Tot upja 2 stakeholder analysis (yuti)

download Tot upja 2   stakeholder analysis (yuti)

of 50

  • date post

    12-Apr-2017
  • Category

    Science

  • view

    139
  • download

    15

Embed Size (px)

Transcript of Tot upja 2 stakeholder analysis (yuti)

  • Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha dalam UPJASyahyutiDiklat TOT Manajemen UPJA Angkatan IBBMKP Ciawi - 20 Februari 2017*

  • Materi:Kewirausahaan sebagai kunci pengembangan usaha

    Penggunaan Stakeholder Analysis untuk pengembangan usaha UPJA*

  • Satu,Kewirausahaan Sebagai Dasar Pengembangan Usaha *

  • Kewirausahaan berkaitan dengan dua hal:How to become a smart and good enterpreneurHow to build a smart and good company

    Ilmu kewirausahaan adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan dan perilaku sesorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin dihadapi*

  • Objek kewirausahaan:Kemampuan merumuskan tujuan hidup / usaha.Kemampuan memotivasi diriKemampuan untuk berinisiatifKemampuan berinovasiKemampuan untuk membentuk modal uang dan barang modal.Kemampuan mental yang dilandasi agamaKemampuan untuk membiasakan diri dalam mengambil hikmah pengalaman baik maupun menyakitkan.*

  • Karakteristik Kewirausahaan:Ciri-ciri:

    Percaya diriBerorientasi pada tugas dan hasilPengambil resiko dan suka tantangan4. Kemampuan kepemimpinan5. Keorisinilan6. Beroreientasi ke masa depanWatak:

    Keyakinan, ketidak-tergantungan, indivi-dualitas, dan optimismeKebutuhan untuk ber-prestasi, berorientasi laba, tekun, kerja keras dan inisiatif.Kemampuan untuk mengambil resiko yang wajarPerilaku sbg pemimpin, bergaul dengan orang lain, menanggapi saran & kritikInovatif, kreatif dan fleksibelPandangan kedepan, perspektif*

  • *

  • HOW TO BECOME A SMART AND GOOD ENTERPRENEUR

  • HOW TO BUILD A SMART AND GOOD COMPANYhow to build a smart and goodcompanyqualityconceptmarketingconcept

  • ENTERPRENEURIAL SKILL

    HRDMARKETING ANDSELLING CONCEPTMANAJEMENKEUANGAN DAN MANAJEMEN STRATEGIMANAJEMEN KUALITAS (ISO)INFORMASI DANTEKNOLOGILOGIKA MATEMATIKADAN FILSAFAT BISNIS (KREATIVITAS)

  • Dua, Penggunaan Stakeholder Analysis Dalam pengembangan UPJA

    *

  • Analiysis stakeholders sebagai tool dalam rekayasa kelembagaan:Institutional arrangements =

    different (in)formal regimes and coalitions for collective action and inter-agent coordination, ranging from public-private cooperation and contracting schemes, organizational networking to policy arrangements (Geels, 2004; Klein & Teisman, 2000).

    Institutional arrangements, understood as the dynamic set of formal and informal regulations and networks, are shaped by economic exchange, socio-cultural norms and political regimes, and may provide welfare, identity, solidarityand sense of belonging.

    *

  • Ada 4 hal utama dalam rekayasa kelembagaan: PELAKU. Which factors contribute to or impede the emergence, reforms and breakdown of (formal and informal) institutional arrangements in development?RELASI. How do institutional arrangements in the various domains, and the interrelations between them, contribute to or impede poverty alleviation, social cohesion and trust, (re)distribution (of power and wealth) and innovation?KETERWAKILAN. How are different actors - e.g. in terms of gender, class, ethnicity- (mis)represented and (dis)empowered by institutional arrangements?PERAN dan FUNGSI. What are the roles and functions of (horizontal) networks and (vertical) chains for social interaction, political representation and collective action?

    Pendekatan rekayasa kelembagaan, dalam penelitian dijalankan salah satunya melalui ANALISIS STAKEHOLDER.

    *

  • Siapa kah stakeholders?Segenap pihak, baik individu maupun kelompok yang terkait dengan objek yang sedang dipelajari, yang berpotensi mengambil peran aktif dalam sistem sehingga akan berpengaruh dan berdampak terhadap berjalannya sistem.

    Kelompok atau individu yang dukungannya diperlukan demi kesejahteraan dan kelangsungan hidup organisasi.

    Menurut Smith (.....) stakeholder adalah individuals, groups, or organizations that have an interest in the project and can mobilize resources to affect its outcome in some way, atau secara lebih formal didefinisikan sebagia "Individuals and organizations who are actively involved in the project, or whose interests may be positively or negatively affected as a result of project execution or successful project completion". Freeman (1984) = kelompok atau individu yang dapat mempengaruhi dan atau dipengaruhi oleh suatu pencapaian tujuan tertentu.

    Biset (1998) = sebagai orang dengan suatu kepentingan atau perhatian pada permasalahan.

