Tutor 1 Neuro

download Tutor 1 Neuro

of 28

  • date post

    20-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    17
  • download

    4

Embed Size (px)

description

BLOK NEUROMUSKULOSKELETAL

Transcript of Tutor 1 Neuro

Keryword

KerywordKlarifikasi IstilahRumusan MasalahBagaimana sel-sel yang sma ukuran dan struktur berorganisasi menjadi suatu jaringan ?Jawab :Yaitu dengan melaksanakan fungsi bagian-bagian organela sel seperti : nukleus, mitokondria, RE halus & kasar, ribosom, vakuola, aparatus golgi, lisosom.Nukleus :Mengatur segala kegiatan yang terjadi dalam selMemiliki matriks yang disebut dengan neukoplasma, yang berfungsi sebagai tempat terjadinya reaksi kimia sel

Mitokondria :Tempat terjadinya respirasi selSumber penyedia energi

Ribosom :Tempat berlangsungnya sintesis proteinRE Halus :Menampung dan memproses protein hasil sintesis dalam ribosom menjadi protein sekretoris. Protein itu glikoproteinMentransfer protein sekretoris menuju aparatus golgi melalui vokuola transport atau vesikel transportTempat sintesis komponen membran plasma

RE Kasar :Sintesis lipid (steroid, kolesterol dan phosfolipid).contoh steroid yang diproduksi hormon seks vertebrata dan homon yang disekresi oleh kelenjar adrenal Metabolisme karbohidrat (hidrolisis glikogen glukosa fosfat glukosa )Menawarkan racun (menambahkan gugus hidroksil pada senyawa tertentu mudah larut)Membantu kontraksi sel-sel otot (mengatur kadar kalsium di dalam sitosol)

Vakuola :Tempat pencernaan makananMengatur ketersediaan airTempat penimbunan ion anorganikPenyimpanan senyawa organik seperti asam amino, sukrosa dll.Penampung CO2

Aparatus Golgi :menambah glioksilat pada proteinsebagai organel sekretorimensintesis (membentuk) glikopidmembentuk dinding sel tumbuhanmembentuk lisosom

Lisosom :Penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler

(pdf.UPI, buku biologi, kuliah pakar)Bagimanakah pengaturan dari gap junction itu sendiri ?Cell Junctions - Menghubungkan antara sitoplasma dari sel yang satu dengan sitoplasma sel yang lain- Contoh : Otot jantung

Propagasi aksi potensial dari daerah cardiac pacemaker dari jantung untuk menyebar dan berkoordinasi yang menyebabkan kontraksi jantungSel 2Sel 2Sel 1Sel 1Plant CellAnimal CellMembrane Junctions: Tight Junction

Protein integral penghubung sel yang menyatu sambungan pengikat erat bersifat impermeable junction. umumnya di bagian apikal sel10

Struktur tight junction antar sel epitel dalam usus halusA. Freeze-fracture electron micrographB. Conventional electron micrographAB2. Anchoring junctionSel yang satu menempel secara mekanik pada membran sel atau matrik ekstraseluler dari sel yang laina. Actin filament attachment sitesb. Intermediate attachment sitesCell-cell adherens junction (adhesion belt)Cell-matrix adherens junction (focal contact)Cell-cell (desmosomes)Cell-matrix (hemidesmosomes)b. Sel-matrik ekstraselulera. Sel - sel

Terdapat pada jaringan epitelMembentuk jaringan yang kuatPerlekatan dengan sitoskeletal- Terdapat intra, ekstraseluler dan transmembran proteinPerlekatan dengan filamen aktinDesmosome

Figure 3.5bFilamen Intermediate yang memperluas bidang melewati ruang intraselular umumnya di bagian permukaan kulit yg tipis : dapat terlepas setelah terkena terik matahariIkatan berkurang bila kulit basah, terputar (twisting), tergores (stretching)14

DESMOSOM- Daerah antar sel yang berfungsi sebagai sarana agar sekelompok sel dapat bekerja sama dalam satu unitDesmosom spotHubungan sel yang berdekatan seperti titik sebagai noktahDesmosom beltHubungan sel yang berdekatan berfungsi sebagai pengikat sel yang berdekatan dan mengandung aktin (protein kontraktil)19Hemidesmosome

Gap JunctionFigure 3.5c

protein terhubung secara trans- membrane proteins terdapat dijaringan yg mudah terangsang (jantung, otot halus)17

Kontak FisikFigure 19-3 Molecular Biology of the Cell ( Garland Science 2008)

