Tambahan jurnal standar

Click here to load reader

  • date post

    19-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    182
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Tambahan jurnal standar

  • JURNAL AKUNTANSI PEMERINTAH PEMERINTAH PUSAT www.perbendaharaan.go.idINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Pokok BahasanJURNAL STANDAR KOMITMENJURNAL STANDAR SALDO AWALKONSEP DAN DEFINISI JURNAL STANDARPENDAHULUANJURNAL STANDAR ANGGARANJURNAL STANDAR REALISASIJURNAL STANDAR PENYESUAIANJURNAL STANDAR PENGEMBALIANJURNAL STANDAR PENUTUP*INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • PendahuluanMateri Jurnal Akuntansi Pemerintah Pusat berisi penjelasan mengenai konsep dan fungsi jurnal serta penjurnalan berbagai transaksi keuangan dan non keuangan yang terjadi dalam pemerintah. Materi ini juga dilengkapi ilustrasi transaksi sehingga diharapkan dapat mempermudah peserta diklat dalam memahami konsep jurnal standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual.

    Tujuan Instruktusional UmumSecara umum materi ini bertujuan sebagai pengantar bagi anda untuk memahami teknik pencatatan berdasarkan jurnal standar akuntansi pemerintah pada Pemerintah Pusat.Tujuan Instruktusional KhususSetelah mengikuti dan mempelajari materi ini, Anda diharapkan mampu :Menjelaskan apa yang dimaksud dengan jurnal standar anggaran, jurnal standar komitmen, jurnal saldo awal, jurnal standar realisasi, jurnal standar penyesuaian, jurnal standar pengembalian dan jurnal standar penutup.Melakukan penjurnalan atas transaksi-transaksi yang ada di pemerintahan.Materi ini difokuskan pada jurnal-jurnal yang berhubungan dengan aktifitas transaksi yang berlaku umum di satuan kerja, terkait jurnal-jurnal atas transaksi yang berlaku di BUN akan dibahas pada materi yang lain*INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Konsep dan Definisi Jurnal StandarAkuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu proses identifikasi, pencatatan pengukuran, pengklasifikasian, pengikhtisaran transaksi dan kejadian keuangan, penyajian laporan, serta penginterpretasian atas hasilnya.

    Setiap transaksi yang terjadi dijurnal dengan suatu metode tertentu yang telah ditetapkan secara konsisten.

    Penjurnalan adalah suatu tahap dalam suatu siklus akuntansi yang bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mencatat dampak ekonomi suatu transaksi terhadap suatu entitas akuntansi sedemikian rupa menggunakan Bagan Akun Standar.

    Jurnal Standar adalah media pencatatan atas transaksi keuangan yang tersusun secara sistematis yang menggunakan klasifikasi kelompok akun dalam Bagan Akun Standar dalam rangka penyusunan laporan keuangan pemerintah.*INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • JURNAL STANDAR ANGGARANwww.perbendaharaan.go.idINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar AnggaranJurnal Standar Anggaran*Jurnal Standar Anggaran dilakukan pada saat diterbitkannya UU APBN atau UU APBN-P dan DIPA. Jurnal Standar Anggaran terdiri dari Jurnal Standar APBN dan Jurnal Standar DIPAPada saat diterbitkannya UU APBN atau UU APBN-POleh Menkeu selaku Pengelola Fiskal c.q. DJPB q.q. Dit. APKMencatat estimasi pendapatan, apropriasi belanja/transfer, estimasi penerimaan pembiayaan dan apropriasi pengeluaran pembiayaanDicatat dalam Buku Besar Akrual

    Pada saat diterimanya DIPAOleh setiap satker selaku entitas akuntansi yang menerima DIPAMencatat estimasi pendapatan yang dialokasikan, allotment belanja/transfer, estimasi penerimaan pembiayaan yang dialokasikan, dan allotment pengeluaran pembiayaandicatat dalam Buku Besar Akrual

    Jurnal Standar APBNJurnal Standar DIPAINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar DIPA*

    Debet (D)/Kredit (K)UraianKEstimasi Pendapatan Pajak yang DialokasikanKEstimasi Pendapatan Bukan Pajak yang DialokasikanKEstimasi Pendapatan Hibah yang DialokasikanDAllotment Belanja PegawaiDAllotment Belanja BarangDAllotment Belanja ModalDAllotment Belanja Pembayaran Bunga UtangDAllotment Belanja SubsidiDAllotment Belanja HibahDAllotment Belanja Bantuan SosialDAllotment Belanja Lain-lainDAllotment Transfer ke DaerahKEstimasi Penerimaan Pembiayaan Dalam Negeri yang DialokasikanKEstimasi Penerimaan Pembiayaan Luar Negeri yang DialokasikanDAllotment Pengeluaran Pembiayaan Dalam NegeriDAllotment Pengeluaran Pembiayaan Luar NegeriDigunakan untuk mencatat anggaran Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan berdasarkan DIPA.

