TLH AQIDAH AKHLAK

download TLH AQIDAH AKHLAK

of 27

  • date post

    30-Dec-2014
  • Category

    Documents

  • view

    283
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of TLH AQIDAH AKHLAK

A. Pengertian Telaah Penjelasan Materi Akidah Akhlak Madrasah Aliyah Untuk menghindari adanya salah penafsiran dan meluasnya permasalahan, sekaligus untuk memberikan pengertian yang sejelas-jelasnya, maka pemakalah perlu menegaskan istilah-istilah dalam judul makalah ini sebagai berikut: 1. Pengertian Telaah a. Secara Etimologi Telaah adalah suatu penyelidikan, kajian, pemeriksaan, dan penelitian.[3] b. Secara Terminologi Telaah yaitu penyelidikan mengenai beberapa materi tentang kesulitan-kesulitan yang mungkin ada pada materi yang dikaji. 2. Pengertian Penjelasan a. Secara Etimologi Penjelasan berasal dari kata jelas yang berarti nyata, dan ganblang.[4] b. Secara Terminologi Penjelasan adalah keterangan yang lebih jelas, uraian yang menjelaskan tentang bahan yang di sampaikan. 3. Pengertian Materi a. Secara Etimologi Materi adalah benda, zat.[5] b. Secara Terminologi Materi adalah sesuatu yang menjadi bahan (untuk diujikan, dipikirkan, dibicarakan, dikarangkan, dsb).[6] 4. Pengertian Akidah Akhlak a. Pengertian Akidah 1) Secara Etimologi Aqidah adalah bentuk masdar dari kata aqoda, yaqidu, aqdan-aqidatan yang berarti simpulan, ikatan, sangkutan, perjanjian dan kokoh. Sedang secara teknis aqidah berarti iman, kepercayaan dan keyakinan.[7] 2) Secara Terminologi Aqidah adalah hal-hal yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa merasa tentram kepadanya, sehingga menjadi keyakinan kukuh yang tidak tercampur oleh keraguan.[8] b. Pengertian Akhlak 1) Secara Etimologi

1

Akhlak secara etimologi berasal dari kata Khuluq dan jamanya Akhlaq, yang berarti budi pekerti, etika, moral.[9] 2) Secara Terminologi Akhlak adalah sikap hati yang mudah mendorong anggota tubuh untuk berbuat sesuatu.[10] Jadi yang dimaksud dengan Akidah Akhlak adalah suatu kepercayaan atau keyakinan yang berupa budi pekerti atau kelakuan, baik akhlak yang terpuji atau akhlakul karimah maupun yang tercela atau akhlakul madzmumah. 5. Pergertian Madrasah Aliyah a. Pengertian Madrasah 1) Secara Etimologi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Madrasah berarti sekolah atau perguruan (biasanya yang berdasarkan agama Islam). Madrasah dilihat dari segi bahasa Arab berasal dari kata darasa yang artinya belajar, sedangkan madrasah itu sendiri berarti tempat belajar. 2) Secara Terminologi Madrasah berarti lembaga pendidikan yang mempunyai porsi lebih terhadap mata pelajaran Agama Islam. b. Pengertian Aliyah 1) Secara Etimologi Aliyah berarti sekolah agama (Islam) tingkat menengah atas.[11] 2) Secara Terminologi Aliyah adalah sebuah tingkatan yaitu tingkatan tinggi atau atas dalam suatu pendidikan. Jadi Madrasah Aliyah adalah lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan dan pengajaran tingkat tinggi atau atas dan menjadikan mata pelajaran agama Islam sebagai mata pelajaran dasar. Dari pengertian diatas bisa dipahami bahwa judul yang dimaksud dengan Telaah Penjelasan Materi Akidah Akhlak Madrasah Aliyah adalah penyelidikan mengenai beberapa materi tentang kesulitan-kesulitan, kemudahan, kekurangan, kelebihan yang mungkin ada pada materi yang ditelaah, dengan menjelaskan tentang bahan yang disampaikan yaitu yang mengenai suatu kepercayaan atau keyakinan yang berupa budi pekerti atau kelakuan, baik akhlak yang terpuji atau akhlak al-karimah maupun yang tercela atau akhlak al-madzmumah pada lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan dan pengajaran tingkat tinggi atau atas dan menjadikan mata pelajaran agama Islam sebagai mata pelajaran dasar. B. Substansi2

