Trafo Arus Jenuh

Click here to load reader

  • date post

    06-Apr-2015
  • Category

    Documents

  • view

    811
  • download

    21

Embed Size (px)

Transcript of Trafo Arus Jenuh

TRAFO ARUS PENYULANG 20 kV JENUH

Pribadi Kadarisman

1

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH PENYULANG 20 KV PLN (JAWA) DIPASOK DARI :20kV 150kVPENYULANG 1 ALAT PENGUKURAN / PROTEKSI

PENYULANG 2

SUMBER DI SISTEM 150kV

TRAFO TENAGA KAP = ?PENYULANG n

ARUS BEBAN PENYULANG TIDAK BISA LANGSUNG DISAMBUNG KE ALAT PENGUKURAN ATAU PROTEKSI HARUS MELALUI TRAFO ARUS ! !

Pribadi K

1

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH TRAFO ARUS : MENTRANSFER ARUS SISI INSTALASIPRIMER KE SISI INSTALASI SEKUNDER, DISESUAIKAN DENGAN KEPERLUAN : 1. PENGUKURAN 2. PROTEKSI RATIO ARUS TERTENTU KETELITIAN TRANFORMASI TRANSFER MELALUI KOPLING MAGNETIK KAPASITAS TERTENTU TINGKAT KEJENUHAN TERTENTU

Pribadi K

2

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH RATIO TRAFO ARUS :DISESUAIKAN DENGAN ARUS BEBAN YANG MENGALIR DI SISI INSTALASI PRIMER : NILAI RATING PRIMER TRAFO ARUS ARUS BEBAN 0,8 MAKSUD : - ARUS BEBAN MAKS BERADA PADA ERROR TERENDAH - ARUS BEBAN OVER BERADA PADA NOMINAL RATING SEHINGGA RATIO TRAFO ARUS (50, 75, 100, 150, 200, 250, 300, 400, 600 ) : 5 (1)

Pribadi K

3

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH KETELITIAN TRAFO ARUS :PENGUKURAN 1. HARUS PUNYA KETELITIAN TINGGI PADA DAERAH ARUS PENGUKURAN BEBAN NOMINAL 2. HARUS JENUH PADA ARUS GANGGUAN YANG BESAR, UNTUK KEA MANAN ALAT UKUR PROTEKSI 1. HARUS PUNYA KETELITIAN / ERROR KECIL PADA DAERAH ARUS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT BESAR 2. TIDAK JENUH PADA ARUS GANGGUAN YANG BESAR, UNTUK KEANDALAN ALAT PROTEKSIPribadi K 4

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH TRANSFER ARUS MELALUI KOPLING MAGNETIK:Ip is

ARUS PRIMER BANGKITKAN DI BESI INTI

MENGALIR DALAM RANGKAIANMAGNET DI BESI INTI ALIRAN YANG BERUBAH-UBAH DI BESI INTI MEMOTONG BELITAN SEKUNDER INDUKSI GAYA GERAK LISTRIK (GGL)

BAGAIMANA BILA ADA DALAM BESI INTI TAPI TIDAK BERUBAH ? PENAMPANG INTI ADALAH BATAS JUMLAH GARIS YANG MENGALIR DI DALAM BESI INTI

Ip

is

Pribadi K

5

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH KAPASITAS TRAFO ARUS :KARENA TERBATASNYA LUAS PENAMPANG INTI TERBATAS PULA JUMLAH GARIS TERBATAS PULA BESARNYA GGLIS IP ES Zi VB Z i = IMPEDANSI DALAM CT Z Beban ( Z Beban + Z i ) = IMP. BEBAN CT TRAFO ARUS MEMPERTAHANKAN RATIO IP / IS TERBATAS PADA IMPEDANSI BEBAN DI SISI SEKUNDER KARENA ES TERBATAS BESARNYA IMP. BEBAN CT KECIL ES KECIL IMP. BEBAN CT BESAR ES BESAR KARENA ES TERBATAS BESARNYA, MAKA IMP. BEBAN CT TERBATASPribadi K

