Taufik Batubara Karungan, Sebulu

download Taufik Batubara Karungan, Sebulu

of 24

  • date post

    10-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    58
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of Taufik Batubara Karungan, Sebulu

BAB I

PendahuluanBatubara di Indonesia merupakan salah satu andalan sumber energi alternatif di luar minyak dan gas bumi. Prospek penambangan batubara dengan metode konvensional seperti masih dilakukan saat ini, untuk masa yang akan datang semakin sulit. Hal ini disebabkan oleh letak lapisan batubara tersebut yang sudah semakin dalam dari permukaan bumi sehingga waste/coal ratio (nilai perbandingan batubara dibanding perolehan batubara sebagai komoditas utama) akan semakin tinggi. Potensi Batubara Indonesia masih memungkinkan untuk lebih ditingkatkan lagi dengan memberikan prioritas yang lebih besar pada pengembangan dan pemanfaatannya untuk meningkatkan peranan Batu Bara menjelang tinggal landas pada awal pelita VI.

A. Latar belakangBatubara merupakan suatu sumber energi yang sangat berguna di dunia salah satunya di Indonesia. Sebenarnya batubara sudah dikenal terlebih dahulu pada abad 18 bersama dengan baja telah mencetuskan revolusi industri yang di awali dengan penemuan mesin uap. Peranan batu bara mencapai puncaknya dekat sebelum pecah Perang Dunia I sewaktu 80% dari kebutuhan energi di dunia bersumber dari bahan bakar batubara. Dengan demikian maka saat puncak penggunaan batubara terjadi pada waktu sebelum pecah Perang Dunia I. Dengan meletusnya Perang Dunia I, pola penggunaan batu bara sangat terganggu dan masyarakat dunia menjadi sadar apabila selalu bertumpu satu bahan bakar energi yaitu batubara pada akhirnya akan mengalami kesulitan.

Hal ini tercermin pada kapal-kapal mesin uap yang tadinya 100% menggunakan batubara kemudian secara lambat laun beralih ke minyak. Di Indonesia sebelum Perang Dunia II, angkutan laut dan kereta api sepenuhnya menggunakan batubara. Tetapi kemudian berangsur angsur beralih ke bahan bakar minyak yang lebih mudah diperoleh. Kini dengan terjadinya krisis minyak 1973/1974 kebalikannya telah terjadi yaitu dunia mulai sadar bahwa konsumsi energi terlalu besar bertumpu pada minyak. Dengan demikian jelas bahwa tumpuan energi pada satu jenis akan sangat tidak mengenakkan oleh sebab itu perlu dicari energi alternatif. Energi alternatif yang dimaksud tidak hanya bertumpu pada batubara tetapi sementara itu sumber daya gas alam dan nuklir telah pula dimanfaatkan walaupun dalam jumlah yang tidak sedikit dan juga telah dikembangkan tenaga geotermal dan tenaga tenaga yang dapat diperbaharui. Didalam pemilihan energi alternatif yang dapat menggantikan sebagian besar peranan yang diambil oleh minyak terutama dalam kondisi dan situasi indonesia tidak dapat dihindari bahwa batubara diantara sekian energi alternatif yang sangat berperan. Potensi batubara Indonesia masih memungkinkan untuk masih ditingkatkan lagi dengan memberikan prioritas yang lebih besar kepada pengembangan dan pemanfaatanya untuk dapat meningkatkan peranan batubara.

