Tentir prodi pend. dokter 2012 UIN Jakarta

download Tentir prodi pend. dokter 2012 UIN Jakarta

of 51

  • date post

    07-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    230
  • download

    5

Embed Size (px)

description

Embriologi muskuloskeletal, faal tulang, anatomi musculoskeletal, histologi musculo integumen, & embriologi integumen

Transcript of Tentir prodi pend. dokter 2012 UIN Jakarta

  • TENTIRE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA MODUL MUSCULOSCELETAL, SENSORY, & INTEGUMENT

    1

    Semangat PSPD BRAIN TBS 2012! Kita Bisa!

    TENTIRE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

    PSPD BRAIN TBS 2012

    Embriologi Musculoskeletal

    Faal Tulang

    Anatomi Musculoskeletal

    Histologi Integumen

    Embriologi Integumen

    PSPD BRAIN 2012

    UIN SYARIF HIDAYAHTULLAH JAKARTA

    TAHUN PELAJARAN 2012/2013

  • TENTIRE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA MODUL MUSCULOSCELETAL, SENSORY, & INTEGUMENT

    2

    Semangat PSPD BRAIN TBS 2012! Kita Bisa!

    TENTIR EMBRIOLOGI MUSCULO SKELETAL By Arif Syafaat

    Masa embriogenesis atau masa organogenesis adalah proses perkembangan suatu

    sel melalui periode pembentukan primordia organ (8 minggu pertama pada perkembangan

    manusia). Pada tentir ini saya akan membahas tentang embriologi musculo skeletal.

    Gambar kiri menunjukkan embrio dorsal. Aliran sel

    epiblast melalui lapisan primitif dan kelenjar lalu

    membentuk lapisan mesoderm. Sedangkan pada

    gambar yang dikanan menunjukkan embrio yang

    membujur median. Wilayah lempeng prechordal

    diwarnai dengan warna merah, sedangkan wilayah

    lempeng kardiogenikditandai dengan panah merah.

    Terkecuali pada dua tempat, yaitu pada membran

    kloaka (cloacal membrane) dan membran orofaringeal (oropharyngeal membrane). lapisan

    mesoderm memisahkan hypoblast sepenuhnya dari ektoderm.

    Gambar. Gambaran dari embrio makhluk hidup (mamalia).

    Keterangan Gambar

    1. Prechordal Plate

    2. Primitive Nodes

    3. Canalis Neuro-Entericus

    4. Primitive Streak

    5. Cranial Eminence

    6. Extraembryonic Mesoderm

    7. Vesicula Umbilicalis

    8. Amnion Removed

    9. Sulcus Ambio-Embryonicus

    10. Caudal Eminence

    11. Neural Folds

  • TENTIRE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA MODUL MUSCULOSCELETAL, SENSORY, & INTEGUMENT

    3

    Semangat PSPD BRAIN TBS 2012! Kita Bisa!

    12. Notochordal Plate Region

    13. Neurenteric Canal

    14. Oropharyngeal Membrane

    15. Cloacal Membrane

    Gambar. Proses Perkembangan Embrio Potongan Melintang.

    A. Paraxial Mesoderm

    B. Intermediary Mesoderm

    C. Lateral Plate Mesoderm

    1. Ectoderm

    2. Somite

    3. Somitocoel

    4. Neural Tube

    5. Somites

    6. Umbilical Vein

    7. Dorsal Aorta (satu pasang)

    8. Endoderm

    9. Notochord

    10. Splanchnopleura

    11. Coelem

    12. Somatopleura

    Tipe Tipe Musculo

    a. Skeletal (Otot Rangka)

    Somit dan somitomer membentuk musculatur bagi rangka-rangka sumbu tubuh,

    dinding tubuh, ekstermitas, dan kepala. Pada regio Oksipital arah Inferior (caudal),

    somit berdiferensiasi sklerotom, dermatom dan dua regio pembentukan otot.

