Tutorial Blok Bioetika

download Tutorial Blok Bioetika

of 21

  • date post

    06-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    7
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Tutorial blok bioetika fakultas kedokteran, bahan tutorial etika blok 2

Transcript of Tutorial Blok Bioetika

TUTORIAL 2 (SKENARIO B Blok 1 2011)Hari/tanggal: Selasa/ 04 September 2011Tempat: Ruang Tutorial 2 FK UNSRI MadangWaktu: 10.00 12.00 WIB

Tutor: dr. Iskandar Z. AModerator: Januar AntoniSekretaris 1: Audrey WitariSekretaris 2: LianitaAnggota: 1. Aldika Alviani6. Dwi Novia Putri2. Hendy Wijaya7. Obby Saleh3. Farida Chandradewi8. Desy Aryani4. Muhammad Hadley A9. Ferry Krisnamurti5. M. Rizky

Skenario:Emil mendapat nilai assignment yang rendah dari dosen. Assignmentnya berupa membuat Karya Tulis Ilmiah tentang Manajemen Belajar yang harus dikirim melaui e-mail. Menurut dosen, assignment Emil tidak dikerjakan dengan baik karena mengutip kata-kata dari penulis lain serta dikirim terlambat. Emil dituduh dosen telah melakukan kecurangan akademik dan kejahatan akademik yang serius, yaitu plagiarisme.Emil mengajukan protes karena menganggap dirinya tidak melakukan kesalahan. Menurut Emil, dirinya tidak mengutip kata-kata penulis secara langsung melainkan melakukan parafrase. Emil juga merasa bahwa aktivitas belajar di kedokteran telah melampaui batas sehingga ia merasa sangat sibuk dan tidak sempat mengerjakan assignment dengan baik Ditambah lagi, ia tidak mengerti bagaimana mengirim assignment melalui e-mail. Ia meminta pertolongan kakaknya untuk mengirim e-mail. Kakaknya yang tidak tahu batas waktu akhir pengiriman, mengirimkan e-mail ke dosen 3 hari setelahnya.

1. Klarifikasi Istilaha. Assignment= tugas yang diberikan pada seseorangb. Manajemen belajar= pengelolaan/pengaturan dalam belajarc. E-mail= surat elektronikd. Akademik= hal-hal yang lebih berkaitan pada tertulis daripada prakteke. Plagiarisme= penjiplakan yang melanggar hak ciptaf. Parafrase= proses pendefinisian kata dengan menggunakan kata-katalaing. Karya tulis ilmiah= h. Kecurangan akademik= tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur akademiki. Dosen= seseorang yang membagikan/memberikan ilmunya diuniversitas/perguruan tinggij. Kejahatan akademik=

2. Identifikasi MasalahFaktaE-OConcern

1. Emil mendapat nilai assignment yang rendah.+

2. Assignment (karya tulis ilmiah) tidak dikerjakan dengan baik karena mengutip kata-kata dari penulis lain serta dikirim terlambat.+

3. Emil dituduh telah melakukan kecurangan akademik dan kejahatan akademik berupa plagiarisme.+

4. Emil melakukan protes.+

5. Emil merasa aktivitas belajar di kedokteran telah melampaui batas sehingga sibuk dan tidak sempat mengerjakan assignment.+

6. Emil tidak mengerti cara mengirim assignment melalui e-mail.+

7. Kakak Emil tidak mengetahui batas waktu akhir pengiriman sehingga baru mengirimkan 3 hari setelahnya.+

3. Analisis masalah1. a. Apa yang dimaksud dengan assignment?b. Apa saja jenis-jenis assignment?c. Apa yang menyebabkan nilai assignment yang didapat rendah?d. Mengapa nilai assignment yang didapat rendah?

2. a. Apa yang dimaksud dengan karya tulis ilmiah?b. Bagaimana kriteria karya tulis ilmiah yang benar?b. Bagaimana prosedur pembuatan karya tulis ilmiah?

3. a. Apa itu plagiarisme?b. Apa saja bentuk-bentuk plagiarisme?c. Apa saja tindakan-tindakan dalam plagiarisme?d. Apa saja bentuk-bentuk kecurangan dan kejahatan akademik?

4. a. Apa definisi dari parafrase?b. Apa saja jenis-jenis parafrase?c. Apa perbedaan plagiat dan parafrase?d. Bagaimana cara mengajukan protes yang baik?

5. a. Bagaimana cara mengatur waktu belajar yang baik?b. Bagaimana aktivitas belajar yang ideal?

6.a. Bagaimana cara mengirim e-mail?

7.a. Apa definisi teknik komunikasi?b. Apa saja hambatan dalam berkomunikasi?c. Bagaimana menjadi komunikator yang baik? d. Bagaimana menjadi komunikan yang baik?e. Apa saja unsur-unsur komunikasi?f. Bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan efektif?

Jawaban terhadap analisis masalah:1. a. Assignment adalah suatu tugas yang diberikan kepada seseorang.b. Jenis-jenis assignment: Assignment kelompok, yaitu penyelesaiannya dikerjakan secara bersama-sama. Assignment individu, yaitu penyelesaiannya dikerjakan secara sendiri-sendiri (individual).c. Penyebab nilai assignment rendah:Time management yang buruk, cara belajar yang buruk, melakukan plagiarisme, tidak memiliki adult learning, cara komunikasi yang buruk (belum memahami cara belajar yang baik).d. Nilai assignment yang didapat rendah karena pengerjaan yang kurang maksimal (kekurangan waktu) dan dianggap melakukan plagiarisme sehingga nilai yang didapat berkurang.

