vegetasi kota – biodiversitas

download vegetasi kota – biodiversitas

of 32

  • date post

    14-Dec-2016
  • Category

    Documents

  • view

    215
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of vegetasi kota – biodiversitas

Air Pollution

URBAN VEGETATION:

BIODIVERSITASProgram pembangunan dan pengembangan hutan kota dapat membantu mengurangi sifat yang negatif tersebut. Kesejukan dan kesegaran yang diberikannya akan menghilangkan kejenuhan dan kepenatan. Cemaran timbal, CO, SOx, NOx dan lainnya dapat dikurangi oleh tajuk dan lantai hutan kota. Kicauan dan tarian burung akan menghilangkan kejemuan. Hutan kota juga dapat mengurangi kekakuan dan monotonitas.

1

HUTAN KOTATempat Pelesterian Plasma nutfah dan bioindikator, yaitu sebagai tempat pelestarian plasma nutfah dan bioindikator dari timbulnya masalah lingkungan seperti.

Karena tumbuhan tertentu akan memberikan reaksi tertentu akan perubahan lingkungan yang terjadi disekitarnya.

Plasma nutfah sangat diperlukan dan mempunyai nilai yang sangat tinggi dan diperlukan untuk kehidupan.

2

Peredaman Kebisingan.

Kebisingan adalah suara yang berlebihan, tidak diinginkan dan sering disebut "polusi tak terlihat" yang menyebabkan efek fisik dan psikologis.

Efek fisik berhubungan dengan transmisi gelombang suara melalui udara, efek psikologis berhubungan dengan respon manusia terhadap suara.

3

Menyuburkan Tanah. Sisa-sisa tumbuhan akan dibusukkan oleh mikroorganisma dan akhirnya terurai menjadi humus atau materi yang merupakan sumber hara mineral bagi tumbuhan itu kembali. Energy ConservationTrees and shrubs can help reduce overall energy use in buildings. The amount of energy saved depends on the building type, choice of tree species, positioning around the building and the prevailing climate.For example, by planting deciduous trees on the west side of an exposed building: wind penetration can be significantly reduced shading provided in summer solar gain achieved in winter.Savings on energy costs by the careful planting of trees can, for a conventional house over a one year period, be as much 25%

4

HUTAN KOTARuang terbuka hijau di wilayah perkotaan yang berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan serta membuat lingkungan menjadi sejuk dan segar telah banyak digantikan oleh bangunan beton, aspal dan lainnya.

Kenyataan tersebut telah merubah suasana lingkungan alami yang sehat menjadi suasana lingkungan yang formal dan serba keras.

Tipe kawasan industri

Hutan kota yg dibangun di kawasan industri yg berfungsi untuk mengurangi polusi udara dan kebisingan, yg ditimbulkan dari kegiatan industriKarakteristik pepohonannya: Pohon berdaun lebar dan rindang, berbulu dan mempunyai permukaan daun kasar/berlekuk, bertajuk tebal, tanaman yg menghasilkan bau harum

Beberapa jenis tanaman mampu menyerap polutan di udara bebas, serta ada jenis-jenis yang tahan terhadap polutan udara.

5

HUTAN KOTABerkurangnya ruang terbuka hijau di perkotaan menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan yang ditandai dengan meningkatnya suhu udara, penurunan air tanah, banjir atau penggenangan, penurunan permukaan tanah, instrusi air laut, abrasi pantai dan sebagainya.

Suasana kota yang tidak menyenangkan tersebut membuat masyarakat perkotaan menjadi tidak nyaman tinggal di dalam kota serta menghambat produktivitas masyarakat.

6

Kegiatan ekonomis masyarakat perkotaan memang dapat menghasilkan peningkatan kesejahteraan, namun di sisi lain kegiatan ekonomis tersebut masih banyak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Damar (Agathis alba), mahoni (Swietenia macrophylla), jamuju (Podocarpus imbricatus) dan pala (Mirystica fragrans), asam landi (Pithecelobiumdulce), johar (Cassia siamea), mempunyai kemampuan yang sedang tinggi dalam menurunkan kandungan timbal dari udara. Tanaman ini : glodogan (Polyalthea longifolia) keben (Barringtonia asiatica) dan tanjung (Mimusops elengi), walaupun kemampuan serapannya terhadap timbal rendah, tanaman tidak peka terhadap pencemar udara. Tanaman daun kupu-kupu (Bauhinia purpurea) dan kesumba (Bixa orellana) mempunyai kemampuan yang sangat rendah dan sangat tidak tahan terhadap pencemar yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor. Foto: smno-malang-juli2011

7

Terutama dilihat dari aspek tata ruang kota, kegiatan ekonomis masyarakat perkotaan cenderung mengurangi ruang terbuka hijau yang berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem kota.

8

Fungsi Estetika. Tumbuh-tumbuhan dapat memberikan keindahan dari garis, bentuk, warna, dan tekstur yang ada dari tajuk, daun, batang, cabang, kulit batang, akar, bunga, buah maupun aroma. Hutan kota yang berstrata banyak mempunyai nilai estetika lebih tinggi, daripada hutan kota berstrata dua.

9

HUTAN KOTAHutan kota memiliki peran sangat penting, terutama dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup perkotaan sehingga menjadi lebih nyaman, segar, indah dan bersih.

Selain itu, hutan kota juga dapat menciptakan keserasian lingkungan alam dan lingkungan binaan yang berguna bagi kepentingan kesejahteraan masyarakat perkotaan.

