Tugas e Government

download Tugas e Government

of 20

  • date post

    17-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    38
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Tugas e Government

Tugas Jurnal

Electronic Government Pemberdayaan Pemerintahan

dan Potensi Desa Berbasis Web

Dibuat oleh kelompok :

1. Wiwin Yuliani

(09031481317004)2. Nurul Huda

(09031481317005)

3. Putri Silpiara

(09031481317007)

4. Herlina Dianaria(09031481317017)5. Engdika Sari

(09031481317019)Dosen Pengajar : Heri Setiawan, M.KomSISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS SRIWIJAYA

PALEMBANG

2014

ELECTRONIC GOVERNMENT PEMBERDAYAAN PEMERINTAHANDAN POTENSI DESA BERBASIS WEBHartono, Dwiarso Utomo, Edy MulyantoPascasarjana Teknik Informatika Universitas Dian NuswantoroABSTRAKSistem pemerintahan dan pelayanan publik yang bersih, transparan, merupakan tantangan yang harus dijawab oleh lembaga pemerintahan dalam menjalankan fungsinya. Di lain pihak, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang demikian pesat membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan dan pendayagunaan informasi dalam volume yang besar secara cepat dan akurat. Pemerintah Kabupaten Sragen mulai mengembangkan konsep e-Government mulai tahun 2002, dengan mengacu pada visi Mewujudkan Sragen sebagai Kabupaten Cerdas (Smart Regency), Dengan semangat itulah Kabupaten Sragen telah menbangun infarstruktur jaringan online sampai ke tingkat desa. Dengan sarana infrastruktur yang telah tersedia dan permasalahan administrasi dan potensi desa yang perlu mendapatkan perhatian serius, mendorong penulis untuk memamfaatkan infrastruktur yang ada dengan mengisi konten / membangun aplikasi yang bersifat e-Government. Seringnya permintaan data tentang perangkat desa dan potensi desa oleh para pimpinan instansi pemerintahan yang lebih tinngi, yang dilakukan secara manual tidak menutup kemungkinan data -data yang disampaikan kurang akurat ataupun kurang cepat, lagipula adanya potensi-potensi desa yang belum optimal serta terjadinya perubahan data-data di desa perlu mendapatkan perhatian yang serius semua pihak. Penulis melakukan penelitian dengan membangun aplikasi yang bertema E-Government Sistem Informasi Pemberdayaan Pemerintahan dan Potensi Desa berbasis Web di Pemerintah Kabupaten Sragen. Pengembangan sistem dilakukan berdasarkan pendekatan metode System Development Life Cycle (SDLC) yang meliputi tahapan-tahapan perencanaan, analisis, desain, dan implementasi sistem. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi Pustaka, Sistem informasi yang akan penulis bangun berbasis web dengan bahasa pemprograman PHP, aplikasi dan database terpusat di server dan dapat diakses langsung dari desa.Kata Kunci : E-Government, Sistem Informasi, Pemerintahan Desa, Potensi, Database.1. LATAR BELAKANG MASALAHPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditandai dengan kemajuan di bidang teknologi komunikasi dan informasi saat ini telah begitu pesat, sehingga menempatkan suatu bangsa pada kedudukan sejauh mana bangsa tersebut maju didasarkan atas seberapa jauh bangsa itu menguasai kedua bidang tersebut di atas. Bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa yang hidup dalam lingkungan global, maka mau tidak mau juga harus terlibat dalam maju mundurnya penguasaan Iptek, khususnya untuk kepentingan bangsa sendiri. Untuk mencapai maksud tersebut pemerintah menuangkannya dalam salah satu bentuk dari tujuan dan arah Pembangunan Nasional, yaitu Sektor/Bidang Iptek.Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komuniksi, aktivitas kehidupan manusia dalam berbagai sektor tengah mengalami perubahan. Begitu juga pada sektor pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah melahirkan model pelayanan publik yang dilakukan melalui e-Government. Pelayanan pemerintah yang birokratis dan terkesan kaku dieliminir melalui pemanfaatan e-Government menjadi lebih fleksibel dan lebih berorientasi pada kepuasan pengguna. E-Government menawarkan pelayanan publik bisa diakses secara 24 jam, kapan pun, dan dari manapun pengguna berada. E-Government juga memungkinkan pelayanan publik tidak dilakukan secara face-to-face sehingga pelayanan menjadi lebih efisien. Menyadari akan besarnya manfaat e-Government, pemerintah Indonesia sejak tahun 2003 telah mengeluarkan kebijakan tentang penerapan e-Government dalam bentuk Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2003.

Menyadari akan besar manfaatnya teknologi informasi Pemerintah Kabupaten Sragen berinisitif untuk membangun jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai salah satu solusi untuk mengatasi hambatan keterbatasan akses antar wilayah. Inisiatif pembangunan jaringan TIK dimulai sejak tahun 2002. Kantor Pengelola Data Elektronik diberi wewenang dan tanggungjawab untuk melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan serta pengelolaan teknologi informasi. Hasilnya keseluruhan pembangunan jaringan TIK selesai pada tahun 2007 sehingga jaringan TIK Sragen online telah dapat berjalan dengan baik.Pembangunan infrastruktur online di Pemerintah Kabupaten Sragen dilakukan secara bertahap yang dimulai sejak tahun 2002 dan selesai tahun 2007 sehingga seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah online, tahapan pembangunan seperti digambarkan dalam tabel berikut:Tabel 1 : Tahapan pembangunan jaringan online Kabupaten SragenNoTahunInstansi yang dibangun jaringan online

12002KPDE, Sekretariat Daerah, Dispenda, BUMD

22003Seluruh Badan, Dinas, Kantor: BKD, Bawasda, Badan

Diklat, Disdik, DPU, Dishub, Dipertan, Disterkan,

Disperindagkop, Dinas PKBM, BPT, Kantor pariwisata,

Kantor Satpol PP, Kantor Capil.

