Tugas Mandiri Biologi Oral 1.doc 2003.doc

download Tugas Mandiri Biologi Oral 1.doc 2003.doc

of 24

  • date post

    17-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    19
  • download

    6

Embed Size (px)

Transcript of Tugas Mandiri Biologi Oral 1.doc 2003.doc

BAB 1PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Hipnosis sudah dikenal sejak masa dahulu, dan dalam hal hipnotis terdapat berbagai pihak yang pro maupun kontra. Tak ada yang istimewa dalam hipnotis, dan bukan hal yang baru dalam penggunaan di kehidupan.

Kata hypnotis berasal dari bahasa yunani yang merupakan nama dewa tidur (hypnosis berarti tidur ). Hipnotis sebenarnya telah hadir dan telah ada di tengah kehidupan kita sehari-hari dan seringkali tak kita sadari bahwa sebenarnya kita semua pernah berada dalam fase hipnotik, contohnya ketika akan tidur dan bangun dari tidur 2.Hypnotis sendiri adalah suatu pengendalian Mind Concept Control yaitu kemampuan mengendalikan pikiran sehingga mampu mengkoneksikan gelombang otak dengan bahasa tubuh yaitu suatu kemampuan untuk merubah dari alam pikiran sadar ke bawah sadar dan sebaliknya dengan membuka gerbang alpha untuk masuk kedalam gelombang alpha dan sebaliknya 1.Mind Concept Control atau alam bawah sadar dapat mempengaruhi otak (fungsi limbik ) dalam menerima hypnosis dari luar sehingga otak terpengaruhi. Pada penderita phobia ketinggian atau acrophobia dapat di terapi dengan hypnosis, pengunaan hypnosis sebagai terapi disebut juga dengan hypnoterapi 5.

Hypnoterapi dapat menghilangkan phobia ketinggian yang yang sifatnya berlebihan hingga dapat menyebabkan suhu tubuh meningkat, jatung berdetak sangat cepat, pusing berlebihan dan gejala yang timbul lainnya 1.1.2 Tujuan

Pada penderita phobia ketinggian kini dapat disembuhkan dengan hypnosis. Dengan mempengaruhi alam bawah sadar para penderita dapat sembuh tanpa menimbulkan efek samping karena penggunaan obat-obatan.

1.3 Manfaat

Dapat menyembuhkan phobia tanpa menimbulkan efek samping dan penyembuhannya sangat cepat. Penyembuhannya cepat dikarenakan penyembuhan menggunakan hypnoterapi dapat mempengaruhi fungsi organ bawah sadar yang di kendalikan oleh fungsi limbik atau pada hypotalamus otak sehingg terjadi impuls syaraf terhadap tubuh untuk melakukan rangsangan berupa kata kata, alimat atau di sebut dengan afirmasi.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1 HYPNOSIS

2.1.1 Pengertian hypnosis

Kata "hypnosis" pertama kali diperkenalkan oleh James Braid, seorang dokter ternama di inggris yang hidup antara tahun 1795 - 1860. Sebelum masa Jame Braid, hypnosis dikenal dengan nama Mesmerism / Magnetism.Hypnosis berasal dari kata "hypnos" yang merupakan nama dewa tidur orang yunani. Namun perlu dipahami bahwa kondisi hypnosis tidaklah sama dengan tidur. Orang yang sedang tidur tidak menyadari dan tidak bisa mendengar suara-suara disekitarnya. Sedangkan orang dalam kondisi hypnosis, meskipun tubuhnya beristirahat (seperti tidur), ia masih bisa mendengar dengan jelas dan merespon informasi yang diterimanya.Hypnosis telah dipelajari secara ilmiah lebih dari 200 tahun 3.

Secara umum, dalam memahami system kendali alam pikiran manusia dimulai dari pemahamanan terlebih dahulu atas konsep alam pikiran manusia, yaitu:

1. Alam pikir sadar

Yaitu pikiran logika seperti: identifikasi info, membandingkan, menganalisa, dan memutuskan.

