Tugas Individu Sampah Infeksius

download Tugas Individu Sampah Infeksius

of 62

Embed Size (px)

Transcript of Tugas Individu Sampah Infeksius

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    1/62

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Keperawatan di dunia sebagai profesi lahir sejak tahun 1858 ketika  Florence

     Nightingale yang dikenal sebagai The Lady of The Lamp  memberikan

     pelayanan keperawatan yang berbasis pada ilmu pengetahuan. Di Indonesia,

    keperawatan telah lahir sejak tahun 1816 ketika penjajahan elanda dan

     berkembang dengan dibukanya sekolah keperawatan setara diploma pada

    tahun 1!6" dan setara sekolah keperawatan setara sarjana pada tahun 1!85

    #$idayat, "%1"&. Keperawatan sebagai profesi terus berubah sejalan dengan

    masyarakat yang terus berkembang dan mengalami perubahan.

    Keperawatan sebagai bentuk pelayanan professional merupakan bagian

    integral yang tidak dapat dipisahkan dari upaya pelayanan kesehatan se'ara

    menyeluruh. (elain itu pelayanan keperawatan merupakan salah satu faktor  penentu baik buruknya mutu dan 'itra institusi pelayanan kesehatan.

    )elayanan kesehatan utamanya di *umah (akit, pelayanan keperawatan

    mempunyai posisi yang sangat strategis dalam menentukan mutu karena

     jumlah perawat terbanyak dari profesi lain dan paling lama kontak dengan

    klien, sehingga keperawatan adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dan

    sering digunakan sebagai indikator pelayanan kesehatan yang bermutu, serta

     berperan dalam menentukan tingkat kepuasan klien #)riyanto, "%%5&.

    )elayanan kesehatan telah memberikan peluang pada tenaga kesehatan untuk 

    memperoleh status profesionalismenya dengan 'ara proaktif berespon

    terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat. +asyarakat sebagai obyek 

     pelayanan pun terus meningkatkan standar kesehatan yang bisa di'apai,

    sehingga peran perawat dalam sistem kesehatan.

    )eran perawat profesional meliputi sebagai peran care giver , ado'ate,

    educator, collabolator, counselor, coordinator , counsultan dan change agent .

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    2/62

    (alah satunya peran perawat diterapkan di *umah (akit adalah peran perawat

    sebagai edu'ator. )erawat memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien.

    )erawat membantu pasien untuk meningkatkan kesehatannya melalui

     pemberian pengetahuan yang terkait dengan keperawatan dan tindakan medis

    yang diterima sehingga pasien atau keluarga dapat menerima tanggung jawab

    terhadap hal-hal yang diketahuinya. )eran perawat sebagai pendidik juga

    dapat memberikan pendidikan kesehatan kepada kelompok keluarga yang

     berisiko, kader kesehatan, dan masyarakat.

    )eran edu'ator perawat dalam memberikan pendidikan kepada pasienmenunjukkan potensinya untuk meningkatkan kepuasan konsumen,

    memperbaiki kualitas kehidupan, memastikan kelangsungan perawatan,

    mengurangi insidensi komplikasi penyakit, meningkatkan kepatuhan terhadap

    ren'ana pemberian perawatan kesehatan, menurunkan ansietas pasien, dan

    memaksimalkan kemandirian dalam melakukan aktiitas kehidupan sehari-

    hari #astable, "%%"&.

    )endidikan kesehatan kepada pasien bertujuan untuk mempertahankan

    kondisi sehat pasien, meningkatkan kesehatan, dan men'egah terjadinya

    suatu penyakit dan komplikasi #)otter )erry, "%%5&. /dukasi merupakan

     pendidikan kesehatan dalam bentuk kegiatan dan pelayanan keperawatan

    yang merupakan bagian penting dari peran perawat yang professional dalam

    upaya promosi kesehatan dan pen'egahan penyakit # preventif)  yang dapat

    dilakukan di rumah sakit ataupun di luar rumah sakit #non-klinis&. /dukasi

     pemberian pendidikan kesehatan ini dengan teknik pemberian poster dan'eramah. 0eknik 'eramah dan pemberian poster akan menambah pemahaman

    sebanyak !% #(ilaban, "%1"&.

    )erilaku adalah semua kegiatan atau aktiitas yang dilakukan oleh manusia

     baik yang dapat diamati se'ara langsung maupun yang tidak dapat diamati

    oleh pihak luar. (eseorang dapat menerima suatu respon terhadap stimulus

    atau objek yang berkaitan dengan sakit, penyakit sistem pelayanan kesehatan,

    makanan, dan minuman serta lingkungan. (ehingga perilaku merupakan

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    3/62

    totalitas penghayatan dan aktiitas seseorang, yang merupakan hasil bersama

    atau resultan baik faktor eksternal ataupun internal. Domain dalam perilaku

    seseorang yakni kognitif, afektif dan psikomotor. )engetahuan merupakan

    hasil dari domain perilaku tersebut #2otoatmodjo, "%1"&.

    )engetahuan merupakan hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah orang

    melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. )engindraan terjadi

    melalui pan'aindra manusia, yakni indra penglihatan, pendengaran,

     pen'iuman, rasa, dan raba. Kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga

    dalam pembuangan sampah infeksius dan non infeksius menjadi salah satu penyebab permasalahan di *uangan $emodialisa.

    )ada tanggal "-3 mei dilakukannya kajian situasi mengenai pembuangan

    sampah infeksius dan non infeksius. 0erdapat 36 pasien belum mengetahui

     perbedaan isi sampah infeksius dan non infeksius di *uang $emodialisa.

    (angat pentingya diberikan interensi pendidikan kesehatan untuk 

    memberikan pengetahuan kepada keluarga dan pasien dalam membedakan

    sampah infeksius dan non infeksius di *uang $emodialisa.

    B. Rumusan Masalah

    erdasarkan uraia latar belakang di atas, maka rumusan masalah yang

    dirumuskan adalah 4 Bagaimana sikap pasien dan keluarga setelah diberikan

     pendidikan kesehatan pembuangan sampah infeksius dan non infeksius di

     Ruang Hemodialisa Rumah akit !mmanuel Bandung"#

    C. Tujuan

    1. 0ujuan mum

    (etelah melakukan praktik manajemen keperawatan selama 18 hari,

    mahasiswa program )rofesi 2ers mampu melaksanakan tugas

    kepemimpian dan pengelolaan manajemen keperawatan di *uang

    $emodialisa sesuai dengan konsep dan langkah-langkah manajemen

    keperawatan.

    ". 0ujuan Khusus

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    4/62

    (etelah melakukan praktek kepemimpinan dan manajemen keperawatan

    selama 18 hari, mahasiswa program profesi ners mampu7

    a. +engetahui peran perawat sebagai edu'ator.

     b. +engetahui konsep pendidikan kesehatan.

    '. +engetahui konsep sikap

    d. +engetahui konsep sampah yang ada di *umah (akit.

    e. +emahami penatalaksanaan pendidikan kesehatan di *uang

    $emodialisa *umah (akit Immanuel andung.

    D. Waktu

    )raktik mata ajar kepemimpinan dan manajemen keperawatan ini

    dilaksanakan selama 18 hari sejak tanggal %" +ei "%16 hingga tanggal "1+ei "%16, di *uang $emodialisa *umah (akit Immanuel andung

    E. Metoe Pengum!ulan ata

    +etode penulisan yang digunakan dalam penulisan laporan ini adalah 7

    1. bserasi

    bserasi dilakukan untuk mengumpulkan data kondisi fisik ruangan,

    inentaris ruangan #alat dan bahan&, penerimaan pasien baru, timbang

    terima pasien, pelaksanaan operan, discharge planning   pemulangan

     pasien dan pendidikan kesehatan yang diberikan perawat pada pasien

    sesuai dengan standar operasional prosedur, penggunaan sarana dan

     prasarana.

    ". 9awan'ara

    9awan'ara dilakukan dengan pengatur ruangan, penanggung jawab shif,

     perawat pelaksana dank lien serta keluarga klien terkait dengan

     pelaksanaan asuhan keperawatan.

    . (tudi Dokumentasi

    (tudi dokumentasi untuk mengumpulkan data tentang dokumentasi

     proses keperawatan, standar prosedur tindakan keperawatan.

    :. Instrument )engumpulan Data

    Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket,

    lembar obserasi dan pedoman wawan'ara.

    ". #$stemat$ka Penul$san

    ;dapun sistematika penulisan yang penulis gunakan dalam makalah ini adalah

    sebagai berikut7

    BAB I Penahuluan

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    5/62

    0erdiri dari latar belakang, tujuan umum dan khusus, waktu dan tempat

     praktik, metode pengumpulan data dan sistematika penulisan.

    BAB II T$njauan Teor$

    0erdiri dari pengertian konsep peran perawat sebagai edu'ator, konsep

     pendidikan kesehatan, konsep sikap, konsep sampah medis.

    BAB III %aj$an #$tuas$ Manajemen %e!era&atan Ruang Hemo$al$sa

    raian kegiatan terdiri dari kajian situasi *uang $emodialisa, berisi profil

    *umah (akit, profil ruangan, pengkajian situasi lingkungan. ;nalisis (90,

    +atriks strategi, +atriks (90, )rioritas masalah dan  Fish Bone  dan

    )lanning of ;'tion #);&.

    BAB I' Im!lementas$ an E(aluas$ Has$l

    0erdiri dari implementasi dari masalah yang ditemukan di *uang $emodialisa

    serta terdapat ealuasi hasil dari Implementasi yang dilakukan.

    BAB ' Penutu!

    ab ini terdiri dari kesimpulan dan saran.

    BAB II

    TIN)AUAN TE*RITI#

    A. %onse! Peran Eu+ator Pera&at Pro,es$onal

    -. Pengert$an Peran Pera&at

    )engertian perawat menurut Kepmenkes *I 2o. 1"! tahun "%%1 tentang

    registrasi dan praktik perawat, perawat adalah seseorang yang telah lulus

     pendidikan perawat, baik di dalam maupun di luar negeri sesuai dengan

    ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. )erawat juga

    dituntut melakukan peran dan fungsi sebagaimana yang diharapkan oleh

     profesi dan masyarakat sebagai pengguna jasa pelayanan keperawatan

    #Kusnanto, "%%:&.

    )erawat adalah profesi yang sifat pekerjaannya berhubungan dengan

    manusia, terjadi proses interaksi antara indiidu, saling mempengaruhi antar 

    indiidu dan dapat memberikan dampak terhadap tiap-tiap indiidu yang

     bersangkutan #(uhaemi, "%%:&. )eran adalah seperangkat tingkah laku yang

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    6/62

    diharapkan dari masyarakat sesuai dengan kedudukannya di masyarakat.