B. Rumusan MasalahSebelum penulis mengutarakan perumusan masalah penelitian, perlu dipahami apa yang menjadi pemasalahan pokok sehingga mejadi menarik perhatian penulis untuk mengadakan penelitian. Karena bagaimanapun juga, pemilihan suatu permasalahan untuk diteliti hendaknya benar-benar memberi bobot dan kualitas bagi permasalahan yang akan dikaji dalam penelitiannya. Disamping itu, berdasarkan sifat dan karakter permasalahannya akan dapat dengan mudah ditentukan teknik analisis data yang merupakan bagian metode penelitiannya. Pada dasarnya setiap orang yang akan mengadakan penelitian biasanya dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan pada apa yang akan diteliti. Salah satu alasan dilakukannya suatu penelitian adalah karena adanya suatu masalah yang berkaitan dengan yang akan diteliti. Permasalahan itu dapat berupa adanya kesenjangan antara kenyataan dengan harapan yang diinginkan oleh sebagian besar orang yang melihatnya dari berbagai sudut pandang dan asumsinya. Permasalahan juga dapat dilihat sebagai alasan yang bersifat khusus, unik dan menarik serta keadaan sejenis yang mengusik perhatian untuk menelitinya. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, dapat dipahami bahwa alasan memilih judul disebabkan karena adanya masalah dan ketertarikan terhadap suatu obyek tersebut yang meneraik untuk diteliti. kemudian akan dicari jawabannya melalui penelitian ilmiah. Adanya masalah menurut Sugiyono (2004:35), terjadi karena adanya penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa yang benar-benar terjadi. Bahkan rumusan masalah yang baik seyogyanya menyatakan hubungan antara dua variabel atau lebih yang dinyatakan dalam bentuk kalimat tanya atau alternatif yang secara implisit mengandung pertanyaan. Masalah tersebut selanjutnya akan dinyatakan dalam bentuk perumusan masalah yang

Berdasarkan kepada uraian diatas maka penulis ingin menyampaikan rumusan masalah. Yang dikemukakan pada penelitian ini adalah : Usaha batu bara karungan sebagai pemanfaatan bekas lahan tambang batu bara.

C. Tujuan PenelitianTujuan adalah hal yang pertama yang harus ditampilkan oleh seseorang apabila ingin meneliti permasalahan yang menimbulkan tanda tanya dalam pemikiran dan logikanya. untuk menemukan, Suatu penelitian, khususnya dalam ilmu-ilmu atau menguji kebenaran atau pengetahuan empirik maupun penelitian terapan pada umumnya bertujuan mengembangkan menemukan suatu kebenaran. Menemukan berarti berusaha mendapatkan suatu untuk mengisi kekosongan atau kekurangan. Mengembangkan berarti memperluas dan menggali lebih dalam apa yang sudah ada, sedangkan menguji kebenaran dilakukan jika apa yang sudah ada masih atau menjadi diragukan kebenarannya. Penelitian dilakukan karena memiliki tujuan, menurut Riduwan (2006; 6), tujuan penelitian merupakan keinginan-keinginan peneliti atas hasil penelitian dengan mengetengahkan indikator-indikator apa yang hendak ditemukan dalam penelitian. Rumusan tujuan penelitian menyajikan hasil yang ingin dicapai setelah penelitian selesai dilakukan. Tujuan penelitian dicapai melalui serangkaian metode penelitian. Oleh karena itu, tujuan penelitian yang baik adalah rumusannya operasional dan tidak berbelit-belit. Dari tujuan inilah maka akan dapat diketahui metode dan teknik penelitian yang mana yang cocok untuk dipakai dalam sebuah penelitian.

Setiap penulisan atau penelitian yang akan dilakukan dengan sendirinya mempunyai tujuan tertentu yang harus dicapai. tujuan penelitian ini pada dasarnya adalah : 1. Menciptakan lapangan pekerjaan pada sebagian besar masyarakat sebulu. 2. Memanfaatkan sisa sisa lahan pertambangan batu bara yang tidak terpakai / ditinggalkan. 3. Melegalisasi usaha batu bara karungan yang selama ini marak diberitakan sebagai tindakan pencurian sumber daya alam ilegal. Sebagaimana bisa kita baca pada berita berikut : Jadi cara terbaik untuk memecahkan masalah adalah dengan jalan mengadakan penelitian. Adapun

