The Little Man

download The Little Man

of 32

  • date post

    15-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    6
  • download

    0

Embed Size (px)

description

sasa

Transcript of The Little Man

SCENE ISiang hari, di peron stasiun kereta di Austria. Beberapa meja kecil dipenuhi orang-orang yang menunggu kereta, dilayani seorang pelayan berwajah pucat. Di bangku yang bersandar pada dinding seorang wanita penumpang kelas 2 duduk. Di sampingnya terdapat dua keranjangsalah satunya berisi bayi yang dibungkus selendang hitam.01. Pelayan[Mendekat pada meja suami istri Inggris]Dua kopi?02. Wanita Inggris[Dalam logat Cambridge] Satu.03. Orang Amerika[Mengenakan kacamata dan kamera saku, berteriak dari meja sebelah]Pelayan, mana telur yang kupesan? Aku sudah menunggu dari tadi.04. PelayanYa, Tuan.05. Orang JermanKellner, bezahlen! [suaranya sama seperti kumisnya, kaku dan naik di ujung. Figurnya juga kaku dan ramutnya berwarna kelabu; mungkin seorang kolonel]Pelayan. Kommglleich![Bayi di dalam keranjang merengek. Si ibu menggendong dan menghiburnya. Pemuda Belanda dengan pipi kemerahan di meja ke-empat berhenti makan dan terkekeh]06. Orang AmerikaTelurku! Cepat ambil!07. PelayanSiap, Tuan.[Pergi dengan cepat][Pria Kecil dengan topi lembut terlihat di sebelah meja paling kanan. Ia berdiri sejenak mencari pelayan, kemudian menempatkan diri di meja ke lima.]08. Pria Inggris[Melihat jamnya] Sepuluh menit lagi.09. Wanita InggrisLamanya!010. Orang Amerika[Melihat mereka] Sepertinya mereka tidak betah bersama kita.[Pria Inggris melihat padanya, tapi tidak mengatakan apapun]011. Orang JermanTidak ada apapun yang bisa didapat di tempat semacam ini.[Pelayan datang kembali membawa pesanan Pemuda Belanda, yang membayar]012. Orang JermanKellner, bezahlen!013. PelayanEine Krone sechzig.[Orang Jerman membayar]014. Orang Amerika[Mengangkat tangan dan menunjukkan jamnya dengan lemah] Lihat ini. Kalau aku tidak mendapat telurku sebelum jam berdetik 20 kali, bakal ada pelayan baru di surga!015. Pelayan[Melesat] Komm gleich!016. Orang Amerika[Mencari simpati] Aku mulai marah![Pria Inggris membuka surat kabar dan menyerahkan bagian iklan pada istrinya. Si bayi merengek. Si Ibu mengayunnya. Pemuda Belanda berhenti makan dan tertawa. Orang Jerman menyalakan rokok. Pria Kecil duduk tak bergerak, mengurus topinya. Pelayan kembali lagi dengan telur pesanan dan menaruhnya di meja Orang Amerika.]017. Orang Amerika[Menyingkirkan jamnya] Bagus! Aku tidak suka mencari masalah. Berapa?[Ia membayar dan mulai makan. Pelayan berhenti beberapa saat di ujung platform lalu menyeka dahinya. Pria Kecil mengamatinya dan berkata keras]018. Pria KecilHerr Ober! [Pelayan berbalik]Bisa tolong minta segelas bir?019. PelayanYa, Tuan.020. Pria KecilTerimakasih banyak. [Pelayan pergi]021. Orang Amerika[berhenti makan] Permisi tuan, aku ingin tanya kenapa kau memanggilnya Herr Ober. Mungkin kau tahu artinya: Kepala Pelayan.022. Pria KecilYa, ya.023. Orang AmerikaAku tersenyum.024. Pria KecilTak bolehkah kupanggil dia begitu?025. Orang Jerman[Dengan keras] NeinKellner.026. Orang AmerikaKenapa tidak panggil pelayan saja.[Wanita Inggris melihat sekejap dari balik korannya. Pemuda Belanda berhenti makan dan tertawa. Pria Kecil menatap wajah demi wajah kemudian mengelus topinya]027. Pria KecilAku tak mau menyinggungnya.028. Orang JermanGott!029. Orang AmerikaDi negaraku kami sangat demokratiskelihatannya begitu.030. Pria Inggris[menyorokan teko kopi pada istrinya] Lagi?031. Wanita InggrisTidak, terimakasih.032. Orang Jerman[Dengan kasar] Orang macam itukalau kau perlakukan mereka seperti itu, mereka merasa menang. Dan kau lihat, kau tak akan dapatkan bir-mu.[Selagi dia bicara Pelayan kembali, membawa bir Pria Kecil, lalu undur diri]033. Orang AmerikaSepertinya demokrasi yang menang. [pada Pria Kecil] Kutebak kau orang partai?034. Pria Kecil[Terkejut] Oh, bukan.035. Orang AmerikaAku sendiri pengagum Leo Tolstoi. Manusia agung jiwa yang agung. Tapi para pelayan itu memang butuh sedikit ancaman supaya bekerja. [Pada pasangan Inggris yang melihatnya] Kalian pasti mengerti kalau melihat pelayanannya padaku.