Tablet Suppositoria

download Tablet Suppositoria

of 28

  • date post

    25-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    136
  • download

    19

Embed Size (px)

Transcript of Tablet Suppositoria

TABLET & SUPPOSITORIA1.Testing Fre Formulasia.Latar belakang (Menurut PDF, hal 1)Uji fre formulasi adalah suatu langkah awal dalam pengembangan dosis dari suatu senyawa obat. Fre formulasi dapat diartikan sebagai suatu penyeledikan terhadap sifat fisika dan kimia suatu senyawa obat tunggal dan ketika bercampur dengan zat tambahan.Menurut Howard C Ansel, hal 143Rancangan dari suatu jenis sediaan yang tepat memerlukan pertimbangan karakteristik fisika, kimia, dan biologis dari semua bahan-bahan obat dan bahan-bahan farmasetik yang akan digunakan dalam membuat produk tersebut. Obat dan bahan farmasetik yang digunakan harus tercampur satu dengan yang lainnya untuk menghasilkan suatu produk obat yang stabil, manjur, menarik, mudah dibuat dan aman.b.Sifat organoleptisMenurut PDF hal 2Program fre formulasi khusus harus dimulai dengan penjelasan tentang senyawa / substansi obat. Warna, bau, dan rasa obat harus dapat dideskripsikan secara terminologi.Menurut Lachman, hal 650Banyak tablet memakai warna sebagai alat vital untuk cepat dikenal serta diterima konsumen. Warna dari suatu produk harus seragam dan merata dalam satu tablet, dari satu tablet dengan tablet yang lainnya, dari satu batch ke batch yang lainnya.Adanya bau dari suatu batch tablet dapat menunjukan adanya masalah kestabilan, tetapi bau juga dapat merupakan cirri khas pada produk tertentu.Rasa sangat penting bagi penerimaan konsumen terhadap tablet kunya. Rasa subjektif sehingga memerlukan pengontrolan rasa dalam membuat tablet kunya.c.Kadar kemurnianMenurut Charles, hal 16Ketidakmurnian dapat mempengaruhi stabilitas, misalnya kontaminasi logam dengan kadar persejuta (ppm) dapat merusak beberapa golongan senyawa tertentu. Beberapa ketidakmurnian mensyaratkan ketelitian karena kemungkinan toksik. Teknik yang digunakan utuk menkarakterisasi kemurnian suatu zat aktif sama dengan yang digunakan untuk penetapan identifikasi kualitatif dan kadar kuantitatif. Metode lain yang berguna dalam kemurnian adalah analisis termal gravitasi dan diferensiasi. Informasi yang sam kadang-kadang juga dihasilkan dengan pengamatan titik cair, terutama dengan mikroskop panggang panas (hot stage microscope).d.Ukuran partikel dan luas permukaanLachman, hal 681Ukuran partikel granul dapat mempenganruhi berat rata-rata tablet, variasi berat tablet, waktu hancur, kerenyahan granul, daya mengalir granul serta kinetic kecepatan pengeringan dari granulasi basa. Ukuran partikel dan terutama luas permukaan dapat mempenganruhi kecepatan melarut. Terdapat hubungan terbalik antara ukuran partikel dan luas permukaan.Menurut Howard C Ansel, hal 150-151)Sifat-sifat fisika dan kimia dari zat obat dipengaruhi oleh distribusi ukuran partikel, termasuk laju disolusi obat, biovailabilitas, keseragaman isi, rasa, texture, warna dan kesrabilan. Tambahan pula, sifat-sifat seperti karakteristik aliran dan laju sedimentasi, antara lain juga merupakan factor-faktor penting yang berhubungan dengan ukuran partikel.e.KelarutanHoward C Ansel, hal 153Suatu sifat fisika-kimia yang penting dari suatu zat obat adalah kelarutan, terutama kelarutan system dalam