TF Pak Dradjad Dan Pak Taufik

download TF Pak Dradjad Dan Pak Taufik

of 30

  • date post

    08-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    35
  • download

    5

Embed Size (px)

description

solida

Transcript of TF Pak Dradjad Dan Pak Taufik

TABLET SALUT GULADRADJAD PRIAMBODOTujuan Penyalutan Gula Melindungi zat aktif terhadap pengaruh cuaca Menutupi rasa dan bau yanbg tidak enak Menutupi penampilan core yang kurang baik Melindungi tablet terhadap benturan mekanik Dapat mengontrol pelepasan zat aktifPersyaratan Tablet Inti Harus dapat berputar & bergerak dengan mudah Harus mempunyai kekerasan yang cukup Kerapuhan tablet inti harus sekecil mungkin Ukuran tablet inti harus seragam Tablet inti harus hancur dengan cepat sesudah lapisan penyalut hancur Permukaan tablet intri harus licin dan halusBagan Lapisan Tablet Salut Gula

KOMPOSISI LAPISAN PENYALUTA. LAPISAN PENUTUP:Fungsi :1. Mencegah terjadinya penetrasi kelembaban air2. Memperkeras permukaan tabletJenis dan jumlah lapisan ini tergantung pada :a. Bentuk tablet intib. Higroskopisitas tablet intic. Sensitivitas tablet inti terhadap airBahan penutup : Larutan schellac bebas arsen 15 - 30% Cellulose acetat phtalat (CAP) Polivinyl acetat phatalat (PVAC) HPMCPelarut yang digunakan :- Air - Metilen klorid- Etanol - Metanol- Aseton - Campuran etanol-air

B. LAPISAN PENDAHULUAN (SUBCOATING):Merupakan tahap awal penyalutan:Fungsi : Menutup bagian sisi tablet inti/ membentuk badan tablet Memperlicin permukaan tablet inti Penyalutan lapisan warna Mencegah tablet retak selama pengerjaan dan penyimpanan

Digunakan pada suhu 70o C, karena :1. Meningkatkan konsentrasi2. Menurunkan viskositas sirop gula3. Mempercepat penguapan air pada saat membentuk badan tablet4. Mencegah pelengketan massa tablet inti5. Mengurangi sebanyak mungkin terjadinya kontak antara udara lembab dengan tablet intiUdara panas yang dihembuskan bersuhu 40-50o C dengan kelembaban 35 55%Lapisan ini biasanya terdiri dari campuran Gom Arab, Gelatin, dan Gula

C. LAPISAN GULA :~ Hampir seluruhnya terdiri dari gula~ Dapat dibuat tanpa atau dengan zat warna~ Pada pewarnaan digunakan larutan gula dengan konsentrasi rendah, kemudian digunakan larutan gula dengan konsentrasi makin tinggiMenurut Lachman proses pelapisan gula dibagi menjadi 3 tahap:a. Grossing syrup Menggunakan larutan gula encer Bertujuan menghaluskan dan membuat tablet dengan ukuran yang dikehendaki Zat warna mulai ditambahkan untuk warna dasar Penambahan larutan gula harus cukup hangat atau pada suhu kamarb. Heavy syrup Menggunakan larutan gula kental Dilakukan dengan aliran udara panas dan larutan gula dusahakan dalam keadaan panasc. Regular syrupMerupakan langkah terakhir penyalutan gula yang menentukan keindahan tablet termasuk meratanya warna dan kehalusan permukaan tablet

D. LAPISAN PELICIN (SMOOTHING):Merupakan lapisan penting yang mempengaruhi hasil akhir penyalutanFungsi : Melicinkan dan meratakan permukaan setelah dilakukan penyalutan pendahuluan Mencapai ukuran tablet salut yang dikehendaki Menyempurnakan bentuk tablet Membuat dasar putihTerdiri dari campuran :Gelatin, CaCO3, Gula, Talkum, TiO2 dan air