    )eran perawat adalah seperangkat tingkah laku yang dilakukan oleh perawat

    sesuai dengan profesinya #Kusnanto, "%%:&.

    erdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan peran perawat adalah harapan

    yang diinginkan oleh pasien atau keluarga dari tingkah laku perawat dalam

    menjalankan tugasnya. )erawat mempunyai peranan dalam berinteraksi

    dengan pasien yang dapat mempengaruhi kesehatan sehingga pasien

    memiliki derajat kesehatan yang lebih tinggi.

    . Peran Pera&at

    )eran perawat profesional meliputi #Doheny, 1!8" dalam Kusnanto, "%%:&7

    a. )eran care giver 

    )erawat bertindak sebagai pemberi asuhan keperawatan. )erawat dapat

    memberikan pelayanan se'ara langsung dan tidak langsung kepada

     pasien dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang

    meliputi7 pengkajian, menegakkan diagnosa keperawatan berdasarkan

    hasil analisis data, meren'anakan interensi keperawatan sebagai upaya

    mengatasi masalah yang mun'ul dan membuat langkah

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    7/62

    sebagai narasumber dan fasilitator dalam tahap pengambilan keputusan

    terhadap upaya kesehatan yang harus dijalani oleh pasien. )eran perawat

    sebagai adokasi mengharuskan perawat untuk dapat melindungi dan

    memfasilitasi keluarga dan masyarakat dalam pelayanan keperawatan=

    '. )eran edu'ator 

    )erawat memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien. )erawat

    membantu pasien untuk meningkatkan kesehatannya melalui pemberian

     pengetahuan yang terkait dengan keperawatan dan tindakan medis yang

    diterima sehingga pasien atau keluarga dapat menerima tanggung jawab

    terhadap hal-hal yang diketahuinya. )eran perawat sebagai pendidik jugadapat memberikan pendidikan kesehatan kepada kelompok keluarga yang

     berisiko, kader kesehatan, dan masyarakat.

    d. )eran collaborator 

    )erawat bekerjasama dengan tim kesehatan lain dan keluarga dalam

    menentukan ren'ana maupun pelaksanaan asuhan keperawatan yang

     bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan pasien.

    e. )eran counsellor 

    (ebagai pemberi bimbingan

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    8/62

    sehat. )eran ini berhubungan dengan peren'anaan, kerja sama, perubahan

    yang sistematis dalam berhubungan dengan pasien, dan 'ara memberikan

     perawatan kepada pasien=

    h. )eran consultant 

    )erawat menjadi sumber informasi untuk meme'ahkan masalah pasien.

    )eran ini se'ara tidak langung berkaitan dengan permintaan pasien

    terhadap informasi tentang tujuan keperawatan yang diberikan. )erawat

    adalah sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi spesifik pasien.

    /. Peran Pen$$k0Eu+ator Pera&at

    )endidikan kesehatan bagi pasien telah menjadi satu dari peran yang paling penting bagi perawat yang memberikan asuhan keperawatan kepada pasien.

    )asien dan anggota keluarga memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan

    kesehatan #)otter )erry, "%%5&. )erawat sebagai pendidik bertugas untuk 

    memberikan pengajaran baik dalam lingkungan klinik, komunitas, sekolah,

    maupun pusat kesehatan masyarakat #runner(uddarth, "%%&.

    )erawat sebagai pendidik menjalankan perannya dalam memberikan

     pengetahuan, informasi, dan pelatihan ketrampilan kepada pasien, keluarga

     pasien maupun anggota masyarakat dalam upaya pen'egahan penyakit dan

     peningkatan kesehatan #(usanto, "%1"&. )erawat sebagai pendidik berperan

    untuk mendidik dan mengajarkan indiidu, keluarga, kelompok,

    masyarakat, dan tenaga kesehatan lain sesuai dengan tanggungjawabnya.

    )erawat sebagai pendidik berupaya untuk memberikan pendidikan atau

     penyuluhan kesehatan kepada klien dengan ealuasi yang dapat

    meningkatkan pembelajaran #9ong, "%%!&.

    )erawat dalam perannya sebagai pendidik perlu memahami kekuatan, baik 

    dulu maupun saat ini yang telah berdampak dan terus berdampak pada

    tanggung jawab mereka di dalam praktik dengan pengajaran sebagai aspek 

    utama dari peran profesional perawat. )erawat diharapkan memberikan

    instruksi kepada pasien agar dapat mempertahankan tingkat kesejahteraan

    yang optimum, men'egah penyakit, menangani penyakit, dan

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    9/62

    mengembangkan keterampilan sehingga dapat memberikan perawatan

     pendukung bagi anggota keluarga #astable, "%%"&.

    )erawat profesional pada dasarnya harus siap untuk memberikan jasa

     pengajaran efektif yang dapat memenuhi kebutuhan perorangan dan

    kelompok dalam berbagai kondisi di lingkungan praktik #ell 1!86, dalam

    astable, "%%"&. )eran perawat sebagai pendidik akan meningkatkan

    kepuasan kerja perawat saat perawat menyadari bahwa kegiatan pengajaran

     berpotensi untuk membantu terbinanya hubungan terapeutik dengan pasien

    yang lebih besar dan men'iptakan perubahan yang benar-benar membuat perbedaan dalam kehidupan orang lain #astable, "%%"&.

    )erawat sebagai pendidik harus memiliki kemampuan sebagai syarat

    utama antara lain #;smadi, "%%8&7

    a. 9awasan ilmu pengetahuan.

    )endidikan kesehatan merupakan upaya sadar yang dilakukan oleh

    seorang edukator untuk mempengaruhi orang lain agar dapat berperilaku

    atau memiliki pengetahuan dan pemahaman yang sesuai dengan yang

    diharapkan. Dalam )roses pendidikan ini terjadi transfer ilmu

     pengetahuan yang luas bukan hanya menyangkut ilmu keperawatan,

    tetapi juga ilmu-ilmu lain.

     b. Komunikasi.

    Keberhasilan proses pendidikan dipengaruhi oleh kemampuan perawat

    dalam berkomunikasi, baik se'ara erbal maupun non erbal.

    Kemampuan berkomunikasi ini merupakan aspek mendasar dalam

    keperawatan. )erawat harus berinteraksi dengan pasien selama ": jam

     penuh. Interaksi merupakan bagian dari komunikasi. )erawat dapat

    memberikan informasiitra profesionalisme yang baik pada perawat akan

    ter'ipta dengan komunikasi yang baik pula.

    '. )emahaman psikologis.

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    10/62

    (asaran pelayanan keperawatan adalah pasien, dalam hal ini indiidu,

    keluarga, dan juga masyarakat. )erawat harus mampu memahami

     psikologis agar dapat mempengaruhi orang lain. )erawat harus

    meningkatkan sensitiitas dan kepeduliannya. (aat berbi'ara dengan

    orang lain perawat harus melakukannya dengan hati dengan kata lain

     perawat berkomunikasi dengan orang lain dengan menyentuh hati orang

    lain. (etiap pemikiran dan ide perawat dapat langsung diterima oleh

     pasien sehingga tujuan pendidikan kesehatan dapat ter'apai.

    d. +odel

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    11/62

    Karakter pribadi perawat memainkan peranan penting dalam menentukan

    hasil interaksi dalam proses pendidikan kesehatan. kesadaran pengajaran

    yang rendah dan kurang keyakinan dalam pengajaran=

    '. )endidikan pasien masih menjadi prioritas rendah.

    ;lokasi dana untuk program pendidikan masih tetap ketat dan dapat

    menghambat pemakaian strategi dan teknik pengajaran yang inoatif dan

    hemat waktu.

    d. Kurangnya waktu pengajaran.

    Kurangnya waktu untuk mengajar merupakan halangan utama yang

    selalu ada. )asien yang parah hanya dirawat dalam waktu yang singkat

    dimana terjadi pertemuan yang singkat antara pasien dan perawat di

    lingkungan gawat darurat, saat rawat jalan, atau di lingkungan rawat

     jalan lain. )erawat harus tahu 'ara menggunakan pendekatan yang

    singkat, efisien, dan tepat guna untuk pendidikan pasien dan staf dengan

    memakai metode dan peralatan instruksional saat pemulangan.

    )eren'anaan pulang memainkan peranan yang lebih penting untuk 

    memastikan kesinambungan perawatan di semua lingkungan=

    e. @enis sistem dokumentasi yang digunakan.

    @enis sistem dokumentasi yang digunakan oleh lembaga perawatan

    kesehatan akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas pendidikan

    kesehatan pasien yang di'atat. aik pengajaran formal maupun informal

    seringkali dilakukan tanpa didokumentasikan karena tidak adanya

    kemudahan dan kurangnya perhatian pada dokumentasi. )en'atatan

    upaya pengajaran yang tidak memadai akan menghalangi komunikasi

    yang terjadi antara pemberi perawatan kesehatan mengenai apa yang

    telah diajarkan dan memun'ulkan kekurangan yang ada.

    4. Pen$$kan %esehatan se3aga$ Tugas Peran Eu+ator Pera&at

    )endidikan kesehatan merupakan fungsi di dalam lingkup praktik 

    keperawatan termasuk tanggung jawab promosi kesehatan dan pen'egahan

     penyakit di lingkungan seperti sekolah, rumah, rumah sakit, dan industri

    #2ational Aeague for nursing, 1!18 dalam astable, "%%"&. )endidikan

    kesehatan yang efektif menjadi penting dalam asuhan kesehatan untuk 

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    12/62

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    13/62

    tepat bergantung pada metode instruksional yang dipilih. ;lat bantu

     pengajaran antara lain #)otter )erry, "%%5&7

    a. +ateri 'etak, merupakan alat bantu pengajaran tertulis yang tersedia

    seperti buklet, leaflet, dan pamflet. +ateri dalam materi 'etak harus dapat

    diba'a dengan mudah oleh peserta didik, informasi harus akurat dan

    aktual, metode yang digunakan harus metode yang ideal untuk 

    memahami konsep dan hubungan yang kompleks=

     b. Instruksi terprogram, merupakan instruksi setiap bagian se'ara tertulis

    dan langkah pengajaran mengharuskan peserta didik menjawab

     pertanyaan dan pengajar memberi tahu apakah salah atau benar. Instruksihanya berbentuk erbal, akan tetapi pengajar dapat menggunakan

    gambar atau diagram. +etode membutuhkan pengajaran aktif,

    memberikan respon segera, mengoreksi jawaban yang salah dan

    mendorong jawaban yang benar. )eserta didik belajar menurut ke'epatan

    dari masing-masing kemampuan peserta didik=

    '. Instruksi komputer, merupakan penggunaan format instruksi yang

    terprogram dalam komputer. +etode ini membutuhkan kemampuan

    dalam mengoperasikan komputer=

    d. +ateri audioisual, materi sangat berguna bagi pasien yang memiliki

    masalah pemahaman ba'aan. >ontohnya slide, kaset, dan ideo=

    e. diagram, merupakan ilustrasi yang menunjukkan hubungan dalam

     bentuk garis dan simbol. +etode ini menunjukkan ide-ide kun'i,

    kesimpulan dan konsep kun'i.

    f. Brafik, merupakan presentasi isual dari data menurut urutan angka.