    Kementerian Keuangan

  • JURNAL STANDAR SALDO AWALwww.perbendaharaan.go.idINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Saldo AwalJurnal Standar Saldo Awal*Jurnal Standar Saldo Awal dilakukan pada saat penyusunan neraca untuk pertama kali. Jurnal Standar Saldo Awal dicatat dalam Buku Besar Akrual oleh satuan kerja, dan Buku Besar Kas oleh Kuasa BUN.Jurnal Standar Saldo Awal untuk Buku Besar Akrual dilakukan oleh satuan kerjaDigunakan untuk mencatat saldo awal seluruh jenis Aset.Digunakan untuk mencatat saldo awal Aset yang mempunyai akun lawan Kewajiban.Digunakan untuk mencatat saldo awal seluruh jenis Kewajiban.

    Jurnal Standar Saldo Awal untuk Buku Besar Kas dilakukan oleh Kuasa BUN untuk menghasilkan Neraca Kas Umum Negara.Digunakan untuk mencatat saldo awal Kas pada Neraca Kas Umum Negara.

    Buku Besar AkrualBuku Besar KasINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Buku Besar AkrualINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDAset Lancar/Investasi Jangka Panjang/Aset Tetap/Piutang Jangka Panjang/Aset LainnyaKEkuitasDigunakan untuk mencatat saldo awal seluruh jenis Aset.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDAset Lancar/Investasi Jangka Panjang/Aset Tetap/Aset LainnyaKKewajiban Jangka Pendek/Kewajiban Jangka PanjangDigunakan untuk mencatat saldo awal Aset yang mempunyai akun lawan Kewajiban.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDEkuitasKKewajiban Jangka Pendek/Kewajiban Jangka PanjangDigunakan untuk mencatat saldo awal seluruh jenis Kewajiban.

    Kementerian Keuangan

  • JURNAL STANDAR KOMITMENwww.perbendaharaan.go.idINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar KomitmenPerolehan Aset TetapPenjualan Investasi(Sekuritas)*Jurnal Standar Komitmen dilakukan pada saat terjadinya komitmen pengeluaran negara. Jurnal Standar Komitmen dicatat oleh setiap satuan kerja selaku entitas akuntansi.Jurnal Standar Komitmen terdiri dari Jurnal Standar Komitmen Belanja/Transfer dan Jurnal Standar Komitmen Pengeluaran Pembiayaan. Jurnal Standar Komitmen dicatat dalam Buku Besar Akrual. Jurnal Standar Komitmen tidak digunakan dalam rangka penyusunan laporan keuangan, melainkan untuk tujuan manajemen anggaran.INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Perolehan Aset TetapPenjualan Investasi(Sekuritas)*Jurnal Standar Komitmen Belanja/TransferJurnal Standar Komitmen Pengeluaran PembiayaanJurnal Standar Komitmen atas Belanja/Transfer, Pengeluaran Pembiayaan Dalam Negeri, dan Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri akan dibalik pada saat Resume Tagihan.INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBelanja/TransferKDicadangkan untuk Belanja/Transfer Digunakan untuk mencatat transaksi komitmen belanja/transfer sesuai dengan jenis belanja/transfer.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPengeluaran Pembiayaan Dalam NegeriKDicadangkan untuk Pengeluaran Pembiayaan Dalam NegeriDigunakan untuk mencatat transaksi komitmen Pengeluaran Pembiayaan Dalam Negeri.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPengeluaran Pembiayaan Luar NegeriKDicadangkan untuk Pengeluaran Pembiayaan Luar NegeriDigunakan untuk mencatat transaksi komitmen Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri.