[Pasangan Inggris mengangkat dagunya, kemudian mengalihkan pandangan mereka][Pada Pelayan, yang berdiri di samping pintu dekat almari] Pelayan! Segelas birsekarang!036. PelayanKommgleich!037. Orang JermanCigarren!038. PelayanSchon!039. Orang Amerika[ dengan renyahpada Pria Kecil] Sekarang, kalau aku tidak dapat birku lebih cepat daripadamu, aku harus kagum.040. Orang Jerman[Keras] Tolstoi bukan apa-apanichts! Tak berguna! Ha?041. Orang AmerikaWah, temperamental sekali. Nah, aku mendukung persamaan derajat. Lihat wanita miskin di sanawanita yang sangat sederhanadi sanalah dia, duduk di tengah kita dengan bayinya. Mungkin kau mau menempatkannya di tempat lain?042. Orang Jerman[mengangkat bahu] Tolstoi itu sentimentalis. Nietszche baru filsuf! Satu-satunya yang sejati!043. Orang AmerikaBoleh juga dia masuktulisannya menarikSi Nietch Tuapemikiran murni. Tapi coba Leo! [Dia berbalik pada Pemuda berpipi merah] Gimana pendapatmu? Kalau kutebak, kau ini seorang Belanda. Apa mereka baca Tolstoi di negaramu? [Si Pemuda Belanda tertawa]044. Orang AmerikaItu jawaban yang tak jelas.045. Orang JermanTolstoi tidak ada apa-apanya. Manusia harus mengekspresikan dirinya sendiri. Dia harus mendorongharus kuat.046. Orang AmerikaItu benar. Di Amerika kami percaya pada 047. Pria Inggris 048. Wanita Inggris049. Orang JermanTunggu sebentar! Kalian orang-orang muda.050. Orang AmerikaItu benar; tak ada halangan di antara kami [pada Pria Kecil, yang mengamati mereka] Nah, bagaimana pendapatmu sehubungan dengan kewajiban manusia?[Pria kecil mau membuka mulutnya]051. Orang AmerikaMisalnya, apa kau setuju kalau kita harus membunuh yang lemah dan sakit, dan orang-orang yang payah?052. Orang JermanJa, ja! Itu dia.053. Pria Kecil[Menatap mereka] Itu sih aku.[Pemuda Belanda tertawa]054. Orang AmerikaBukan itu maksudnya. Ini bukan tentang bahasa atau istilah. Nah, sekarang begini saja: Apa kau akan mau menolong mereka bahkan kalau itu membawamu dalam masalah?055. Orang JermanNein, nein! Bodoh sekali.056. Pria Kecil[Cepat, tapi sedih]Kurasa tidak. Tapi tentu saja ada orang yang mauseperti Santo Fransiskus dari Asisi dan Santo Julien lHospitalier, dan057. Orang AmerikaOh, orang-orang yang mulia. Dan mereka semua mati karena lakukan itu. [Mengangkat tangan] Jabat tangan, tuannamaku[menyerahkan kartu nama] Aku seorang pembuat mesin es. [menjabat tangan Pria Kecil] Aku suka sentimental-mujadi merasa tenang. [melihat Pelayan datang] Pelayan, di mana birnya?058. Orang JermanCigarren!059. PelayanKomm gleich!060. Pria Inggris[Menatap jam] Keretanya terlambat.061. Wanita InggrisYa ampun! Keterlaluan![polisi stasiun lewat]062. Orang Amerika[Pada Orang Jerman] Kami tidak punya orang macam itu lagi di Amerika. Rasanya kami makin tak percaya pada human nature.063. Orang JermanAha! Kau akan tahu manusia itu adalah ketiadaan!064. Pria KecilKau percaya akan human nature?065. Orang AmerikaPertanyaan yang menggigit. [melihat sekitar, mencari opini. Pemuda Belanda tertawa.]066. Pria Inggris[menyerahkan koran pada istrinya] tukar! [mereka bertukar koran]067. Orang JermanPada human nature, aku cuma percaya apa yang kulihat tak lebih.068. Orang AmerikaAku percaya pada heroisme. Menurutku tak ada satupun dari kita di sini yang bukan pahlawan. 069. Pria KecilBegitukah?070. Orang AmerikaYah, menurutku pahlawan adalah dia yang menolong orang lain meski mengorbankan dirinya sendiri. Misalnya wanita miskin di sana, dia pastilah seorang pahlawan. Dia pasti rela mati demi bayinya.071. Orang JermanBinatang pun bakal rela mati demi bayinya. Itu sih bukan apa-apa.MEREKA BERDEBAT TENTANG ADA ATAU TIDAKNYA HERO DI DUNIA. ORANG AMERIKA MEMINTA PENDAPAT DARI WANITA INGGRIS, TAPI WANITA INGGRIS DENGAN SOPAN MENGELAKKAN DAN TIDAK MENJAWAB.ORANG AMERIKA MEMBAHAS NASIONALITAS DAN BERTANYA APA NASIONALITAS PRIA KECIL. PRIA KECIL ADALAH KETURUNAN CAMPURAN.PELAYAN MASIH BELUM MEMBAWAKAN PESANAN.SELAGI MEREKA BICARA, TERDENGAR SUARA KERETA. WAKTU MEREKA HANYA SATU MENIT.MEREKA SEMUA TERBURU-BURU BERLARI MENGEJAR KEREA.WANITA MISKIN BINGUNG DENGAN BARANG BAWAANNYA DAN BERTERIAK FRUSTASI. ORANG AMERIKA MENDENGAR TAPI TERUS BERLARI. PRIA KECIL BERBALIK DAN MEMBANTU MEMBAWA BAYI DARI KERANJANG, MENDUKUNG WANITA MISKIN UNTUK CEPAT.

