Untuk Print

download Untuk Print

of 53

  • date post

    14-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    901
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Untuk Print

BAB I PERKENALANTujuan dari Bab ini adalah agar mahasiswa dapat: a. Mengenal Program Pascal, Paradigma Pemograman b. Mengenal Pemograman Dalam Fisika c. Mengenal Pemogram Prosedural d. Mengetahui tampilan menu Editor (lembar kerja)pada pascal Adapun materi yang dibahas dalam bab ini adalah sebagai berikut: Sejarah Program Pascal Pascal dalam Fisika Paradigma Pemograman Pemograman Prosedural Tampilan dan Menu Editor

FISIKA DALAM PROGRAM PASCAL Bahasa pemrograman Pascal yang sangat berorientasi pada data dapat digunakan untuk membantu pembelajaran Fisika terutama dalam pemecahan masalah (problem solving). Pada mata kuliah Dasar-Dasar Pemograman Komputer (DDPK) bahasa Pascal dimanfaatkan serupa dengan menyelesaikan soal-soal Fisika Dasar I dan II. Satu hal yang membedakan adalah bila dalam kelas penyelesaian masalah dilakukan di atas kertas, sementara pembelajaran dengan bahasa Pascal dilakukan pada layar komputer. Bekal pemrograman bahasa Pascal adalah kemampuan numerik problem solving berbasis Microsoft Excel yang sudah diberikan di semester pertama pada mata kuliah Pengantar Aplikasi Komputer (Aplikom). Terlihat disini diperlukan kemampuan dari mahasiswa untuk menerjemahkan konsep Fisika Dasar yang akan dibuat pemrogramannya menjadi konsep yang sistematis, runtun dan logis. Kemampuan ini ditransfer sebagai bentuk algoritma sederhana (diagram alir atau flow chart). PARADIGMA PEMOGRAMAN Paradigma pemrograman adalah bagaimana cara pandang kita terhadap penyelesaian masalah pemrograman (atau sudut serang kita dalam enyelesaikan suatu masalah pemrograman). Ada banyak cara untuk menyelesaikan suatu masalah, sehingga ada banyak paradigma yang ada. Beberapa contoh paradigma pemrograman yang ada saat ini adalah: prosedural, fungsional, deklaratif, dan objek. Secara singkat dapat dikatakan bahwa: paradigma prosedural memandang penyelesaian masalah sebagai hasil dari serangkaian langkah yang menyelesaikan sub masalah paradigma fungsional memandang penyelesaian masalah sebagai komposisi fungsi yang memetakan masalah ke jawaban paradigma deklaratif memandang penyelesaian masalah adalah pekerjaan komputer yang dilakukan melalui inferensi terhadap fakta paradigma objek memandang penyelesaian masalah sebagai hasil interaksi dari objek (objek dalam konsep ini merupakan representasi objek di dunia nyata).

SEJARAH PROGRAM PASCAL Program Pascal dirancang oleh Prof. Nicklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerland tahun 1971. Nama Pascal berasal dari Blaise Pascal, nama ahli matematika dan philosopi dari Perancis (abad 17). Bahasa pada Pascal merupakan pengembangan dari bahasa Algol 60 dan Algol W (turunan Algol 60). Memiliki beberapa versi, seperti : Turbo Pascal, Ms Pascal (Microsoft), Apple Pascal,UCSD (University of California at San Diego Pascal), dll. Turbo Pascal yang dibuat oleh Borland Inc. adalah versi yang paling banyak digunakan karena menggunakan Compiler untuk menterjemahkannya dan juga mengikuti standard bahasa Pascal yang dibuat oleh Nicklaus Wirth dan K. Jensen. Turbo Pascal merupakan bahasa yang case insensitive yang berarti penulisan dalam huruf kapital maupun huruf kecil tidak dipermasalahkan Pascal merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language) dan terstruktur (Structured Programming language).

1

2

c. PEMOGRAMAN PROSEDURAL Pemrograman dalam paradigma prosedural dilakukan dengan memberikan serangkaian perintah yang berurutan. Adapun yang menjadi dasar dalam pemograman prosedural adalah sebagai berikut: a. Algoritma Algoritma adalah serangkaian langkah-langkah yang tepat, terperinci, dan terbatas untuk menyelesaikan suatu masalah. Langkah yang tepat artinya serangkaian langkah tersebut selalu benar untuk menyelesaikan masalah yang diberikan. Langkah yang tidak memberikan hasil yang benar untuk domain masalah yang diberikan bukanlah sebuah algoritma. Langkah yang terperinci artinya setiap langkah diberikan secara detail dan dapat dieksekusi oleh komputer, instruksi seperti angkat sedikit ke kiri merupakan contoh instruksi yang tidak tepat, karena sedikit tidak menyatakan sesuatu yang tepat. Langkah yang diberikan harus terbatas, artinya suatu saat langkah harus berhenti, jika langkah tidak pernah berhenti (misalnya: ambil air, masukkan ke bak mandi, ulangi ambil air, dan seterusnya) maka serangkaian langkah itu tidak disebut sebagai algoritma (jika: ambil air, masukkan ke bak mandi, ulangi ambil air sampai bak mandi penuh, maka bisa disebut algoritma, namun langkah ambil air, masukkan ke bak mandi, harus diperinci). b. Konstruktor (elemen) Pemrograman Prosedural Elemen bahasa pemrograman prosedural yang penting adalah: Program utama Tipe Konstanta Variabel Ekspresi, operator, dan operand Struktur Data Instruksi dasar Program Moduler File eksternal Rekurens Konstruktor ini tidak untuk dipelajari secara berurutan, namun semua perlu dipelajari dan dimengerti untuk dapat membuat program dengan baik. 3

Input, Proses, dan Output Sekumpulan aksi dalam pemrograman prosedural bisa dibagi menjadi tiga bagian penting yaitu: input, proses, dan output. Bagian input, proses, dan output dikerjakan secara sekuensial, dan dalam setiap bagian mungkin akan ada input, proses, dan output.

