Tugas psikologi industri

of 21 /21
Tugas Psikologi Industri •Azmi Muthi Azzahra (41614010015) •Magdalena Praharani Surya Ningrum (41614010030) •Farah Devina (41614010017) •Windi (4161401005) Teknik Industri

Embed Size (px)

Transcript of Tugas psikologi industri

  1. 1. Tugas Psikologi Industri Azmi Muthi Azzahra (41614010015) Magdalena Praharani Surya Ningrum (41614010030) Farah Devina (41614010017) Windi (4161401005) Teknik Industri
  2. 2. Psikologi Konsumen 1
  3. 3. 1. Deskripsi Singkat Indomie Indomie adalah merek produk mi instan dari Indonesia. Diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Perusahaan milik Sudono Salim ini mulai dibuat pertama kali pada tanggal 9 September 1970 dan dipasarkan ke konsumen sejak tahun 1972, dahulu diproduksi oleh PT. Sanmaru Food Manufacturing Co. Ltd., dan pertama kali hadir dengan rasa Ayam dan Udang Selain dipasarkan di Indonesia, Indomie juga dipasarkan secara cukup luas di manca negara, antara lain di Amerika Serikat , Australia , berbagai negara Asia dan Afrika serta negara-negara Eropa Harga Indomie yang ekonomis dan cita rasanya yang telah disesuaikan dengan selera Indonesia membuat produk mi instan ini sangat digemari oleh masyarakat Di Indonesia sendiri, sebutan Indomie sudah umum dijadikan istilah generik yang merujuk kepada mi instan.
  4. 4. Landasan Teori Mempelajari psikologi konsumen berarti bertujuan untuk mengetahui dan memahami berbagai aspek dan perilaku konsumen agar dapat digunakan dalam menyusun strategi pemasaran yang berhasil. Terdapat tiga factor yang mempengaruhi konsumen yaitu ; Konsumen individual Lingkungan yang mempengaruhi konsumen Stimuli pemasaran atau strategi pemasaran
  5. 5. Model Perilaku Konsumen Terdapat tiga faktor yang dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam mengkonsumsi indomie ; 1. Konsumen individual : konsumen membutuhkan suatu hal yang lebih mudah dan praktis 2. Lingkungan yang mempengaruhi konsumen : indomie merupakan produk mie instan nomor satu di Indonesia hal tersebut akan membuat konsumen lebih tertarik untuk mengkonsumsi indomie dibandingkan dengan produk lain yang sejenis. 3. Strategi pemasaran : harga yang terjangkau dan rasa yang enak dari indomie merupakan salah satu hal yang membuat minat pasar tertarik pada indomie. Serta melibatkan artis masa kini dalam periklanan produk indomie.
  6. 6. Landasan Teori Tinjauan Psikologis terhadap tingkah laku membeli Apabila seorang produsen memiliki gagasan untuk memproduksi sesuatu barang konsumen yang relatif baru maka sebelum gagasan itu menjadi suatu kenyataan biasanya seorang produsen berfikir dan bertanya: Kira-kira barang atau produk apa yang saat ini dirasakan sangat dibutuhkan Dalam bentuk apakah barang tersebut disajikan agar konsumen dapat mempergunakannya dengan cara yang lebih efisien dibandingkan dengan barang-barang sejenis lainnya Bagaimanakah kualitas barang tersebut agar membuat konsumen merasa lebih puas dibandingkan dengan barang-brang sejenis yang telah ada Target kelas sosial manakah yang diharapkan kelak menjadi konsumen daripada barang tersebut Strategi iklan apakah yang akan dibuat Strategi harga bagaimanakah yang akan dibuat
  7. 7. Tinjauan Psikologis Terhadap Tingkah Laku Membeli Indomie merupakan salah satu produk mie instan yang saat ini dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, karena memilik berbagai macam varian rasa yang di gemari oleh masyarakat serta harga yang terjangkau dan mudah didapatkan. Indomie dikemas dalam bentuk yang praktis sehingga konsumen dapat menggunakannya dengan cara yang lebih efisien. Indomie diproduksi untuk berbagai macam kelas social baik kelas social menengah kebawah, menengah maupun menengah ke atas. Dalam pemasaran di bidang periklanan, indomie melibatkan artis masa kini. Hal tersebut menyebabkan daya Tarik konsumen semakin meningkat. Harga yang dipasarkan untuk penjualan indomie cukup terjangkau.
  8. 8. A. The Market (Pasar) Hal ini penting sekali karena the market menyangkut persoalan daya beli masyarakat dan prestige pembeli. Jangan sampai terjadi bahwa konsumen yang memakai barang ini merasa mempunyai prestige yang rendah. Sehingga barang tersebut tidak hanya merangsang tingkah laku pembeli kelas social tertentu tetapi masyarakat dari kelas social yang lain pun akan mencoba.
