TABEL PERIODIK - .memiliki konfigurasi gas mulia pada elektron terluarnya. H 1s1 H-1s2 or [He] F

download TABEL PERIODIK - .memiliki konfigurasi gas mulia pada elektron terluarnya. H 1s1 H-1s2 or [He] F

of 22

  • date post

    27-Apr-2019
  • Category

    Documents

  • view

    241
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of TABEL PERIODIK - .memiliki konfigurasi gas mulia pada elektron terluarnya. H 1s1 H-1s2 or [He] F

EXPERT COURSE

#bimbelnyamahasiswa

TABEL PERIODIK

ns1

ns2

ns2

np

1

ns2

np

2

ns2

np

3

ns2

np

4

ns2

np

5

ns2

np

6

d1

d5

d10

4f

5f

Konfigurasi elektron unsur-unsur pada keadaan dasar

Penggolongan unsur-unsur

Na [Ne]3s1 Na+ [Ne]

Ca [Ar]4s2 Ca2+ [Ar]

Al [Ne]3s23p1 Al3+ [Ne]

Atom kehilangan elektron shg kation

memiliki konfigurasi gas mulia pada

elektron terluarnya.

H 1s1 H- 1s2 or [He]

F 1s22s22p5 F- 1s22s22p6 or [Ne]

O 1s22s22p4 O2- 1s22s22p6 or [Ne]

N 1s22s22p3 N3- 1s22s22p6 or [Ne]

Atom memperoleh elektron shg

anion memiliki konfigurasi gas

mulia pada elektron terluarnya.

KONFIGURASI ELEKTRON KATION DAN ANION

+1

+2

+3

-1-2-3

Kations dan Anion dari Unsur-unsur

Na+: [Ne] