Termoregulasi Materi

download Termoregulasi Materi

of 88

  • date post

    07-Jul-2018
  • Category

    Documents

  • view

    252
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Termoregulasi Materi

  • 8/19/2019 Termoregulasi Materi

    1/88

    Pengertian Termoregulasi

    Termoregulasi adalah Suatu pengaturan fisiologis tubuh manusia mengenai

    keseimbangan produksi panas dan kehilangan panas sehingga suhu tubuh dapat dipertahankan secara konstan.

    Keseimbangan suhu tubuh diregulasi oleh mekanisme fisiologis dan prilaku. Agar suhu

    tubuh tetap konstan dan berada dalam batasan normal, hubungan antara prodksi panas dan

     pengeluaran panas harus dipertahankan. Hubungan diregulasi melalui mekanisme neurologis

    dan kardiovaskular. Perawat menerapkan pengetahuan mekanisme kontrol suhu untuk 

    meningkatkan regulasi suhu.

     Hipotalamus  yang terletak antara hemisfer serebral, mengontror suhu tubuh

    sebagaimana kera termostat dalam rumah. Hipotalamus merasakan perubahan ringan pada

    suhu tubuh. Hipotalamus anterior mengontror pengeluaran panas, dan hipotalamus posterior 

    mengontror produksi panas.

    2.2  Faktor-faktor yang mempengaruhi termoregulasi

    !anyak faktor yang mempengaruhi suhu tubuh. Perubahan pada suhu tubuh dalam

    rentang normal teradi ketika hubungan antara produksi panas dan kehilangan panas diganggu

    oleh variabel fisiologis atau prilaku. !erikut adalah faktor yang mempengarui suhu tubuh "

    a.  #sia

    Pada saat lahir, bayi meninggalkan lingkungan yang hangat, yang relatif konstan, masuk 

    dalam lingkungan yang suhunya berfluktuasi dengan cepat.suhu tubuh bayi dapat berespon

    secara drastis terhadap perubahan suhu lingkungan. !ayi baru lahir mengeluaran lebih dari

    $%& panas tubuhnya melalui kepala oleh karena itu perlu menggunakan penutup kepala

    untuk mencegah pengeluaran panas. !ila terlindung dari ingkungan yang ektrem, suhu tubuh  bayi dipertahankan pada $',' () sampai $*,'(). Produksi panas akan meningkat seiring

    dengan pertumbuhan bayi memasuki anak+anak. Perbedaan secara individu %,'() sampai

    %,'' () adalah normal -haley and ong, /**'0.

    1egulasi suhu tidak stabil sampai pubertas. 1entang suhu normal turun secara berangsur 

    sanpai seseorang mendekati masa lansia. 2ansia mempunyai rentang suhu tubuh lebih sempit

    daripada dewasa awal. Suhu oral $' () tidak la3im pada lansia dalam cuaca dingin. 4mun

    rentang shu tubuh pada lansia sekitar $5 (). 2ansia terutama sensitif terhadap suhu yang ektrem karena kemunduran mekanisme kontrol, terutama pada kontrol vasomotor - kontrol

    http://id.wikipedia.org/wiki/Hipotalamus http://id.wikipedia.org/wiki/Hipotalamus

  • 8/19/2019 Termoregulasi Materi

    2/88

    vasokonstriksi dan vasodilatasi0, penurunan umlah aringan subkutan, penurunan aktivitas

    kelenr keringat dan penurunan metabolisme.

     b.  6lahraga

    Aktivitas otot memerlukan peningkatan suplai darah dalam pemecahan karbohidrat dan

    lemak. Hal ini menyebabkan peningkatan metabolisme dan produksi panas. Segala enis

    olahraga dapat meningkatkan produksi panas akibatnya meningkatkan suhu tubuh. 6lahraga

     berat yang lama, seperti lari aak auh, dapat meningatkan suhu tubuh untuk sementara

    sampai 7/ ().

    c.  Kadar hormon

    Secara umum, wanita mengalami fluktuasi suhu tubuh yang lebih besar dibandingkan

     pria. 8ariasi hormonal selama siklus menstruasi menyebabkan fluktuasi suhu tubuh.

    Kadarprogesteron meningkat dan menurun secara bertahap selama siklus menstruasi. !ila

    kadar progesteron rendah, suhu tubuh beberapa deraat dibawah kadar batas. Suhu tubuh yang

    rendah berlangsung sampai teradi ovulasi. Perubahan suhu uga teradi pada wanita

    menopause. anita yang sudah berhenti mentruasi dapat mengalami periode panas tubuh dan

     berkeringat banyak, $% detik sampai ' menit. Hal tersebut karena kontrol vasomotor yang

    tidak stabil dalam melakukan vasodilatasi dan vasokontriksi -!obak, /**$0

    d.  9rama sirkadian

    Suhu tubuh berubah secara normal %,' () sampai / () selama periode 7 am.