    Kementerian Keuangan

  • JURNAL STANDAR REALISASIwww.perbendaharaan.go.idINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar RealisasiJurnal Standar Realisasi dilakukan oleh satuan kerja dan Kuasa BUN.Jurnal Standar Realisasi dilakukan pada saat terjadinya Berita Acara Serah Terima (BAST) atau perolehan Persediaan atau Aset Tetap, resume tagihan, piutang, pendapatan, penerimaan pembiayaan, belanja, pengeluaran pembiayaan, pemakaian persediaan, penyediaan/pengembalian Uang Persediaan, penerimaan/pengeluaran PFK, dan penerimaan/pengeluaran pemindahbukuan/Kiriman Uang. Jurnal Standar Realisasi terdiri atas Jurnal Standar BAST, Jurnal Standar Resume Tagihan, Jurnal Standar Piutang Pendapatan, Jurnal Standar Realisasi Pendapatan, Jurnal Standar Realisasi Belanja, Jurnal Standar Realisasi Penerimaan Pembiayaan, Jurnal Standar Realisasi Pengeluaran Pembiayaan, Jurnal Standar Pemakaian Persediaan, dan Jurnal Standar Transitoris. INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • BAST Perolehan Aset Tetap / PersediaanKiriman Uang*Jurnal Standar BAST/Perolehan Aset Tetap dan Persediaan (hanya dicatat dalam Buku Besar Akrual dan dilakukan oleh satuan kerja)BAST/Perolehan Aset Tetap

    INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDAset Tetap yang Belum DiregisterKUtang yang Belum Diterima TagihannyaDigunakan untuk mencatat transaksi perolehan Aset Tetap baik yang berdasarkan BAST maupun yang tidak melalui BAST yang belum dilakukan verifikasi.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDAset Tetap KAset Tetap yang Belum DiregisterDigunakan untuk mencatat transaksi perolehan Aset Tetap baik yang berdasarkan BAST maupun yang tidak melalui BAST setelah dilakukan verifikasi.

    Kementerian Keuangan

  • BAST Perolehan Aset Tetap / PersediaanKiriman Uang*BAST/Perolehan Persediaan

    INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPersediaan yang Belum DiregistrasiKUtang yang Belum Diterima TagihannyaDigunakan untuk mencatat transaksi perolehan Persediaan baik yang berdasarkan BAST maupun yang tidak melalui BAST yang belum dilakukan verifikasi.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPersediaanKPersediaan yang Belum DiregistrasiDigunakan untuk mencatat transaksi perolehan Persediaan baik yang berdasarkan BAST maupun yang tidak melalui BAST setelah dilakukan verifikasi.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Resume TagihanKiriman Uang*Jurnal Standar Resume Tagihan (hanya dicatat dalam Buku Besar Akrual dan dilakukan oleh satuan kerja)Resume Tagihan Uang Persediaan

    INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPengeluaran Transito KPengeluaran Transito yang Masih Harus DibayarDigunakan untuk mencatat transaksi pada saat adanya resume tagihan atas permintaan Uang Persediaan.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPiutang dari Uang Persediaan yang akan Diterima KPengeluaran TransitoDigunakan untuk mencatat transaksi pada saat adanya resume tagihan atas permintaan Uang Persediaan.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Resume Tagihan

    *Resume Tagihan Belanja/transferINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBeban KBelanja/Transfer yang Masih Harus DibayarDigunakan untuk mencatat transaksi pada saat adanya resume tagihan atas belanja menurut jenis belanja, kecuali Belanja Barang untuk perolehan persediaan, dan Belanja Modal.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDUtang Yang Belum Diterima Tagihannya KBelanja Barang/ Modal yang Masih Harus DibayarDigunakan untuk mencatat transaksi pada saat adanya resume tagihan atas Belanja Barang untuk perolehan Persediaan dan atau Belanja Modal.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Piutang PendapatanJurnal Standar Piutang Pendapatan (hanya dicatat dalam Buku Besar Akrual dan dilakukan oleh satuan kerja)

    INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPiutang Pendapatan KPendapatan Digunakan untuk mencatat terjadinya Piutang dan Pendapatan baik Perpajakan, PNBP, dan Hibah.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Realisasi Pendapatan

    Jurnal Standar Realisasi Pendapatan (dicatat dalam Buku Besar Akrual dan Buku Besar Kas) Buku Besar Akrual

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDDiterima dari Entitas LainKPiutang Pendapatan Digunakan untuk mencatat terjadinya penerimaan kas yang berasal dari pelunasan Piutang Perpajakan/PNBP/Hibah.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDDiterima dari Entitas LainKPendapatanDigunakan untuk mencatat terjadinya penerimaan kas dari Pendapatan Perpajakan/PNBP/Hibah, tanpa didahului adanya Piutang.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Realisasi Pendapatan

