Tugas Nr Tutor 4

download Tugas Nr Tutor 4

of 27

  • date post

    09-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    222
  • download

    5

Embed Size (px)

description

nr

Transcript of Tugas Nr Tutor 4

GAMBARAN MOTIVASI MAHASISWA A 2012 SETELAH MENGIKUTI CCSA 1 UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS

PROPOSAL PENELITIANDiajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Riset Keperawatan 1Pada Fakultas Keperawatan Universitas PadjadjaranTutor 4

Abdul Aziz(220110120054)Sammy Lazuardi G.(220110120099)

Masriyah Komalasari(220110120063)Hanifah Shalihah(220110120107)

Ranti Asri Lestari(220110120066)Ganes Insina Aghnia(220110120111)

Agni Auliya Firdaus(220110120072)Ellys Suryani(220110120133)

Mira Rahmawati(220110120083)Lovi Meilina(220110120141)

Irvan Rafani Akhyar(220110120089)Restania Lukita Utami(220110120160)

UNIVERSITAS PADJADJARANFAKULTAS KEPERAWATAN SUMEDANG201522

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT bahwasanya proposal penelitian yang berjudul Gambaran Motivasi Mahasiswa A 2012 Setelah Mengikuti CCSA 1 Untuk Melanjutkan Pendidikan Profesi Ners dapat selesai penulis susun pada waktunya.Proposal penelitian ini ditujukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Riset Keperawatan 1.Penulis menyadari bahwa proposal penelitian ini jauh dari sempurna, maka dari itu mohon saran dan kritik yang membangun, guna memperbaiki penulisan makalah dimasa yang akan datang.Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : Dosen mata kuliah Riset Keperawatan 1 Irman Somantri, S.Kp.,M.Kep. Keluarga penyusun proposal penelitian Gambarani Motivasi Mahasiswa A 2012 Setelah Mengikuti CCSA 1 Untuk Melanjutkan Pendidikan Profesi Ners yang telah mendukung penulis untuk menyusun propasal penelitian ini. Teman-teman mahasiswa program A 2012 yang terlibat dalam penelitian ini.Dan kepada seluruh pihak yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Mudah-mudahan Allah SWT membalas kebaikan dengan pahala yang setimpal. Aamiin.

Jatinangor, 27 April 2015

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTARiDAFTAR ISIiiDAFTAR TABELiiiDAFTAR GAMBARiiiBAB I1PENDAHULUAN11.1Latar Belakang11.2Identifikasi Masalah41.3Tujuan Penelitian41.4Manfaat Penelitian41.5Kerangka Pemikiran51.6Lokasi dan Waktu Penelitian8BAB III9METODE PENELITIAN93.1Rancangan Penelitian93.2Variabel Penelitian93.3Definisi Konseptual dan Definisi Operasional93.4Populasi dan Sampel123.5Etika Penelitian133.6Alat Pengumpul Data143.7Prosedur Pengumpulan Data143.8Pengolahan Data153.9Analisa Data16BAB IV17HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN174.1Hasil Penelitian174.2Pembahasan19BAB V20KESIMPULAN DAN SARAN205.1Kesimpulan205.2Saran20DAFTAR PUSTAKA22LAMPIRAN

DAFTAR TABELTabel 1 Definisi Operasional11Tabel 2 Distribusi Frekuensi dan Presentase Motivasi Mahasiswa A201217Tabel 3 Gambaran Motivasi Mahasiswa A 2012 dilihat dari Indikator Proses17Tabel 4 Gambaran Motivasi Mahasiswa A 2012 dilihat dari Indikator Input18Tabel 5 Gambaran Motivasi Mahasiswa A 2012 dilihat dari Indikator Output18