VA CT = ES x IS

6

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH KEJENUHAN TRAFO ARUS :BELITAN PRIMER BELITAN SEKUNDER BESI INTI Ip is

ARUS PRIMER BANGKITKAN DI BESI INTI MAKIN BESAR ARUS PRIMER MAKIN PADAT YANG MENGALIR DI BESI INTI

PADA NILAI ARUS PRIMER TERTENTU BESI INTI TIDAK CUKUP LAGI MENAMPUNG YANG HARUS DIALIRKAN AKIBATNYA ES TIDAK NAIK MAMPU LAGI ERROR RATIO MULAI NAIK, BAHKAN OUTPUT SEKUNDER CT BISA MENJADI COLLAPSE KURVA ES TERHADAP ARUS EKSITASI DAPAT DIGAMBARKAN BERIKUT INIPribadi K 7

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH KEJENUHAN TRAFO ARUS :Kurva CT untuk proteksi

ES

Knee point

KEJENUHAN CT PROTEKSI > DARI KEJENUHAN CT UNTUK PENGUKURAN ADA MANFAAT DARI BEDA KEJENUHAN INI

Kurva CT untuk pengukuran

Iexct

CT PENGUKURAN JENUH PADA ARUS GANGGUAN YANG BESAR DIPERLUKAN KARENA OUTPUT ARUS DI SEKUNDER COLLAPSE, SEHINGGA ALAT PENGUKURAN TIDAK SAMPAI DIALIRI ARUS BESAR CT PROTEKSI DIHARAPKAN TIDAK JENUH PADA ARUS GANGGUAN YANG BESAR, KARENA OUTPUT ARUS DI SEKUNDER DIPERLUKAN AGAR RELAI PROTEKSI BEKERJA DENGAN PASTI BAGAIMANA KALAU ARUS GANGGUAN TERLALU BESAR SAMPAI MELAMPAUI BATAS KEJENUHAN CT PROTEKSI ?Pribadi K 8

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH KEJENUHAN TRAFO ARUS :CT PENGUKURAN JENUH PADA ARUS PRIMER SEBESAR 2 x In TETAPI PADA ARUS DIBAWAH SAMPAI DENGAN In, KETELITIANNYA TINGGI ( HANYA PADA NILAI ARUS BEBAN SAJA ) CT PROTEKSI JENUH PADA ARUS PRIMER BESAR YANG SECARA UMUM PERNYATAAN KEJENUHANNYA SEPERTI CONTOH : KLAS 5 P 10 : MEMBERI ARTI ERROR ARUS SEKUNDER SUDAH SAMPAI 5% PADA ARUS PRIMER SEBESAR 10 x In KLAS CT YANG BANYAK DIPEROLEH DIPASARAN 5 P 10 , 5 P 20 , 10 P 10 , 10 P 20 BAGAIMANA BENTUK GELOMBANG ARUS SEKUNDER CT SEWAKTU DIALIRI ARUS PRIMER YANG BESAR MELAMPAUI BATAS KEJENUHANNYA ?Pribadi K 9

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH KEJENUHAN TRAFO ARUS :BOLEH DIKATAKAN PERALATAN LISTRIK MENGUKUR NILAI RMS BESARAN BOLAK BALIK SESUAI FREKWENSI SPEC.UNTUK FREKWENSI 50 HZ PENGUKURAN RMS GELOMBANG SINUS FREKWENSI 50 HZ ADALAH NILAI ARUS RATA2 SELAMA PERIODA GELOMBANG SINUS ITU ( PERIODA 10 Ms )10mS

ATAU LUAS SEGI EMPAT YANG TERBENTUK DARI NILAI ARUS RATA2 DAN WAKTU 10 mS SAMA DENGAN LUAS YANG DIBENTUK OLEH GELOMBANG SINUS UNTUK PERIODA 10mS JUGA NILAI/ LEVEL INI YANG DISEBUT RMS BAGAIMANA KALAU GELOMBANG SINUS ITU CACAT ? NILAI RMS NYA MENGECILPribadi K 10

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH KEJENUHAN TRAFO ARUS :BATAS JENUH INTI +

