talang atap

download talang atap

of 24

  • date post

    26-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    142
  • download

    31

Embed Size (px)

description

talang atap

Transcript of talang atap

PRAKTIKUM KERJATALANG ATAP

DITULIS OLEH,NAMA: ALFI MULYANIM: 1322401024LOKAL/SEMESTER: AII/ IIIPROGRAM STUDI: DIIIJURUSAN: TEKNIK SIPIL

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANPOLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE2014

23

LEMBARAN PENGESAHANLaporan Praktikum Talang Atap ini disusun oleh Alfi Mulya kelas AII Nim 1322401024 jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe. Praktikum ini dilaksanakan selama 6 hari terhitung mulai tanggal...s/d...,2014. Laporan ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat pada kurikulum semsester III Program Diploma III Jurusan Teknik Sipil Tahun Ajaran 2014/2015 di Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Buket Rata...........September 2014Penulis,

ALFI MULYANIM: 1322401026

Diperiksa,Instruktur Pembimbing Ass. Lab. Praktikum Kerja Talang Atap

ADI WIJAYA, A.Md SAFRIZAL, A.Md NIP: 19650723 199103 1 001NIP:19870409 201012 1 007

Mengetahui,

Ka.Lap.Bahan dan struktur

HANIF, ST.MTNIP: 19660722 149011 1 001KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan kehendak-Nya lah penulis bisa menyelesaikan Laporan Praktikum Kerja Talang Atap. Shalawat serta salam selalu terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat serta umatnya hingga akhir zaman. Dan pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada kepada bapak ADI WIJAYA, A.Md dan bapak SAFRIZAL, A.Md atas bimbingan dan perhatiannya selama ini dan teman-teman kelas AII dan semua pihak yang turut membantu dalam doa dan dalam penyelesaian laporan ini baik secara langsung maupun tidak. Penulis memohon maaf atas segala kekurangannya dalam pembuatan laporan ini, kritik dan saran yang bersifat membangun akan diterima demi kesempurnaan laporan selanjutnya.

Buket Rata ..... September 2014Penulis,

Alfi MulyaNim: 1322401024 BAB IPENDAHULUANKerja talang merupakan suatu pekerjaan yang sangat penting dalam sebuah kontruksi. Kerja talang diperlukan untuk membuat suatu konstruksi pada bangunan yaitu saluran air hujan dan lain-lain yang sering digunakan dalam konstruksi gedung. Dalam pengerjaan plat, pasti akan menjumpai pekerjaan jenis-jenis sambungan dan penguatan. Hal ini disebabkan karena banyak bentuk konstruksi pekerjaan plat yang bermacam-macam. Selain perlu diperhitungkan macam sambungan yang akan dipergunakan juga harus sesuai dangan kegunaannya. Sistem penguatan sering digunakan dalam pekerjaan plat maupun pekerjaan bengkel. Jenis-jenis sambungan yang akan dijumpai adalah sambungan lipatan tunggal, lipatan ganda, paku keling pukul, paku keeling pop dan patri. Sedangkan jenis penguatan adalah penguat tepi lipat dan penguat tepi bulat. 1.1 Tujuan PraktekTujuan praktek ini sangatlah banyak, baik untuk para mahasiswa yang melakukan praktek maupun masyarakat. umumnya bagi para mahasiswa yang melakukan praktek kerja talang yaitu memperoleh ilmu pengatahuan dan dapat menerapkannya dilapangan. Sedangkan bagi masyarakat yaitu dapat menikmati bangunan tanpa ada rasa was-was atau terjadinya kebocoran pada saat musim hujan tiba.

BAB IIPEMBAHASANJENIS-JENIS SAMBUNGAN DAN PENGUATANDalam praktek kerja talang atap, terdapat beberapa jenis sambungan dan penguatan. Diantaranya adalah penguat tepi lipat, lipatan tunggal, lipatan ganda, keling pukul, keling pop, patri dan penguat tepi bulat. Plat untuk tepi lipat akan disambung dengan plat untuk lipatan ganda. Sambungan akan dilakukan sesuai urutan yang telah disebutkan sampai plat jenis penguat terakhir.. Jenis yang di sebutkan diatas merupakan dasar-dasarmya saja pada prakrek kerja talang atap.

