Tugas Bu Intan

of 17 /17
MESSAGE ACCOUNTING (PERHITUNGAN PENTARIFAN) MUH.YUSUF PRATAMA (D411 14 024) DZUL FATUH APRIANTO (D411 14 025) JARINGAN KOMUNIKASI TELEPON

Embed Size (px)

Transcript of Tugas Bu Intan

DZUL FATUH APRIANTO (D411 14 025)
JARINGAN
•   Biaya investasi
2. Biaya berlangganan
a. Bea tetap
sambungan si pelanggan mis: sewa pesawat telepon dan saluran
 b. Bea tidak tetap
 
 
FLATE RATE METERING
Flat Rate mengacu pada sebuah biaya atau tingkat pembayaran yang sama dalam semua kasus
Siat khusus metode ini adalah :
1.  Terdapat % klasiikasi / kelompok pelanggan :
 –   &ribadi / "umah Tangga misal "p 2'
 –   Sosial ( paling murah misal "p '
 –   )inas misal "p *'
2.  #ntuk setiap kelompok terdapat pembayaran bea tetap
3.  Besarnya bea tidak tergantung pada :
 –   Banyaknya sambungan
 –   +amanya sambungan
4.  Tidak ada batasan ,umlah sambungan lokal sehingga dngan demikian para pelanggan puny a kecenderungan untuk melakukan sambungan walaupun hal tersebut tidak terlalu perlu
5.   Bea sambungan tidak sesuai penggunaan
6.  &enyelenggaraan pentarian relati sederhana karena tidak perlu pencatatan kecuali untuk
hubungan interlokal hrs ada pencatatan khusus.
 
UNIT RATE METERING (LOKAL) Siat khusus metode ini adalah :
1.   &entarian tergantung pada ,umlah panggilan yang berhasil.
2.   Sehingga bea bulanan punya 2 kemungkinan :
 –   Se,umlah unit tetap dan unit rate
 –   -anya berdasar unit rate
 –   Manual
 
Siat khusus metode ini adalah :
1.   &rinsipnya hampir sama dengan unit rate metering lokal hanya disini dengan me mpertimbangkan :
0oning
1o. &emanggil
3.   +amanya sambungan
&en,elasan :
1.   Merupakan pencatatan otomatis yang dilakukan di sentral dalam bentuk punched card magnetic tape dll.
2.   )ata yang dicatat :
 –   Saat dan lamanya sambungan
3.   5una menyederhanakan pencatatan / peralatan ada kalanya lama pemb icaraan dibatasi.
4.   $gar tari ,atuh pada pelanggan yg berhak dibutuhkan identiikator.
5.   peration cost tinggi
 
1.   Merupakan pengembangan all ticketing
2.   Tidak diperlukan identiicator karena pencatatan dilakukan oleh counter yang terdapat pada masing6masing pelanggan.
3.   7ounter ini ditempatkan pada berkas keluar sebelum M)! 3Main )istribution !rame4
4.   &entarian ,atuh pada yang berhak shg lebih dapat diandalkan.
5.   Terdapat 2 macam :
 
 
8. Time 0one Storage untuk menentukan wilayah tu,uan berdasar &1
yang diterimanya.
2. Time 0one Storage untuk menentukan kecepatan pulsa sesuai wilayah tu,uan
*. 7all Meter untuk mencatat pulsa pembicaraan
%. &engiriman pulsa tersebut dilakukan setelah pembicaraan selesai.
Selama itu +!/5S pelanggan tetap digrendel.
 
9ekurangan metode pentarian ini :
1.   &ada akhir pembicaraan penggrendelan tetap ter,adi sampai pulsa meteri ng terkirim semua. -al ini akan menyebabkan menurunnya eisiensi alat s witching karena terhalangnya pendudukan baru yang mungkin muncul.
2.   T0M ditempatkan pada setiap ,unction sehinggan biaya mahal.
 
1.   &ulsa pentarian dikirim oleh M&5 ke 7M.
2.   Interval pulsa diatur oleh &"5 berdasarkan ino oning yg dikirim
  oleh register / translator
*. Ino oning ini tergantung kepada &1 tu,uan sesuai pulse dialing
pemanggil.
Bentuk ini dipakai di wilayah yang sempit.
  2. Time 0one Metering
<umlah pulsa tergantung lamanya sambungan
 
9elebihan :
1.   &encatatan dimulai pada saat sambungan terbentuk dan berakhir pula saat pembi caraan selesai.
2.   Begitu hubungan selesai maka semua alat switching dibubarkan
*. Tidak membutuhkan T0S.
=. &encatatan selalu ,atuh pada pelanggan yang berhak.
>. Metering pulse dapat berupa :
 
#onin$ a%&' 8. <arak hubungan diukur antar sentral loka l
sehingga paling teliti
sangat banyak.
&1 dari sentral tu,uan  
paling tinggi
kecil
%. -anya cocok digunakan untuk hubungan
 
#onin$ !edan$ :
8. <arak hubungan diukur antar sentral toll 3T74 / sentral primer 3&74
2. $lat oning / metering ditempatkan pada T7 / &7
*. <umlah peralatan oning / metering lebih sedikit dibanding pada
  oning halus
dan kasar
halus
@. $dakalanya pentarian ,uga dgn membedakan waktu sambungan:
  a. &agi siang malam
b. -ari libur / ker,a
Tarif !a&n$an Te%e*on Kae% Tida+ Ber$era+
Biaya akses Bisnis (Rp) Residensial (Rp) Sosial (Rp)
P,#,!" ,- 195.000 : 450.000 95.000 : 2;5.000 50.000 : 205.000
A&!! 3<.400 : 59.600 20.600 : 32.600 12.500 : 1<.500
A. 8$,7, ,#,!",! ,! $,7, /,!,!
S,,$ 20 + 250 3 !$* ($ /,- , #$+) ,! 2 !$* (,
#$+)
#$+)
 
 
Hara per Meni# (Rp) Pe$%!la#an "!rasi Blok &ak#!
0:20 + <3 : 122 1 !$*
20:30 + 122 : 163 1 !$*
30:200 + 320 : 1.100 6 *$+
200:500 + 320 : 1.990 6 *$+