    Brafik membatu peserta didik untuk mendapatkan informasi se'ara 'epat

    mengenai suatu konsep=

    g. agan, merupakan rangkuman sejumlah ide dan fakta isual yang sangat

    ringkas yang dapat menunjukkan sekumpulan pokok ide,langkah, atau

    kejadian. 0abel menunjukkan hubungan antara beberapa ide atau konsep=

    h. gambar atau foto, kedua media ini lebih disukai daripada diagram karena

    lebih se'ara akurat menunjukkan detail dan benda yang sesungguhnya.

    Bambar memperlihatkan detail dalam objek nyata. bjek fisik,

     penggunaan perlengkapan objek atau model yang dapat dimanipulasi dari

    hasil kreatifitas atau kerajinan.

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    14/62

    B. Pengetahuan

    -. Pengert$an !engetahuan

    )engetahuan adalah hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan

     penginderaan terhadap suatu objek tertentu. )enginderaan terjadi melalui

     pan'aindera manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, pen'iuman,

    rasa, dan raba. (ebagian pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan

    telinga #2otoatmodjo, "%1"&.

    . Proses ao!s$ !er$laku

    Dari pengalaman dan penelitian terbukti bahwa perilaku yang didasari oleh

     pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. )enelitian *ogers dalam 2otoatmodjo "%1" mengungkapkan

     bahwa sebelum orang mengadopsi perilaku baru #berperilaku baru&, di

    dalam diri orang tersebut terjadi proses yang berurutan, yakni7

    a.  $%areness #kesadaran&, yakni orang tersebut menyadari dalam arti

    mengetahui stimulus #objek& terlebih dahulu

     b.  !nterest , yakni orang mulai tertarik kepada stimulus

    '.  &valuation, #menimbang-nimbang baik dan tidaknya stimulus tersebut

     bagi dirinya&. $al ini berarti sikap responden sudah lebih baik lagi

    d. Trial , orang telah mulai men'oba perilaku baru

    e.  $doption, subjek telah berperilaku baru sesuai dengan pengertahuan,

    kesadaran, dan sikapnya terhadap stimulus.

     2amun demikian, dari penelitian selanjutnya *ogers menyimpulkan bahwa

     perubahan perilaku tidak selalu melewati tahap-tahap di atas. ;pabila

     penerimaan perilaku baru atau adopsi perilaku melalui proses seperti ini

    didasari oleh pengetahuan, kesadaran, dan sikap yang positif, maka perilaku

    tersebut akan bersifat langgeng #long lasting &. (ebaliknya apabila perilaku

    itu tidak didasari oleh pengethuan dan kesadaran maka tidak akan

     berlangsung lama. >ontohnya ibu-ibu menjadi peserta K, kkarena

    diperintahkan oleh lurah atau ketua *0 tanpa mengetahui makna dan tujuan

    K, maka mereka akan segera keluar dari keikutsertaanya dalam K setelah

     beberapa saat perintah tersebut diterima #2otoatmodjo, "%%3&.

    /. T$ngkat !engetahuan

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    15/62

    )engetahuan yang ter'akup dalam domain kognitif menurut 2otoatmodjo

    #"%1"& mempunyai enam tingkatan, yaitu 7

    a. 0ahu #kno%&

    0ahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang telah dipelajari

    sebelumnya. 0ermasuk ke dalam pengetahuan tingkat ini adalah

    mengingat kembali #recall & sesuatu yang spesifik dari seluruh bahan yang

    dipelajari atau rangsangan yang telah diterima. leh sebab itu, tahu ini

    adalah tingkat pengetahuan yang paling rendah. Kata kerja untuk 

    mengukur bahwa orang tahu tentang apa yang dipelajari antara lain dapat

    menyebutkan, menguraikan, mendefinisikan, menyatakan, dansebagainya.

     b. +emahami #comprehension&

    +emahami diartikan sebagai suatu kemampuan untuk menjelaskan

    se'ara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterpretasikan

    materi tersebut se'ara benar.

    '. ;plikasi #application&

    ;plikasi diartikan sebagai kemampuan untuk menggunakan materi yang

    telah dipelajari pada situasi atau kondisi real   #sebenarnya&. ;plikasi

    disini dapat diartikan sebagai aplikasi atau penggunaan hukum-hukum,

    rumus, metode, prinsip, dan sebagainya dalam konteks atau situasi yang

    lain.

    d. ;nalisis #analysis&

    ;nalisis adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu

    objek ke dalam komponen-komponen, tetapi masih di dalam satu struktur 

    organisasi, dan masih ada kaitannya satu sama lain. Kemampuan analisis

    ini dapat dilihat dari penggunaan kata kerja, seperti dapat

    menggambarkan, membedakan, memisahkan, mengelompokkan, dan

    sebagainya.

    e. (intesis # synthesis&

    (intesis menunjuk kepada suatu kemampuan untuk meletakkan atau

    menghubungkan bagian-bagian di dalam suatu bentuk keseluruhan yang

     baru. Dengan kata lain sintesis adalah suatu kemampuan untuk menyusun

    formulasi baru dari formulasi-formulasi yang ada.

    f. /aluasi #evaluation&

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    16/62

    /aluasi ini berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan justifikasi

    atau penilaian terhadap suatu materi atau objek. )enilaian-penilaian itu

    didasarkan pada suatu kriteria yang ditentukan sendiri, atau

    menggunakankriteria-kriteria yang telah ada.

    1. "aktor7,aktor 2ang mem!engaruh$ !engetahuan

    +enurut 2otoatmodjo #"%%3&, ada dua faktor yang mempengaruhi

     pengetahuan seseorang yaitu faktor internal dan faktor eksternal. ?aktor 

    internal meliputi status kesehatan, intelegensi, perhatian, minat, dan bakat.

    (edangkan faktor eksternal meliputi keluarga, masyarakat, dan metode

     pembelajaran. eberapa faktor yang mempengaruhi pengetahuan seseorang

    menurut 9awan dan Dewi #"%1%& antara lain 7

    a. ?aktor internal

    1& 0ingkat pendidikan

    )endidikan adalah bimbingan yang diberikan seseorang terhadap

     perkembangan orang lain menuju ke arah 'ita-'ita tertentu yang

    menentukan manusia untuk berbuat untuk men'apai keselamatan dan

    kebahagiaan. )endidikan diperlukan untuk mendapatkan informasi

    yang akhirnya dapat mempengaruhi seseorang. )ada umumnya makin

    tinggi pendidikan seseorang makin mudah menerima informasi.

    "& )ekerjaan

    )ekerjaan adalah keburukan yang harus dilakukan terutama untuk 

    menunjang kehidupannya dan kehidupan keluarga.

    & mur 

    (emakin 'ukup umur indiidu, tingkat kematangan dan kekuatan

    seseorang akan lebih matang dalam berpikir dan bekerja.

    :& Informasi

    (eseorang yang mempunyai sumber informasi yang lebih banyak akan

    mempunyai pengetahuan yang lebih luas.

     b. /ksternal

    1& ?aktor Aingkungan

    Aingkungan merupakan seluruh kondisi yang ada di sekitar manusia

    dan pengaruhnya yang dapat mempengaruhi perkembangan dan

     perilaku orang atau kelompok.

    "& (osial budaya

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    17/62

    (istem sosial budaya yang ada pada masyarakat dapat mempengaruhi

    dari sikap dalam menerima informasi.

    C. #$ka!

    -. Pengert$an

    (ikap merupakan reaksi atau respons yang masih tertutup dari seseorang

    terhadap suatu stimulus atau objek. (ikap merupakan sesuatu yang tidak 

    dapat langsung dilihat tetapi hanya dapat ditafsirkan terlebih dahulu dari

     perilaku yang tertutup. (ikap se'ara nyata menunjukkan konotasi adanya

    kesesuaian rekasi terhadap stimulus tertentu yang dalam kehidupan sehari-

    hari merupakan reaksi yang bersifat emosional terhadap stimulus sosial

    #2otoadmojo, "%1"&.

    +enurut #2ew'omb dalam 2otoadmojo, "%1"&, sikap itu merupakan

    kesiapan atau kesediaan untuk bertindak, dan bukan merupakan pelaksanaan

    motif tertentu. (ikap belum merupakan suatu tindakan atau aktiitas akan

    tetapi merupakan predisposisi tindakan suatu perilaku. (ikap itu masih

    merupakan reaksi tertutup, bukan merupakan reaksi terbuka.

    . %om!onen s$ka!

    +enurut ;llport #1!5:& dalam 2otoadmojo #"%1"& menjelaskan bahwa

    sikap itu mempunyai komponen pokok yaitu 7

    a. Keper'ayaan #keyakinan&, ide dan konsep terhadap suatu objek.

     b. Kehidupan emosional atau ealuasi terhadap suatu objek.

    '. Ke'enderungan untuk bertindak #trend to behave&

    Ketiga komponen ini se'ara bersama-sama membentuk sikap yang utuh

    #total attitude&. Dalam penentuan sikap yang utuh ini, pengetahuan, pikiran,

    keyakinan dan emosi memegang peranan yang penting.

    /. T$ngkatan s$ka!

    ;da beberapa tingkatan dari sikap yaitu 7

    a. +enerima #receiving &

      +enerima diartikan bahwa orang #subjek& mau dan memperhatikan

    stimulus yang diberikan #objek& .

     b. +erespons #responding &

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    18/62

    +emberikan jawaban apabila ditanya, mengerjakan, dan menyelesaikan

    tugas yang diberikan adalah suatu indikasi dari sikap. (ebab dengan

    seseorang mengerjakan suatu pekerjaan terlepas dari pekerjaan itu benar 

    atau salah, adalah berarti bahwa orang menerima ide tersebut.

    '. +enghargai #valuing &

    +engajak orang lain untuk mengerjakan atau mendiskusikan suatu

    masalah adalah suatu indikasi sikap tingkat tiga.

    d. ertanggung jawab 'responsible&

    ertanggung jawab atas segala sesuatu yang telah dipilihnya dengan

    segala risiko merupakan merupakan sikap yang paling tinggi.

    1. "aktor7"aktor 8ang Mem!engaruh$ #$ka!