Gambar 2.1 Jenis-jenis Sambungan dan PenguatUkuran yang terdapat pada gambar diatas adalah ukuran tepi ke as dan as ke as, jadi harus dihitung berapa plat yang dibutuhkan agar didapatkan ukuran yang sesuai. Ukuran plat sebagai berikut:1. Plat A berukuran 100 x 62,5 mm2. Plat B berukuran 100 x 70 mm3. Plat C berukuran 100 x 70 mm4. Plat D berukuran 100 x 65 mm5. Plat E berukuran 100 x 62,5 mm6. Plat F berukuran 100 x 76,4 mmJob 1: Penguat Tepi LipatDasar teoriPenguat sering digunakan dalam pekerjaan pelat pada talang atap maupun yang lain. Penguat dibuat pada pinggir suatu plat untuk menghilangkan sisi tajamnya atau membuat tumpul plat, berfungsi untuk keindahan pada plat dan pastinya untuk penguat terhadap suatu plat. Penguat tepi lipat merupakan salah satu jenis penguat yang ada pada talang atap. Plat yang digunakan berukuran 100 x 62,5 mm (A).Tujuan 1. Memahami bagaimana cara membuat penguat tepi lipat dan fungsinya.2. Mengetahui jenis-jenis penguatan.Alat dan Bahan1. Palu karet2. Palu konde3. Pembenggkok plat4. Tang jepit5. Tang kombinasi6. Mistar baja7. Penggores besi8. Gunting plat9. Plat B.J.L.S 0,3510. Landasan Keselamatan Kerja1. Pakailah pakaian kerja selama bekerja.2. Hati-hati menggunakan palu kayu / karet terhadap lipatan.3. Hati-hati menggunakan palu besi terhadap sambungan sambungan paku keling, jangan sampai memukul plat kerja.4. Jangan memukul tarlalu keras, yang dapat menyebabkan benda kerja rusak. 5. Pusatkan pikiran dan perhatian pada pekerjaan dan ikuti petunjuk instruktur.6. Sebelum bekerja, periksa semua alat dan bahan yang akan digunakan dalam keadaan baik dan aman.Langkah-langkah Kerja1. Hitunglah ukuran plat yang dibutukan sebelum memotongnya.2. Persiapkan alat yang diperlukan dalam pengerjaan ini.3. Garilah ujung plat yang akan dibuat penguat dengan jarak 5 mm dari tepi menggunakan penitik besi.4. Selanjutnya adalah membengkokkan plat tersebut dengan menggunakan pembengkok plat.

Gambar 2.2 Penguat Tepi LipatCatatan Untuk ketebalan plat pada saat pembengkokkan plat atau tinggi plat tersebut diabaikan.Job 2: Sambungan Lipatan TunggalDasar TeoriPada pekerjaan talang atap, sambungan lipatan tunggal merupakan sambungan yang sederhana, karena sambungan tersebut hanya sekali lipat atau mengaitkan lipatan satu dengan lainnya. Sambunga ini merupakan salah satu jenis sambungan lipat memanjang dipergunakan pada sambungan mendatar, sambungan lurus dan pada bagian lipat yang panjang. Pemasangan sambungan lipat akan mendapatkan tekanan dari besi perapat lipat (hand goover) dan kemudian plat tersebut menjadi satu ikatan yang tidak bisa lepas lagi.