E. LAPISAN PENGKILAP :Merupakan lapisan terakhir dari proses penyalutan gula, terdiri dari Cera Carnauba/Cera Alba atau campuran keduanya dalam pelarut organik; alkohol atau benzolFungsi : Melindungi tablet oleh pengaruh udara terhadap warna Melindungi tablet dari pengaruh kelembaban Membuat tablet menjadi licin & mengkilapProses pengerjaan dapat dilakukan dengan3 cara : Larutan cera dipercikkan ke dalam tablet salut yang sedang diputar dalam panci pemoles Campuran cera yang berbentuk gumpalan dimasukkan ke dalam panci pemoles yang berputar dan berisi tablet salut Pada kain yang ada dalam panci pemoles diberi lapisan cera, kemudian tablet dimasukkan dan panci diputar

HASIL AKHIRTABLET SALUT GULA Tebal lapisan penyalut berkisar 0.4 0.8 mm Berat akhir lapisan penyalut umumnya hampir sama dengan berat Core, berat maksimum tablet salut gula 2 kali Core Volume tablet akhir bertambah 50% dari volume sebelum disalut Waktu yang digunakan untuk proses penyalutan 6 12 jam, bahkan ada yang sampai 60 jam

Sugar coating Traditionally sugar coatings formed the bulk of coated tablets but today film coatings are the more modern technology in tablet coating. Description of tablets: Smooth, rounded and polished to a high gloss. Process: Multistage process involving 6 separate operations.6. Printing5. Polishing4. Colouring3. Smoothing2. Sub coating1. Seal tablet core

Examples of sugar coated tabletsMultistage process1. Sealing tablet core- application of a water impermeable polymer such as Shellac, cellulose acetate phthalate and polyvinyl acetate phthalate, which protects the core from moisture, increasing its shelf life.2. Sub coating-by adding bulking agents such as calcium carbonate or talc in combination with sucrose solution.3. Smoothing process-remove rough layers formed in step 2 with the application of sucrose syrup.4. Colouring- for aesthetic purposes often titanium based pigments are included.5. Polishing- effectively polished to give characteristic shine, commonly using beeswax, carnauba wax.6. Printing indelible ink for characterisation.

Example of sugar coated tablets Brufen POMAvailable in 200 mg and 400 mg strength Premarin POMConjugated oestrogens 625 mcg (maroon) and 1.25 mcg (yellow) Colofac PMebeverine hydrochloride 100 mg Round, white, sugar coated Kalms GSL45mg Hops powder,90 mg Gentian powdered extract, and 135 mg Valerian powdered extract

Simplified representation of sugar coating process

TABLET SALUT FILMDradjad PriambodoCellulose Derivative :Hydroxypropyl MethylcelluloseAcrylic Copolimer :Aminoalkyl Methacrylate CopolimerVinyl Copolimer :Polyninylacetal DiethylaminoacetateTujuan penyalutan Melindungi zat berkhasiat terhadap pengaruh lingkungan Perlindungan terhadap benturan mekanik Meningkatkan penampilan Membantu dan mempermudah identifikasi sediaan Menutupi bau dan rasa yang tidak enak Memberikan perlindungan terhadap pasien Menghindari inkompatibilitas Mempermudah proses pewadahan/pengemasan Memodifikasi profil dan kecepatan disolusi dan tujuan pemakaianCara Penyalutan1. Penyalutan gula (sugar coating)2. Penyalutan lapis Tipis (Film Coating)3. Penyalutan kompresi (Compression coating)4. Penyalutan menurut cara dan konsep2 baru

Keuntungan Penjalutan Bentuk yang dapat disalut beraneka ragam Proses penyalutan lebih cepat Pertambahan bobot sedikit (2 5%) Mempermudah identifikasi sediaan Dapat dilakukan secara otomatis dan semiotomatis Tidak tergantung kepada keahlian operatorSifat dan Karakteristik Tablet Inti Tablet harus mudah berputar dan bergerak Tinggi permukaan tablet sedapat mungkin agak rendah Tablet inti harus hancur dengan cepat di lambung atau usus sesuai yang dikehendaki Tablet inti harus mempunyai resistensi dan kekerasan yang cukupSkema Gerakan Tablet Dalam Panci Penyalut

