Tugas Makalah Steering

download Tugas Makalah Steering

of 42

  • date post

    24-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    132
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Tugas Makalah Steering

SISTEM KEMUDI (STERRING)

SISTEM KEMUDI(STEERING)Disusun Oleh:DIO WIDYAN NAZIRIERIK PASIMA SIMATUPANGFERRI IRWAN SIMATUPANGGERRY GANESA TARIGANHERU BS SIMANJUNTAK

SISTIM KEMUDIFungsi :Mengarahkan jalannya kendaraan.

Ada dua sistem kemudi : Manual steering, Suatu sistem kemudi, dimana tenaga untuk menggerakan sistem kemudi dilakukan oleh pengemudi itu sendiri.Power Steering, Suatu sistem kemudi, dimana tenaga untuk menggerakan sistem kemudi disamping oleh pengemudi itu sendiri juga dilakukan oleh suatu mekanisme yang bekerja secara hidrolik

Steering WheelDilihat dari ukurannya ada dua macam : Besar Moment yang dipindahkan besar dan lebih stabil. Makan tempat Kecil Peka terhadap setiap gerakan yang diberikan Tenaga untuk memutar berat

STEERING MAIN SHAFTCOLLAPSIBLE TYPE Pada type ini, column mempunyai mata jaring, main shaftnya terdiri dari bagian atas dan bawah yang disambung dengan platic pin. Pada Column braketnya dipasang capsule. Jika mobil tabrakan, steering gear box mendapat tekanan yang kuat, maka main shaft dan columnnya akan runtuh.

COLLAPSIBLE TYPE BALL TYPE

Pada type ini, Columnnya terdiri dari dua bagian atas dan bawah yang disambung dengan ball bearing. Main shaftnya terdiri dari 2 bagian yang disambung dengan plastik pin . . Jika mobil tabrakan, steering gear box mendapat tekanan yang kuat, maka mian shaft dan columnnya akan menyusut, tenana benbturan tersebut akan diserap oleh ball bearing

SOLID SILICON RUBBER SEALED TYPE Pada type ini,Main shaftnya terdiri dari 2 bagian yang disambung dengan plastik pin Didalam main shaft bagian bawah di isikan silicon rubber dan braketnya dipasangkan caster wedge. Jika mobil tabrakan, steering gear box mendapat tekanan yang kuat, maka braketnya akan runtuh dan main shaftnya menyusut, dengan mrnyusutnya mainshaft ini maka silicon rubber akan menjadi tepung dan tersembur keluar melalui orifice pada steering main yoke Pada saat inilah silicon rubber menyerap tenaga benturan.COLLAPSIBLE TYPE

NON COLLAPSIBLE TYPE Pada type ini main shaftnya terbuat dari besi yang langsung berhubungan dengan steering gear boxNON COLLAPSIBLE TYPE CARA PENYAMBUNGAN STEERING MAIN SHAFT Cara penyambungan dengan gear box ada empat macam : One piece ( langsung ) Universal joint & spline Universal joint Flexible joint

STERING GEARFungsi :Mengatur arah roda depan & memperbesar momentPerbandingan gigi pada steering gear box :

Steering gear ratio=Jumlah putaran roda kemudiJumlah putaran sector shaft

STEERING GEARWorm & Sector :Worm gear berkaitan langsung dengan sector roller dibagian tengahnya Screw Pin :Pin yang berbentuk tirus bergerak sepanjang worm gear

STEERING GEAR

Screw nut :Pada bagian bawah main shaft terdapat ulir dan sebuah nut terpasang padanya. Pada nut terdapat bagian yang menonjol dan dipasang tuas yang terpasang pada rumahnya

Recirculating ball :Peluru ( ball ) diisikan dalam lubang lubang nut untuk membentuk hubungan yang menggelinding antara worm gear.

Rack and Pinion :Gerak putar pinion dirubah langsung menjadi gerakan mendatar, konstruksi sederhana, sudut belok tajam dan ringan.Tetapi goncangan yang diterima dari permukaan jalan mudah diteruskan ke roda kemudi.STEERING GEAR

STEERING LINKAGE Fungsi :Untuk memindahkan tenaga dari roda kemudi ke roda roda depan.