    Buku Besar Kas

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDDiterima dari Entitas LainKPendapatanDigunakan untuk mencatat terjadinya penerimaan kas dari Pendapatan Perpajakan/PNBP/Hibah.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Realisasi BelanjaJurnal Standar Realisasi Belanja (dicatat dalam Buku Besar Akrual dan Buku Besar Kas) Buku Besar Akrual

    Buku Besar Kas

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBelanja/Transfer yang Masih Harus DibayarKDitagihkan ke Entitas LainDigunakan untuk mencatat pembayaran belanja/transfer, sesuai dengan jenis belanja/transfer.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBelanja/TransferKDitagihkan ke Entitas LainDigunakan untuk mencatat pembayaran belanja/transfer, sesuai dengan jenis belanja/transfer.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Pemakaian PersediaanINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBeban PersediaanKPersediaanDigunakan untuk mencatat realisasi beban persediaan karena adanya pemakaian Persediaan. Jurnal dibuat dalam hal pencatatan Persediaan menggunakan Metode Perpetual.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar TransitorisDigunakan untuk mencatat transaksi Perhitungan Fihak Ketiga, pemindahbukuan/Kiriman Uang, dan Transito (Uang Persediaan)

    Dilakukan oleh Kuasa BUN, kecuali untuk Uang Persediaan yang dilaksanakan oleh Kuasa BUN dan satuan kerja

    Penerimaan/Pengeluaran Transito (Uang Persediaan) dilakukan oleh satuan kerja dalam Buku Besar Akrual

    INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Penerimaan/Pengeluaran Transito (Uang Persediaan)Penerimaan Transito

    Pengeluaran Transito (dicatat oleh satuan kerja)

    INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDDitagihkan ke Entitas LainKKas di Bendahara PengeluaranDigunakan untuk mencatat penyetoran Uang Persediaan oleh satuan kerja.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPengeluaran Transito yang Masih Harus DibayarKDiterima dari Entitas Lain Digunakan untuk mencatat penerimaan Uang Persediaan oleh satuan kerja.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDKas di Bendahara PengeluaranKPiutang dari Uang Persediaan yang akan Diterima Digunakan untuk mencatat penerimaan Uang Persediaan oleh satuan kerja.

    Kementerian Keuangan

  • JURNAL STANDAR PENYESUAIANwww.perbendaharaan.go.idINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Penyesuaiandigunakan pada saat akhir periode pelaporan keuangan untuk menyesuaikan pos-pos dalam laporan keuangandilakukan oleh satuan kerjaterdiri dari Jurnal Standar Penyusutan Aset Tetap, Jurnal Standar Amortisasi Aset Tak Berwujud, Jurnal Standar Amortisasi Pemium/Diskonto, Jurnal Standar Beban Persediaan, Belanja Yang Masih Harus Dibayar, Jurnal Standar Belanja Dibayar di Muka, dan Jurnal Standar Pendapatan Diterima di Mukadicatat dalam Buku Besar Akrual

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Beban Penyusutan Aset Tetap

    Jurnal Standar Beban Amortisasi Aset Tak Berwujud

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBeban Penyusutan Aset TetapKAkumulasi Penyusutan Aset TetapDigunakan untuk mencatat Beban Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap sesuai dengan metode penyusutan yang telah ditetapkan.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBeban Amortisasi Aset Tak BerwujudKAkumulasi Amortisasi Aset Tak BerwujudDigunakan untuk mencatat Beban Amortisasi dan Akumulasi Amortisasi Aset Tak Berwujud sesuai dengan metode amortisasi yang telah ditetapkan.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Amortisasi Premium/Diskonto

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPremiumKPendapatan PremiumDugunakan untuk mencatat amortisasi Premium atas penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebagai Pendapatan Premium.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBeban DiskontoKDiskontoDugunakan untuk mencatat amortisasi Diskonto atas penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebagai Beban Diskonto.