TAMPILAN DAN MENU EDITOR Sebelum mempelajari lebih jauh tentang Pascal, terlebih dahulu perhatikan tampilan pascal yaitu sebagai berikut (gambar 1.1)

Didalam pascal juga terdapat menu menu editor yang memiliki fungsinya masing-masing. Adapun menu-menu editor yang terdapat didalam program Turbo Pascal 7.0 adalah sebagai berikut: MENU EDITOR TURBO PASCAL 7.0 1. File a. New, membuat program baru b. Open, Memanggil program yang disimpan pada disk c. Save, Menyimpan program dengan nama yang sama d. Save As, Menyimpan program dengan nama yang lain e. Save All, menyimpan semua program yang ada dilayar 4

f. Change Dir, mengubah drive aktif untuk penyimpanan dan pemanggilan file. g. Print, untuk mencetak h. Printer Setup, pengaturan printer i. DOS Shell, Masuk ke DOS untuk sementara, untuk kembali lagi ke Turbo Pascal Ketik EXIT kemudian Enter j. Exit, Keluar dari Turbo Pascal

2. Edita. b. c. d. e. f. Undo, mengembalikan yang terhapus terakhir Redo, menghapus kembali yang di Undo Cut, menghapus blok untuk dipindah ke tempat lain Copy, mengcopy blok Paste, menampilkan isi dari cut atau copy blog Show Clipboard, menampilkan isi clipboard

5.

3. Searcha. b. c. d. e. f. g. h. i. j. Find, untuk mencari atau perintah yang tertulis pada program yang sedang dikerjakan Replace, untuk mengganti kata atau perintah yang tertulis pada program yang sedang dikerjakan Search Again, mencari lagi kata atau perintah yang tertulis pada program yang sedang dikerjakan Go to line number, menuju ke baris yang dimaksud Show last compiler error, menunjukkan kesalahan kompilasi yang terakhir Find error, mencari kesalahan Find procedure, mencari procedure yang dimaksud Previous Browserdan Globals, menunjukkan berbagai fingsi dan procedur yang ada di pascal Objects dan Unit, untuk mencari nama objek dan unit Symbol, mencari simbol

pelacakan akan dimulai dari statement pertama dari subrutin tersebut. d. Go to cursor, Pilihan ini digunakan untuk memulai / melanjutkan eksekusi program dimulai dari posisi saat eksekusi dimulai sampai tempat kursor berada. e. Program reset, Pilihan ini digunakan untuk memberitahukan Turbo Pascal bahwa anda selesai dengan pembetulan-pembetulan dan menginisialisasi debugger untuk operasi yang lain. f. Parameter, menjalankan program parameter Compile a. Compile, Perintah ini digunakan untuk mengkompile program (mencari kesalahan) atau bisa juga kita bilang kalau program yang telah dibuat tadi dengan bahasa pascal di terjemahkan kedalam bahasa komputer agar dapat dimengerti komputer tentang perintah yang dibuat. b. Make, Pilihan ini digunakan untuk mengaktifkan perintah make, jika file yang primer telah diberi nama, maka file ini akan dikompilasi, jika tidak maka file yang terakhir yang sedang dimuat di editor akan dikompilasi.. Pilihan ini sangat berguna jika terdapat beberapa program yang secara fisik terpisah tetapi secara logikanya merupakan suatu kesatuan.\ c. Build, Perintah ini mirip dengan perintah make, hanya saja perintah build ini sifatnya bebas,sedangkan perintah make hanya akan mengkompilasi file-file selain file yang digunakan. d. Primary File, Perintah ini digunakan untuk menyatakan bahwa file .PAS akan dikompilasi pada saat make [F9] atau build [Alt + C + B] diaktifkan e. Clear primary file, menghapus file primer f. Information, perintah ini digunakan untuk menampilkan jendela informasi dari program .PAS yang sedang anda gunakan, termasuk ukuran kode sumber [dalam sumber dan baris], ukuran file .EXE atau .TPU dalam byte dan data.

4. Runa. b. Run, untuk menjalankan atau mengekskusi program Step Over, Step over ini memiliki cara kerja yang hampir sama dengan Trace Into, hanya saja jika statement adalah sebuah prosedur atau fungsi, maka keseluruhan subrutin akan dikerjakan sekaligus dan debugger akan berhenti pada statement sesudah pemanggilan ke subrutin c. Trace into, Perintah ini digunakan untuk mengeksekusi baris berikutnya, jika ada pemanggilan ke suatu subrutin, maka 5

6. Debuga. Breakpoints, mengatur suatu baris sebagai breakpoint. Dalam editor breakpoint ditunjukkan dengan highlight text. b. Call stack, pada saat anda melakukan debugging, suatu jendela yang menunjukan daftar pemanggil prosedur dan fungsi akan terlihat. c. Register, menampilkan Informasi CPU. d. Watch, menampilkan jendela watch. e. Output, menmpilkan output program. 6

f. User Screen, Pada umumnya perintah ini digunakan untuk melihat hasil dari program yang telah compile dan kita run. g. Evaluate/ modify, Dengan pilihan ini anda akan dibawa ke suatu jendela dengan 3 kotak yang memungkinkan anda untuk menuliskan sembarang nama perubah / ungkapan, menunjukan nilai perubah / ungkapan saat itu an memung