Daun yang berbulu dan berlekuk seperti halnya daun Bunga Matahari dan Kersen mempunyai kemampuan yang tinggi dalam menjerap partikel dari pada daun yang mempunyai permukaan yang halus (Wedding dkk. dalam Smith, 1981).Manfaat dari adanya tajuk hutan kota ini adalah menjadikan udara yang lebih bersih dan sehat, jika dibandingkan dengan kondisi udara pada kondisi tanpa tajuk dari hutan kota.Foto: smno-malang-mart 2009

10

Hutan kota sebagai identitas kota. Jenis tanaman dan hewan yang merupakan simbol atau lambang suatu kota dapat dikoleksi pada areal hutan kota.

11

Hutan kota berperan sebagai penahan dan penyaring partikel padat dari udara. Dengan adanya hutan kota partikel padat yang tersuspensi pada lapisan biosfer bumi akan dapat dibersihkan oleh tajuk pohon melalui proses jerapan dan serapan.Pohon dapat meredam suara dengan cara mengabsorpsi gelombang suara oleh daun, cabang dan ranting. Jenis tumbuhan yang paling efektif untuk meredam suara ialah yang mempunyai tajuk yang rindang. Dengan menanam berbagai jenis tanaman dengan berbagai strata yang cukup rapat dan tinggi akan dapat mengurangi kebisingan, khususnya dari kebisingan yang sumbernya berasal dari bawah. Menurut Grey dan Deneke (1978), dedaunan tanaman dapat menyerap kebisingan sampai 95%.

12

Hutan kota berperan sebagai penyerap dan penjerap partikel timbal.

Sebagaimana diketahui pencemaran udara di perkotaan antara lain disebabkan oleh pembakaran bensin yang mengandung timbal. Sejumlah tanaman seperti damar, mahoni, pala, asam lindi dan johar diketahui mampu menurunkan kandungan timbal di udara.

13

HUTAN KOTA Hutan kota berperan sebagai penyerap dan penjerap debu semen.

Sebagaimana diketahui, laju pembangunan di perkotaan sangat tinggi yang antara lain menimbulkan dampak negatif berupa polusi debu semen. Hasil penelitian menunjukkan sejumlah tanaman seperti mahoni, tanjung, kenari, meranti merah dan kayu hitam mampu menjerap (adsorpsi) dan menyerap (absorpsi) debu semen.SPESIALISASI POHON

Pohon Penyerap Polutan Timbal:Mahoni (Swietenia microphyla); Jamuju (Podocarpus imbricatus); Pala (Mirystica fragrans); Asam Londo (Pithecelobium dulce); Jambu Batu (Psidium guajava); Angsana (Pterocarpus indicus); Cemara Gunung ( Casuarina junghuhniana); Kayu manis (Cinamomun burmani); Tanjung (Mimosup elegi)

14

Hutan kota sebagai peredam kebisingan.

Kepadatan kendaraan bermotor di perkotaan dapat menimbulkan kebisingan yang sangat mengganggu, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar jalan raya.

Dengan menanam berbagai jenis tanaman dalam berbagai strata yang cukup rapat dan tinggi di pinggir jalan raya atau di tengah sebagai pembatas jalan raya akan dapat merangi kebisingan, khususnya kebisingan yang bersumber dari bawah seperti kendaraan bermotor.

Tipe Kawasan Pemukiman: Hutn kota yang dibangun pada areal permukiman, berfungsi sbg penghasil oksigen, penyerap CO2, peresap air, penahan angin, dan peredam kebisingan; berupa jenis komposisi tanaman pepohonan yg tinggi dikombinasi dg perdu dan rerumputan

Karakteristik pepohonannya:1. Pohon dengan perakaran yg kuat, ranting tidak mudah patah, daun tidak mudah gugur.2. Pohon penghasil bunga/buah/biji yg bernilai ekonomis

15

Hutan kota berperan dalam mengurangi bahaya hujan asam.Polusi udara di perkotaan dapat menghasilkan hujan asam yang berbahaya bagi kehidupan. Hujan asam yang mengandung H2SO4 atau HNO3 apabila tiba di permukaan daun pepohonan akan mengalami reaksi yang menetralkan air hujan yang asam tersebut.

16

HUTAN KOTA Hutan kota berperan sebagai penyerap karbon monoksida.

Polusi udara berupa karbon monoksida yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakan minyak dapat berbahaya bagi manusia.

Mikroorganisme serta tanah pada lantai hutan kota mempunyai peranan yang sangat baik dalam menyerap gas karbon monoksida dari udara yang semula konsentrasinya sebesar 120 ppm manjadi mendekati nol hanya dalam waktu 3 jam saja. Jenis tanaman untuk penghijauan kota adalah

(1) mempunyai perakaran yang dalam (2) pertumbuhannya cepat dan tahan terhadap pemangkasan dan gangguan fisik, (3) Tahan terhadap kekurangan air, (4) selalu hijau dan berbunga, (5) dapat tumbuh pada berbagai kondisi tanah, (6) tajuknya melebar, (7) cabangnya tidak mudah rontok, (8) berpengaruh baik terhadap tanah, (9) dapat tumbuh pada lahan terbuka, (10) disenangi oleh warga kota.

17

Hutan kota berperan sebagai penyerap karbon dioksida dan penghasil oksigen. Cahaya matahari akan dimanfaatkan tumbuhan hutan kota dalam proses fotosintesis yang berfungsi mengubah gas CO2 dan air menjadi karbohidrat dan oksigen.

18

Hutan kota berperan sebagai penahan angin.

Untuk tujuan ini perlu dipilih jenis tanaman yang memiliki dahan kuat, daun tidak