Teknik Gigi Edit August 12

download Teknik Gigi Edit August 12

of 28

  • date post

    24-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    215
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Teknik Gigi Edit August 12

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    1/28

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A.Latar Belakang

    Dalam Sistem Kesehatan Nasional pembangunan kesehatan

    merupakan salah satu upaya Pembangunan Nasional yang diarahkan

    dalam rangka tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk

    hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat

    kesehatan yang optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan

    upaya pengembangan dan peningkatan pelayanan kesehatan di berbagai

    jenis dan jenjang pelayanan sehingga terwujud pelayanan kesehatan yang

    efisien, bermutu dan terjangkau.

    Salah satu komponen penting dalam upaya kesehatan adalah

    pembinaan dan pengawasan. Pembinaan dan pengawasan tersebut

    dilakukan secara berjenjang melalui standarisasi, sertifikasi, lisensi dan

    penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintah bersama dengan

    profesi dan masyarakat.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor 1277 tahun 2001

    tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kesehatan RI disebutkan

    bahwa Departemen Kesehatan mempunyai tugas menyelenggarakan

    sebagian tugas pemerintah di bidang kesehatan dimana Direktorat

    Jenderal Pelayanan Medik mempunyai tugas merumuskan dan

    melaksanakan kebijakan teknis, penyusunan norma, standar, pedoman,

    kriteria (NSPK) bimbingan teknis di bidang pelayanan medik

    1

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    2/28

    Berdasarkan hal tersebut di atas maka kementerian kesehatan dalam

    hal ini Direktorat Jenderal Pelayanan Medik merasa perlu untuk

    menyusun standar teknik gigi di sarana kesehatan. Dalam buku ini

    disusun Standar Pelayanan Teknik Gigi di sarana Kesehatan dengan

    memperhatikan Kebijakan dan Strategi Desentralisasi di Bidang Kesehatan

    serta Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.

    B.Dasar Hukum

    1.Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan

    Konsumen (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 42, Tambahan

    Lembaran Negara Nomor 3821).

    2.Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

    (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 116, Tambahan Lembaran

    Negara Nomor 4431).

    3.Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran

    Negara Tahun 2009 Nomor 143, Tambahan Lembaran Negara Nomor

    5063).

    4.Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pembinaan dan

    Pengawasan atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran

    Negara Tahun 2001 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Nomor

    4090).

    5.Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi

    Perangkat Daerah (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 89,

    Tambahan Lembaran Negara Nomor 4741).

    6.Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2008 tentang

    tunjangan jabatan fungsional Fisioterapis, Refraksionis Optisien,

    2

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    3/28

    Terapis Wicara, Okupasi Terapis, Ortotis Prostetis, Teknisi Transfusi

    Darah, dan Teknisi Gigi.

    7.Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1575/Menkes/PER/XI/2005

    tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kesehatan;

    8.Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 512/Menkes/Per/IV/2007

    tentang Izin Praktik dan Pelaksanaan Praktik Kedokteran.

    9.Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor

    06/M.Pan/4/2007 tentang Jabatan Fungsional teknisi Gigi dan Angka

    Kreditnya.

    10. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor

    372/Menkes/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Teknik Gigi.

    11. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor

    131/Menkes/SK/II/2009 tentang Sistem Kesehatan Nasional.

    12. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor

    1796/Menkes/Per/VIII/ 2011 Tentang Registrasi Tenaga Kesehatan.

    C.Tujuan

    1. Tujuan umum :

    Terselenggaranya pelayanan teknik gigi yang bermutu, aman, sesuai standar

    dan kebutuhan masyarakat.

    2. Tujuan khusus :

    a.Sebagai acuan bagi teknisi gigi dalam pelaksanaan pelayanan teknik

    gigi.

    b.Sebagai acuan dalam penyusunan rencana pengembangan

    pelayanan teknik Gigi.

    3

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    4/28

    c.Sebagai acuan dalam melaksanakan bimbingan teknis (technical

    supervision) pelayanan Teknik Gigi.

    d.Sebagai acuan dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi

    pelayanan Teknik Gigi.

    D.Sasaran

    Pedoman ini disusun untuk digunakan bagi:

    1. Kementerian Kesehatan RI.

    2. Dinas Kesehatan Provinsi.

    3. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

    4. Pelaksana Pelayanan Teknik Gigi di Laboratorium Teknik Gigi.

    5. Pendidikan Teknik Gigi.

    6. Profesi Teknik Gigi (PTGI).

    E.Ruang Lingkup Pelayanan Teknik Gigi.

    Ruang lingkup pelayanan Teknik Gigi meliputi :

    1.Tujuan

    2.Jenis Pelayanan

    3.Administrasi dan Manajemen4.Tatalaksana Pelayanan

    5.Monitoring dan Evaluasi

    6.Pengembangan Pelayanan

    4

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    5/28

    BAB II

    DEFINISI DAN TUJUAN PELAYANAN TEKNIK GIGI

    A.Definisi

    1.Laboratorium Teknik Gigi adalah sarana pelayanan tempat teknisi gigi

    melakukan pekerjaan profesinya.

