Tanggal Efektif : 24 September 2007 Tanggal Mulai Penawaran : 5 2019-04-05¢  atas Efek...

download Tanggal Efektif : 24 September 2007 Tanggal Mulai Penawaran : 5 2019-04-05¢  atas Efek yang dimiliki

of 52

  • date post

    28-Feb-2020
  • Category

    Documents

  • view

    2
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Tanggal Efektif : 24 September 2007 Tanggal Mulai Penawaran : 5 2019-04-05¢  atas Efek...

  • Tanggal Efektif : 24 September 2007 Tanggal Mulai Penawaran : 5 Oktober 2007

    MANAJER INVESTASI

    PT Sinarmas Asset Management Sinar Mas Land Plaza, Menara III, Lt. 7 Jl. M.H. Thamrin No. 51 Jakarta 10350 Telp. (62 21) 392 5550 Fax. (62 21) 392 7177 / 392 5539

    BANK KUSTODIAN

    PT Bank CIMB Niaga, Tbk Graha Niaga Lt. 7 Jl Jend. Sudirman Kav. 58 Jakarta 12190 Telp. (62 21) 250 5151 Fax. (62 21) 250 5206

    REKSA DANA SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA

    Reksa Dana SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA (selanjutnya disebut “SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA”) adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal beserta peraturan pelaksanaannya.

    SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA bertujuan untuk memperoleh tingkat pendapatan yang stabil dan optimal dalam jangka pendek dan menengah dengan tetap mempertahankan nilai modal investasi serta menjaga kestabilan likuiditas dengan diversifikasi investasi pada instrumen – instrumen investasi yang diterbitkan oleh Negara Republik Indonesia.

    Portofolio SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA akan diinvetasikan minimum 80% dan maksimum 100% pada Efek bersifat Utang Negara Republik Indonesia termasuk Surat Utang Negara (SUN), Obligasi Rekapitalisasi dan Obligasi Republik Indonesia (ORI) serta minimum 0% dan maksimum 20% pada Instrumen Pasar Uang yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun termasuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Perbendaharaan Negara (SPN), sesuai peraturan perundang- undangan yang berlaku.

    PENAWARAN UMUM

    PT. Sinarmas Asset Management sebagai Manajer Investasi melakukan penawaran umum atas Unit Penyertaan Reksa Dana SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA secara terus menerus sampai dengan jumlah 2.000.000.000 (dua miliar) Unit Penyertaan.

    Pada hari pertama penawaran setiap Unit Penyertaan SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA akan ditawarkan dengan harga sama dengan Nilai Aktiva Bersih Awal sebesar Rp.1.000,- (seribu rupiah) per Unit Penyertaan. Selanjutnya harga pembelian setiap Unit Penyertaan ditentukan berdasarkan Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan pada akhir Hari Bursa yang bersangkutan.

    Pemegang Unit Penyertaan SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA dikenakan biaya pembelian Unit SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA maksimum sebesar 1,00% (satu persen) dan biaya penjualan kembali Unit Penyertaan Simas Danamas Instrumen Negara maksimum sebesar 1% (satu persen) dari nilai transaksi penjualan kembali Unit Penyertaan serta biaya pengalihan investasi (switching fee) sebesar maksimum 1,50% (satu koma lima persen) dari nilai transaksi pengalihan investasi. Uraian lengkap mengenai dan imbalan jasa dapat dilihat pada Bab IX tentang Alokasi Biaya dan Imbalan Jasa SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA.

    OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI. TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT

    ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

    Pembaharuan Prospektus pertahun buku 31 Desember 2017

    PERHATIAN : SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK MEMBELI UNIT PENYERTAAN REKSA DANA INI ANDA HARUS TERLEBIH DAHULU MEMPELAJARI ISI PROSPEKTUS INI KHUSUSNYA PADA BAGIAN MANAJER INVESTASI (BAB III), TUJUAN INVETASUI, KEBIJAKAN INVESTASI, PEMBATASAN INVESTASI, DAN KEBIJAKAN PEMBAGIAN HASIL INVESTASI (BAB V) DAN MANFAAT INVESTASI DAN FAKTOR-FAKTOR RISIKO UTAMA (BAB VIII).

    MANAJER INVESTASI TELAH MEMPEROLEH IZIN DAN TERDAFTAR SEBAGAI MANAJER INVESTASI DI PASAR MODAL SERTA DALAM MELAKUKAN KEGIATAN USAHANYA MANAJER INVESTASI DIAWASI OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN.

  • BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NO. 21 TAHUN 2011 TENTANG OTORITAS JASA KEUANGAN

    (“UNDANG-UNDANG OJK”)

    Dengan berlakunya Undang-undang OJK, sejak tanggal 31 Desember 2012 fungsi, tugas dan wewenang pengaturan kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal telah beralih dari BAPEPAM dan LK kepada Otoritas Jasa Keuangan, sehingga semua rujukan kepada kewenangan BAPEPAM dan LK dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjadi kepada Otoritas Jasa Keuangan.

    UNTUK DIPERHATIKAN

    PT Sinarmas Asset Management ("Manajer Investasi") akan selalu mentaati ketentuan peraturan yang berlaku di Indonesia, termasuk peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia sebagai hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara lain, maupun penerapan asas timbal balik (reciprocal) antara Pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara lain, seperti namun tidak terbatas peraturan perundang-undangan mengenai anti pencucian uang, anti terorisme maupun perpajakan, yang keberlakuannya mungkin mengharuskan Manajer Investasi untuk berbagi informasi, termasuk melaporkan dan memotong pajak yang terutang oleh calon Pemegang Unit Penyertaan yang wajib dipenuhi oleh Manajer Investasi dari waktu ke waktu kepada otoritas yang berwenang.