320048 Kecamatan: Sragen, Sidoharjo, Masaran, Ngrampal,

Tanon, Gemolong, Karangmalang, Tangen.

12 Kecamatan: Jenar, Gesi, Sukodono, Mondokan,

42005Sumberlawang, Miri, Kalijambe, Plupuh, Kedawung,

Sambirejo, Gondang, Sambungmacan.

Instansi vertikal: BPN, Depag, Kejaksaan, Pengadilan,

52006Polres, BPS.

62007Seluruh desa/kelurahan sebanyak: 208 desa/kelurahan.

sumber: KPDE Kabupaten Sragen.Bersamaan dengan pembangunan jaringan online, Pemerintah Kabupaten Sragen memulai pembangunan sistem aplikasi e-Government, guna meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dan kualitas pengambilan keputusan karena didukung dengan data yang akurat dan cepat. Aplikasi yang diterapkan adalah sebagai berikut:Tabel 2: Pengembangan e-Government di Kabupaten SragenNoJudul e-GovernmentKeterangan

1.Sistem Informasi Kependudukan (Simduk)

2.Sistem Informasi Perdagangan Kebutuhan Pokok

3.Sistem Informasi Kepegawaian

4.Sistem Informasi Perijinan

5.Sistem Informasi Barang Daerah

6.Sistem Informasi Pendapatan Daerah

7.Sistem Informasi Pengadaan Barang Daerah

8.Kantor Maya (Kantaya)

9.Sistem Informasi Pelayanan Sertifikat Tanah

10.Surat Maya

11.Sistem Informasi Pemberdayaan Pemerintahan dan Potensi-

Desa

sumber: KPDE Kabupaten Sragen

Dengan menerapkan sistem online, banyak manfaat yang bisa dipetik. Dengan sistem online ini, bisa menghemat biaya, karena proses pengiriman data dilakukan secara online. Sistem ini juga bisa digunakan untuk mengakses internet dengan askses download/upload file yang lebih cepat.Melihat kondisi infrastruktur yang begitu memadai dan berjalan dengan baik, serta sudah adanya e-Government yang berjalan perlu kiranya fasilitas ini dimamfaatkan dan diperlukannya pengembangan sistem yang sudah ada seoptimal mungkin dengan melakukan hal-hal apa yang perlu dikembangkan melalui infrastruktur ini, Fenomena inilah yang kemudian meyakinkan penulis untuk mengisi jaringan ini dengan membangun sebuah aplikasi dengan harapan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan bermamfaat bagi semua pihak, yaitu aplikasi yang bersifat administratif, digunakan untuk memberdayakan pemerintahan dan menggali potensi desa.E-Government Sistem Informasi Pemberdayaan Pemerintah dan potensi Desa Berbasis Web di Pemerintah Kabupaten Sragen, akan penulis wujudkan pada penelitian ini, karena banyak hal dalam pengambilan keputusan harus didukung dengan sistem ini seperti: pentingnya manajemen perangkat desa, padahal dalam pengembangan sumber daya manusia perangkat desa dibutuhkan informasi/data yang akurat dari perangkat desa tersebut, adanya potensi-potensi desa yang belum tercover dalam pengambilan kebijakan pembangunan seperti potensi pariwisata, budaya, pertanian, perkebunan, industri, sumber daya manusia, sumber daya alam oleh berbagai SKPD, diperlukannya informasi yang cepat oleh investor yang akan berinvestasi dengan melihat indikator-indikator peluang usaha yang ada di desa.Bagi investor, informasi mengenai potensi investasi dan iklim investasi desa sangat diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan lokasi untuk investasi. Tetapi hal ini tidak cukup sampai sebatas ketersediaan informasi saja. Diperlukan rangkaian upaya untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai iklim investasi di berbagai desa, untuk membantu para investor dalam membuat keputusan lokasi investasinya. Oleh karena itu untuk memberikan layanan informasi yang intensif, efisien dan efektif agar dapat menarik investasi dan mempromosikan potensi desa dalam cakupan yang lebih luas, maka perlu dibangun dan dikembangkan aplikasi electronic government untuk Penyampaian Potensi Desa dan Peluang Investasi Kabupaten Sragen sehingga dapat membantu calon investor untuk mengambil keputusan investasi.Guna mendukung program tersebut diperlukannya dukungan seluruh elemen masyarakat terutama Pemerintahan Desa untuk memberdayakan potensi yang ada di desa masing-masing, dimana Pemberdayaan adalah bagian dari paradigma pembangunan yang memfokuskan perhatiannya kepada semua aspek yang prinsipil dari manusia di lingkungannya yakni mulai dari aspek intelektual (Sumber Daya Manusia), aspek material dan fisik, sampai kepada aspek manajerial. Pemerintah Desa sebagai ujung tombak pembangunan