    Salah satu regio ini muncul di BVL (Bibir Ventro Lateral) bakal dermomiotom. BVL

    membantu pembentukan miotom dan menghasilkan sel-sel progenitor untuk otot-

  • TENTIRE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA MODUL MUSCULOSCELETAL, SENSORY, & INTEGUMENT

    4

    Semangat PSPD BRAIN TBS 2012! Kita Bisa!

    otot dinding tubuh dan ekstermitas (otot hipomerik dan hipaksial). Pada regio

    selanjutnya muncul di BDM (Bibir Dorso Medial) dermomiotom. Sel-sel ini

    berpindah di ventral ke calon dermatom serta membantu pembentukan miotom dan

    membentuk otot punggung (otot epimerik, epaksial). Mioblast (sel-sel prekursor)

    menyatu dan mebentuk serat otot panjang berinti banyak selama diferensiasi.

    Miofibril segera terbentuk di sitoplasma dan pada akhir bulan ketiga, muncul lurik-

    lintang (gambaran khas otot rangka). Proses ini mirip pada 7 somiter di bagian kepala

    rostral ke somit oksipital, tapi somiter-somiter tetap tersusun longgar dan tidak

    menjadi segmen-segmen sklerotom atau dermomiotom. Tendon berasal dari sel-sel

    sklerotom yang terletak di dekat miotom di tepi anterior dan posterior somit.

    b. Cardiac (Otot Jantung)

    Otot jantung terbentuk dari mesoderm splanknik yang mengelilingi endotel tabung

    jantung. Mioblast melekat satu sama lain dan berkembang diskus interkalatus.

    Miofibril terbentuk seperti pada otot rangka, tapi mioblast-nya tidak menyatu.

    Selama tahap perkembangannya, muncul beberapa berkas sel otot (serat Purkinje)

    dengan miofibril yang tersebar acak.

    c. Smooth (Otot Polos)

    Otot polos untuk aorta dorsalis dan arteri-arteri besar berasal dari mesoderm

    lempeng lateral dan krista neuralis. Di arteri koronaria, otot polos berasal dari sel

    proepikardium dan sel krista neuralis (segmen proksimal). Otot polos di dinding

    usus dan turunan usus berasa dari lapisan splanknik mesoderm lempeng lateral

    (mengeliling sturktur-struktur tersebut). Yang berasal dari ektoderm hanya m.

    sfingter pupilae dan m. dilator pupilae serta jaringan otot dikelenjar mamaria dan

    kelenjar keringat.

    SRF (Serum Response Factor) merupakan suatu faktor transkripsi yang berperan

    daam diferensiasi sel otot polos. Faktor ini ditingkatkan ekspresinya oleh faktor

    pertumbuhan melalui jalur fosforilasi kinase. Miokardin dan MRTF (Myocardin

    Related Transcription Factor) kemudian bertindak sebagai koaktivator untuk

    meningkatkan aktifivitas SRFsehingga memicu pengaktifan rangkaian gen yang

    berperan dalam pembentukan otot polos.

    Daftar Pustaka

    1. Slide Prof. Dr. dr. MK Tajudin

    2. Embriologi Langman

  • TENTIRE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA MODUL MUSCULOSCELETAL, SENSORY, & INTEGUMENT

    5

    Semangat PSPD BRAIN TBS 2012! Kita Bisa!

    FAAL TULANG

    By Raka Petra Prazasta

    Ayo baca basmalah dulu sama sama sebelum mulai, biar ntar abis baca tentir ini

    pusingnya ga parah parah banget

    Bismillah

    Intermezzo dulu deh. Sebelum masuk ke materi yang sebenarnya, kita harus tahu dulu

    kan tulang itu apa. Nah, kata harper Tulang itu jaringan ikat yang mengalami mineralisasi.

    Udah pada tahu kan jaringan ikat itu secara umum terbagi tiga:

    Jaringan ikat embrionik - Mesenkim

    Jaringan ikat sebenarnya - Aerolar, reticular, dll

    Dan Jaringan ikat khusus - Darah dan tulang

    Nah, tulang tuh jaringan ikat khusus karena sel sel nya mengalami mineralisasi.