air. Suatu obat harus mempunyai kelarutan dalam air agar manjur secara terapi. Agar suatu obat masuk kesistem sirkulasi dan menghasilkan suatu efek terapeutik.Menurut Alfred Martin, hal 558Kelarutan suatu senyawa tergantung pada sifat fisika dan kimia zat terlarut dan pelarut, juga tergantung pada factor temperature, tekanan, pH larutan dan untuk jumlah yang lebih kecil, bergantung pada hal terbaginya zat terlarut.Menurut Lachman, hal 400-401Pengkajian kelarutan fre formulasi terpusat pada sistem obat pelarut yang dapat terjadi selama penyampaian suatu kandidat obat. Pengkajian kelarutan fre formulasi biasanya meliputi penentuan pKa, ketergantungan temperature, profil pH kelarutan, produk-produk. Kelarutan, mekanisme penglarutan, mekanisme penglarut (solubilisasi), dan laju disolusi.f.Daya melarutMenurut Ansel, hal 57-58Suatu bahan obat yang diberikan dengan cara apapun dia harus memiliki daya larut dalam air untuk kemaajuan terapeutiknya. Senyawa-senyawa yang relative tidak dapat dilarutkan mungkin memperlihatkan absorbs yang tidak smpurna atau tidak menentu, sehingga menghasilkan respon terapeutika yang minimum.Pertimbangan daya larut sesudah pemberian juga penting. Apabila suatu obat diberikan sebagai larutan, tetapi mengendap membentuk endapan yang tidak dapat larut dalam cairan saluran cerna maka daya serapnya dan terdapatnya unsure secara biologis dalam tubuh mungkin cukup terganggu. Kurva kelarutan pH harus ditentukan terhadap tingkat pH cairan tubuh yang ditemukan, agar diketahui ciri-ciri daya larut bahan obat.2.Pengertian tableta.1. Menurut FI edisi III, hal 6Tablet merupakan sediaan padat kempak, dibuat secara kempa cetak, dalam bentuk tabung pipih atau sirkuler, kedua permukaannya rata atau cembung mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa zat tambahan.2. Menurut FI edisi IV, hal 4Tablet adalah sedian mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi.3.Menurut Schovilles, hal 82Tablet adalah bahan obat dalam bentuk sediaan padat yang biasanya dibuat satu atau lebih dengan atau tanpa bahan pengisi. Tablet dibuat dengan pengempa dalam suatu mesin tablet atau dengan pencetakan.4.Menurut RPS18th, hal 1633Tablet adalah suatu sediaan padat yang mengandung substansi (zat) obat dengan atau tanpa zat tambahan yang cocok dan menggunakan salah satu metode dengan cara pengempaan atau pencetakan.5.Menurut Parrot, hal 73Tablet kempa adalah suatu bentuk sediaan tunggal yang disiapkan dengan menyiapkan substansi obat yang sudah digranulasi dibawah tekanan beberapa ratus kg/cm3kedalam bentuk permukaan dengan cakram atau bentuk lain dengan punch dan dienya.6.Menurut Howard Ansel, hal 244Tablet merupakan bahan obat dalam bentuk sediaan padat yang biasanya dibuat dengan penambahan bahan tambahan farmaseutika yang sesuai.7.Menurut R.Voight, hal 166Tablet merupakan suatu sediaan tunggal dengan tekanan tinggi.8.Menurut PDF, hal 75Tablet merupakan suatu sediaan padat yang diformulasikan dalam dosis oral.9.Menurut DOM Martin, hal 772Tablet adalah bentuk sediaan padat yang mengandung bahan obat dengan atau tanpa zat pengisi yang cocok.b.Jenis-jenis tablet1.Menurut Ansel, hal 246-250a.Tablet kompresiAdalah tablet yang dibuat dengan sekali tekanan menjadi berbagai bentuk tablet dan ukuran, biasanya kedalam bahan obatnya diberi tambahan sejumlah zat pembantu.

