Tentang ieee 802

of 11/11
Teknologi IEEE 802.11 N dan MIMO
  • date post

    23-Jun-2015
  • Category

    Internet

  • view

    73
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Tentang ieee 802

  • 1. Teknologi IEEE 802.11 N dan MIMO

2. Tentang IEEE 802.11 n IEEE 802.11n merupakan salah satu keluarga besar standart dari IEEE 802.11. Sebelumnya ada 802.11 a, 802.11 b dan 802.11 g. Masing-masing standart mempunyai teknik modulasi, kecepepatan serta sistem keamanan yang berbeda-beda. 3. IEEE 802.11 n dikeluarkan pada tahun 2009 dan baru di produksi perangkat maupun device nya baru-baru ini. Standart ini secara teori mampu mentrasferkan kecepatan data hingga 600 Mbps tetapi ketika di uji coba oleh WiFi alliance yaitu badan yang menguji standart ini kecepatan nya hanya 450 Mbps. Dengan adanya standart ini maka konten layanan yang membutuhkan bandwidth besar masih bisa dilayani seperti contohnya streaming video HD (High Definition) maupun VoIP. 4. Fitur : Ada beberapa fitur atau keunggulan yang ditawarkan pada standart ini salah satunya penggunaan dual frequency dimana ada yang memakain 2,4 GHz maupun 5GHz. Ini dibuat untuk mendungkung frekuensi yang digunakan pada standart sebelumnya dimana 2,4 GHz dipakai pada 802.11 b/g dan 5 Ghz dipakai di 802.11a. 5. MIMO Fitur yang kedua adalah penggunaan teknologi modulasi MIMO (Multiple Input Multiple Output) maksud dari MIMO ini adalah penggunaan 2 antenna atau lebih untuk menangkap sinyal radio ketika sedang melakukan transfer data agar sinyal radio tersebut bisa tertangkap dan tercover secara sempurna. MIMO juga dapat meningkatkan throughput data dengan cara pemecahan stream data spatial yang ditingkatkan. 6. Gambar dibawah ini adalah salah satu teknologi MIMO yang digunakan pada standart ini. 7. Satu lagi kemampuan teknologi MIMO ini adalah Spatial Division Multiplexing (SDM). Spatial Diversity Multiplexing Maksud dari teknik ini adalah dukungan terhadap minimal 2 aliran data spatial guna meningkatkan kecepatan transfer rate data. Pada frequency 5GHz digunakan Spatial Frequency dengan cara menambahkan frequency 40 MHz di frequency 5GHz. Dengan adanya teknik ini peningkatan transfer rate meningkat 2 kali lipat dari biasanya. Selain menggunakan teknologi Spatial Multiplexig, perangkat ini juga memakai teknik MRC yaitu Maximum Ratio Combining dimana teknik ini gunakan untuk menambah cara Spatial Diversity tadi seperti STBC (Space Time Block Coding) dan CSD (Cyclic Shift Diversity) untuk meningkatkan sinyal penerimaan di beberapa antenna. 8. ACK Frame Pada standart ini peng-efesiensinan ACK frame begitu diperhatikan. Dengan cara mengurangi ukuran dari blok ACK yaitu 128 bytes ke 8 bytes dimana ini merupakan peningkatan efisiensi pada frekuensi di 802.11n. 9. Efisensi Daya Pada standart ini digunakan chip dimana chip ini berfungsi mengatur jumlah daya yang dipakai. Daya yang diperlukan pada standart ini begitu kecil sehingga bisa lebih menghemat baterai atau menghemat daya listrik yang dibutuhkan. 10. Tabel Perbandingan. Pada table dibawah ini merupakan perbandingan antar standart IEEE 802.11 yang sudah ditetapkan dari IEEE 802.11a hingga 802.11 n 11. Kesimpulan Pada standart ini sudah banyak fitur-fitur yang disisipkan untuk menambah kecepatan transfer rate salah satunya dengan teknik MIMO, Spatial Diversity maupun pengurangan paket ACK frame. Semoga dengan ada nya standart ini, semua konektivitas yang menggunakan standart ini bisa digunakan oleh siapa saja dan dimana saja.