RATIO CT ERRORBATAS JENUH INTI +

RATIO CT NORMAL

ARUS PRIMER

ARUS PRIMER

t

tBATAS JENUH INTI -

BATAS JENUH INTI -

ARUS SEKUNDER

t

ARUS SEKUNDER

t

ARUS RMS SEKUNDER C.T PROPORTIONAL O.C KERJA NORMALPribadi K

ARUS RMS SEKUNDER CT TIDAK PROPORTIONAL O.C BISA TIDAK KERJA11

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH KEJENUHAN TRAFO ARUS :KAPAN KEJENUHAN TRAFO ARUS PENYULANG TERJADI ? DARI TRAFO ARUS - RATIO : (50, 75, 100, S/D , 300 ) : 5 - KLAS CT 5 P 10 , 5 P 20 10 P 10 , 10 P 20 - BEBAN SEKUNDER CT AGAK TINGGI DAN PENYULANG 20 KV DIPASOK DARI SISTEM 150 KV ( JAWA ) MELALUI TRAFO TENAGA 60 MVA, DENGAN SINGLE LINE SBB:150kV 20kV30% 7590 A

PENYULANG 1

SUMBER DI SISTEM 150kVPribadi K

TRAFO TENAGA KAP = 60 MVA

ALAT PENGUKURAN / PROTEKSI

UNTUK MENILAI UNJUK KERJA CT PERLU PENGUKURAN CT SBB :12

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH PENGUKURAN KEJENUHAN TRAFO ARUS :SEBAGAI CONTOH : S (Slope) = b/aIexc Real 0,00 5,25 5,50 6,05 6,66 7,32 8,05 8,86 9,74 10,72 11,79 12,97 14,27 15,69 Vexc Modif 0,001 0,020 0,021 0,023 0,024 0,026 0,028 0,029 0,032 0,034 0,036 0,038 0,041 0,041 Iexc 0,00 5,23 5,50 6,50 7,30 8,30 9,20 9,86 10,72 11,72 12,97 13,70 15,40 15,80 Iexc Real 17,26 18,99 20,89 22,97 25,27 27,80 30,58 33,64 37,00 Vexc Modif 0,047 0,051 0,057 0,066 0,097 0,304 0,794 1,415 2,386 3,000 3,600 5,000 8,000 10,000Lengkung Kemaknitan CT

Iexc 18,30 19,90 20,89 22,97 26,57 29,40Vexc 1,00 10,00 100,00

a b

31,58 32,64 33,00 34,00 34,60 35,10 35,40 37,00

0,10

0,01

0,00 0,001

0,010

0,100 Iexc

1,000

10,000

Pribadi K

13

TRAFO ARUS PENYULANG JENUH PENGUKURAN KEJENUHAN TRAFO ARUS :PENGUKURAN TAHANAN DALAM CT, TAHANAN DAN REAKTANSI BEBAN SEKUNDER CT : RW =0,20 RB = 0,96 XB = 0,62

DARI DATA CT INI, MASUKKAN KE TOOL PEMERIKSA GELOMBANG ARUS DI SEKUNDER CT : S, VS : DIAMBIL DARI LENGKUNG KEMAKNITAN RW : DARI PENGUKURAN RB : DARI PENGUKURAN XB : DARI PENGUKURAN X/R SISTEM : DARI PERHITUNGAN HUBUNG SINGKAT Offset : DARI KEMUNGKINAN GANGGUAN TERJADI SAAT GELOMBANG TEGANGAN = 0,PEAK ATAU NILAI TERTENTU REM : REMANENSI INTI CT IP : DARI PERHITUNGAN ARUS GANGGUANPribadi K

masukan Slope kejenuhan ( S ) Teg, rms pada Ie=10 A Rasio I-prim / I-sek. Resistansi belitan sek. Resistansi beban sek. Reaktansi beban sek. Rasio X / R system Offset Arus sisi Primer pu Remanensi (thd Vs) Arus gang, simetris Primer S= Vs = N= Rw = Rb = Xb = XthdR = Off = rem = Ip = 15,1 37 80 0,200 0,960 0,620 3,15 1,00 0,50 7590 --Volt rms -- ---1