    Kementerian Keuangan

  • *Jurnal Standar Beban Persediaan

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBeban PersediaanKPersediaanDigunakan untuk mencatat Beban Persediaan sebesar nilai persediaan yang dikonsumsi selama periode akuntansi. Jurnal ini digunakan untuk metode periodik dalam penilaian persediaan.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBeban PersediaanKPersediaanDigunakan untuk menyesuaikan jumlah persediaan berdasarkan hasil inventarisasi fisik dalam hal hasil inventarisasi fisik lebih kecil dari catatan persediaan. Jurnal ini digunakan untuk metode perpetual dalam penilaian persediaan.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPersediaanKBeban PersediaanDigunakan untuk menyesuaikan jumlah persediaan berdasarkan hasil inventarisasi fisik dalam hal hasil inventarisasi fisik lebih besar dari catatan persediaan. Jurnal ini digunakan untuk metode perpetual dalam penilaian persediaan.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Belanja yang Masih Harus Dibayar

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBeban KBelanja yang Masih Harus DibayarDigunakan untuk mencatat Beban dan Belanja yang Masih Harus Dibayar pada tanggal pelaporan, seperti Beban Barang (layanan daya dan jasa) dan Beban Bunga Pinjaman.

    Kementerian Keuangan

  • PPAKP 2014Kementerian Keuangan*Jurnal Standar Belanja Dibayar di Muka

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBebanKBeban Dibayar DimukaDigunakan untuk mencatat Beban dan untuk menyesuaikan jumlah Beban Dibayar Dimuka yang telah menjadi kewajiban sampai dengan akhir periode pelaporan. Jurnal ini digunakan untuk metode/pendekatan Aset dalam pencatatan Beban Dibayar di Muka.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDBeban Dibayar di MukaKBeban Digunakan untuk mencatat Beban Dibayar di Muka dan untuk menyesuaikan jumlah Beban yang belum menjadi kewajiban sampai dengan akhir periode pelaporan. Jurnal ini digunakan untuk metode/pendekatan beban dalam pencatatan Beban Dibayar di Muka.

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Pendapatan Diterima di Muka

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPendapatanKPendapatan Diterima di MukaDigunakan untuk mencatat Pendapatan Diterima di Muka dan untuk menyesuaikan jumlah Pendapatan yang belum menjadi hak sampai dengan akhir periode pelaporan. Jurnal ini digunakan untuk metode/pendekatan pendapatan dalam pencatatan Pendapatan Diterima di Muka.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPendapatan Diterima di Muka KPendapatanDigunakan untuk mencatat Pendapatan yang telah menjadi hak selama periode pelaporan dan untuk menyesuaikan jumlah Pendapatan Diterima di Muka yang masih ada sampai dengan akhir periode pelaporan. Jurnal ini digunakan untuk metode/pendekatan kewajiban dalam pencatatan Pendapatan Diterima di Muka.

    Kementerian Keuangan

  • JURNAL STANDAR PENGEMBALIANwww.perbendaharaan.go.idINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Pengembalian*dilakukan pada saat terjadinya pengembalian pendapatan, belanja, penerimaan pembiayaan, dan pengeluaran pembiayaandilakukan oleh satuan kerja dan Kuasa BUNUntuk setiap pengembalian tersebut, dibedakan atas pengembalian atas transaksi tahun anggaran berjalan dan pengembalian atas transaksi tahun anggaran sebelumnyaterdiri dari Jurnal Standar Pengembalian Pendapatan, Jurnal Standar Pengembalian Belanja, dan Jurnal Standar Pengembalian Pembiayaandicatat dalam Buku Besar Akrual dan Buku Besar KasINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Pengembalian Tahun Anggaran BerjalanBuku Besar Akrual

    Buku Besar Kas

    Jurnal Standar Pengembalian PendapatanINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPendapatan KDiterima dari Entitas LainDigunakan untuk mencatat pengembalian atas pendapatan tahun berjalan

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPendapatan KDiterima dari Entitas LainDigunakan untuk mencatat pengembalian atas pendapatan tahun berjalan

    Kementerian Keuangan

  • Pengembalian Tahun Anggaran SebelumnyaBuku Besar Akrual

    Pencatatan oleh satuan kerja

    Buku Besar Kas

    Jurnal Standar Pengembalian PendapatanINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPendapatan KDiterima dari Entitas LainDigunakan untuk mencatat pengembalian atas pendapatan tahun anggaran sebelumnya yang bersifat sistematik/berulang, seperti pengembalian pendapatan perpajakan.

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPendapatan KDiterima dari Entitas LainDigunakan untuk mencatat pengembalian atas pendapatan tahun anggaran sebelumnya yang bersifat sistematik/berulang, seperti pengembalian pendapatan perpajakan.