Gambar 2.3 Sambungan Lipatan TunggalTujuan1. Mahasiswa dapat mengetahui jenis sambungan yang benar2. Membuat sambungan lipatan ganda dengan sempurna dan dapat menjelaskan cara pembuatannyaAlat dan Bahan1. Hand goover2. Palu konde3. Tang jepit4. Tang kombinasi5. Palu karet6. Penitik besi7. Penggores besi8. Mistar baja9. Pembengkok plat10. Clam 11. Plat B.J.L.S 0,3512. LandasanKeselamatan Kerja1. Pakailah pakaian kerja selama bekerja2. Hati-hati menggunakan palu kayu / karet terhadap lipatan.3. Hati-hati menggunakan palu besi terhadap sambungan sambungan paku keling, jangan sampai memukul plat kerja.4. Jangan memukul tarlalu keras, yang dapat menyebabkan benda kerja rusak 5. Pusatkan pikiran dan perhatian pada pekerjaan dan ikuti petunjuk instruktur6. Sebelum bekerja, periksa semua alat dan bahan yang akan digunakan dalam keadaan baik dan aman.Langkah-langkah Kerja1. Siapkanlah peralatan dan bahan yang diperlukan, periksa peralatan tersebut supaya saat dipergunakan aman.2. Garis kedua plat tersebut dengan ukuran 5 mm dari pinggiran plat.3. Lipat kedua plat tersebut satu persatu pada landasan sampai keduanya terikat kuat satu sama lain4. Rapatkan sambungan tadi dengan menggunakan palu karet.5. Bentuk sambungan tersebut dengan pembentuk (hand goover) dengan cara dipukul dengan palu besi sambil digeser sedikit demi sedikit. Cara pemukulan harus tegak lurus dan untuk menghindari cacat pada permukaan benda kerja, maka pemukulan palu tidak boleh terlalu keras.6. Kontrol kelurusan lipatan tadi.Job 3: Sambungan Lipatan GandaDasar TeoriSambungan lipatan ganda merupakan lipatan yang digandakan dari sambungan lipatan tunggal. Sambungan ini memerlukan teknik yang khusus.

Gambar 2.4 Sambungan Lipatan GandaTujuan1. Memahami cara pembuatan sambungan lipatan ganda dengan benar2. Dapat mengetahui jenis-jenis sambungan3. Dapat menerangkan kembali cara pembuatannyaAlat dan Bahan1. Hand goover2. Palu konde3. Palu karet4. Tang jepit5. Tang kombinasi6. Penitik besi7. Penggores besi8. Mistar baja9. Clam 10. Pembengkok plat11. Plat B.J.L.S 0,3512. LandasanKeselamatan Kerja1. Pakailah pakaian kerja selama bekerja2. Hati-hati menggunakan palu kayu / karet terhadap lipatan.3. Hati-hati menggunakan palu besi terhadap sambungan sambungan paku keling, jangan sampai memukul plat kerja.4. Jangan memukul tarlalu keras, yang dapat menyebabkan benda kerja rusak 5. Pusatkan pikiran dan perhatian pada pekerjaan dan ikuti petunjuk instruktur.6. Sebelum bekerja, periksa semua alat dan bahan yang akan digunakan dalam keadaan baik dan aman.Langkah-langkah Kerja1. Persiapkan alat dan bahan yang diperlukan dan cek terlebih dahulu keamanannya.2. Aturlah jarak yang perlu dibengkokkan dengan menggores plat.3. Pertama bengkokkan plat sama seperti pekerjaan pada sambungan lipatan tunggal.4. Kemudian bengkokkan lagi plat tersebut sampai membentuk lipatan ganda.5. Ratakan plat dengan menggunakan hand goover seperti pada sambungan lipatan tunggal.6. Perkuat sambungan dengan memukulnya memakai palu konde.

Job 4: Sambungan Paku Keling PukulDasar TeoriSambungan ini merupakan jenis sambungan yang memakai paku keling. Bila memiliki paku keling tinmen nomor yang tinggi memasukkan ukuran yang besar paku keling tinmen dibuat lunak dicampur alumunium yang tidak mudah pecah bila sedang dikerjakan. Kebanyakan paku keling tinmen dibuat dengan balutan timah dan galvanis untuk pencegahan karat. Setelah paku keling dipukul, paku tersebut akan membentuk jamur.

Gambar 2.5 Paku Keling PukulTujuan1. Dapat mengetahui dan memahami jenisjenis sambungan2. Dapat menerangkan cara pengerjaannya dengan benarAlat dan Bahan1. Palu konde2. Landasan3