Tgs Kel_Askep Lansia Hipertensi

download Tgs Kel_Askep Lansia Hipertensi

of 25

  • date post

    02-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    9
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Tgs Kel_Askep Lansia Hipertensi

KEPERAWATAN GERONTIK ASUHAN KEPERAWATAN

PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI

Diajukan Sebagai Tugas Mata Kuliah Keperawatan Gerontik

DISUSUN OLEH :KELOMPOK 3

NAMA: - Nabilah Siregar

Cicilia

Ririn Oktarina

Ijang

PROGAM STUDI ILMU KEPERAWATAN NON REGULER (S-1)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN JENDERAL ACHMAD YANI

CIMAHI

2014/2015

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan hidayah Nyalah sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul Asuhan Keperawatan Pada Lansia Dengan Hipertensi. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih ada kekurangan, oleh karena itu kami sangat mengharapkan agar para pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun guna menyempurnakan makalah ini.Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

Cimahi, Maret 2014

Kelompok 3

DAFTAR ISILEMBARAN JUDUL................................................................................................................KATA PENGANTAR ..............................................................................................................iDAFTAR ISI.............................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang....................................................................................................................1

B. Rumusan Masalah ..............................................................................................................2

C. Tujuan Penulisan.................................................................................................................2

D. Manfaat Penulisan...............................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN

A. Landasan Teori Medis.........................................................................................................3

1. Pengertian ......................................................................................................................3

2. Etiologi ..........................................................................................................................3

3. Manifestasi Klinik .........................................................................................................34. Jenis Leukemia ..............................................................................................................45. Insiden ...........................................................................................................................5

6. Patofisiologi ..................................................................................................................5

7. Pemeriksaan Penunjang .................................................................................................6

8. Penatalaksanaan .............................................................................................................6

B. Landasan Teori Keperawatan..............................................................................................7

1. Pengkajian .....................................................................................................................7

2. Diagnosa Keperawatan ................................................................................................11

3. Intervensi Keperawatan ...............................................................................................11

4. Implementasi ...............................................................................................................20

5. Evaluasi .......................................................................................................................20

6. Pathway Leukemia ......................................................................................................21

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan .......................................................................................................................21

B. Saran .................................................................................................................................21

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Darah tinggi sering diberi gelar The Silent Killer, karena hipertensi merupakan pembunuh tersembunyi, 50% penderita hipertensi tidak menunjukkan gejala yang jelas, apalagi bila masih dalam taraf awal. Penyakit ini banyak ditemui seiring perkembangan zaman dan perubahan pola dan gaya hidup. Perubahan beberapa jenis gaya hidup menjadi modern ternyata membawa dampak yang besar bagi sektor kesehatan masyarakat.

Hipertensi adalah kenaikan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, sama atau lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi menyebabkan kerusakan berbagai organ tubuh seperti otak, jantung, ginjal, aorta, pembuluh darah perifer, dan retina. Selain itu, juga menyebabkan peningkatan morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) pada gangguan kardiovaskuler dan stroke. Di Amerika Serikat dan beberapa negara maju lainnya hipertensi terjadi pada satu dari empat orang dewasa di antara umur 18 tahun dan satu dari dua orang di atas 50 tahun.

Dari banyak penelitian epidemiologi didapatkan bahwa dengan meningkatnya umur hipertensi menjadi masalah pada lansia karena sering ditemukan pada lansia. Pada lansia hipertensi menjadi faktor utama payah jantung dan penyakit jantung koroner. Lebih dari separuh kematian di atas usia 60 tahun disebabkan oleh penyakit jantung dan serebrovaskular. Secara nyata kematian akibat stroke dan morbiditas penyakit kardiovaskuler menurun dengan pengobatan hipertensi. Satu-satunya jalan untuk mengetahui bahwa seseorang menderita hipertensi atau tidak, adalah dengan melakukan kontrol teratur terutama bagi yang berusia di atas 40 tahun.Berdasarkan uraian di atas, maka kelompok kami akan menuliskan makalah dengan judul Asuhan Keperawatan Pada Lansia dengan Hipertensi .

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan masalah yaitu Bagaimana Asuhan Keperawatan Pada Lansia dengan Hipertensi ?.

C. Tujuan Penulisan

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah :

1. Tujuan Umum :

Memberikan informasi tentang penyakit Hipertensi dan asuhan keperawatan pada pada Lansia dengan Hipertensi tersebut.2. Tujuan Khusus :

a. Mengetahui pengertian Hipertensib. Mengetahui etiologi Hipertensic. Mengetahui klasifikasi Hipertensid. Mengetahui insiden terjadinya Hipertensi e. Mengetahui manifestasi klinis dari Hipertensif. Memahami patofisiologi Hipertensi g. Mengetahui pemeriksaan penunjang pada Hipertensih. Mengetahui komplikasi Hipertensii. Mengetahui pencegahan Hipertensi j. Mengetahui penatalaksanaan Hipertensi k. Memahami asuhan keperawatan pada Lansia dengan Hipertensi meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi.

D. Manfaat Penulisan

Adapun manfaat dari penulisan makalah ini yaitu :

1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Keperawatan Gerontik.2. Sebagai bahan tambahan informasi bagi mahasiswa.

BAB II

PEMBAHASANA. LANDASAN TEORI MEDIS1. DefinisiHipertensi merupakan suatu keadaan tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg. Pada populasi manula, hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. (Smeltzer,2001). Institut Nasional Jantung, Paru, dan Darah memperkirakan separuh orang yang menderita hipertensi tidak sadar akan kondisinya. Begitu penyakit ini diderita, tekanan darah pasien harus dipantau dengan interval teratur karena hipertensi merupakan kondisi seumur hidup (Brunner and Suddart , 2002). Hipertensi pada lansia didefinisikan dengan tekanan sistolik diatas 160 mmHg atau tekanan diastolik diatas 90 mmHg (Fatimah, 2010). 2. KlasifikasiKlasifikasi hipertensi berdasarkan penyebabnya dapat dibedakan menjadi 2 golongan besar yaitu :

a. Hipertensi essensial (hipertensi primer) yaitu hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya

b. Hipertensi sekunder yaitu hipertensi yang di sebabkan oleh penyakit lain

Hipertensi pada usia lanjut dibedakan atas :

a. Hipertensi dimana tekanan sistolik sama atau lebih besar dari 140 mmHg dan atau tekanan diastolik sama atau lebih besar dari 90 mmHg.

b. Hipertensi sistolik terisolasi dimana tekanan sistolik lebih besar dari 160 mmHg dan tekanan diastolik lebih rendah dari 90 mmHg. Klasifikasi Hipertensi berdasarkan WHO-ISH 1999KategoriTekanan Sistolik

(mmHg)Tekanan Diastolik

(mmHg)

Optimal

Normal

Normal Tinggi

Derajat 1 (ringan)

- subgroup borderline

Derajat 2 (sedang)

Derajat 3 (berat)

Hipertensi Sistolik< 120

< 130

130 139

140 159

140 149

160 179

180

140< 80

< 85

85 89

90 99

90 94

100 109

110

90

Tingkat hipertensi dan anjuran kontrol (Joint National Commitle, U.S 1992)

TigkatTekanan sistolik(mmHg)Tekanan diastolik(mmHg)Jadwal kontrol

Tingkat I

Tingkat II

Tingkat III

Tingkat IV140-159

160-179

180-209

210 satau lebih90-99

100-109

110-119

120 atau lebuh1 bulan sekali

1 minggu sekali

Dirawat