    !agaimanapun, suhumerupakan irama stabil pada manusia. Suhu tubuh paling rendah

     biasanya antara pukul /"%% dan 7"%% dini hari. Sepanang hari suhu tubuh naik, sampai seitar 

     pukul /:"%% dan kemudian turun seperti pada dini hari. Penting diketahui, pola suhu tidak 

    secara otomatis pada orang yang bekera pada malam hari dan tidur di siang hari. Perlu waktu

    /+$ minggu untuk perputaran itu berubah. Secara umum, irama suhu sirkadian tidak berubah

    sesuai usia. Penelitian menunukkan, puncak suhu tubuh adalah dini hari pada lansia

    -len3,/*:70

    e.  Stres

    Stres fisik dan emosi meningkatkan suhu tubuh melalui stimulasi hormonal dan

     persarafan. Perubahan fisiologi tersebut meningkatkan panas. Klien yang cemas saat masuk 

    rumah sakit atau tempat praktik dokter, suhu tubuhnya dapat lebih tinggi dari normal

    f.  2ingkungan

  • 8/19/2019 Termoregulasi Materi

    3/88

    2ingkungan mempengaruhi suhu tubuh. ;ika suhu dikai dalam ruangan yang sangat

    hangat, klien mungkin tidak mampu meregulasi suhu tubuh melalui mekanisme pengluaran+

     panas dan suhu tubuh akan naik. ;ika kien berada di lingkungan tanpa bau hangat, suhu tubh

    mungkin rendah karena penyebaran yang efektif dan pengeluaran panas yang konduktif. !ayi

    dan lansia paling sering dipengaruhi oleh suhu lingkungan karena mekaisme suhu mereka

    kurang efisien.

      Perubahan suhu

    Perubahan suhu tubuh di luar rentang normal mempengaruhi set point hipotalamus.

    Perubahan ini dapat berhubungan dengan produksi panas yang berlebihan, pengeluaran panas

    yang berlebihan, produksi panas minimal. Pengeluaran panas minimal atau setiap gabungan

    dari perubahan tersebut. Sifat perubahan tersebut mempengauhi masalah klinis yang dialami

    klien.

    a. 

  • 8/19/2019 Termoregulasi Materi

    4/88

     penyakit atautrauma pada hipotalamus dapat mempengaruhi mekanisme pengeluaran panas.

    Hipertermia malignan adalah kondisi bawaan tidak dapat mengontrol produksi panas, yang

    teradi ketika orang yang rentan menggunakan obat+obatan anestetik tertentu.

    d.  Heatstroke

    Paanan yang lama terhadap sinar matahari atau lingkungan dengan suhu tinggi dapat

    mempengaruhi mekanisme pengeluaran panas. Kondisi ini disebut heatstroke, kedaruratan

    yang berbahaya panas dengan angka mortalitas yg tinggi. Klien berisiko termasuk yang

    masih sangat muda atau sangat tua, yang memiliki penyakit kardiovaskular, hipotiroidisme,

    diabetes atau alkoholik. =ang uga termasuk beresiko adalah orang yang mengkonsumsi obat

    yang menurunkan kemampuan tubuh untuk mengeluarkan panas -mis. >enotiasin,

    antikolinergik, diuretik, amfetamin, dan antagonis reseptor beta+ adrenergik0 dan mereka

    yang menalani latihan olahraga atau kera yang berat -mis. Atlet, pekera kontruksi dan

     petani0. Tanda dan geala heatstroke termasuk gamang, konfusi, delirium, sangat haus, mual,

    kram otot, gangguan visual, dan bahkan inkotinensia. Tanda yang paling dari heatstroke

    adalah kulit yang hangat dan kering.

    Penderita heatstroke tidak berkeringat karena kehilangn elektrolit sangat berat dan

    malfungsi hipotalamus. Heatstroke dengan suhu lebih besar dari 7%,' () mengakibatkan

    kerusakan aringan pada sel dari semua organ tubuh. Tanda vital menyatakan suhu tubuh

    kadang+kadang setinggi 7' (), takikardia dan hipotensi. 6tak mungkin merupakan organ

    yang terlebih dahulu terkena karena sensitivitasnyaterhdap ketidakseimbangan elektrolit. ;ika

    kondisi terus berlanut, klien menadi tidak sadar, pupil tidak reaktif. Teradi kerusakan

    nourologis yang permanen kecuali ika tindakan pendinginan segera dimulai.

    e.  hipotermia

     pengeluaran panas akibat paparan terus+menerus terhadap dingin mempengaruhi

    kemampuan tubuh untuk memproduksi panas, mengakibatkan hipotermia. Hipotermia

    diklasifikasikan melalui pengukuran suhu inti. Hal tersebut dapat teradi kebetulan atau tidak 

    sengaa selama prosedur bedah untuk mengurangi kebutuhan metabolik dan kebutuhan tubuh

    terhada oksigen.

    Hipotermia aksidental biasanya teradi secara berangsur dan tidak diketahui selama

     beberapa am. Ketika suhu tubuh turun menadi $' (), klien menglami gemetar yang tidak 

    terkontrol, hilang ingatan, depresi, dan tidak mampu menila. ;ika suhu tubuh turun di bawah

    $7,7 (), frekuensi antung, pernafasan, dan tekanan darah turun. kulit menadi sianotik.

  • 8/19/2019 Termoregulasi Materi

    5/88

    2.3 Askep klien dengan gangguan termoregulasi

    Perubahan fisiologi tentang regulasi suhu tubuh membantu perawat untuk mengkai

    respons klien terhadap gangguan tubuh dan dapat dilakukan tindakan secara aman. Tindakan

    mandiri dapat meningkatkan kenyamanan. Tindakan ini menambah efek terapi pengobatan

    selama sakit. !anyak tindakan yang uga dapat diaarkan kepada anggota keluarga, orang tua

    anak atau pemberi perawatan lain.

    a.  Pengkaian

    o  Tempat

    Ada banyak tempat untuk mengkai suhu inti dan permukaan tubuh. Suhu inti dari arteri

     paru, esofagus dan kandung kemih digunakan untuk perawatan intensif. Pengukuran ini

    membutuhkan peralatan yang di psang invasif secara terus+menerus dalam rongga atau organ

    tubuh. Peralatan ini haus memiliki pembacaan akurat yang secara cepet dan terus+menerus

    menunukkan p