Rack and PinionSTEERING LINKAGE PADA SISTEM KEMUDI MODEL RACK AND PINION

STEERING LINKAGE

STEERING LINKAGE

FRONT WHEEL ALIGMENTTOESelisih jarak roda depan bagian depan dengan roda depan bagian belakang dalam mm.1. Toe in terlalu besar Roda akan aus pada sebelah luar2. Toe out terlalu besar Roda akan aus pada sebelah dalamFungsi TOE :Sebagai koreksi CamberSebagai koreksi gaya PenggerakFRONT WHEEL ALIGMENTFUNGSI TOE SEBAGAI KOREKSI CAMBERReaksi rolling chamber menyebabkan roda menggelinding ke arah luar, oleh sambungan kemudi roda dipaksa bergerak lurus kearah jalannya kendaraan akibatnya roda menggelinding dengan ban menggosok pada permukaan jalan.

FRONT WHEEL ALIGMENTTOE INToe in mengakibatkan roda menggelinding ke arah dalam, efek rolling chamber ke arah luar dapat teratasi sehingga roda dapat menggelinding lurus tanpa terjadi ban menggosok pada permukaan jalan.

Sehingga dapat :Menghemat ban ( ban tidak cepat aus dan keausannya merata )Pengemudian stabil ( tidak timbul getaran ) FRONT WHEEL ALIGMENTTOE SEBAGAI KOREKSI GAYA PENGGERAK

Gaya penggerak dari axel belakang diteruskan ke axel depan melalui rangka, reaksi gelinding ban roda depan yang mengarah ke belakang menyebabkan bagian depan cenderung bergerak ke arah luar.Untuk mengatasi ini, pada kendaraan dengan penggerak roda belakang perlu dilakuka penyetelan toe in ( positive )

FRONT WHEEL ALIGMENTTOE SEBAGAI KOREKSI GAYA PENGGERAK

Gaya penggerak dari roda depan diteruskan ke axel belakang melalui rangka. Reaksi terhadap gelinding roda belakang yang mengarah ke belakang ( beban ) menyebabkan roda depan bagian depan cenderung bergerak kearah dalam.Untuk mengatasi reaksi ini pada kendaraan dengan penggerak roda depan perlu dilakukan penyetelan toe out

FRONT WHEEL ALIGMENTCAMBERKemiringan roda bagian atas kedalam atau keluar terhadap garis vertikalFungsi :Perpanjangan garis tengah roda kiri dan kanan akan bertemu pada satu titik . Dengan adanya rolling camber maka gaya untuk memutar roda kemudi menjadi lebih ringan

FRONT WHEEL ALIGMENTFUNGSI CAMBER POSITIVE

Perpanjangan garis tengah roda kiri dan kanan akan bertemu pada satu titik . Dengan adanya rolling chamber maka gaya untuk memutar roda kemudi menjadi lebih ringanFRONT WHEEL ALIGMENTFUNGSI CAMBER NEGATIVE

Pada camber negative jatuh titik kutub terhadap jalan ( 1 ) dengan titik putar kemudi terhadap jalan ( 2 ) semakin jauhCamber negative menyebabkan rolling camber mengarah ke dalam ( 0 ). Sehingga pengemudian kendaraan menjadi beratPENGARUH CAMBER TERHADAP PENGEMUDIANCAMBER POSITIVE

Gaya sejajar S / spindel ( FS ) yang mengarah ke roda menyebabkan reaksi roda menekan ke arah bantalan dalam sehingga reaksi kelonggaran bantalan berkurang Camber positive mengurangi kelonggaran bantalanLetak beban kendaraan pada spindel mendekati bantalan dalam, menyebabkan getaran yang ditimbulkan spindel dan diteruskan ke sistim kemudi menjadi kecil PENGARUH CAMBER TERHADAP PENGEMUDIANCAMBER NEGATIVE