2. Alam pikir bawah sadar

Yaitu pikiran tanpa kita sadari ada di dalam diri kita, seperti: emosi, kebiasaan, memori jangka panjang, masa lalu, kepribadian, intuisis, persepsi, kepercayaan terhadap agama.

3. Alam pikir tak sadar

Yaitu pikiran tidak sadar di mana kerja tubuh di atur oleh system syaraf otonom, seperti: kerja pencernaan, pernafasan, regenerasi sel, penuaan, dan detak jantung.

Apabila seseorang telah memasuki alam bawah sadar, seseorang mampu mengkoordinasikan fungsi mind body soul (pikiran tubuh dan jiwa) secara harmonis sehingga akan didapatkan perasaan tenang, nyaman dan bahagia dalam proses yang di kerjakannya 4.

Human mind control system pada dasarnya adalah kemampuan mengendalikan gelombang otak manusia atau alam pikiran manusia, yaitu kemampuan untuk merubah dari alam pikiran sadar ke bawah sadar dan sebaliknya dengan membuka gerban alpha untuk masuk ke dalam gelombang alpha dan sebaliknya.

Mind control adalah kemampuan mengendalikan pikiran sehingga mampu mengkoneksikan gelombang otak dengan bahsa tubuh yaitu kemampuan untuk merubah dari alam pikiran sadar ke bawah sadar dan sebaliknya. Komponen organ manusia yang berpern utama dalam proses mind control system adalah otak beserta perangkat organ yang merupakan susunan syaraf pusat, karena semua impuls atau rangsangan yang diterima reseptor akan terakumulasi dalam otak dan diolah untuk kemudian direspon menjadi suatu perintah yang berujud gerak atau respek perilaku, respon ini di sebut dengan respon sensorik 5.

2.1.2 Mekanisme kerja hynosis

Mekanisme kerja hypnoyis dalam prosenya di otak. Dalam fungsi otak manusia, penjalaran semua rangangan atau impuls syaraf berjalan melalui dua jenis serabut syaraf yaitu syaraf sensorik dan syaraf motorik. Syaraf sensorik yaitu syaraf yang dilewati oleh rangsangan dari luar dan syaraf motorik yaitu serabut syaraf yang berfungsi sebagai jejas yang di lewati atas respon perintah yang merupakan reaksi setelah menerima rangsangan.

Hypnosis menggunakan mekanisme kerja syaraf sensorik karena yang digunakan adalah rangsangan dari luar tubuh. Semua rangsangan dari luar diterima sensor dan di bawa ke otak yang kemudian akan di proses dan di respin sebagai reaksi tindakan. Proses sensorik di bawa ke area penafsiran umum yang di sebut area wernicke, dan di daerah depan otak juga terdapat area prefrontalis yang juga berfungsi sebagai area pembentukan pikiran. Selain fungsi perintah motorik, misalnya respon gerakan terdapat juga fungsi pengaturan lain yang di sebut fungsi limbik atau fungsi luhur pada manusia, kepribadian dan respon sifat manusia 1.

Fungsi dari sistem limbik atau sistem luhur manusia berpusat dalam suatu organ yang di sebut dengan hypothalamus. Fungsi dari kesemua organ tersebut adalah mengatur manusia yang manifest sebagai perilaku atau sifat. Fungsi sifat atau perilaku adalah fungsi yang lebih halus karena merupakan suatu kelebihan manusia di bandingkan dengan makhluk hidup lainnya 5.