    Kementerian Keuangan

  • Pengembalian Tahun Anggaran BerjalanBuku Besar Akrual

    Buku Besar Kas

    Jurnal Standar Pengembalian BelanjaINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDDitagihkan kepada Entitas LainKBebanDigunakan untuk mencatat pengembalian atas Belanja/Transfer tahun anggaran berjalan

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDDitagihkan kepada Entitas LainKBelanja/TransferDigunakan untuk mencatat pengembalian atas Belanja/Transfer tahun anggaran berjalan

    Kementerian Keuangan

  • Pengembalian Tahun Anggaran SebelumnyaBuku Besar Akrual

    Buku Besar Kas

    INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDDiterima dari Entitas Lain KPendapatan Lain-lainDigunakan untuk mencatat pengembalian atas Belanja/Transfer tahun anggaran sebelumnya

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDDiterima dari Entitas Lain KPendapatan Lain-lainDigunakan untuk mencatat pengembalian atas Belanja/Transfer tahun anggaran sebelumnya

    Kementerian Keuangan

  • JURNAL STANDAR PENUTUPwww.perbendaharaan.go.idINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Penutup*Dilakukan pada saat penyusunan laporan keuanganDilakukan oleh satuan kerja dan Kuasa BUNTerdiri dari Jurnal Standar Penutup Pendapatan, Jurnal Standar Penutup Belanja/Transfer dan Beban, Jurnal Standar Penutup Penerimaan Pembiayaan, Jurnal Standar Penutup Pengeluaran Pembiayaan, Jurnal Standar Penutup Surplus /Defisit LRA, Jurnal Standar Penutup Surplus/Defisit-LO, Jurnal Penutup Transaksi TransitorisDicatat dalam Buku Besar Akrual dan Buku Besar KasINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

  • Buku Besar Akrual

    Buku Besar Kas

    *Jurnal Standar Penutup PendapatanINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN Buku Besar Kas

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPendapatan KSurplus/Defisit-LODigunakan untuk mencatat penutupan Pendapatan ke Surplus/Defisit Laporan Operasional (LO)

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPendapatan KSurplus/Defisit-LRADigunakan untuk mencatat penutupan Pendapatan ke Surplus/Defisit Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

    Kementerian Keuangan

  • Buku Besar Akrual

    Buku Besar Kas

    *Jurnal Standar Penutup Belanja/Transfer dan BebanINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN Buku Besar Kas

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDSurplus/Defisit-LOKBebanDigunakan untuk mencatat penutupan Beban ke Surplus/Defisit-LO

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDSurplus/Defisit-LRAKBelanja/TransferDigunakan untuk mencatat penutupan Beban ke Surplus/Defisit-LRA

    Kementerian Keuangan

  • Jurnal Standar Penutup Penerimaan PembiayaanBuku Besar Kas

    Jurnal Standar Penutup Pengeluaran PembiayaanBuku Besar Kas

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDPenerimaan PembiayaanKSiLPA/SiKPADigunakan untuk mencatat penutupan Penerimaan Pembiayaan ke SiLPA/SiKPA

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDSiLPAKPengeluaran PembiayaanDigunakan untuk mencatat penutupan Pengeluaran Pembiayaan ke SiLPA/SiKPA

    Kementerian Keuangan

  • Dilakukan oleh satuan kerja dalam Buku Besar KasDalam hal terjadi Surplus LRA

    Dalam hal terjadi Defisit LRA

    *Jurnal Standar Penutup Surplus/Defisit-LRAINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDSurplus-LRAKSiLPA/SiKPADigunakan untuk mencatat penutupan Surplus-LRA ke SiLPA/SiKPA

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDSiLPA/SiKPAKDefisit-LRADigunakan untuk mencatat penutupan Defisit-LRA ke SiLPA/SiKPA

    Kementerian Keuangan

  • Buku Besar AkrualDalam hal terjadi Surplus LO

    Dalam hal terjadi Defisit LO

    *INTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN Jurnal Standar Penutup Surplus/Defisit-LO

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDSurplus LOKEkuitasDigunakan untuk mencatat penutupan Surplus-LO ke Ekuitas

    Debet (D)/Kredit (K)UraianDEkuitasKDefisit LODigunakan untuk mencatat penutupan Defisit-LO ke Ekuitas

    Kementerian Keuangan

  • TERIMA KASIHINTEGRITAS | PROFESIONALISME | SINERGI | PELAYANAN | KESEMPURNAAN

    Kementerian Keuangan

    *