Gaya sejajar S / spindel ( FS ) yang mengarah keluar dari roda menyebabkan roda ingin lepas dari pengikatnya, reduksi kecocokan bantalan dapat dirasakan pada sistim kemudiCamber negative menyebabkan efek kebebasan bantalan roda bertambahLetak beban kendaraan pada sumbu spindel mendekati bantalan luar menyebabkan beban spindel bertambah, getaran yang ditimbulkan spindel diteruskan ke sistim kemudi bertambahLETAK BEBAN PADA SPINDELCAMBER POSITIVE

Keterangan :F = Gaya berat kendaraanFr = Gaya reaksi ( gaya tegak lurus )Gaya reaksi ( gaya tegak lurus ) pada posros roda ( spindel ) mendekati sumbu putar kemudi ( king pin ). Camber positif dapat memperkecil moment bengkok spindel

LETAK BEBAN PADA SPINDELCAMBER NEGATIVE

Gaya reaksi ( gaya tegak lurus ) pada poros roda ( spindel ) menjauhi sumbu putar kemudi / king pin. Camber negative dapat memperbesar moment bengkok spindel

FRONT WHEEL ALIGMENTCASTERKemiringan sumbu kemudi ( kingpin ) terhadap garis tengah roda vertikal jika dilihat dari samping Kendaraan. Fungsi :Pada saat jalan lurus caster akan mengarahkan roda agar tetap stabil dalam posisi lurus walau roda kemudi dilepas.CASTER

Keterangan :F = Gaya penggerakFr = Gaya yang digerakkanDaya penggerak F bekerja pada titik A dan menarik roda dititik B. tahanan gelinding roda memberikan perlawanan ( reaksi ) yang arahnya berlawanan ( Fr )Reaksi gaya gelinding roda yang ditarik akan selalu segaris dan arahnya berlawanan dengan arah gaya penggerak.Saat jalan lurus caster berfungsi menggerakkan roda tetap stabil dalam posisi lurus walau roda kemud dilepas.PENGARUH CASTER TERHADAP SIFAT PENGEMUDIANCASTER TERLALU POSITIVE

~ Makin besar penyetelan caster positive, makin besar kemampuan roda kembali ke posisi lurus~ Bila permukaan jalan jelek, getaran roda terasa kuat dirasakan pada kemudi

PENGARUH CASTER TERHADAP SIFAT PENGEMUDIANCASTER TERLALU NEGATIVE~ Pada roda timbul getaran~ Pada roda bergerak tidak stabil saal jalan lurus

SUDUT KINGPIN DAN OFFSET

Kemiringan sumbu kingpin terhadap garis vertikal jika dilihat dari depanFRONT WHEEL ALIGMENT

FUNGSI SUDUT KING PINPOSISI LURUS

Keterangan :TL = Tinggi saat posisi lurusBersama dengan toe mempertahankan posisi roda agar tetap lurus

FUNGSI SUDUT KING PINPOSISI BELOK

Keterangan :

TB = Tinggi saat posisi belokPada saat belok kiri, king pin kiri terangkat naik, gerakan ke atas king pin diteruskan ke pegas dan body kendaraan. Perubahan tinggi king pin menyebabkan gaya balik kemudi ke posisi lurusOFFSETJarak antara titik temu, garis tengah roda terhadap permukaan jalan dengan titik temu perpanjangan garis sumbu king pin terhadap permukaan jalan.Pengaruh OffsetJika offset semakin besar mengakibatkan :Setir semakin besar, jarak titik temu garis sumbu roda dan kingpin dengan jalan semakin besar sehingga tenaga yang digunakan untuk memutar roda kemudi semakin beratYang mempengaruhi besarnya offset~ Camber~ Sudut king pin~ Lebar telapak ban

OFFSET POSITIVEOFFSET~ Jarak A ada disebelah dalam kendaraan~ A merupakan offset positive

OFFSETOFFSET POSITIVE~ Jarak A ada disebelah luar kendaraan

TURNING RADIUS

FRONT WHEEL ALIGMENTTurning radius berfungsi untuk membuat kendaraan lebih lincah pada saat dikemudikan dan meperpanjang umur pemakaia