1. Judul Judul buku yang kami telaah adalah Menjaga Akidah dan Akhlak yang disusun oleh Roli Abdul Rahman dan M. Khamzah. Diterbitkan oleh PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo. Terdiri dari dua buku yaitu untuk kelas X berisi 129 halaman terbit tahun 2007, untuk kelas XI berisi 132 halaman terbit tahun 2008. Menurut kami pemakalah, judul buku tersebut sudah sesuai dengan program untuk dijadikan sebuah judul buku pada tingkat Madrasah Aliyah, dimana judul tersebut mempunyai maksud agar siswa Madrasah Aliyah bisa menerapkan pada kehidupan seharihari yaitu menjaga Akidah dan Akhlaknya. 2. Latar Belakang Telaah Seiring perkembangan zaman, banyak kebutuhan yang semakin dibutuhkan oleh manusia, termasuk kebutuhan dalam bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan banyak hal yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik, baik dari segi sarana prasarana maupun materi yang diajarkan. Untuk mendapatkan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa, maka diperlukan buku ajar yang relevan untuk menunjang proses belajar mengajar. Sebuah buku ajar yang baik adalah sebuah buku yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan siswa. Untuk itu, di sini kami menelaah sebuah buku ajar materi Akidah Akhlak tingkat Madrasah Aliyah, agar dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan buku ajar tersebut, sehingga nantinya didapati sebuah buku ajar yang mudah dipahami oleh peserta didik. 3. Fokus Telaah Telaah yang kami lakukan ini memfokuskan pada penjelasan yang ada pada materi Akidah Akhlak Madrasah Aliyah. C. Telaah Penjelasan Materi Akidah Akhlak Madrasah Aliyah 3. Penjelasan Materi Akidah Akhlak Kelas XI Semester 1 a. BAB 1: ILMU KALAM 1) Pengertian Ilmu Kalam Ilmu kalam diartikan sebagai ilmu yang membahas tentang wujud Allah, tentang sifat-sifat yang wajib tetap bagi-Nya, sifat-sifat yang jaiz disifatkan kepada-Nya dan tentang sifat-sifat yang sama sekali wajib ditiadakan daripada-Nya. 2) Fungsi Ilmu Kalam

3

Dengan adanya ketentuan mengenai hukum akal, dan terdapatnya ayat-ayat mutasyabihat di dalam Al-Quran, maka hal itu merupakan peluang bagi mereka yang suka berfikir, terutama karena panggilan agama untuk memikirkan semua makhluk Tuhan. 3) Hubungan Ilmu Kalam dengan Ilmu Lainnya Adapun keterkaitan ilmu kalam dengan beberapa ilmu-ilmu keislaman lainnya, yaitu: a) Filsafat Islam Filsafat Yunani tidak hanya diambil manfaatnya oleh kalangan mutakallimin sebagai alat untuk memperkuat dalil-dalil kepercayaan Islam dalam menghadapi lawan-lawannya. Akan tetapi, juga diambil manfaatnya dari kalangan ahli-ahli filsafat Islam, seperti al-Kindi, al-Farabi, dan Ibnu Sina. b) Ilmu Fikih Objek pembahasan ilmu kalam dengan fikih sangat berbeda. c) Ilmu Tasawuf Tasawuf dalam membahas masalah ibadah lebih banyak menggunakan perasaan dan latihan kejiwaan karena dengan cara ini dapat mempebanyak amal ibadah. 4) Metode Pembahasan Ilmu Kalam Sesungguhnya mutakallimin itu mempunyai system tersendiri di dalam membahas, menetapkan dan berdalil, berbeda dengan system Al-Quran dan hadits serta fatwa-fatwa sahabat. Dari segi lain, berbeda dengan system filsafat dalam membahas, menetapkan, dan berdalil. 5) Ruang Lingkup Ilmu Kalam Ruang lingkup pembahasan ilmu kalam yang meliputi, a) Wujud Tuhan b) Keesaan Tuhan c) Zat dan Sifat Tuhan d) Sifat-Sifat Aktif Tuhan e) Sifat Ilmu menurut Muktazilah f) Sifat Kalam g) Kejisiman Tuhan h) Arah i) Rukyat j) Keadilan Tuhan k) Qada dan Qadar 6) Penerapan Ilmu Kalam4