    +enurut ;nwar #"%%5& ada beberapa faktor yang mempengaruhi sikap

    terhadap obyek sikap antara lain 7

    a. )engalaman pribadi, untuk dapat menjadi dasar pembentukan sikap,

     pengalaman pribadi haruslah meninggalkan kesan yang kuat. Karena itu,

    sikap akan lebih mudah terbentuk apabila pengalaman pribadi tersebut

    terjadi dalam situasi yang melibatkan faktor emosional.

     b. )engaruh orang lain yang dianggap penting, pada umumnya indiidu

    'enderung untuk memiliki sikap yang searah dengan sikap orang yang

    dianggap penting. Ke'enderungan ini antara lain dimotiasi oleh

    keinginan untuk menghindari konflik dengan orang penting tersebut.

    '. )engaruh kebudayaan, tanpa disadari kebudayaan telah menanamkan

    garis yang mengarahkan sikap kita terhadap berbagai masalah.

    Kebudayaan telah mewarnai sikap anggota masyarakatnya, karena

    kebudayaanlah yang memberi 'orak pengalaman indiidu-indiidu

    masyarakat asuhannya.d. +edia massa, dalam pemberitaan surat kabar maupun radio atau media

    komunikasi lainnya, berita yang seharusnya faktual disampaikan se'ara

    obyektif 'enderung dipengaruhi oleh sikap penulisnya, akibatnya

     berpengaruh terhadap sikap konsumennya.

    e. Aembaga pendidikan dan lembaga agama, konsep moral dan ajaran dari

    lembaga pendidikan dan lembaga agama sangat menentukan sistem

    keper'ayaan, tidak mengherankan jika pada gilirannya konsep tersebut

    mempengaruhi sikap.

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    19/62

    f.   ?aktor /mosional, suatu bentuk merupakan pernyataan yang disadari

    emosi yang berfungsi sebagai sema'am penyaluran frustasi atau

     pengalihan bentuk mekanisme pertahanan ego.

    D. %onse! #am!ah

    1. )engertian

    (ampah menurut 9$ adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai,

    tidak disenangi atau sesatu yang dibuang berasal dari kegiatan manusia dan

    tidak terjadi dengan sendirinya. (ampah adalah bahan yang tidak 

    mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam

     pembikinan atau pemakaian barang rusak atau ber'a'at dalam pembikinan

    manufktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan #Kementerian

    Aingkungan $idup, "%%5&.

    ". @enis (ampah

    )ada prinsipnya sampah dibagi menjadi sampah padat, sampah 'air dan

    sampah dalam bentuk gas #fume, smoke&. (ampah padat dapat dibagi

    menjadi beberapa jenis yaitu 7

    a. erdasarkan Cat kimia yang terkandung didalamnya

    1& (ampah anorganik misalnya 7 logam-logam, pe'ahan gelas, dan plasti'

    "& (ampah rganik misalnya 7 sisa makanan, sisa pembungkus dan

    sebagainya

     b. erdasarkan dapat tidaknya dibakar 

    1& +udah terbakar misalnya 7 kertas, plastik, kain, kayu

    "& 0idak mudah terbakar misalnya 7 kaleng, besi, gelas

    '. erdasarkan dapat tidaknya membusuk 

    1& +udah membusuk misalnya 7 sisa makanan, potongan dagin

    "& (ukar membusuk misalnya 7 plastik, kaleng, ka'a

    . Karakteristik (ampah

    a. (arbage yaitu jenis sampah yang terdiri dari sisa-sisa potongan hewan

    atau sayuran dari hasil pengo lahan yang sebagian besar terdiri dari Cat-

    Cat yang mudah membusuk, lembab, dan mengandung sejumlah air 

     bebas.

     b.  Rubbish  terdiri dari sampah yang dapat terbakar atau yang tidak dapat

    terbakar yang berasal dari rumah-rumah, pusat-pusat perdagangan, kantor 

    tapi yang tidak termasuk garbage

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    20/62

    '.  $shes  #;bu& yaitu sisa-sisa pembakaran dari Cat-Cat yang muda h

    terbakar baik dirumah, dikantor, industri.

    d. treet %eeping  #(ampah @alanan& berasal dari pembersihan jalan dan

    trotoar baik dengan tenaga manusia maupu n dengan tenaga mesin yang

    terdiri dari kertas-kertas, daun-daunan.

    e. *ead $nimal #angkai inatang& yaitu bangkai-bangkai yang mati

    karena alam, penyakit atau ke'elakaan.

    f.   Houshold Refuse yaitu sampah yang terdiri dari rubbish, garbage, ashes

    yang berasal dari perumahan.

    g.  $bandonded +ehicles  #angkai Kendaraan& yaitu bangkai- bangkai

    mobil, truk, kereta api.h. (ampah Industri terdiri dari sampah padat yang berasal dari industri-

    industri, pengo lahan hasil bumi.

    i.   *emolition astes  yaitu sampah yang berasal dari pembongkaran

    gedung.

     j.  -onstruction astes yaitu sampah yang berasal dari sisa pembangunan,

     perbaikan dan pembaharuan gedung-gedung.

    k. e%age olid   terdiri dari benda-benda kasar yang umumnya Cat organik 

    hasil saringan pada pintu masuk suatu pusat pengelolahan air buangan.

    l. (ampah khusus yaitu sampah yang memerlukan penanganan khusus

    misalnya kaleng-kaleng 'at, Cat radiokatif. #+ukono, "%%6&

    :. Aimbah *umah (akit

    )rEss, ;.#"%%5&, Aimbah rumah sakit adalah limbah yang men'akup semua

     buangan yang berasal dari instalasi kesehatan, fasilitas penelitian, dan

    laboratorium.

    5. +a'am-ma'am limbah medis

    Kepmenkes *epublik Indonesia 2o.1"%:

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    21/62

    '. Aimbah padat adalah semua limbah rumah sakit yang berbentuk padat

    sebagai akibat kegiatan rumah sakit yang terdiri dari limbah medis padat

    dan limbah padat non medis.

    6. Klasifikasi (ampah )adat

    No %ategor$ L$m3ah De,$n$s$ Contoh

    1. In,eks$us Aimbah yang terkontaminasi

    organism "1rganism #bakteri, irus,

     parasit, atau jamur& yang tidak se'ara

    rutin ada lingkungan dan "1rganism

    tersebut dalam jumlah dan irulensi

    yang 'ukup untuk menularkan

     penyakit pada manusia rentan.

    Kultur laboratorium,

    limbah dari bangsal

    isolasi, kapas, materi, atau

     peralatan yang teresentuh

     pasien yang terinfeksi,

    ekskreta. 

    ". )atologis Aimbah berasal dari pembiakan dan

    sto'k bahan yang sangat infeksius,otopsi, organ binatang per'obaan dan

     bahan lain yang telah diinokulasi,

    terinfeksi atau kontak dengan bahan

    yang sangat infeksius.

    agian tubuh manusia

    dan hewan #limbah

    anatomis&, darah dan

    'airan tubuh yang lain,

     janin.

    (itotoksik Aimbah dari bahan yang

    terkontaminasi dari persiapan dan

     pemberian obat sitotoksis untuk 

    kemoterapi kanker yang mempunyai

    kemampuan untuk membunuh atau

    mengahambat pertumbuhan sel

    hidup. 

    Dari materi yang

    terkontaminasi pada saat

     persiapan dan pemberian

    obat, misalnya spuit,

    ampul, kemasan, obat

    kedaluarsa, larutan sisa,

    urine, tinja, muntahan

     pasien yang mengandung

    obat sitotoksik.

    enda tajam +ateri yang dapat menyebabkan luka

    iris atau luka tusuk. (emua benda

    @arum, jarum suntik,

    skalpel, pisau bedah,

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    22/62

    tajam ini memiliki potensi bahaya

    dan dapat menyebabkan 'edera

    melalui sobekan atau tusukan.

    enda- benda tajam yang terbuang

    mungkin terkontaminasi oleh darah,

    'airan tubuh, bahan mikrobiologi,

     bahan bera'un atau radioaktif. 

     peralatan infus, gergaji

     bedah, dan pe'ahan ka'a

    ?armasi Aimbah farmasi men'akup produksi

    farmasi. Kategori ini juga men'akup

     barang yang akan di buang setelah

    digunakan untuk menangani produk

    farmasi, misalnya botol atau kotak 

    yang berisi residu, sarung tangan,

    masker, slang penghubung darah atau

    'airan, dan ampul obat. 

    obat-obatan, aksin, dan

    serum yang sudah

    kedaluarsa, tidak  

    digunakan, tumpah, dan

    terkontaminasi, yang tidak 

    diperlukan lagi. 

    Kimia mengandung Cat kimia yang

     berbentuk padat, 'air, maupun gasyang berasal dari aktiitas diagnosti'

    dan eksperimen serta dari

     pemeliharaan kebersihan rumah sakit

    dengan menggunakan desinfektan. 

    *eagent di laboratorium,

    film untuk rontgen,desinfektan yang

    kadaluarsa atau sudah

    tidak diperlukan lagi,

    solen

    *adioaktif ahan yang terkontaminasi dengan

    radioisotop yang berasal dari

     penggunaan medis atau riset radio

    nukleida.Aimbah ini dapat berasal

    dari antara lain 7 tindakan kedokteran

    nuklir, radio-imunoassay dan

     bakteriologis= dapat berbentuk padat,

    'air atau gas 

    >airan yang tidak terpakai

    dari radioaktif atau riset

    dilaboratorium, peralatan

    ka'a, kertas absorben yang

    terkontaminasi, urine dan

    ekskreta dari pasien yang

    diobati atau diuji dengan

    radionuklida yang terbuka.

    Aogam yang

     bertekanan

    tinggi< berat

    Aimbah yang mengandung logam

     berat dalam konsetrasi tinggi

    termasuk dalam subkategori limbah

    0hermometer, alat

     pengukur tekanan darah,

    residu dari ruang

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    23/62

    kimia berbahaya dan biasanya sangat

    toksik. >ontohnya adalah limbah

    merkuri yangberasal dari bo'oran

     peralatan kedokteran yang rusak. 

     pemeriksaan gigi, dan

    sebagainya.

     

    Kontainer

     bertekanan

    Aimbah yang berasal dari

     berbagai jenis gas yang

    digunakan di rumah sakit.

    tabung gas, kaleng aerosol

    yang mengandung residu,

    gas 'artridge. 

    #sumber 7 )engelolaan aman limbah layanan kesehatan, "%%5&

    3. )engaruh Aimbah *umah (akit terhadap lingkungan dan kesehatanDepkes *I #"%%1& )engaruh limbah rumah sakit terhadap kualitas

    lingkungan dan kesehatan dapat menimbulkan berbagai masalah seperti 7

    a. Bangguan kenyamanan dan estetika

    Ini berupa warna yang berasal dari sedimen, larutan, bau phenol,

    eutrofikasi dan rasa dari bahan kimia organik.

     b. Kerusakan harta benda

    Dapat disebabkan oleh garam-garam yang terlarut #korosif, karat&, air 

    yang berlumpur dan sebagainya yang dapat menurunkan kualitas

     bangunan di sekitar rumah sakit.'. Bangguand yang

     berasal dari bagian kedokteran gigi.

    e. Bangguan genetik dan reproduksi

    +eskipun mekanisme gangguan belum sepenuhnya diketahui se'ara

     pasti, namun beberapa senyawa dapat menyebabkan gangguan atau

    kerusakan genetik dan sistem reproduksi manusia misalnya pestisida,

     bahan radioaktif.