DAFTAR GAMBARGambar 1 Kerangka Konsep Penelitian8

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangPerawat adalah salah satu tenaga medis yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan keperawatan terhadap pasien. Berdasarkan International Council of Nursing (ICN), perawat merupakan seseorang yang telah menyelesaikan studi pendidikan keperawatan dengan syarat yang telah dipenuhi dan memiliki wewenang di negeri bersangkutan untuk memberikan pelayanan keperawatan serta bertanggung jawab dalam meningkatkan kesehatan, pencegahan penyakit, dan pelayanan keperawatan (ICN, 1965). Dengan kata lain, untuk menjadi seorang perawat profesional yang mampu bertanggung jawab dalam menjalankan peran dan fungsinya, diperlukan kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh seorang mahasiswa calon perawat. Mengacu pada kerangka kerja International Council of Nursing (ICN), terdapat tiga kompetensi utama yang harus dimiliki oleh seorang perawat profesional, meliputi aspek praktik profesional, pemberian asuhan keperawatan, dan pengembangan profesional (ICN, 1997). Indonesia sendiri memberlakukan kompetensi-kompetensi tersebut berdasarkan konvensi nasional Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang dapat dicapai melalui pendidikan (Nursalam, 2008).Untuk menghasilkan perawat dengan kompetensi yang diunggulkan, terdapat dua tahap pendidikan yang harus dilalui oleh mahasiswa, yaitu tahap pendidikan akademik dan tahap pendidikan profesi ners (Reilly, 2002 dalam Nurul, 2012). Pada tahap pendidikan akademik, sebagian besar kompetensi yang diberikan yaitu pemahaman teori dan konsep mengenai ilmu keperawatan. Sedangkan pada tahap pendidikan profesi ners, mahasiswa mulai mengaplikasikan teori dan konsep yang telah didapatnya selama pendidikan akademik (Nursalam, 2008).Jenjang program pendidikan profesi ners merupakan program lanjutan setelah mahasiswa menyelesaikan program pendidikan akademik yang pembelajarannya lebih dititikberatkan pada pelaksanaan praktik keperawatan baik di lingkup rumah sakit maupun di masyarakat. Dengan adanya program pendidikan profesi ners ini, mahasiswa dituntut untuk memahami tentang tugas profesi ners dan realitas di lahan praktik, baik kondisi lingkungan rumah sakit maupun pelayanan asuhan keperawatan yang diberikan di rumah sakit. Sehingga, proses transformasi mahasiswa dari lingkungan akademik menuju lingkungan praktik harus dipersiapkan agar nantinya mahasiswa mampu beradaptasi secara cepat pada perannya sebagai perawat profesional dalam lingkungan rumah sakit maupun masyarakat. Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran merupakan salah satu institusi pendidikan perawat di Indonesia yang telah mempersiapkan transformasi peserta didiknya dari lingkungan akademik menuju lingkungan praktik, yaitu dengan memasukan Comprehensive Clinical System Analysis (CCSA) ke dalam mata kuliah pada program pendidikan akademik di semester empat (CCSA I) dan semester tujuh (CCSA II) yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sasikin Bandung (RSUP Dr. Hasan Sadikin).Comprehensive Clinical System Analysis (CCSA) adalah mata kuliah yang memfasilitasi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan klinik dasar terkait semua teori dan konsep keperawatan yang telah dipelajari di semester sebelumnya. Mata kuliah ini merupakan program baru yang diterapkan di Fakultas Keperawatan Unpad sejak tahun 2010 (FIK Unpad,2012 dalam Nurul, 2012). Sejak tahun 2014, CCSA dibagi menjadi dua tahap, yaitu CCSA I yang dilaksanakan pada semester empat dan CCSA II yang dilaksanakan pada semester tujuh. CCSA I hanya berfokus pada keterampilan mahasiswa dalam melakukan komunikasi terapeutik dan pemeriksaan tanda-tanda vital terhadap pasien. Adapun keterampilan klinis dalam tindakan keperawatan akan dilakukan pada CCSA II. Setelah menjalani mata kuliah CCSA ini, mahasiswa akan mulai mengetahui mengenai gambaran program pendidikan profesi ners. Hal ini akan mempengaruhi berbagai macam respon mahasiswa terhadap program profesi ners yang akan dijalaninya setelah menyelesaikan pendidikan akademik. Respon-respon tersebut nantinya akan memengaruhi pula aspek motivasi mahasiswa untuk melanjutkan program profesi ners.Motivasi adalah adalah suatu dorongan yang berasal dari dalam diri seseorang untuk melakukan, mengarahkan, dan mengorganisasikan suatu aktivitas tertentu, bahkan menentukan tingkat usaha yang mungkin dilakukan guna mencapai sebuah tujuan (Notoatmodjo, 2005 dalam Nurul, 2012 dan Handoko, 2002). Seorang mahasiswa yang termotivasi akan memperlihatkan ciri-ciri, diantaranya bekerja sesuai standar, disiplin, merasa berharga, bekerja keras, dan sedikit pengawasan (Ishak, 2003). Jika banyak mahasiswa yang tidak memiliki motivasi untuk melanjutkan program pendidikan ners, maka tidak akan ada keinginan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuannya, baik kemampuan akademik maupun kemampuan klinisnya. Hal ini dapat mengakibatkan minimnya pengetahuan teori dan konsep keperawatan serta pengalaman klinis mahasiswa di lingkup praktik yang pada akhirnya akan berdampak terhadap tidak tercapainya kompetensi-kompetensi tertentu yang dibutuhkan oleh seorang perawat profesional. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh Nurul dkk (2012) dalam penelitian deskriptif korelasionalnya tentang hubungan persepsi mengenai CCSA dan motivasi mahasiswa untuk melanjutkan profesi ners di Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran, didapatkan data lima dari sepuluh responden menyatakan ragu untuk melanjutkan program profesi ners. Selain itu, terdapat satu responden yang menyatakan tidak akan mengambil program profesi ners, kalau pun diambil, itu artinya terpaksa.Data penelitian sebelumnya pada tahun 2012, mahasiswa program A 2008 yang berjumlah 60 orang menunjukkan bahwa setelah menjalani praktik CCSA, banyak mahasiswa yang merasa kapok dengan tugas perawat di rumah sakit dan menunjukkan keraguannya untuk melanjutkan program pendidikan profesi ners dengan alasan tugas saat profesi akan lebih berat. Sedangkan mahasiswa yang akhirnya tetap memutuskan untuk melanjutkan profesi ners, banyak yang menjalaninya dengan malas-malasan (Nurul, 2012).Namun berdasarkan studi pendahuluan yang kami lakukan pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjajaran A 2012 sebanyak 30 orang, menunjukkan bahwa hanya 7 orang diantara mahasiswa tersebut yang tidak berencana melanjutkan pendidikan profesi setelah menjalankan praktik CCSA 1. Berdasarkan fenomena ini, tim peneliti tertarik untuk meneliti gambaran motivasi mahasiswa program A 2012 setelah mengikuti Comprehensive Clinical System Analysis (CCSA) I untuk melanjutkan program profesi Ners di Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran.

1.2 Identifikasi MasalahBerdasarkan uraian di atas maka identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana motivasi mahasiswa A 2012 setelah mengikuti CCSA 1.

1.3 Tujuan PenelitianTujuan UmumTujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui Gambaran Motivasi Mahasiswa Program A 20