Marak, Penjualan Karungan Submitted Aggregator 31/10/2005 Tags:

Batu

Bara

by on -

News Mon, 15:51.

baru ini Poltabes Samarinda mengamankan 2 kontainer berisi tambang batu bara karungan dari kawasan Loa Buah. Bahkan sempat disebutsebut pemilik kontainer tersebut adalah seorang pengusaha kawakan yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman atau ekspedisi di Pelabuhan Samarinda. Dia adalah Agus Sindoro, dan diketahui sudah lama melakukan penjualan batu bara ke Pulau Jawa. "Tetapi untuk saat ini, pemeriksaan atas tangkapan batu bara dugaan ilegal itu

Berita Umum SAMARINDA Maraknya penjualan batu bara ilegal melalui Pelabuhan Samarinda menunjukkan bahwa Samarinda tergolong banyak terdapat lokasi tambang batu bara ilegal. Setidaknya hal itu bisa dilihat pada kawasan di Desa Berambai, Samarinda Utara dan Loa Buah. Bahkan baru-

belum menetapkan sebagai tersangka. Memang dari pemeriksaan sementara ini, Agus Sindoro disebut-sebut sebagai pemiliknya," tandas Kapoltabes Samarinda Kombes Drs Wagner Damanik didampingi Kasat Reskrim Kompol Toni Harsono SIK MSi. Tetapi pemeriksaan lanjutan itu terkendala belum hadirnya saksi ahli dari Dinas Pertambangan Samarinda. Karena dalam 2 kali undangan yang dilayangkan Poltabes Samarinda, ternyata saksi ahli itu tak kunjung hadir. "Mungkin setelah Lebaran baru bisa direalisasikan minta keterangan saksi ahli," ucapnya. Sementara itu, Sindoro Tjokro Tekno merupakan ayah dari Agus Sindoro membantah kalau bisnis yang dilakoni anaknya ilegal. Karena setahunya batu bara karungan tersebut berasal dari tambang yang sah. Yaitu dari lokasi tambang batu bara milik sebuah perusahaan batu bara di Loa

Buah. "Sedangkan anak saya itu mengambil batu bara sisa yang tidak diambil perusahaan. Juga karena kalorinya tak terlalu ekonomis untuk dijual ke pasar," bantahnya, kepada Kaltim Post. Jadi, lanjut Sindiro, tidak benar kalau dikatakan usaha batu bara anaknya tersebut ilegal. Ia mengakui bisnis Agus Sindoro itu sudah berjalan sekitar setahun terakhir ini. Dengan biaya yang bisa dihabiskan kalau setiap kontainer pengiriman

batu bara ilegal itu berkisar antara Rp2 sampai Rp3 juta. Intensitas pengirimannya pun tak terlalu tinggi, kadang sebulan hanya mengirim 2-3 kali. "Jadi, kasarnya anak saya itu menjual sampah batu bara, yang ternyata bisa jadi home industry di Pulau Jawa," bebernya. (wis) Original Link http://www.kaltimpost.web.i d/berita/index.asp?Berita=S amarinda&id=135737

D. Kegunaan PenelitianHasil penelitian ini tentu penulis berharap dapat berguna bagi penulis, pihak terkait dengan penelitian maupun berguna bagi pihak lain. Adapun penelitian ini diharapkan berguna bagi : 1. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara khususnya dinas pertambangan, dan instansi terkait lainnya. Sehubungan dengan usaha batu bara karungan sebagai salah satu alternatif dalam memanfaatkan sisa sisa lahan bekas penambangan batu bara. 2. Penulis, sebagai sarana praktik, penerapan konsep dan aplikasi teori teori yang didapatkan dari sekolah untuk menambah pengetahuan dan prestasi dan untuk dapat diterapkan di lapangan. 3. Masayarakat sekitar, sebagai salah satu alternatif kepada para penganggur