b.Tablet kompresi gandaAdalah kompresi berlapis dalam pembuatannya memerlukan lebih dari satu kali tekanan. Contoh tablet decolgenR.c.Tablet bersalut gulaTablet kompresi ini diberi lapisan gula berwarna dan mungkin juga tidak, lapisan ini larut juga dalam air dan cepat terurai begitu ditelan. Tujuan penyalut ini adalah untuk melindungi obat dari udara dan kelembaban serta memberi rasa dan bau bahan obat.d.Tablet salut selaputTablet compress ini dibuat dengan selaput tipis dan volume yang larut atau tidak larut dalam air maupun membentuk lapisan yang meliputi tablet. Contoh: tablek kinagenerasi.e.Tablet diwarnai coklatTablet compress ini menggunakan oksidasi besi yang dipakai sebagai warna tiruan coklt sufralifon tablet.f.Tablet salut enterikAdalah tablet yang disebut dengan lapisan yang tidak melarut atau hancur di lambung tetapi di usus. Contoh : tablet provonidae.g.Tablet sublingual atau bukalAdalah tablet yang disisipkan di pipih dan dibawah lidah, biasanya berbentuk datar. Tablet oral yang dirancang larut dalam kantung pipih dan dibawah lidah untuk diabsorpsi dengan cepat. Contoh obat jantung.

h.Tablet kunyaTablet kunya lembut segera hancur, ketika dikunya atau dibiarkan melarut dalam mulut, menghasilkan dasar seperti krim dari manitol yang berasa, yang berwarna khusus.i.Tablet effervercentTablet ini adalah tablet berbuih yang dibuat dengan cara kompresi granul yang mengandung daram effervercent atau bahan lain yang mampu melepaskan gas ketika bercampur dengan air.j.Tablet triturateTablet ini biasanya bentuknya kecil dan biasanya silinder dibuat dengan cetakan (MTT) atau dibuat dengan kompresi (CTT) dan biasanya mengandung sedikit obat kecil.k.Tablet hipodemikTablet ini adalah tablet untuk dimasukkan dibawah kulit, merupakan tablet triturate awalnya dihasilkan untuk digunakan oleh dokter dalam membuat larutan parental secara mendadak.l.Tablet pembagiTablet pembagi adalah tablet untuk membuat resep lebih cepat disebut campuran, karena para ahli farmasi menggunakan tablet ini untuk mencampurkan dan tidak perna diberikan kepada pasien sebagai tablet itu sendiri.m.Tablet dengan penglepasan terkendaliTablet ini adalah tablet dari kapsul yang penglepasan obatnya secara terkendali.2.Menurut Lachman, hal 707a.Tablet yang digunakan melalui mulut1.Tablet kempa atau tablet kempa standarKategori ini menunjukan bahwa tablet yang tidak disalut standar dibuat dengan pencetakan dan penggunaan salah satu dari pembuatan tablet yaitu granulasi basah pencetakan ganda dan pencetakan langsung.2.Tablet kempa gandaTablet kempa ganda adalah dua kelompok tablet yang dikempa beberapa kali yaitu tablet berlapis dari tablet yang disalut dengan pengempaan. Kedua jenis tablet ini merupakan system dua komponen atau tiga lapisan adalah salah satu tablet di dalam tablet.3.Tablet dengan kerja berulangCara kerja dari tablet dengan kerja berulang dan batasan yang berdasarkan pada pengosongan lambung yang tidak dapat dikontrol dan tidak dapat diamalkan.4.Tablet aksi dipertama dan tablet salut entericBentuk sediaan tablet pertama dimasukkan untuk melepaskan obat sesudah penundaan beberapa lama atau setelah tablet melalui satu bagian saluran cerna bagian lainnya. Contohnya : tablet salut enterik5.Tablet salut gula dan tablet salut coklatTablet yang disalut dengan coklat sebetulnya sudah kuno. Anak-anak sudah salah sangka dikira permen. Tablet yang disalut dengan gulayang menyebabkan kerugian serupa.6.Tablet bersalut lapis tipisTablet yang disalut dengan lapisan tipis atau film sudah dikembangkan sebagai suatu alte