Zona I : Tablet bergerak dengan lambat mengikuti putaran sumbu tablet, gerakan kontinnyu dan tidak teraturZona II : Gerakan tablet lebih longgar dengan kecepatan lebih tinggi; Aliran gerakan tablet mengikuti pergerakan tiga dimensi dalam bentuk ellip dan gerakan hanya terlihat pada permukaanZona III : Tablet akan jatuh secara bebas. Daerah ini merupakan daerah dengan energi potensial dan kecepatan pergerakan paling tinggi

PERALATAN PENYALUTAN 1. Panci penyalut konvensional

Schematic Diagram of Ordinary Pan

2. Panci Terbuka dibelakang (Rear Vented Pan) Contoh : Merek Pelligrini

3. Panci Diperforasi. Contoh: Accela cota; Hi-coater; Dria Coater

4. Sistem Penyalutan Suspensi Udara :Dasar dan prinsip ini dikembangkan untuk melakukan penyalutan tablet terutama penyalutan lapis tipis oleh Wurster

Alat Penyemprot ( Spray gun )1. Sistem atomisasi tanpa udara (Airless atomization)

A. Larutan penyalut yang sudah diatomisasi tanpa udaraB. Celah/Lubang2. Sistem atomisasi udara (Air atomization)

A. Larutan penyalut dengan tekanan rendahB. Aliran udara tekanan tinggiC. Celah/lubang

POLIMERDikenal 3 kelompok besar polimer:1. Polimer yang terdapat di alam (selulosa, pati, protein, karet dll.)2. Polimer yang merupakan sintetis secara kimia3. Polimer semisintetisKeuntungan penggunaan polimer:a. Sifat polimer sangat bervariasib. Penampilan umumnya lebih baik dari salut gulac. Melindungi tablet inti yang rapuhSyarat utama penggunaan polimer :- Kemampuan polimer membentuk lapisan tipis yang koheran pada permukaan substrat yang akan disalut ( tablet, granul, serbuk) pada kondisi proses penyalutan.Macam daya yang bekerja : Kohesi : Daya diantara sesama molekul polimer pembentuk film Adhesi : Daya antara pembentuk film dan matriksUntuk mencapai kohesi maksimal ada 2 fenomena yang perlu diperhatikan:1. Daya kohesi (autoadhesi) dari molekul polimer harus relatif cukup besar2. Permukaan molekul yang berdekatan dari polimer pembuat film haruslah bersatu pada titik pertemuan (koalesensi)

Koalesensi: Hilangnya lapisan pembatas antara sesama molekul polimer atau permukaan polimer

Faktor kohesi dapat dipengaruhi oleh:a. Peningkatan waktu kontak antar permukaan polimerb. Suhu, Tekanan sprayer, Ketebalan penyalutanc. Konsentrasi, solvasi dan viskositas larutan penyalutd. Struktur polimer, sifat struktur polimer, pelarut, zat padat terdispersi dan zat tambahan

Pembagian polimer berdasarkan kelarutan1. Polimer Gastro-solublea. Hidroksi propil metil selulosa- Shin Etsu Chemical Co Ltd.Pharmacoat 603, 606, 615, 645- Dow Chemical Co. Ltd.Methocel E-3, E-5, E-15b. Eudragit : kopolimer Metakrilat- Eudragit E 100 : granul- Eudragit E 12.5 : Larutan- Eudragit E 30 D : Suspensi airPersyaratan HPMC (USP XXIII)Jenis SubstitusiMetoksi %Hidroksipropoksi %

182816,5202332

22081924412

2906273047,5

29102830712

- 2910 : Kelarutan terbaik dalam pelarut organik- Jenis substitusi yang lain digunakan dalam pelarut air

2. Polimer Gastro-resistena. Cellulose Acetate Phtalat (CAP)b. Hidroksipropil metilselulosa phtalatc. Hidroksipropil metilselulosa asetat suksinatd. Eudragit L da