    Manajer Investasi akan selalu menjaga kerahasiaan data nasabah dan wajib memenuhi ketentuan kerahasiaan nasabah yang berlaku di Indonesia. Dalam hal Manajer Investasi diwajibkan untuk memberikan data nasabah, data nasabah hanya akan disampaikan secara terbatas untuk data yang diminta oleh otoritas yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA tidak termasuk produk investasi dengan penjaminan. Sebelum membeli Unit Penyertaan SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA, calon Pemegang Unit Penyertaan harus terlebih dahulu mempelajari dan memahami Prospektus dan dokumen penawaran lainnya. Isi dari Prospektus dan dokumen penawaran lainnya bukanlah suatu saran baik dari sisi bisnis, hukum, maupun perpajakan. Oleh karena itu, calon Pemegang Unit Penyertaan disarankan untuk meminta pertimbangan atau nasihat dari pihak-pihak yang kompeten sehubungan dengan investasi dalam SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA. Calon Pemegang Unit Penyertaan harus menyadari bahwa terdapat kemungkinan Pemegang Unit Penyertaan SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA akan menanggung risiko sehubungan dengan Unit Penyertaan SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA yang dipegangnya. Sehubungan dengan kemungkinan adanya risiko tersebut, apabila dianggap perlu calon Pemegang Unit Penyertaan dapat meminta pendapat dari pihak-pihak yang berkompeten atas aspek bisnis, hukum, keuangan, perpajakan, maupun aspek lain yang relevan.

  • DAFTAR ISI

    halaman

    BAB I ISTILAH DAN DEFINISI 4

    BAB II INFORMASI MENGENAI SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA 11

    BAB III MANAJER INVESTASI 14

    BAB IV BANK KUSTODIAN 17

    BAB V TUJUAN INVESTASI, KEBIJAKAN INVESTASI, PEMBATASAN INVESTASI,

    DAN KEBIJAKAN PEMBAGIAN HASIL INVESTASI

    18

    BAB VI METODE PENGHITUNGAN NILAI PASAR WAJAR EFEK DALAM

    PORTOFOLIO SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA

    21

    BAB VII PERPAJAKAN 23

    BAB VIII MANFAAT INVESTASI DAN FAKTOR RISIKO UTAMA 24

    BAB IX

    BAB X

    ALOKASI BIAYA DAN IMBALAN JASA

    HAK- HAK PEMEGANG UNIT PENYERTAAN

    26

    29

    BAB XI PEMBUBARAN DAN LIKUIDASI 31

    BAB XII PENDAPAT AKUNTAN TENTANG LAPORAN KEUANGAN 34

    BAB XIII PERSYARATAN DAN TATA CARA PEMBELIAN UNIT PENYERTAAN 60

    BAB XIV PERSYARATAN DAN TATA CARA PENJUALAN KEMBALI (PELUNASAN)

    UNIT PENYERTAAN

    64

    BAB XV PERSYARATAN DAN TATA CARA PENGALIHAN INVESTASI 67

    BAB XVI PENGALIHAN KEPEMILIKAN UNIT PENYERTAAN 69

    BAB XVII SKEMA PEMBELIAN DAN PENJUALAN KEMBALI UNIT PENYERTAAN

    SERTA PENGALIHAN INVESTASI

    70

    BAB XVIII PENYELESAIAN PENGADUAN PEMEGANG UNIT PENYERTAAN 73

    BAB XIX PENYELESAIAN SENGKETA 74

    BAB XX PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR- FORMULIR

    BERKAITAN DENGAN PEMBELIAN UNIT PENYERTAAN

    75

  • BAB I ISTILAH DAN DEFINISI

    1.1. AFILIASI

    Afiliasi adalah: a. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horizontal

    maupun vertikal; b. Hubungan antara 1 (satu) pihak dengan pegawai, Direktur, atau Komisaris dari pihak tersebut; c. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat 1 (satu) atau lebih anggota Direksi atau Dewan

    Komisaris yang sama; d. Hubungan antara perusahaan dengan suatu pihak, baik langsung maupun tidak langsung,

    mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut; e. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak langsung oleh

    pihak yang sama; atau f. Hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.

    1.2. AGEN PENJUAL EFEK REKSA DANA

    Agen Penjual Efek Reksa Dana adalah Agen Penjual Efek Reksa Dana sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39/POJK.04/2014 tanggal 30-12-2014 (tiga puluh Desember dua ribu empat belas) tentang Agen Penjual Efek Reksa Dana beserta penjelasannya dan perubahan-perubahannya serta penggantiannya yang mungkin ada di kemudian hari yang ditunjuk oleh Manajer Investasi untuk melakukan penjualan Unit Penyertaan SIMAS DANAMAS INSTRUMEN NEGARA.

    1.3. BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN (“BAPEPAM dan LK”)

    BAPEPAM dan LK adalah lembaga yang melakukan pembinaan, pengaturan, dan pengawasan sehari- hari kegiatan Pasar Modal sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Pasar Modal.

    Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 (dua ribu sebelas) tentang Otoritas Jasa Keuangan (“Undang- Undang OJK”), sejak tanggal 31-12-2012 (tiga puluh satu Desember dua ribu dua belas) fungsi, tugas dan wewenang pengaturan kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal telah beralih dari BAPEPAM & LK kepada Otoritas Jasa Keuangan, sehingga semua rujukan kepada kewenangan BAPEPAM & LK sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku menjadi kepada Otoritas Jas