Para mutakallimin memiliki kepentingan terhadap filsafat untuk menghadapi musuhmusuhnya yang menguasai filsafat. Tuntutan ini kemudian mengharuskan mutakallimin untuk mempelajari filsafat Yunani terutama dari segi ketuhanannya. 7) Hasil telaah Secara umum penjelasan pada bab ini sudah cukup baik dan jelas. Namun ada beberapa bagian yang menurut kami terdapat kekurangan antara lain yaitu : a) Dalam fungsi ilmu kalam penjelasannya terlalu banyak, padahal fungsinya hanya terdapat diakhir kalimat. Alangkah baiknya jika fungsi ilmu kalam diletakkan di awal kalimat kemudian diikuti kalimat-kalimat lain yang lebih mendukungnya. b) Dalam hubungan ilmu kalam dengan ilmu lainnya ada beberapa sebutan ilmu kalam yakni ilmu tauhid dan ilmu ushuludin yang masing-masing disebutkan tujuan dari ilmu tersebut namun pada ilmu akidah belum disebutkan tujuan dari ilmu akidah tersebut. c) Kemudian keterkaitan ilmu kalam dengan beberapa ilmu-ilmu keislaman lainnya, yakni fiqih, dalam penjelasannya belum ada penjelasan tentang hubungan antar a ilmu kalam dengan fiqih. Yang disebutkan hanya bahwa objek pembahasan ilmu kalam fiqih sangat berbeda. Begitu pula keterkaitan ilmu kalam dengan ilmu tasawuf belum ada penjelasan tentang hubungan keduanya. Dari penjelasan yang dipaparkan malah seolah-olah menyebutkan perbedaan diantara keduanya, bukannya hubungan antara keduan. d) Dalam ruang lingkup ilmu kalam, yakni pada kejisiman tuhan terdapat istilah tasybih dan tanzih yang tidak disetak miring padahal seharusnya dicetak miring. (1)Kemudian pada point arah terdapat kalimat yang menurut kami kurang spesifik. Yaitu muktazilah dengan tegar mengingkari arah bagi tuhan. Karena menetapkan arah, artinya menetapkan tempat bagi-Nya dan menetapkan tempat, artinya menetapkan kejisiman-Nya. Seharusnya diganti dengan muktazilah dengan tegas mengingkari arah bagi tuhan. Karenamenetapkan arah artinya menetapkan tempat bagi-Nya adalah menetapkan kejisimanNya. (2)Dalam penerapan ilmu kalam belum ada penjelasan yang lebih spesifik lagi tentang penerapannya. b. BAB 2: ALIRAN ILMU KALAM 1) Aliran-Aliran Ilmu Kalam a) Aliran Syiah Syiah adalah golongan yang menyanjung dan memuji sayyidina Ali secara berlebihlebihan karena mereka beranggapan bahwa Ali yang lebih berhak menjadi khalifah pengganti nabi.5

Beberapa sekte aliran Syiah, diantaranya sebagai berikut: (1)Sekte Kaisaniyah Kaisaniyah adalah sekte Syiah yang memercayai Muhammad bin Hanafiyah sebagai pemimpin setelah Husein bin Ali wafat. (2)Sekte Zaidiyah Sekte ini memercayai kepemimpinan Zaid bin Ali bin Husein Zainal Abidin sebagai pemimpin setelah Husein bin Ali wafat. (3)Sekte Imamiyah Sekte ini adalah golongan yang meyakini bahwa Nabi Muhammad saw, telah menunjuk Ali bin Abi Thalib menjadi pemimpin atau imam sebagai pengganti beliau dengan petunjukyang jelas dan tegas. b) Aliran Khawarij Khawarij adalah kaum pengikut Ali bin Abi Thalib yang meninggalkan barisannya karena tidak setuju terhadap sikap Ali bin Abi Thalib yang menerima Arbitrase (tahkim). c) Aliran Murjiah Aliran Murjiah muncul s