Summary of the various types of cell junctions in animals 19PENGATURAN GAP JUNCTION

Pengaturan gap junctionSaluran gap junction tdk selalu terbuka, spt gate channel, diduga melalui perubahan konformasi protein connexin yang membentuk dinding saluranGap junction merespon terhadap perubahan konsentrasi sitoplasma dr Ca++ atau H+ . Terbuka pd level Ca++ rendah, terutama pd kondisi rehat sel eukariot. Bila level Ca++ naik connexon menyempit dan akhirnya tertutup pda level 10-5 M Ca++Peningkatan level H+ sitoplasma jug menutup gap junctionStimuli lain, spt perubahan voltage membran juga dapat menutup saluran connexon2. Jika sel itu semiotonom, berarti sel membutuhkan sel yang lain, bagaimana antar sel melakukan komunikasi dan saling membutuhkan atau bertukar nutrien ?Jawab :Autocrine dan paracrine: komunikasi jarak dekat (local). Paracrine: mediator local mempengaruhi sel target tetangga, dirusak oleh suatu enzim ekstraselular atau diimobilisasi oleh ECM. Autocrine: sel responsif terhadap substansi yang dihasilkan oleh sel itu sendiri.Gap junction dan kontak antar membran: komunkasi jarak dekat (local)Tight junctionDesmosomeSignal Kimia

Sistem endocrine: komunikasi jarak jauh, lambat, spesifik. Sel target jauh hormon dibawa melalui pembuluh darahSistem neuron: komunikasi jarak jauh dan jarak dekat (local), cepat, dan spesifik. Penyampaian sinyal dapat dilakukan dengan cara protein dari suatu sel berikatan langsung dengan protein lain pada sel lain.

Tahap Komunikasi SelReception: penerimaan molekul pembawa signal dan ekstrasel oleh reseptor sel tergetTransduction: mengubah signal menjadi suatu bentuk molekul yang dapat menimbulkan response seluler spesifik.Response celluler: berbagai perubahan yang menimbulkan respon spesifik di dalam sel akibat terbentuknya molekul tertentu saat transduksi.Aktivitas Reseptor pada Permukaan SelReseptor terikat protein GLigand reseptor aktifasi protein G aktivasi/hambat suatu enzim yang mengaktivasi ion channel atau second messenger.Ion channel linked receptorLigand reseptor perubahan konformasi reseptor aliran ion tertentu ubah potensial elektris padamembran selReseptor yang berikatan dengan tirosin kinase Reseptor tidak memiliki aktivitas katalitik. Ligand reseptor stimulasi dimerisasi reseptor interaksi dengan protein tirosin kinase pada sitosolReseptor yang memiliki aktivitas enzimatik intrinsikReseptor memiliki aktivitas katalitik intrinsik. Ligand reseptor katalisasi GTP cGMP atau berperan sebagai protein fosfatase mengkatalisasi pelepasan fosfat dari dari fosfotirosin3. Bagaimanakah sel melakukan aktivitas metabolisme untuk menghasilkan nutrien dan energi untuk keperluan hidupnya ?Jawab : Secara keseluruhan proses metabolisme Glukosa akan menghasilkan produk samping berupa karbon dioksida (CO ) dan air (H O). Karbon dioksida dihasilkan dari siklus Asam Sitrat sedangkan air (H O) dihasilkan 2 2 2 dari proses rantai transport elektron. Melalui proses metabolisme, energi kemudian akan dihasilkan dalam bentuk ATP dan kalor panas. Terbentuknya ATP dan kalor panas inilah yang merupakan inti dari prosesmetabolisme energi. Melalui proses Glikolisis, Siklus Asam Sitrat dan proses Rantai Transpor Elektron, sel-sel yang tedapat di dalam tubuh akan mampu untuk menggunakan dan menyimpan energi yang dikandung dalam bahan makanan sebagai energi ATP. Secara umum proses metabolisme secara aerobik akan mampu untuk menghasilkan energi yang lebih besar dibandingkan dengan proses secara anaerobik. Dalam proses metabolisme secara aerobik, ATP akan terbentuk sebanyak 36 buah sedangkan proses anaerobik hanya akan menghasilkan 2 buah ATP. Ikatan yang terdapat dalam molekul ATP ini akan mampu untuk menghasilkan energi sebesar 7.3 kilokalor per molnya.

4. Jaringan ada bermacam-macam jenis, dan masing-masing punya karakteristik dan fungsi sendiri-sendiri Jawab :