    8. @enis 0empat (ampah

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    24/62

    0empat sampah pilah ini berfungsi untuk memisahkan jenis sampah,

    organik, non organik, , Kertas Dan *esidu. 0empat sampah ini di

     bedakan atas 5 #Aima& jenis yakni=

    a. 0empat sampah rganik di tandai dengan warna hijau dan bertuliskan

    organik, sampah inilah yang dijadikan bahan pupuk kompos seperti

    daun-daunan, bekas sayuran. ;danya tempat sampah ini sangat

    membantu dalam memper'epat pembuatan kompos karena sudah

    terpisahkan antara organik, non organik dan .

     b. 0empat sampah 2on rganik di tandai dengan warna kuning bertuliskan

     2on rganik, seperti plastik bekas, gelas bekas air mineral kemasan jenis plastik, dll Dengan adanya tempat sampah dengan 0ulisan ;norganik,

    maka akan membantu memper'epat pemanfaatannya sebagai Kerajinan

    Daur ulang atau.

    '. 0empat (ampah Infeksius ditandai dengan warna plasti' kuning

     bertuliskan sampah infeksius berisikan spuit, jarum dan benda tajam,

    darah, tinja, pempers, plabot.

    d. 0empat sampah dengan plastik hitam berisikan sampah seperti tissue,

     plasti' bekas makanan, botol minuman.e. 0empat sampah di tandai dengan warna +/*;$ bertuliskan

    seperti sampah beling, ka'a, gelas beling, dll. +anfaat dari tempat

    sampah ini tentu saja agar nantinya tidak membahayakan bgi orang lain.

    f. 0empat sampah khusus Kertas ditandai dengan warna I*. Dengan

     bertuliskan Kertas pada tempat sampahnya.

    g. 0empat sampah yang hanya diisi dengan kertas, manfatnya nanti akan

    mempermudah kita dalam pengolahan Kerajinan.

    h. 0empat sampah yang terakhir adalah warna ; -; dengan 0ulisan

    *esidu. 0empat sampah ini hanya boleh di isi sampah-sampah (elain :

     jenis tersebut diatas.

    i. 0empat sampah Infeksius adalah warna Kuning dengan tulisan sampah

    infeksius. 0empat sampah ini hanya boleh diisi dengan plabot, kateter 

    urin, kateter infuse, 'airan pasien, darah, pempers, tissue bekas 'airan,

    hans'ound, masker.

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    25/62

    BAB III

    %A)IAN #ITUA#I MANA)EMEN RUAN9 HEM*DIALI#A

    A. Pro,$l Rumah #ak$t Immanuel Banung

    *umah (akit Immanuel adalah *umah (akit swasta yang diselenggarakan oleh

    Gayasan adan *umah (akit Bereja Kristen )asundan. *umah (akit Immanuel

    sebagai *umah (akit pendidikan swasta yang mempunyai tugas untuk 

    memberikan pelayanan kesehatan, pendidikan serta penelitian di bidang

    kedokteran, keperawatan dan kesehatan se'ara berdaya guna dan berhasil guna

    dengan mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan serta

    melaksanakan upaya rujukan, yang dilaksanakan se'ara serasi dan terpadu

    dengan upaya peningkatan dan pen'egahan.

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    26/62

    *umah (akit Immanuel mempunyai falsafah, isi, misi, tujuan, dan mutu

    kebijakan yaitu7

    1. ?alsafah *umah (akit Immanuel andung

    )elayanan keperawatan professional berdasarkan 'inta kasih, hormat dan

     peduli, dengan isi= menjadikan keperawatan sebagai unggulan *umah

    (akit Immanuel yang dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan

    teknologi keperawatan terkini yang mampu bersaing se'ara nasional dan

    internasional atas dasar kasih Kristus serta misi= membangun landasan yang

    kuat untuk men'iptakan pelayanan keperawatan profesional yang memiliki

    komitmen untuk melayani se'ara holistik, memberikan askep se'ara profesional yang bertanggungjawab dan bertanggung gugat berdasarkan

    standar dan etika profesi, menjadikan keperawatan di *umah (akit

    Immanuel sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan ilmu

    keperawatan yang profesional, menjadikan tim keperawatan *umah (akit

    Immanuel sebagai pilihan masyarakat yang dapat diper'aya.

    ". Hisi *umah (akit Immanuel andung

    +emberikan pelayanan dan pendidikan kesehatan yang prima dan inofatif 

     berfokus kepada pasien sebagai perwujudan 'inta kasih ;llah.

    . +isi *umah (akit Immanuel andung

    a. +enyelenggarakan pelayanan kesehatan paripurna yang prima dan

     berbasis keselamatan pasien.

     b. +enyelenggarakan pendidikan, penelitian dan mengembangkan budaya

    ilmiah di bidang kesehatan.

    '. +engembangkan layanan tersier, unggul dan berkembang.d. +engembangkan budaya kerja dan karakter (D+ yang berlandaskan

    nilai-nilai kristiani agar memberikan pelayanan terbaik, handal dan

     beretikadalam menjalankan kompetensinya.

    e. +enjalani kemitraan dengan berbagai pihak dalam upaya memperkuat

     peran rumah sakit dalam pelayanan dan pendidikan kesehatan.

    :. 0ujuan *umah (akit Immanuel

    a. 0erwujudnya layanan dan pendidikan kesehatan yang memberikan

    kepuasan dan keper'ayaan pelanggan.

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    27/62

     b. ;danya penelitian dan pengembangan di bidang pelayanan dan

     pendidikan kesehatan yang menghasilkan produk inoatif.

    '. 0erwujudnya sinergitas kerjasama dengan semua pihak dalam rangka

    memperkuat peran *umah (akit dalam pelayanan dan pendidikan

    kesehatan.

    5. ?alsafah Keperawatan *umah (akit Immanuel

    ?alsafah keperawatan *umah (akit Immanuel yakni /+);0I artinya

    melakukan tindakan nyata untuk mengatasi penderitaan atau kesulitan orang

    lain yang dijabarkan sebagai berikut7

    Energ$k 7 bersemangat untuk melaksanakan tugas

    Mutu7 memberikan pelayanan keperawatan dan pelayanan kebidanan

    dengan kualitas terbaik yang memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan.

    Pro,es$onal7 memberikan pelayanan keperawatan dan pelayanan kebidanan

     berdasarkan standar profesi dan kode etik profesi.

    Aman7 memberikan pelayanan keperawatan dan pelayanan kebidanan yang

     bebas dari bahaya atau risiko bagi pasien, diri sendiri, staf lain dan *umah

    (akit.

    Tekun: senantiasa memberikan pelayanan keperawatan dan pelayanan

    kebidanan dengan sungguh-sungguh.

    Integr$tas:  bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai kebijakan,

     pedoman, panduan dan standar yang berlaku di *umah (akit Immanuel.

    6. Hisi Keperawatan *umah (akit Immanuel andung

    +enjadikan keperawatan *umah (akit Immanuel sebagai profesi unggulan

    dalam menyediakan pelayanan kesehatan bermutu kepada mesyarakat.a

    3. +isi Keperawatan *umah (akit Immanuel andung

    a. +emberikan pelayanan keperawatan bermutu sesuai dengan harapan

     pelanggan.

     b. +enjadi wahana pendidikan, penelitian di bidang keperawatan untuk 

    menghasilkan tenaga keperawatan yang profesional dan beretika.

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    28/62

    '. +enyediakan sarana dan prasarana yang mendukung terselenggaranya

     pelayanan keperawatan.

    8. 0ujuan Keperawatan Immanuel andung

    a. 0erselenggaranya pelayanan keperawatan yang holistik, bermutu dan

    terintegrasi.

     b. 0erwujudnya iklim kerja akademis dan profesional di pelayanan

    keperawatan

    '. 0ersedianya sarana dan prasarana yang mendukung penyelenggaraan

     pelayanan

    !. Kebijakan +utu *umah (akit Immanuel andungKebijakan mutu *umah (akit Immanuel adalah 4*umah (akit Immanuel

    senantiasa berupaya memenuhi kepuasan pelanggan dengan perbaikan-

     perbaikan dan penyempurnaan yang berkesinambungan serta konsisten

    dalam sistem manajemen mutu pelayanan, pendidikan dan penelitian

    kesehatan yang berbasis bukti.

    *umah (akit Immanuel dilengkapi dengan beberapa sarana pelayanan yang

    dapat menunjang pelayanan kesehatan. (aranan pelayanan rawat inap

    men'akup rawat inap untuk anak, dewasa dengan penyakit bedah, dewasa

    dengan penyakit dalam, ruang maternitas, ruang D>, ruang intensif #terdiri

    dari kelas I, II, III, HI), (uper Hip&. (arana pelayanan rawat jalan men'akup

     poliklinik anak, umum, gigi, penyakit dalam, penyakit jantung, syaraf, 0$0,

    mata, kandungan dan K, poliklinik paru, KI;, kulit dan kelamin,

    konsultasi giCi dan jiwa, serta terdapat fasilitas kesehatan lain seperti (B,

    //B, /KB, medical check.up, radiologi, laboratorium, kamar bedah,

    wound-'are, rehabilitasi medik dan fisioterapi.

    B. Pro,$l Ruang Hemo$al$sa

    *uang $emodialisa merupakan ruangan rawat jalan bagi penderita gagal ginjal.

