teori evolusi dan petunjuk adanya evolusi

download teori evolusi dan petunjuk adanya evolusi

of 14

  • date post

    18-Dec-2014
  • Category

    Education

  • view

    1.294
  • download

    6

Embed Size (px)

description

 

Transcript of teori evolusi dan petunjuk adanya evolusi

  • 1. Teori Evolusi dan Petunjuk Adanya Evolusi 1.Teori Evolusi Istilah evolusi mengarah pada proses perubahan pada makhluk hidup yang berlangsung sedikit demi sedikit dan memerlukan waktu lama.Munurut konsep evolusi biologi dinyatakan bahwa semua makhluk hidup berasal dari spesies yang sama yang hidup di masa lalu.Adanya pengaruh kondisi yang berbeda beda mengakibatkan setiap spesies dapat mengalami mutasi,migrasi gen,rekombinasi genetik,seleksi alam ,atau isolasi reproduksi sehingga terbentuk spesies spesies baru .Oleh karena itu ,para ahli berpendapat bahwa evolusi mengakibatkan terjadinya keanekaragaman makhluk hidup .Beberapa ilmuan mencoba menjelaskan mengenai evolusi seperti berikut ini.
  • 2. Teori katastrofisme Teori katastrofisme menyatakan bahwa pergantian spesies disebabkan oleh serangkaian bencana besar (katastrofi). Teori ini dikemukakan oleh George Cuvier (1769-1832), seorang ahli paleontology berkebangsaan perancis. Toeri Uniformitarianisme Teori uniformetarianisme menyatakan bahwa seluruh perubahan geologis pada permukaan bumi terjadi secara lambat dan seragam. Teori ini dikemukakan oleh Charles Lyell (1797-1875), yang terdapat di dalam bukunya yang berjudul principle of geology. Gagasan Teori uniformitarianisme tersebut muncul berdasarkan konsep pemikiran James Hutton. Terori Evolusi Lamarck Jean-Baptisete de Lamarck (1744-1829) merupakan ahli biologi pertama yang percaya bahwa kejadian evolusi dan keanekaragaman makhluk hidup ada hubungannya dengan kemampuan makhluk hidup beradaptasi terhadap lingkungannya. Pada tahun 1809, Lamarck mengemukakan suatu mekanisme evolusi, yaitu teori use or disuse. Lamarck beranggapan bahwa ciri fenotipe yang terbentuk akibat evolusi dapat diwariskan kepada keturunannya.
  • 3. Gambar Mekanisme evolusi menurut Pandangan Lamarck dan Darwin Zerafah berusaha meregangkan lehernya untuk memperoleh makanan. Zerafah berleher panjang dapat bertahan hidup, sedangkan yang pendek musnah
  • 4. Thomas Robert Malthus Menyatakan bahwa pertambahan jumlah penduduk naik seperti deret ukur, sedangkan bahan makanan yang tersedia, naik seperti nilai hitung. Alfred Wallace Memiliki pendapat yang sama dengan Charles Darwin, bahwa spesies yang ada sekarang, berasal dari spesies masa silam yang mampu bertahan hidup. August Weismann Ilmuan ini melengkapi teori evolusi Darwin dengan teori genetika modern. Menurutnya, evolusi adalah masalah genetika, yakni soal keturunan bagaimana mewariskan gen-gen melalui sel kelamin. Teori Evolusi Darwin Teori evolusi Darwin atau Darwinisme dicetuskan oleh Charles Robert Darwin (1809-1882). Darwin berkesimpulan bahwa kejadian evolusi disebabkan oleh proses seleksi alam. Menurut Darwin, spesies tumbuhan dan hewan yang ditemukannya merupakan spesies yang telah berhasil beradaptasi dengan lingkungannya. Spesies yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya akan tersisih atau musnah.
  • 5. Teori yang di kemukakan Darwin sangat dipengaruhi oleh hal-hal berikut: 1. Ekspedisinya ke kepulauan Galapagos (Galapagos = kura-kura raksasa). Di tempat ini Darwin menemukan berbagai macam bentuk paruh burung Finch. Terjadinya keanekaragaman ini disebabkan oleh perbedaan jenis makanannya. 2. Pendapat Charles Lyell dalam bukunya Principles of Geology yang menyatakan bahwa batuan, pulau, dan benua selalu mengalami perubahan. Menurut Darwin peristiwa ini kemungkinan dapat mempengaruhi makhluk hidup. 3. Pendapat Thomas Robert Malthus dalam bukunya An Essay on the Principle of Population yang menyatakan adanya kecenderungan kenaikan jumlah penduduk lebih cepat daripada kenaikan produksi pangan. Hal ini menurut Darwin menimbulkan terjadinya suatu persaingan untuk kelangsungan hidup. Beberapa hal pokok dalam teori evolusi Darwin sebagai berikut . 1. Di muka bumi ini tidak ada individu yang benar-benar sama.hal ini terbukti dengan adanya variasi dalam satu keturunan seayah dan seibu,meskipun keduanya kembar identik. 2. Setiap populaasi berkecenderungan untuk bertambah banyak.hal ini karena setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan berkembang biak. 3. Suatu individu harus berjuang mempertahankan hidup agar mampu berkembang biak karena untuk berkembang biak dibutuhkan makanan dan ruangan yang cukup.