Dalam kesemua fungsi otak tersenut berlangsung sebagai pusat kendali dan kontrol pikiran manusia. Kemampuan dalam mengatur alam pikiran tersebut yang dinamakan mind contro system. Setelah semua reseptor diolah dan dipersepsikan di dalam otaksecara keseluruhan, maka beberapa akan dimanifestasikan sebagai fungsi motorik dab refleks atas berbagai reaksi terhadap tubuh manusia. Secara mudah, dapat dipahami bahwa fungsi motorik tubuh manusia adalah sebagai manifestasi dalam mempersepsikan suatu rangsangan yang mengenai reseptor dan sebagai media pula dalam memanifestasikan suatu persepsi fungsi luhur atau fungsi limbik manusia, sebagai fungsi persepsi atas sifat yang buruk ataupun yang baik. Fungsi motorik gerakan tubuh manusia diwujudkan akan berfungsinya otot-otot penyangga rangka tubuh manusia 3.

Pada prinsipmnya proses hypnotik dapat berlangsung disebabkan oleh adanya gap duration dalam berlangsungnya perjalanan impuls, penalaran atas suatu impuls yang diterima, dan perjalanan respon sebagai reaksi terhadap suatu impuls, serta terjadinya atau munculnya reaksi, yang diakibatkan adanya kelambatan berlangsungnya proses tersebut. Kelambatan proses, yang menyebabkan adanya gap duration dapat terjadi sebagai akibat dari:1. Perjalanan masing masing ransangan yang melalui jejas serabut syaraf mengalami perbedaan kecepatan.

2. Rangsangan yang timbul memiliki perbedaan dalam kejelasan, jenis, likalisasi, dan kekuatan.

3. Selama melewati jejas serabut syaraf, rangsangan dapat mengalami modifikasi baik pembelokan atau penguatan, bahkan blocking atau inhibisi.

4. Kelambatan alur impuls tersebut dapat menyebabkan kelambatan loading dalam otak didalam mempersepsikan semua impuls yang masuk, yaitu kelambatan dalam perjalanan impuls untuk dipersepsikan atau diolah.

Disaat terjadinya gap diration tersebut, dapat dimulai pemberian kata-kata atau kalimat-kalimat sugesti dapat memasuki alam pikiran manusia untuk memasuki alam pikir bawah sadar (memasuki fase hypnotik) 3.

Proses hypnotik dapat terjadi pada manusia diawali dengan suatu proses fiksasi perhatian kepada suatui hal, dengan menggunakan beberapa macam media, yaitu dapat menggunakan media visual, tatapan mata, atau kalimat. Disaat telah terfokus kepada suatu hal yang membuat pikiran seseorang dalam keadaan melamun, maka disaat itulah terjadi gap duration yang memungkinkan dilakukan sugesti dengan suatu kalimat-kalimat perintah yang disebut afirmasi sehingga obyek akan masuk ke alam pikir bawah sadar dan akan menjadi menurut apapun yang diperintahkan subyek pemberi hypnotik.

Terjadi gap duration pada manusia bukanlah merupakan suatu kerusakan sistema syaraf atau hal yang istimewa, namun hal tersebut adalah merupakan proses fisiologis yang dapat terjadi dan dialami oleh siapapun karena pada dasarnya setiap orang dalam kehidupan sehari harinya akan mengalami hal fluktuatif dalam tingkatan alam pikir baik dalam gelombang alpha, beta ataupun teta. Hal tersebut terjadi secara dengan sendirinya atau tanpa disadari, karena 80% memori manusia atau hal-hal yang mempengaruhi perilaku manusia tersimpan dalam alam pikir bawah sadar 5.

Adanya sugesti yang diberikan dengan suatu kalimat/ afirmasi berulang, atau dengan kuat untuk memberikan pengaruh disaat obyek telah memasuki fase hypnotik/ alam pikir bawah sadar.

Modifikasi lain yang mungkin terjadi adalah adanya modulasi atau penguatan impuls yaitu meningkatkan intensitas impuls dari impuls yang lemah atau rangsangan yang lemah kemudian diperkuat agar dapat segera sampai kedalam otak dan segera dipersepsikan untuk segera pula terjadi respon atas suatu rangsangan. Di dalam hypnotik, hal tersebut senantiasa dilakukan dengan memberi sugesti menggunakan sustu afirmasi y