    *uangan ini dikepalai seorang dokter bergelar (p.)D.KB$ wakilnya seorang

     perawat DIII Keperawatan. *uang hemodialisa mempunyai kapasistas tempat

    tidur "3, jumlah mesin dialiss % unit, 1 mesin reaktif dan 1 mesin non reaktif 

    di ruang I>, "1 mesin dan "1 bed di ruang hepatitis > non reaktif, 1 mesin di

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    29/62

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    30/62

    0abel di atas menggambarkan bahwa perawat pelaksana mendominasi

    distribusi pemberi layanan tenaga keperawatan *uang hemodialisa yakni

    :3,61

    . #truktur *rgan$sas$

      DIRE%TUR UTAMA

      # dr. ina +iguna, ++ ;0 &

    DIRE%TUR PELA8ANAN MEDI#  # dr. intang .+. 2apitupulu, (p. 0$0 KA &

    %a. IN#TALAN#I RUAN9 HEM*DIALI#A

    ;dr. (antoso >handra, (p. )D-KB$&

    r.UMUM

    # dr. *ita dan dr. +ulyawan&

     Wa. %a IN#TALAN#I RUAN9 HEM*DIALI#A

    # Kristiyan agus, ;+K&

     ;Penanggung )a&a3 sh$,<

    /uis Komalasari, ;+K 

    0rijono (u'ipto, ;+K 

    (uminta, ;+K 

    )utu Ika (usanti, (.kep. 2ers

    *uti (etiawati, ;+K 

      -= orang Pera&at Pelaksana

      In(estar$s

    truktur 8rganisasi Ruang Hemodialisa

    'umber 2 *ata Ruang Hemodialisa, 3456)

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    31/62

    /. Denah Ruangan

     

    agan

    Denah *uang $emodialisa

    #(umber 7 Data *uang $emodialisa, "%16&

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    32/62

    1. "as$l$tas Ruangan

    Tabel 9:9 Fasilitas ruangan

    No NAMA BARAN9 )UMLAH #ATUAN %ET

    Barang Ha3$s Paka$

    1 ;lkohol 3% ne +ed 1 l " ?ls

    " raunoderm (pray "5% ml ?ls

    raunoderm (pray 1 liter ?ls

    : DialiCer Dora % uah

    6 DialiCer ?3 15 uah

    3 $emo'lean 6 Balon

    8 ?res'o $andrub 5%% ml 1 Balon

    ! HioreJ 2o *inse pink Balon 1 galon Balon1" *enalin #$aemodialisa& 1 Balon

    1 (od >hloride %,! 1 liter .%"% ?ls

    1: $eparin Ini'lot 5 ml :%% Hial

    15 $ansaplast 61 uah

    13 +asker / 'are tali 1%% uah

    18 +asker ?ly karet 3%% uah

    1! (0 2on steril +aJter #+& 8%%% oJ

    "% ;H ?istula *enalte'h 8%% uah

    "1 ;'id >on'entrate ?resenius !% Balon

    "" loodline *enalte'h 1.%5% uah

    " ikarbonad >air *enalte'h !% uah": loodline +A$ #Bambro& "3" uah

    "5 Beneral ) ;pron 1%% uah

    "6 Infusion set #*enalte'h& 1%5% uah

    "3 +i'ropore %,5 'm ":% uah

    "8 )astik #1 karton"% boJ& 1%%% uah

    "8 (puit '' one med 1."%% uah

    % (puit 1% '' one med 1."%% uah

    1 (et $D 1"%% uah

    " /Jtradine 1 liter 1 uah

    >airub 2* #;lkohol& 1 ?ls: Infus (et 1"%%

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    33/62

    ! Aemari DialiCer " uah

    :% Aemari alkes uah

    :1 Aemari linen 1 uah:" 0roly tindakan 5 uah

    : 0roly emergen'y " uah

    :: +eja 'ounter " uah

    :5 >omputer " uah

    4. Proseural

    *uang $emodialisa memiliki () sebanyak 5, dan () *umah (akit

    Immanuel sebanyak 18!.

    5. Anal$s$s %e3utuhan Tenaga Pera&ata. )erhitungan * 

    Di *uang $emodialisa, dalam sehari jumlah pasien rata-rata berjumlah

    5% orang.

    )erhitungan * dalam seminggu yang dilakukan oleh kelompok 

    adalah sebagai berikut7

    (hif )agi

    * @umlah )asien J 1%%

    @umlah 0empat 0idur 

      15" J 1%% !,8"

      16"(hif (iang

    * 1": J1%% 36,5:

      16"

    @adi, * *uang $emodialisa dalam 6 hari shif pagi !,8" dan shif

    siang 36,5:

     b. Kebutuhan tenaga perawat

    )embagian jadwal dinas terbagi menjadi shift yaitu dinas pagi #8orang&, sore #3 orang&. Kualifikasi jumlah perawat adalah 16. )erawat

    yang sudah bersertifikasi sebanyak 83,5

    E. Ient$,$kas$ #W*T

    -."aktor7"aktor Internal

    a. Kekuatan< trength

    1& +emiliki isi, misi dan filosofi *umah (akit.

    "& * dalam sehari sebanyak dalam 6 hari shif pagi !,8" dan shif 

    siang 36,5:

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    34/62

    & 0enaga perawat yang berpendidikan DIII Keperawatan sebanyak 1:

    orang, berpendidikan (.Kep 2ers sebanyak " orang.

    :& ;danya perawat yang bersertifikat pelatihan $emodialisa sebanyak 

    1 orang, sertifikat ini berlaku seumur hidup.

    5& 0empat sampah yang sudah terpisah infeksius #infeksius, umum,

     plabot< spuit

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    35/62

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    36/62

    :& ;danya tuntutan yang lebih tinggi dari masyarakat untuk 

    mendapatkan pelayanan yang profesional.

    /. Matr$ks #W*T

    Tabel 9:;

     

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    37/62

      Internal

    sudah terpisah infeksius

    #infeksius, umum, plabot<

    spuit. elum adanya pelab

    ruangan

    ?. elum adanya papan stuk

    organisasi ruan

    $emodialisa

    -=. 1: tenaga pera

     pendidikan D III.

    --. *uang tunggu keluarga y

     belum memadai

    -. elum optimal

     penempatan alat keseh

    dalam troli di ru

    hepatitis ' aktif dan reakt

    -/. elum ter'ipta

    kenyamanan dan rasa am

    di ruang tunggu kelua

     pasien.

    -1. *esiko tinggi penyeb

    infeksi pada alat tenun.

    -4. Kurang optimal

     pemberian pendidi

    kesehatan mengenai

    -5. elum optimalnya peril

     pasien dan keluarga da

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    38/62

    mahasiswa praktek 

    sebanyak 6 orang.

    1:& ;danya peningkatan

    tindakan keperawatan

    selama bulan terakhir 

    dari bulan ?ebruari

    sebanyak 11", bulan

    +aret 1"%, dan bulan

    ;pril sebanyak 1"!"

    tindakan.15& 0erdapat ruang ganti

     perawat laki-laki dan

     perempuan

    16& 0erdapat ruang sterilisasi

    untuk dialysis

    13& 0erdapat ruang status

    klien yang tersusun rapi

    18& 0erdapat tolit untuk 

     pasien dan karyawan

    1!& ;danya peningkatan

     pasien baru :-5 orang

    dalam sebulan.

    "%& ;danya pelatihan bagi

     perawat hemodialisa

    yang belum mengikuti

     pelatihan21) ;danya kerja sama

    dalam pengadaan alat-

    alat hemodialisa.

    membedakan pembuan

    sampah se'ara infek

    maupun non infeksius

    -6. Kurang optimal

     pembagian perawat di ru

    $epatitis #Isolasi&

    ->. Kurang optimalnya prose

     pembuangan ;H-His

     pada saat terminasi

    Opportunities ;*<

    1& ;danya undang-

    undang konsumen

    untuk meningkatkan

    mutu pelayanan

    #* #trateg$:

    -?. +emiliki lulusan (.Kep

     2ers dan DIII sebagai

    tenaga kesehatan yang

     profesional diharapkan

    W* #trateg$ :

    1& ;danya undang-und

    konsumen un

    meningkatkan m

     pelayanan kesehatan den

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    39/62

    kesehatan.

    "& 2o. 8 tahun "%1:

    tentang keperawatan.

    & ;danya pengadaan

    )@( untuk pasien

    $emodialisa

    :& ;danya pelatihan bagi

     perawat hemodialisa

    yang belum mengikuti

     pelatihan.

    5& ;danya kerja sama

    dalam pengadaan alat-

    alat hemodialisa.

    1

    dapat merah kerjasama

    antar rumah sakit didalam

    maupun diluar negeri.

    1& 0ersedianya buku panduan

    dan pedoman pengisian

    dokumentasi asuhan

    keperawatan lengkap

    dengan () tindakan

    keperawatan merupakan

    alat untuk meningkatkan

    I( atau penilaian mutu

     pelayanan kesehatan .

    Immanuel.

    "& (D+ dengn kualifikasi

     pendidikan (1 dan DIII

    merupakan kekuatan

    untuuk menangkap

     peluang kebijakan rumah

    sakit dalam mengadakan

     pelatihan-pelatihan bagi

     perawat.

    & )emanfaatan sistem

     pendukung sesuai dengan

    fungsinya untuk  

    meningkatkan kualitas

     pelayanan.

    'ara meningkatkan fasi

    di *uang $emodialisa

     jumlah perawat di ruanga

    "& ;danya penilaian m

     pelayanan *( Imman

    menuntut ruangan un

    meningkatkan jum

     perawat, fasilitas ruang

    dan standar operasi

     prosedur dalam sem

    tindakan keperawatan.

    & +eningkatkan pengalam

    kerja perawat-pera

    diruangan dengan

    menangkap pelu

    kebijakan rumah s

    dalam mengada

     pelatihan-pelatihan b

     perawat.

    Threats ;T< :

    -. ;danya undang-

    undang tentang

     perlindungan hak 

    konsumen.

    . )embandingan

     pelayanan kesehatan

    #T #trateg$:

    1. ;danya perawat dengan

    kualifikasi pendidikan (1

    dan D  merupakan

    kekuatan untuk melindungi

    hak-hak konsumen.

    ". Kapasitas tempat tidur yang

    WT #trateg$ :

    1. +eningkatkan jum

     perawat dengan kualifi

     pendidikan 2ers un

    melindungi hak-

    konsumen.

    ". +eningkatkan pera

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    40/62

    oleh masyarakat

    dengan *( yang

    memiliki standar 

    internasional.

    /. ;danya *umah (akit

    lain yang memiliki

    kualitas lebih baik 

    dengan standar  

    akreditasi  7oint 

    -ommission

     !nternational  #@>I& .

    1. ;danya tuntutan yang

    lebih tinggi dari

    masyarakat untuk 

    mendapatkan

     pelayanan yang

     profesional.

    memadai, tempat tidur dan

    alat tenun yang lengkap

    dan bersih merupakan

    kekuatan untuk  

    memperke'il tuntutan dari

     pasien dan keluarga untuk 

    mendapatkan pelayanan

    yang profesional.

    . )erawat yang memiliki

    kualifikasi pendidikan (1

    dan D  merupakan

    kekuatan untuk  

    memperke'il persaingan

    antar rumah sakit yang

    semakin kuat.

    dengan kualifi

     pendidikan (1  2ers un

    memperke'il ada

     perbandingan pelaya

    kesehatan oleh masyar

    dengan *( yang mem

    standar internasional.

    . +eningkatkan fasilitas

    ruangan $emodialisa un

    memperke'il an'am

    adanya rumah sakit y

    memiliki stan

    internasional dan kua

     7oint -ommiss

     !nternational .

    :. +engoptimalkan pendidi

    kesehatan yang diberi

     pada saat pasien pula

    orientasi ruangan pada pa

     baru untuk memperk

    an'aman dari masyarakat.

