kemarin

14KiOiya mbak

15KoMbak Diah sudah merenungkannya?

16KiEm ya sudah sih mbak

17KoDari pertemuan pertama kita kemarin mbak Diah ingin menjadi guru bahasa inggris di SMP dengan hasil asesmen yang mendukung dan mbak Diah juga sudah menyusun tujuan atau memiliki tujuan kedepannya seperti apa dan kemarin kita juga sudah melakukan role play, saat ini bagaimana keputusan yang dibuat oleh mbak Diah? IntervensiUsing decision making AIDSKonseli mengambil keputusan

18KiEm ya dilihat dari yang kemarin-kemarin lagi kayak dari hasil asesmen terus apa kita main peran ya mungkin saya bisa yakin lah sama keputusan saya yang awal saya tetep mau untuk di guru SMP

KoJadi mbak Diah keputusannya ingin menjadi guru SMP ya?

KiIya mbak

19KoKeputusan yang mbak Diah buat ini apakah sudah sesuai dengan kemampuan mbak Diah?

20KiYa gimana ya memang sih ya kemampuan saya sekarang belum seberapa apa lagi pengalaman tapi kalau saya bisa yakin dengan kemampuan saya sendiri insyaAllah nanti saya bisa

21KoJadi mbak Diah sudah merasa tidak ada keraguan lagi ya dengan keputusan mbak Diah?

22KiInsyaAllah nggak ragu

23KoDari pekerjaan atau karier yang telah diputuskan mbak Diah, apa yang nantinya akan menjadi penghambat mbak Diah?Analisis Force FieldMengdentifikasi hambatan

24KiEm penghambat kayaknya nggak ada sih ya karena ini juga sudah mendapat dukungan dari ibu tapi mungkin e peluang pekerjaan aja sih keterima atau nggak di sekolah tempat mau bekerja

25KoItu yang nantinya akan menjadi penghambat bagi mbak Diah?

26KiIya bisa dibilang gitu, kalau nanti jadi guru pun mungkin juga ada beberapa kali ya

27KoKira-kira itu seperti apa?

28KiEm apa ya mungkin nanti kalau apa yang saya pikirkan tentang persiapan saya ya kayak gini kan saya udah mempersiapkan segala hal nantinya untuk persiapan mengajar tapi ternyata dari persiapan saya dan apa yang saya pikirkan itu berbeda nah saya pikir ini nanti semua siswanya kaya gampang beradaptasi gitu kan sama guru baru tapi ternyata nggak mungkin juga ya dikiranya siswa bandel itu ya udah bandel aja tapi ternyata bandelnya nggak bisa diatur dan ngelawan sama guru

29KoNah dari penghambat-penghambat tersebut apa yang akan mbak Diah lakukan untuk meminimalisir hambatan tadi?

30KiKalau misalkan nanti ditolak ditempat bekerja atau sekolah ya paling cari sekolah yang lain yang bisa nerima saya, kan karier saya kedepan akan jadi guru kalau saya menyerah daftar ntar karier saya juga gagal dong

31KoJadi mbak Diah tetap mau berusaha ya?

32KiIya mbak

33KoNah kalau misalkan siswa yang sulit beradaptasi dengan guru baru tadi itu bagaimana mbak?

34KiYa gimana ya mungkin nanti bikin cara supaya siswa-siswanya mudah menerima guru baru ya paling bikin pendekatan dulu jangan pasang wajah yang galak gitu, setiap guru kan pasti punya cara sendiri-sendiri ya mbak jadi mungkin saya buat cara biar mereka nanti bisa menerima saya

35KoJadi bagi mbak Diah penghalang tidak menjadi masalah?

36KiEm gimana ya kalau penghalang atau hambatan pasti ada kan mbak tapi ya itu bukan berarti buat kita berhenti

37KoJadi mbak Diah nanti tetap akan berusaha dengan usaha mbak Diah untuk menerjang hambatan itu?

38KiInsyaAllah iya mbak

39KoPada awal pertemuan kita dulu mbak Diah mengatakan sulit untuk membuat keputusan atau menentukan keputusan untuk menjadi guru SD atau SMP kemudian mbak Diah mengatakan ingin fokus pada guru SMP tetapi mbak Diah merasa takut nantinya jika mbak Diah mengajar siswa yang memiliki permikiran yang kritis dan sulit diatur dari wawancara awal mbak Diah sendiri sudah ingin memutusakan apa yang mbak Diah inginkanTerminasi AkhirKonselor mereview kembali dari hasil konseling

40KiIya

41KoKemudian setelah kita melakukan asesmen dengan metode asesmen kepribadian & minat dan bermain peran seolah-olah sedang berada di kelas proses belajar ya, kemarin mbak Diah sudah dapat untuk mementukkan keputusan yang mbak Diah buat yaitu mbak Diah yakin untuk menjadi guru SMP ya mbak dengan keputusan mbak Diah ini mbak Diah sudah tau atau siap jika menerima konsekuensinya dan resiko dari keputusan mbak Diah, walaupun nantinya ada konsekuensi dan resiko mbak Diah sendiri tetap untuk menerimanya ya

42KiIya mbak itu mungkin memang salah satu juga yang nanti ada di keputusan saya

43KoNah dari keputusan yang mbak Diah buat rencana atau tujuan mbak ini ingin meningkatkan potensi mbak saat ini untuk menjadi bekal nanti dunia kerja menjadi seorang guru, seperti itu ya?