  9. 9. Perubahan gaya hidup sering kali mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Salah satu dari perubahan itu adalah digemarinya mie instan sebagai makanan substitusi nasi. Bahkan kian hari produk ini kianmenjadi makanan pilihan konsumen, karena selain praktis dan harganya yang terjangkau, mie instan juga cukup mengenyangkan perut. Perubahan gaya hidup ini membuat PT. Indofood Sukses Makmur memproduksi mie instan dengan brand Indomie. Lanjutan
  10. 10. B. The Consumer Aimed At (level pembeli mana yang akan diajukan) Dalam hal ini konsumen dari barang tersebut akan diperinci lagi kedalam faktor-faktor usia, pendidikan, serta kebiasaan yang sering mereka lakukan. Dalam hal ini pengaruh psikologi akan banyak berperan dibandingkan dengan pengaruh-pengaruh lainnya.
  11. 11. Konsumen saat ini memiliki pemikiran yang lebih teliti dalam mengkonsumsi produk terutama dalam hal makanan. Indomie diklaim sebagai makanan yang sehat dan bergizi oleh produsennya. Produk mie instan ini disebut memiliki kandungan gizi, seperti energy, protein, niasin, asam folat, mineral, zat besi, natrium dan berbagai vitamin seperti vitamin A, B1, B6 dan B12.
  12. 12. C. Brand Information (informasi mengenai merk) Dalam hal ini suatu produk harus memberikan informasi- informasi mengenai dirinya kepada konsumen, seperti formulasi yang diberikan mengganggu kesehatan atau tidak, keunggulan apa yang dimiliki lalu keuntungan yang didapat dalam menggunakan barang tersebut.
  13. 13. Keunggulan Indomie Harga Indomie yang ekonomis dan cita rasanya yang telah disesuaikan dengan selera Indonesia membuat produk mie instan ini sangat digemari oleh masyarakat. Kepraktisan dalam penyajiannya dan mudahnya pendistribusian membuat Indomie menjadi andalan warga Indonesia saat terjadi tragedy bencana alam untuk mengatasi masalah keterbatasan dan kelangkaan bahan pangan di lokasi dengan segera.
  14. 14. D. The Competition (kompetisi dengan produsen lain yang sejenis) Harus memperhitungkan saingan-saingan yang mengeluarkan produk sejenis. Serta memperhitungkan juga sejauh manakah barang yang dipasarkan dapat mengambil bagian dalam pasar.
  15. 15. Kompetisi Pasar Indomie Hampir selama 4 dekade Indomie menjadi penguasa mutlak pasar mie instant Indonesia. Indofood sempat terlena me- maintain pasarnya sehingga kesempatan ini dimanfaatkan oleh pendatang baru Mie Sedaap dari WingsFood dan Mie Kare dari Orang Tua Group. Market share yang mencapai 90% menjadi 70%. Penjualan Indofood tetap naik, namun ada sebagian pasar bisa jadi konsumen baru, yang direbut oleh merek baru.
  16. 16. E. Marketing Objective Perlu dijelaskan apakah yang hendak dicapai produsen dalam marketing strateginya, advertising strategy nya serta pricing strategynya.
  17. 17. Product Produk yang diproduksi oleh Indomie adalah mie berkualitas tinggi dengan berbagai macam varians. Ada Indomie goreng, Indomie rasa soto, Indomie Kari Ayam, dan bahkan ada Indomie citarasa tradisional seperti rasa Cakalang, soto Betawi dan soto Madura, selain itu juga ada Indomie duo dan Indomie goreng Premium. Hal tersebut menunjukan bahwa Indomie ingin terus memberikan mie yang berkualitas kepada konsumennya, dengan juga terus melakukan inovasi untuk menghasilkan cita rasa mie yang sesuai dengan selera konsumen. Price (harga) Indomie selain dapat dibeli perbungkus, dapat juga dibeli dengan paket 5 bungkus atau paket 1 kardus berisi 30 atau 40 indomie. Harga Indomie juga sangat murah dan terjangkau bagi semua kalangan masyarakat, di Indonesia, perbungkus indomie dihargai hanya sekitar Rp. 2500,- . Place Group Distribusi Indofood memiliki jaringan distribusi terluas di Indonesia, menembus sampai hampir ke setiap sudut kepualuan.
  18. 18. Segmenting 1. Geografis : wilayah seluruh Indonesia, dari kepadatan tinggi sampai rendah. 2. Demografis : jenis kelamin (semua), agama (semua), pekerjaan (semua), pendidikan (tidak ada batasan), ras (tidak ada batasan). 3. Psikografis : gaya hidup konsumtif, praktis dan hemat. 4. Perilaku : tingkat pemakaian tinggi hingga rendah, loyalitas konsumen, tujuan penggunaan. Target pasarnya dalah semua umur kecuali balita. Positioning 1. Menanamkan di benak konsumen bahwa indomie adalah mie-nya orang Indonesia, dengan cita rasa Nusantara dari berbagai daerah, sehingga sesuai dengan taglinenya Indomie Seleraku. 2. Mie instant yang praktis dan nikmat untuk dikonsumsi, dapat dihidangkan dengan lauk pauk lainnya.
  19. 19. THANK YOU.
  20. 20. Daftar Pustaka desyyana.student.unej.ac.id Wikipedia.co.id