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    41/62

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    42/62

    n. ;danya peningkatan tindakan keperawatan

    selama bulan terakhir dari bulan ?ebruari

    sebanyak 11", bulan +aret 1"%, dan bulan

    ;pril sebanyak 1"!" tindakan

    %,% " %,%6

    o. 0erdapat ruang ganti perawat laki-laki dan

     perempuan

    %,%1 1 %,%1

     p. 0erdapat ruang sterilisasi untuk dialysis %,%" 1 %,%"

    L. 0erdapat ruang status klien yang tersusun rapi %,%1 1 %,%1

    r. 0erdapat tolit untuk pasien dan karyawan %,%1 1 %,%1

    s. ;danya peningkatan pasien baru :-5 orang

    dalam sebulan.

    %,%1 1 %,%1

    t. ;danya pelatihan bagi perawat hemodialisa

    yang belum mengikuti pelatihan

    %,%1 1 %,%1

    u. ;danya kerja sama dalam pengadaan alat-

    alat hemodialisa

    %,%1 1 %,%1

    . Kelemahan

    a. Kurangnya pendidikan kesehatan pola hidup

     bagi pasien

    %,%" " %,%:

     b. elum optimalnya penempatan troli dan alat

    kesehatan di ruang hepatitis > aktif dan reaktif 

    %,%: %,1"

    '. elum optimalnya ketenagaan perawat di

    ruang hepatitis b

    %,%: %,1"

    d. +asih kurangnya tenaga perawat di ruangan

    $emodialisa

    %,%5 %,15

    e. 0idak sepenuhnya perawat yang bertugas di

    *uang $s;B yang menggunakan ;)D

    sesuai prosedur 

    %,% %,%!

    f. elum optimalnya sarana prasarana tempat

    tunggu keluarga

    %,% %,%!

    g. +asih kurang optimalnya pengisian

    dokumentasi rekam medis pasien.

    %,%1 1 %,%1

    h. 0idak adanya pelabelan troli alat kesehatandiruangan hepatitis > aktif dan reaktif  %,%1 %,%

    i. 0idak adanya papan stuktur organisasi

    ruangan $emodialisa

    %,%1 " %,%"

     j. tenaga perawat pendidikan D III Keperawatan. %,% " %,%6

    k. *esiko tinggi penyebaran infeksi pada alat

    tenun.

    %,%: %,1"

    :"

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    43/62

    l. elum optimalnya penempatan alat kesehatan

    dalam troli di ruang hepatitis ' aktif dan

    reaktif.

    %,% %,%!

    m. elum ter'iptanya kenyamanan dan rasa aman

    di ruang tunggu keluarga pasien.

    %,% %,%!

    n. Kurang optimalnya pemberian pendidikan

    kesehatan mengenai perawatan dabulumen

    dan ;-(hunt

    %,% %,%!

    o. elum optimalnya perilaku pasien dan

    keluarga dalam membedakan pembuangan

    sampah se'ara infeksius maupun non

    infeksius

    %,%" %,%6

     p. Kurang optimalnya pembagian perawat di

    ruang $epatitis #Isolasi&

    %,% %,%!

    L. Kurang optimalnya prosedur pembuangan ;H-

    Histula pada saat terminasi

    %,% %,%!

    00;A 2IA;I - @4

    *ating #nilai& antara 1 - : bagi masing-masing faktor yang memiliki nilai7

    1 (angat lemah

    " 0idak begitu lemah

    >ukup kuat

    : (angat kuat

    @adi, rating menga'u pada kondisi rumah sakit, sedangkan bobot menga'u pada

    industri dimana perusahaan berada.

    a. Kalikan antara bobot dan rating dari masing-masing faktor untuk 

    menentukan nilai skornya.

     b. @umlah semua skor untuk mendapatkan skor total bagi *umah (akit yang

    dinilai. 2ilai rata-rata adalah ",5. @ika nilainya dibawah ",5 menandakan

     bahwa se'ara internal *umah (akit adalah lemah. (edangkan nilai yang

    :

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    44/62

     berada diatas ",5 menunjukkan posisi internal yang kuat. (eperti pada

    matriks /?/, +atriks I?/ terdiri dari 'ukup banyak faktor. @umlah faktor-

    faktornya tidak berdampak pada jumlah bobot karena ia selalu berjumlah

    1,%.

    b.  Matr$ks E"E

     Bagan 9:6  

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    45/62

    @adi, rating menga'u pada kondisi perusahaan, sedangkan bobot menga'u pada

    industry dimana perusahaan berada.a. Kalikan antara bobot dan rating dari masing-masing fa'tor untuk menentukan

    nilai skornya. b. @umlah semua skor untuk mendapatkan skor total bagi perusahaan yang

    dinilai. 2ilai rata-rata adalah ",5. @ika nilainya dibawah ",5 menandakan

     bahwa se'ara internal, perusahaan adalah lemah, sedangkan nilai yang berada

    diatas ",5 menunjukkan posisi internal yang kuat. (eperti halnya pada matriks

    /?/, matriks I?/ terdiri dari 'ukup banyak faktor. @umlah faktor-faktornya

    tidak berdampak pada jumlah bobot karena ia selalu berjumlah 1,%.

    +. Matr$ks Internal Eksternal ;IE<

    +atriks I/ bermanfaat untuk memposisikan suatu ( perusahaan ke dalam

    matriks yang terdiri dari ! sel dengan memperhatikan nilai total /?/ dan I?/.

    +atriks I/ menempatkan berbagai diisi dari organisasi dalam diagram skematis,

    sehingga disebut matriks porto folio. +atriks I/ dengan sumbu horiContal F

    adalah nilai I?/ yang dibagi menjadi daerah yaitu 7

    1,% 1,!! I?/ lemah",% ",!! I?/ rata-rata,% :,% I?/ kuat

    +atriks I/ dengan sumbu erti'al G adalah nilai /?/ yang dibagi menjadi

    daerah, yaitu 7

    1,% 1,!! /?/ rendah

    ",% ",!! /?/ rata-rata

    ,% :,% /?/ kuaterdasarkan data diatas matriks I?/7 ",5" dan matriks /?/ ","!

    :5

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    46/62

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    47/62

      :,%

    # 0inggi

    %   ,% - :,%*

    R   ,%

    T  (edang

    * ",% ",!!

    T

    A   ",%

    L  *endah

    1,% 1,!!

    E

    "  1,%E

    Diagram 'artesius berdasarkan kasus diatas termasuk kuadran H. (trategi yang

    'o'ok untuk kasus ini adalah strategi-strategi hold dan maintain. (trategi yang

    umum dipakai adalah strategi market penetration #penetrasi pasar& dan product 

    develovment , pengembangan pasar dan  product development #perkembangan

     produk&, intergrasi kedepan dan intergrasi horisontal. ;rtinya ruangan tersebut

    harus mempenetrasi sistem pemasarannya, dan bagaimana mengembangkan

     produk yang diruangan.

    Gaksis 0 M ","! F;ksis ( M 9 ",51

    Diagram >artesius +atrik (pa'e

    pportunity

    G

    (trategi pembenahan (trategi agresif  

    :3

    F aJiJ, #",51&MGaJiJ 7 #","!&

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    48/62

    9eaknesess F (trengths

    (trategi bertahan (trategi diersiikasi

    0hreats

    Bambar diagram 'artesius di atas dapat disimpulkan bahwa ruang hemodialisa

    memiliki kekuatan yang baik dalam mengatasi masalahnya menyangkut

    kelemahan internal dan an'aman eksternal memalalui peluang eksternal yang

    ada karena berada pada  $gresive trategy. 2amun perlu diingat ruang

    hemodialia juga harus membertahankan atau mengubah strategi sebelumnya ke

    arah yang lebih baik karena berada pada an'aman yang 'ukup untuk 

    mengganggu roda organisasinya yang dapat dilihat pada 'ukup besarnya

     *iversifikasi trategy. leh karena itu, ruang hemodialisa disarankan untuk 

    segera memberikan pelabelan disetiap troli hepatitis ' aktif dan reaktif,

    mengubah posisi ruang tunggu dengan menambah fasilitas untuk tempat

     penyimpanan leaflet, mengubah posisi untuk posisi tempat duduk.

      4. #+or$ng Pr$or$tas Masalah

    Tabel 9:> coring 1rioritas

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    49/62

    1. elum optimalnya

     perilaku pasien dan

    keluarga dalam

    membedakan

     pembuangan sampah

    se'ara infeksius maupun

    non infeksius

    5 : : 1! IH

    )roses untuk mendapatkan masalah di atas dengan menggunakan metode

     pembobotan yang memperhatikan aspek 7

    1.  

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    50/62

    3. Has$l Anal$s$s an Assesment

    1. elum optimalnya perilaku pasien dan keluarga dalam membedakan

     pembuangan sampah se'ara infeksius maupun non infeksiusHas$l o3ser(as$: setelah dilakukan obserasi selama 6 hari, ditemukan bahwa

    masih ada penempatan sampah yang tidak sesuai dengan tempatnya seperti

    sampah tisue 'u'i tangan, gelas plastik berisi susu bekas minum pasien

    ditemukan ada di tempat sampah infeksius dan setelah diwawan'arai dari 83

    orang didapatkan 61 orang mengetahui perbedaan tempat sampah infeksius

    dan non infeksius dan "6 orang tidak mengetahui.

    +. Alternat$, Pen2elesa$an Masalah Berasarkan Masalah $ atas :1. elum optimalnya perilaku pasien dan keluarga dalam membedakan

     pembuangan sampah se'ara infeksius maupun non infeksius Berkolaborasi dengan kepala ruangan untuk melakukan re.sosialisasi kepada

    keluarga dan pasien dalam pembuangan sampah secara infeksius dan non

    infeksius

    . Pem3o3otan CARL

      (eleksi penyelesaian masalah menggunakan pembobotan >;*A, yaitu 7

    > 7 -$1$B!L!T?  7 Kemampuan melaksanakan alternatif 

    ; 7 $--&&$B!L!T?  7 Kemudahan menggunakan alternatie

    * 7 R&$*!N&  7 Kesiapan dalam melaksanakan alternatie

    A 7 L&+&R$(&  7 Daya ungkit alternatif dalam menyelesaikan masalah

      *entang penilaian 1-5 yaitu

     5 (angat mampu : +ampu

    >ukup mampu

    " Kurang mampu1 0idak mampu

    5%

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    51/62

    Tabel 9:@

    coring -$RL

    No Alternat$, !eme+ahan Masalah C A R L #+ore %et

    1. erkolaborasi dengan kepala ruangan

    untuk melakukan re-sosialisasi kepada

    keluarga dan pasien dalam pembuangan

    sampah se'ara infeksius dan non

    infeksius

    : : : 15 III

    e. Pr$or$tas Alternat$, Peme+ahan Masalah

    $asil s'oring di atas merupakan penyelesaian masalah dari yang tertinggi sampai

    yang terendah didapatkan

    1. erkolaborasi dengan kepala ruangan untuk melakukan re-sosialisasi kepada

    keluarga dan pasien dalam pembuangan sampah se'ara infeksius dan non

    infeksius

    5. Anal$s$s "$sh Bone

    (ebelum ren'ana interensi disusun maka dilakukan suatu analisis terhadap aspek 

    man #sumber daya manusia&, money # uang atau dana&,  

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    52/62

    5"

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    53/62

    5: elum optimalnya perilaku pasien dan keluarga dalam membedakan pembuangan sampah se'ara infeksius maupun

    non infeksius

    5

    MAN

    Kurangnya kesadaran pasien

    dan keluarga pasien tentang

     pemilahan sampah.