    Tulang itu terdiri dari bahan organik dan anorganik. Bahan organiknya itu kebanyakan

    protein.

    Junqueira bilang gini sob Bone is a specialized connective tissue composed of calcified

    intercellular material, the bone matrix, and three cell types: osteocytes, osteoblasts,

    osteoclastas yang kurang lebih artinya gini tulang adalah jaringan ikat yang terspesialisasi

    yang terdiri atas materi interseluler yang terkalsifikasi, matriks tulang, dan tiga jenis sel:

    osteosit, osteoblas, dan osteoklas semoga terjemahan ini bener, amin.

    Tulang terbagi menjadi dua tipe:

    1. Compact bone

    Pembangun outer layer dari tulang itu sendiri.

    Merupakan 80% dari komponen tulang

    Sel selnya ada di dalam lacuna.

    Menerima nutrisi dari pembuluh darah yang ada di kanalikuli

    2. Trabecular (spongy) bone

    Terdiri dari lempeng-lempengan (plates)

    Sel selnya berada di permukaan lempeng

    Menerima nutrisi dari bone ECF secara difusi

    Komponen anorganik (mineral) terutama berupa kristalin hidroksiapatit bersama natrium,

    magnesium, karbonat, dan fluoride. Hidroksiapatit itu fungsinya untuk memberikan

    kekuatan dan kelenturan pada tulang yang diperlukan untuk memenuhi peran fisiologiknya.

    Kita langsung masuk ke sel-sel nya dulu ya.

  • TENTIRE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA MODUL MUSCULOSCELETAL, SENSORY, & INTEGUMENT

    6

    Semangat PSPD BRAIN TBS 2012! Kita Bisa!

    OSTEOBLAS

    Osteoblas ini sel pembentuk tulang, mononuclear, yang berasal dari precursor

    mesenkim yang pluripoten. Ada juga yang bilang osteoblas berasal dari precursor sel

    stroma di sumsum tulang. Ostoblas juga merupakan receptor PTH, kalsitriol, dan estrogen.

    Nanti bakal dijelasin di sub bab hormonal control. Fungsinya banyak, salah satunya

    mensekresikan kolagen tipe 1. Kolagen tipe 1 ini tuh protein utama penyusun tulang yang

    tersusun atas 90-95% bahan organik. Terus, di harper kolagen ini terdiri dari dua rantai 1

    dan satu ranta 2. Udah gitu aja, ga ada penjelasan lebih lanjut.

    Selain mensekresikan kolagen tipe 1, osteoblas juga berfungsi untuk mengendalikan

    mineralisasi dengan mengatur pelintasan ion kalsium dan posfat melewati membrane

    permukaannya.

    Osteoblas mengandung enzim alkali posfatase yang digunakan untuk menghasilkan ion

    fosfat dari senyawa fosfat organik.

    Di slide dokter Djau, dia bilang osteoblas juga mensekresikan growth factor IGF 1 juga

    sitokin IL-1 dan IL-6.

    OSTEOSIT

    Osteosit merupakan osteoblas yang berdiferensiasi. Osteosit itu terbentuk dari

    osteoblas yang tertutupi oleh sekretnya sendiri di dalam ruang kosong yang disebut lacuna.

    Osteosit berhubungan satu sama lain melalui tight junction. Fungsinya untuk pertukaran

    ion kalsium dan cairan ekstraseluler.

    Slide dokter djau tuh udah lengkap banget, percaya deh.

    OSTEOKLAS

    Osteoklas ini sel tulang yang beda sendiri sob, tadi di atas kan udah dikasih tahu kalo

    osteoblas itu derivate dari sel osteoprogenitor (stem cellnya sel tulang). Kalo osteoklas ini

    derivate dari hematopoietic cell (bakal sel darah). Ada tabelnya kok di lab praktikum

    histology kalo ga salah.

    Tugas utama dari osteoklas init uh buat resorpsi tulang. Resorpsi