  • 6. 4. Pertambahan populasi tidak berjalan terus menerus karena terjadi seleksi alam sehingga hanya individu yang mampu bertahan saja yang akan berkembang biak dan dapat melangsungkan kehidupannya.
  • 7. PETUNJUK ADANYA EVOLUSI Variasi makhluk Hidup Tidak ada dua individu di dunia ini yang memmpunhyai suifat yang benr-benar sama. Hal ini menunjkkan adanya variasi. Variasi adalah perbedaan yang ditemukan pada individu-individu yang masih satu spesies. Jika varian tersebut hidup pada lingkingan yang berbeda maka akan menghasilkan keturunan yang berbeda pulan. Jadi adanya variasi merupakan petunjuk adanya evolusi yang menuju ke arah terbentuknya spesies baru. Fosil Fosil-fosil yang ditemukan dalam lapisan bumi dari lapisan yan tua sampai yang sudah menunjukkkan adanya perubahan secara berangsur-angsur. Dengan membandingkan fosil-fosil yang ditemukan di berbagai lapisan bumi dapat diketahui adanya proses evolusi. Sejarah perkembangan kuda merupakan suatu contoh yang paling terkenal untuk menerangkan adanya perubahan-perubahan bentuk dari masa ke masa.
  • 8. Homologi organ tubuh dan analogi organ tubuh Organ-organ yang mempunyai bentuk asal sama namun mempunyai fungsi yang berbeda disebut homologi. Contoh organ homolog. Kaki depan kuda homolog dengan sayap burung Tangan manusia homolog dengan kaki depan kuda Kaki depan anjing homolog dengan sayap burung Kaki depan kucing homolog dengan sirip dada ikan
  • 9. Organ tubuh yang menunjukkan kesamaan fungsi tetapi struktur asalnya berbeda disebut analogi. Contoh analogi: a. Sayap kelelawar analog dengan sayap kupu, kedua sayap berfungsi sama untuk terbang b. Sayap kupu-kupu analog dengan sayap burung, kedua sayap berfungsi sama untuk terbang tetapi struktur asalnya berbeda.
  • 10. Embriologi Perbandingan Perkembangan zigot hewan vertebrata yang berkembang biak secara seksual menunjukkan adanya persamaan sampai pada fase tertentu. Hal tersebut menunjukkan adanya hubungan kekerabatan di antara golongan hewan vertebrata tersebut.
  • 11. Petunjuk alat tubuh yang tersisa Pada beberapa hewan maupun pada manusia dapat kita temukan beberapa organ vestigial. Organ vestigial merupakan organ-organ yang tersisa akibat adanya penyusutan (mereduksi) sehingga sudah tidak berfungsi sebagaimana organ yang belum mengalami reduksi. Contoh: 1. Pada manusia ditemukan umbai cacing, otot penggerak telinga, rambut pada dada dan tulang ekor, bentuk gigi taring yang runcing dan adanya selaput pada sudut mata sebelah dalam. 2. Pada burung kiwi dan pinguin anggota gerak depan (sayap) mengalami penyusutan sehingga tidak dapat berfungsi untuk terbang. 3. Pada hewan yang hidup di laut yang dalam matanya mengalami reduksi sehingga tidak dapat melihat, sedangkan mata pada ikan yang hidup di tempat yang terang berkembang dengan baik. 4. Pada paus dewasa kulitnya tidak mempunyai rambut, sedangkan pada masa embrionya mempunyai rambut
  • 12. Petunjuk secara Biokimia Untuk menentukan jauh dekatnya hubungan kekerebatan antara organisme yang satu dengan yang lain dapat diuji secara biokimia yang disebut denga uji presipitin. Uji peresipitin adalah menguji adanya reaksi antara antigen-antibodi. Banyak sedikitnya endapan yang terbentuk akibat reaksi tersebut dapat digunakan untuk menentuka jauh sdekatnya hubungan kekerabatan antara suatu organisme denga organisme yang lain.
  • 13. Jean Baptise Lamarck August Weismann Charles Darwin