    METH*DE

    ;danya () pemberian pendidikan kesehatan

    M*NE8

    7

    Me+h$ne

    ;danya kebijakan Kepala

    *uangan dalam

    memberikan pendidikan

    kesehatan

    EN'IR*NMENT

    0idak adanya ruangan

    edukasi, suasana di

    ruangan hemodialisa

    nyaman

    +aterial

    0idak adanya poster,

    lefleat pembuangan

    sampah infeksius dan

    non infeksius

    PR*BLEM

    )embuangan sampah non infeksius

    dan infeksius yang belum optimal

    oleh pasien dan keluarga pasien

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    54/62

    E. Peren+anaan0 Planning Of Action ;P*A<

    Ta3el /.?

     Planning Of Action ;P*A<

     2o +asalah 0ujuan (trategi Kegiatan (asaran 9aktu )@

    1. elum

    optimalnya

     perilaku

     pasien dan

    keluarga

    dalam

    membedakan

     pembuangan

    sampah baik 

    se'ara

    infeksius

    maupun non

    infeksius

    Tujuan )angka

    Panjang7

    (etelah dilakukan

    interensi selama 1

    minggu diharapkan

     pasien dan keluarga

     pasien dapat

    membedakan tempat

     pembuangan sampah

     baik se'ara infeksius

    maupun non infeksius

    Tujuan )angka

    Penek 7

    (etelah dilakukan

    interensi selama hari

    diharapkan pasien dan

    keluarga pasien dapat

    +elibatkan kepala ruangan

    maupun )@ shift untuk 

    mengingatkan tata 'ara

     pembuangan sampah pada

    tempatnya sesuai label yang

    sudah disediakan.

    a. +engobserasi

     pasien dan keluarga

    dalam melakukan

     pembuangan

    sampah sesuai

    tempatna

    3. erkonsultasi

    kepada kepala

    ruangan dan 'i

    ruangan untuk  

    memberikan

     pendidikankesehatan mengenai

     perbedaan

     pembuangan sampah

    infeksius dan

    )asien dan

    keluarga

    %! -1: mei

    "%16

    *isa

    5:

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    55/62

    membedakan tempat

     pembuangan sampah

    infeksius dan non

    infeksius

    noninfeksius.+. +embuat leaflet

    mengenai

     pembuangan sampah

    infeksius dan non

    infeksius

    . +engkonsultasikan

    leaflet kepihak 

    )romkes

    e. +engkonsultasikan

    leaflet ke pihak 

    ))*(.

    ,. +engkonsultasikan

     poster ke pihak 

    )romkes.

    g. +emberikan

     pendidikankesehatan mengenai

     perbedaan tempat

     buang sampah.

    h. +engealuasi

    dengan berdiskusi

    55

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    56/62

    mengenai

     pembuangan sampah

    infeksius dan

    noninfeksius.

    $. )enempelan )oster 

    didepan pintu masuk 

     pasien dan keluarga

    serta ditempat

     pen'u'ian tangan

    dekat tempat

    sampah.

    56

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    57/62

    BAB I'IMPLEMENTA#I DAN E'ALUA#I

    (etelah ren'ana kegiatan atau  1lanning 8f $ction  tersusun dan disepakati maka

    implementasi atas kegiatan dilaksanakan. Implementasi kegiatan berlangsung pada

    tanggal %! ;pril "%16 1: ;pril "%16, dilakukan ealuasi atas seluruh kegiatan yang

    telah dilaksanakan menga'u pada tujuan dari pelaksanaan kegiatan.

    A. Masalah-. Belum o!t$maln2a !er$laku !as$en an keluarga alam mem3eakan

    !em3uangan sam!ah 3a$k se+ara $n,eks$us mau!un non $n,eks$us

    a. )ada tanggal 11 +ei "%16 berkoordinasi dengan Kepala ruangan untuk 

    membuat surat kepada pihak )romkes dan ))*( *umah (akit Immanuel

    andung.

     b. )ada tanggal 1" +ei "%16 pukul %!.%% konsultasi leaflet kepada pihak 

    )romkes *(. Immanuel andung mengenai pembuangan sampah infeksius

    dan non infeksius di *uang $emodialisa$asil konsultasi 7 !bu T: mengatakan alangkah baiknya untuk pembuatan

     poster agar selalu dibaca oleh pasien dan keluarga dan tetap melakukan

     penyuluhan kepada keluarga dan pasien:

    '. )ada tanggal 1" +ei "%16 pukul 1.%% konsultasi leaflet kepada pihak 

    ))*( Immanuel mengenai pembuangan sampah infeksius dan 2on

    infeksius.

    $asil konsultasi7 !bu $: mengatakan untuk penyuluhan mengenai sampah

    alangkah baiknya untuk menggunakan poster dan me.resosialisasi kepada

     semua pera%at di Ruang Hemodialisa untuk selalu meberikan orientasi

    kepada setiap pasien baru:

    d. )ada tanggal 1 +ei "%16 pukul %!.%% kami melakukan konsultasi poster 

    kepada pihak promkes.

    53

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    58/62

     Hasil konsultasi2 ibu T: mengatakan untuk poster diper0elas kembali

    mengenai sampah infeksius dan sampah non infeksius:

    e. )ada tanggal 1:-18 +ei "%16 pukul 1".%% kami melakukan pendidikan

    kesehatan kepada setiap pasien hemodialisa mengenai pembuangan sampah

    infeksius dan non infeksius.f. )ada tanggal 1:-18 +ei "%16 "%16 pukul 16.%% kami melakukan ealuasi

    dengan 'ara berdiskusi dengan pasien dan keluarga mengenai pembuangan

    sampah infeksius dan non infeksius, didapatkan hasil 38 orang mengetahui

     perbedaan sampah infeksius dan non infeksius.

    g. )ada tanggal 16 +ei "%16 pukul 1!.%% kami melakukan penempelan poster 

    di depan pintu masuk #pintu depan& pasien dan keluarga dan di depantempat sampah.

    B. E(aluas$

    Belum o!t$maln2a !er$laku !as$en an keluarga alam mem3eakan

    !em3uangan sam!ah 3a$k se+ara $n,eks$us mau!un non $n,eks$us

    )ada tanggal 1:-18 +ei "%16 "%16 pukul 16.%% kami melakukan ealuasi

    dengan 'ara berdiskusi bersama )asien dan keluaga. Didapatkan hasil yang

    mengetahui perbedaan sampah infeksius dan non infeksius sebelumdiberikan interensi adalah 61 orang. (esudah diberikan interensi

    sebanyak 38 orang. @adi, terjadi peningkatan pengetahuan sebelum

    diberikan interensi dan sesudah diberikan interensi untuk pasien dan

    keluarga yang mengetahui perbedaan sampah infeksius dan non infeksius.

    C. Ren+ana T$nak Lanjut

    Belum o!t$maln2a !er$laku !as$en an keluarga alam mem3eakan

    !em3uangan sam!ah 3a$k se+ara $n,eks$us mau!un non $n,eks$us  *en'ana tindak lanjut yang dibutuhkan adalah adanya kebijakan dari kepala

    *uangan untuk memberikan informasi

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    59/62

    BAB '

    PENUTUP

    A. %E#IMPULAN

    +anajemen berfungsi untuk melakukan semua kegiatan yang perlu dilakukan

    dalam rangka pen'apaian tujuan dalam batas batas yang telah ditentukan pada

    tingkat administrasi. Kepemimpinan sebagai pengaruh antar pribadi yang terjadi

     pada suatu keadaan dan diarahkan melalui proses komunikasi ke arah

    ter'apainya sesuatu tujuan. (etelah melakukan kajian situasi, mahasiswa

    melakukan pengolahan data dengan melakukan analisis setiap data yang didapat

    membuat analisis (90 dan menetukan masalah yang akan disosialisasikan ke

    ruangan dan melakukan interensi serta implementasi keperawatan, 2ursalam

    "%1".

    erdasarkan pada kajian di *uang $emodialisa *( Immanuel dan hasil analisis

    (90 yang men'akup kekuatan, kelemahan serta an'aman dan peluang dari

    (90 analisis ini disimpulkan dalam beberapa masalah yaitu menyangkut

    dengan elum optimalnya perilaku pasien dan keluarga dalam membedakan

     pembuangan sampah baik se'ara infeksius maupun non infeksius. Dari hasil

    5!

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    60/62

    implementasi dan di ealuasi terjadi peningkatan pengetahuan pasien dan

    keluarga mengenai pembuagan sampah infeksius dan non infeksius.

    B.  #ARAN

    -. Rumah #ak$t Immanuel Banung

    Diharapkan untuk *umah (akit Immanuel andung untuk meningkatkan

    mutu pelayanan keperawatan di *uang $emodialisa yakni meningkatkan

    mutu pelayanan di *uang $emodialisa dengan penambahan beberapa sarana

    dan prasarana guna kepentingan dan keselamatan pasien.

    . Ruang Hemo$al$sa

    Diharapkan bagi para perawat $emodialisa untuk mempertahankan potensi

    yang dimiliki ruangan serta mengoptimalkan asuhan keperawatan yang

    selama ini dilaksanakan sehingga ter'apailah mutu dalam memberikan

    asuhan keperawatan kepada pasien se'ara profesional.

    /. #ekolah T$ngg$ Ilmu %esehatan Immanuel Banung

    Diharapakan bagi institusi pendidikan untuk lebih meningkatkan pelaksanaan

     praktek khususnya dalam mata ajaran Kepemimpinan dan +anajemen

    Keperawatan, guna meningkatkan lulusan sarjana keperawatan yang handal

    dan berkompeten serta mampu bersaing ditingkat nasional maupun

    internasional.

    1. Mahas$s&a %e!era&atan

    6%

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    61/62

    Diharapkan mahasiswa profesi keperawatan menjadikan praktik keperawatan

    manajemen sebagai pengalaman yang berguna ketika akan bersaing dalam

    dunia kerja.

    DA"TAR PU#TA%A

    Dumilah, ;yuningtias, "%%6 

  • 8/16/2019 Tugas Individu Sampah Infeksius

    62/62