    *

  • Jenis stakeholder:Stkeholder primer = yang merasakan dampak langsung atau tak langsung dari proyek atau aktivitas.

    Misal: masyarakat sasaran, kelompok etnis, gender dan kelas.

    Stakeholders sekunder (intermediari) = yag bertindak atas nama stakeholders primer

    Misal: pemerintah, NGO, pihak pendonor, dan berbagai interest group lain.

    *

  • Kegunaan analisis stakholders:Membantu dalam menemukan pendekatan yang tepat dan interaksi kondusif dengan setiap elemen masyarakat dan berbagai pihak dalam proyekMemahami respon stakeholders, dengan keanekaragaman karakter sosial dan kepentingan ekonomi politiknya. Dapat membantu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proyek menjadi lebih matang, karena dapatmengidentifikasi kunci-kunci keberhasilan. Membantu mengembangkan rencana pengelolaan stakeholder proyek. Analisis stake holder dilakukan di awal programIdentifikasi pandangan dan karakteristik dari setiap stakeholder merupakan dasar untuk pelaksanaan kegiatan (= menyusun profil stakeholder).

    *

  • Meeting stakeholder needs:Where does your organisation create stakeholder value?How can you do that better?Can you eliminate or reduce focus on processes which do not add stakeholder value?How do you communicate with stakeholders?Do your communications encourage stakeholder exchange?Do you communicate the stakeholder value?

    *

  • Siapakah stakeholders?Owners, stockholders & investorsBanks and creditorsPartners & suppliersBuyers, customers & prospectsManagementEmployees, unions, works councilsCompetitors

    Government & regulators: local, national, internationalProfessional and industry associationsMedia: local, national, trade, financialNGOsCommunities & other interest groups

    *

  • Keuntungan menggunakan Stakeholder AnalysisGet to know stakeholders better:Relative importance, power and interests Better managed relationshipsRisks identified Make better strategies and decisionsGreater acceptance of organisation actions by stakeholders

    *

  • Kerugian menggunakan Stakeholder Analysis:Best done on continuous basisAssessment of analysis may be subjectiveMaybe not all stakeholder interests can be met at the same timeFocus on most important stakeholderBalance & reconcile all interests according to importance or urgency

    *

  • Langkah-langkah analisis stakeholder:Identifikasi semua stakeholder dan informasi yang terkait seperti peran, departemen, kepentingan, pengetahuan, harapan, dan tingkat pengaruh.Analisis dampak atau dukungan potensial pada masing-masing stakeholder. Lakukan penilaian bagaimana stakeholder utama bereaksi atau merespon pada berbagai situasi, bagaimana mempengaruhi mereka dalam meningkatkan dukungan mereka dan mengantisipasi dampak negatif yang mungkin muncul.Analisis, mencakup:. Memperjelas pihak-pihak yang merupakan stakeholder proyek.Temukan dan selaraskan harapan stakeholder dan dampak individual pada proyek.Identifikasi garis besar persyaratan yang dibutuhkan yang mungkin akan terjadi dalam proses Kaitkan kebutuhan dengan harapan untuk mengantisipasi risiko kegiatan perencanaan dan respon terhadap risiko.Pelajari rencana komunikasi dalam strategi proyek.

    *

  • Identifikasi awal seluruh stakeholder:*

  • Stakeholder Analysis: List*

    StakeholdersKey InterestsImportance to ProjectInfluence on projectParticipationPrimarySecondary

    *May also use a ranking exercise

  • Model-model Klasifikasi:Power vs interestPower vs influencePower vs dinamismInfluence vs importanceInflunece vs supportInfleunce vs interestInfluence vs impact*

  • Model 1: tingkat kekuasaan (power) vs ketertarikannya (interest) terhadap proyek: *

  • Power / Interest Matrix:Stakeholders in group A: Need only minimum effort an monitoringStakeholders in group B: Should be kept informed as they may be able to influence more powerful stakeholdersStakeholders in group C: Are powerful, but level of interest is low. Generally expected to be passive, but may move into group D on an issue of particular interestStakeholders in group D: Are both powerful and interested. Their co-operation is of key importance for new strategies*

  • Model 2. Power vs Influence*

    *

  • Model 3. Power vs dinamism*

  • Model 4: tingkat pengaruhnya (influence) vs kepentingan (importance)

    *

    Project Managers will need good working relationships with these stakeholders to ensure support for project activitiesMay need special initiatives if needs are to be met. The Target Group should be here

    Influential stakeholders but with less importance for outputs. They affect outcome of activities and need careful management The interests of these should be monitored to ensure that they are not negatively affected

  • Model 5: pengaruhnya (influence) vs tingkat dukungan (support)*

  • Model 6: influence vs interest*

    Setting Stakeholder Communications StrategyLevel of InterestLowHighLevel of InfluenceLowApply Minimal EffortKeep InformedHighActive CommunicationsActive Communications and Engagement

  • Model 7. Influence vs Impact*

    *

  • Hasil analisis:*

  • Perkirakan outline dan risiko (Outline assumptions and risk