2. a. Karya tulis ilmiah, menurut Eko Susilo (1995) adalah tulisan yang didasari dan mengedepankan segala hasil melalui pengamatan, peninjauan, penelitian pada bidang tertentu, dan selanjutnya disusun menurut metode tertentu juga dengan sistematika penulisan yang santun secara bahasa dan isi tulisannya bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, atau juga yang disebut benar secara keilmiahan.

b. Kriteria karya tulis ilmiah yang benar: Mengacu kepada teoriArtinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acuan dalam pembahasan masalah. Berdasarkan faktaArtinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adanya, sebenarnya dan konkret. LogisArtinya setiap keterangna dalam kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri, diselidiki dan diusut alasan-alasannya, rasional dan dapat diterima akal. ObjektifArtinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjektif, senantiasa faktual dan apa adanya, serta tidak diintervensi oleh kepentingan baik pribadi maupun golongan. SistematisBaik penulisan / penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin, teratur, kronologis, sesuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku, terurut, dan tertib. Sahih / ValidArtinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudahsahdanbenar menurut aturan ilmiah yang berlaku. JelasArtinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya, gamblang, dan sejelas-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguan-raguan dalam benak pembaca SeksamaBaik penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat, teliti, dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya TuntasPembahasan dalam karangan ilmiah harus sampai ke akar-akarnya. Jadi, supaya karangan tuntas, pokok masalah harus dibatasi tidak boleh terlalu luas. Bahasanya BakuBahasa dalam kerangka ilmiah harusbakuartinya harus sesuai dengan bahasa yamg dijadikan tolak ukur / standar bagi betu l tidaknya penggunaan bahasa Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional)Akan tetapi, tata cara penulisan laporan penelitian yang berlaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap harus diperhatikan.

c. Prosedur pembuatan karya tulis ilmiah: Menentukan topik atau pokok pembicaraan Mengembangkan tema secara terperinci dan jelas Merumuskan judul karya tulis yang akan dibuat Menyusun kerangka karangan untuk membantu penulis untuk menyusun karangan yang logis dan teratur Perhatikan teknik penulisan Buatlah karya tulis ilmiah sesuai sistematika penulisan karya tulis ilmiah yang baik dan benar.

3. a. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997:775), plagiarisme adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. b. Bentuk-bentuk plagiarisme: 1. menggunakan atau mengambil teks, data atau gagasan orang lain tanpa memberikan pengakuan terhadap sumber secara benar dan lengkap;2. menyajikan struktur, atau tubuh utama gagasan yang diambil dari sumber pihak ketiga sebagai gagasan atau karya sendiri bahkan meskipun referensi pada penulis lain dicantumkan;3. mengambil materi audio atau visual orang lain, atau materi test, sofware dan kode program tanpa menyebut sumber dan menampilkannya seolah-olah sebagai karyanya sendiri;4. tidak menunjukkan secara jelas dalam teks, misalnya dengan tanda kutipan atau penggunaan lay-out tertentu, bahwa kutipan literal atau yang mendekati literal dimasukkan dalam sebuah karya, bahkan meskipun rujukan yang benar terhadap sumber sudah dimasukkan;5. memparafrase (mengubah kalimat orang lain ke dalam susunan kalimat sendiri tanpa mengubah idenya) isi dari teks orang lain tanpa rujukan yang memadai terhadap sumber;6. menggunakan teks yang pernah dikumpulkan sebelumnya, atau menggunakan teks yang mirip dengan teks yang pernah dikumpulkan sebelumnya untuk tugas sebuah mata kuliah;7. mengambil karya sesama mahasiswa dan menjadikannya sebagai karya sendiri8. mengumpulkan paper yang dibuat dengan cara membeli atau membayar orang lain untuk membuatnya.

c. Tindakan-tindakan yang termasuk dalam plagiarisme:

Mengakui tulisan, karya kelompok, hasil pemikiran, gagasan, maupun temuan orang lain sebagai karya sendiri Menampilkan suatu tulisan yang sama di waktu yang berbeda tanpa menyinggung penulis. Meringkas dan memparafrasekan (mengutip secara tidak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya secara jelas. Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumber namun penggunaan maupun pemilihan kata yang digunakan tidak terlalu berbeda dengan sumber.

d. Bentuk kecurangan dan kejahatan akademik:1. menggunakan bantuan dalam ujian (kalkulator, handphone, buku, outline, catatan dsb) yang penggunaannya tidak mendapatkan ijin secara terbuka;2. mencoba membaca apa yang ditulis kandidat lain selama ujian, atau bertukar informasi di dalam atau di luar tempat ujian;3. menggunakan identitas orang lain selama ujian;4. memiliki soal ujian yang akan dikerjakan sebelum jadwal ujian dilaksanakan;5. memalsukan atau membuat-buat jawaban wawancara atau survei atau data riset

4. a. Parafrase mengandung tiga pengertian: Mengungkapkan ide atau informasi esensial dari orang lain dan menyajikannya dalam bentuk baru. Salah satu cara yang absah (ketika disertai dengan dokumentasi yang akurat) untuk meminjam dari atau menggunakan sebuah sumber. Sebuah pernyataan kembali yang leb