44KiIya mbak, ya rencana kedepan saya ya itu supaya nanti ketika saya jadi guru sudah tau apa yang nanti akan saya lakukan

45KoDalam mengambil keputusan ini mbak Diah bisa menilai resikonya nanti seperti apa?Pengkajian hambatan yang ditemukanMenimbang hambatan apa saja yang muncul

46KiKalau memang ada resikonya ya sudah itu kan resikonya kita sendiri ngambil keputusan kaya gitu, ya kalau memang dari awal sudah yakin insyaAllah saya bisa buat menjalani keputusan yang saya buat kalau ada konsekuensinya ya nanti harus diterima ya mungkin konsekuensinya mengajar siswa-siswa yang nakal, bandel dan punya pikiran yang kritis

47KoBegitu juga dengan resiko-resiko yang nantinya ada?

48KiEm gini sih ya mbak setiap keputusan kan pasti ada resikonya jadi kalau nanti dari keputusan ini ada resikonya ya sudah ini memang sudah keputusan saya ya saya tetap harus menjalani dengan keputusan saya ini

49KoKeputusan mbak Diah sudah jelas untuk menjadi guru, berarti rasa takut mbak Diah sekarang ini sudah berkurang?

50KiYa bisa dibilang seperti ini karena dari pertemuan sebelumnya itu saya cari tau gitu gimana sih cara mengajar guru murid yang bandel atau nakal dan ternyata kemarin juga bermain peran seperti saya mencoba dengan sungguhan gitu ya insyaAllah sudah ada pandangan buat kedepannya seperti apa

51KoJadi mbak Diah sudah yakin ya dengan keputusan mbak Diah saat ini dan tidak akan berubah lagi?

52KiInsyallah yakin, amin

53KoAmin mbak Diah. Jadi setelah ini mbak Diah sudah tau tujuan mbak Diah kemana?Rencana tindak selanjutnyaMerumuskan tindakan kedepannya

54KiYa mungkin saya mau meningkatkan cara belajar saya dulu supaya nanti nggak kesulitan dalam mengajar terus ya e saya meningkatkan potensi saya aja dulu biar nggak mengalami kesulitan pas nanti di jadi guru SMP

55KoBaik tujuan mbak Diah sudah jelas ingin meningkatkan potensi dan keputusan mbak Diah pun juga telah dibuat dimana mbak Diah sudah yakin untuk mengambil keputusan menjadi guru SMP

56KiIya mbak (tersenyum)

57KoNah dari konseling yang telah kita lakukan dari awal dari sesi pertama sampai saat ini, apa yang dialami mbak Diah sekarang?EvaluasiUntuk mengetahui perkembangan konseli

58KiEmawalnya kan saya bingung kemarin itu mau pilih antara guru SD atau SMP soalnya kan saya juga ada rasa takut gitu nah dari konseling ini saya lebih tau banyak tentang diri saya kaya kepribadian sama minat saya kaya gimana terus saya juga udah bisa ngambil keputusan sendiri setelah kita bermain peran lagi kemarin saya kaya bisa meragain gimana ngatur siswa yang nakal kaya ada pandangan lagi udah gitu yam akin yakin aja sama keputusan yang saya buat jadi ya saya sudah tau nanti akan kemana tujuannya

59KoOke, saya senang sekali kalau mbak Diah ini sudah tau apa yang akan diputuskan untuk kedepannya

60KiIya terima kasih mbak

61KoSama-sama mbak Diah, semoga mbak Diah bisa menjadi pribadi yang sukses dan menjadi guru teladan nantinya bisa dijadikan idola diantara siswa-siswanya

62KiAmin amin

63KoKalau ada siswa yang nakal ya itu wajar aja namanya juga masih anak-anak kan ya mbak DiahPemberian informasi

64KiIya, ya kalau anak-anak memang ada yang bisa diatur ada yang nggak

65KoHehe iya mbak, semoga setelah konseling ini berakhir komunikasi diantara kita tidak terputus kita masih berbicang-bicang seperti ini atau nanti kita bisa buat pertemuan lainya di luar ya mbak

66KiIya mbak, kita saling sharing

67KoIya mbak Diah, baik saya rasa konseling kita hari ini cukup sampai disini karena mbak Diah bisa menentukan tujuan kedepannya seperti apa dan mbak Diah sudah membuat keputusan sendiri

68KiAlhamdulillah mbak hehe (tertawa)

69KoSaya tunggu kabar dari mbak Diah nanti dan saya akan dapat kabar kalau mbak Diah sudah menjadi guru yang sukses

70KiAmin mbak

71KoAmin mbak Diah. Terima kasih untuk hari ini, selamat sore

72KiSore