    2.Teknisi Gigi adalah seseorang yang telah mengikuti dan menyalesaikan

    pendidikan akademik, dan pendidikan profesi dalam bidang teknik gigi sesuai

    5

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    6/28

    dengan peraturan yang berlaku, mempunyai tugas, tanggung jawab dan

    wewenang dalam bidang pelayanan teknik gigi baik di masyarakat, individu

    atau rumah sakit.

    3.Surat Tanda Registrasi yang selanjutnya disebut STR adalah bukti tertulis

    yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kesehatan yang diregistrasi

    setelah memiliki sertifikat kompetensi.

    4.Laboratorium Teknik Gigi Dasar adalah laboratorium teknik gigi yang

    mengerjakan gigi tiruan lepasan akrilik, gigi tiruan cekat akrilik dan alat

    ortodonsi lepasan.

    5.Laboratorium Teknik Gigi Menengah adalah laboratorium teknik gigi yang

    mengerjakan gigi tiruan lepasan akrilik, gigi tiruan cekat akrilik, alat

    ortodonsi lepasan, gigi tiruan kerangka logam, gigi tiruan kombinasi logam

    dan protesa maksilo fasial.

    6.Laboratorium Teknik Gigi Lanjutan adalah laboratorium teknik gigi yang

    mengerjakan gigi tiruan lepasan akrilik, gigi tiruan cekat akrilik, alat

    ortodonsi lepasan, gigi tiruan kerangka logam, gigi tiruan kombinasi

    (precision attachment),prothesa maxilo facial, gigi tiruan cekat porselen, gigi

    tiruan cekat porselen denganimplant.

    B.Tujuan Pelayanan Teknik Gigi.

    Pelayanan teknik gigi bertujuan untuk menunjang pelayanan yang

    dilakukan oleh dokter gigi dalam melakukan pekerjaan teknik gigi.

    BAB III

    ADMINISTRASI MANAJEMEN

    A.Struktur Organisasi Laboratorium.

    6

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    7/28

    *Struktur bagian pelaksana dapat disesuaikan dengan kondisi SDM dan

    fasilitas yang ada.

    B.Tugas Dan Fungsi.

    1.Pimpinan.

    Pimpinan laboratorium teknik gigi bertugas bertanggungjawab atas

    semua kegiatan laboratorium.

    2.Administrasi.

    Tenaga administrasi bertugas melaksanakan kegiatan pencatatan dan

    pelaporan kegiatan laboratorium.

    3.Bagian pelaksana.

    Tenaga teknik gigi yang bertugas melaksanakan pelayanan

    laboratorium teknik gigi yang meliputi bidang perencanaan,

    pembuatan dan penilaian gigi tiruan lepasan, gigi tiruan cekat, alat

    ortodonsia lepasan danprothesa maxilo facial.

    C.Ketenagaan dan Kompetensi.

    1. Standar Ketenagaan.

    Jenis tenaga laboratorium dibedakan atas :

    7

    Kepala Laboratorium

    Administrasi

    *Bagian Pelaksana

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    8/28

    a.Pimpinan.

    Pimpinan laboratorium teknik gigi minimal berpendidikan D3 teknik

    gigi dengan pengalaman minimal 3 tahun.

    b.Teknisigigi minimal berpendidikan SPTG/D1.

    c.Tenaga non teknik (administrasi).

    Tenaga administrasi disesuaikan dengan kebutuhan laboratorium

    dengan pendidikan minimal SLTA.

    2. Standar Kompetensi.

    Standar kompetensi pelayanan teknik gigi telah diatur pada Kepmenkes

    No. 372/Menkes/SK/III/2007. Yang tercakup dalam standar

    kompetensi teknik gigi :a.Jenis gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL).

    1)GTSL akrilikhotcuring.

    2)GTSL kombinasi akrilik dan kerangka logam.

    3)GTSLflexi denture.

    b.Gigi tiruan lengkap lepasan (GTLL).

    1)GTLL Akrilik.

    2)GTLL kombinasi akrilik dan kerangka logam.

    c.Jenis gigi tiruan cekat ( GTC)/crown&bridgework(C & B).

    1) GTC akrilik.

    2) GTC metal.

    a) Crown all metal.

    b)Inlay/uplaymetal.

    3)GTC kombinasi logam dan akrilik.

    4)GTClight cure.

    5)GTC porselen/porcelainfused to metal/PFM.

    a)C & B PFM.

    8

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    9/28

    b)Inlay/uplayPFM.

    6)GTC porselen penuh/all porcelain.

    7)GTC denganabutment implant.

    d.Kombinasi GTSL dan GTC.

    1)Precision attachment.

    2)Tellescop crown & bridge.

    e.Alat orthodonti lepasan.

    1)Retainer.

    2)Aktivator.

    f.Prothesamaxillo facial.

    1)Obturator.

    2)Feeding plate.

    3)Prothesa mata danokulofasial.

    g.Reparasi gigi tiruan.

    1)Reparasi gigi tiruan patah.

    2)Reparasi tambah gigi.

    3)Reparasi ganti klamer.

    4)Rebasing.

    5)Relining.

    9

  • 7/25/2019 Teknik Gigi Edit August 12

    10/28

    BAB IV

    TATALAKSANA PELAYANAN TEKNIK GIGI

    A.Jenis Pelayanan Teknik Gigi.

    Pelayanan teknik gigi terdiri dari :

    1. Layanan laboratorium