DI DALAM KERETA, SEMUA ORANG SUDAH MENEMPATI KOMPARTEMENNYA MASING-MASING. PASANGAN INGGRIS DUDUK SALING BERHADAPAN, SEDANG MEMBACA KORAN. DI SAMPING WANITA INGGRIS ADALAH ORANG JERMAN. DI SEBERANG ORANG JERMAN ADALAH ORANG AMERIKA. DI SAMPING ORANG AMERIKA, PEMUDA BELANDA. DI UJUNG JENDELA TERDAPAT TAS-TAS ORANG JERMAN. SUASANA SEPI. ORANG AMERIKA BERUSAHA MENGAJAK BICARA ORANG JERMAN TAPI TIDAK ADA YANG BISA DIHARAPKAN. DIA DAN ORANG JERMAN MEMBICARAKAN BUKU DAN PENGARANG FAVORIT MEREKA.PRIA KECIL ENTER, MENCARI TEMPAT DUDUK. ORANG AMERIKA MENAWARKAN TEMPAT DUDUK DI SAMPINGNYA, MENANYAKAN DI MANA IBU SI BAYI.ORANG AMERIKA: Di mana Sang Ibu?PRIA KECIL: Sepertinya tertinggal.ORANG AMERIKA MELONTARKAN CANDAAN TENTANG ITU DAN DITIMPALI TAWA PENDEK ORANG INGGRIS DARI BALIK KORAN. ORANG AMERIKA MENANYAKAN KRONOLOGI KEJADIAN DAN PRIA KECIL MENCERITAKAN BAGAIMANA IA LONCAT DULUAN KE DALAM KERETA TANPA BERPIKIR DAN TIDAK MAMPU MEMBANTU IBU SI BAYI. KERETA BERJALAN CEPAT MENINGGALKAN WANITA ITU. KETIKA IA BERCERITA, ORANG-ORANG TERTAWA.ORANG AMERIKA BERKATA, JIKA DIA ADA DALAM POSISI ITU, DIA AKAN SECEPAT MUNGKIN MELEMPARKAN SI BAYI KEMBALI PADA IBUNYA. TAPI PRIA KECIL BERKATA DIA TAKUT BAYINYA TERLUKA. ORANG AMERIKA DAN PRIA KCIL BERDEBAT TENTANG BAGAIMANA HARUSNYA MEMEGANG BAYI DAN INGIN MELIHAT SEPERTI APA RUPANYA. WANITA INGGRIS SEMPAT INGIN IKUT CAMPUR TAPI PRIA INGGRIS MENCEGAHNYA.ORANG AMERIKA MENYARANKAN SUPAYA SELIMUT BAYI DIBUKA KARENA MEREKA HANYA BISA MELIHAT UJUNG KEPALANYA, ORANG JERMAN TIDAK SETUJU. WANITA INGGRIS JUGA TIDAK SETUJU (LAGI-LAGI PRIA INGGRIS MENCEGAH ISTRINYA BICARA)SETELAH DILIHAT DENGAN SEKSAMA, TERNYATA ADA BINTIK-BINTIK MEMENUHI WAJAH SI BAYI. MEREKA BERDEBAT TENTANG APA YANG TERJADI PADA BAYI ITU DAN APA YANG HARUS MEREKA LAKUKAN. WANITA INGGRIS BERKALI-KALI INGIN MELIHAT KEADAAN BAYI T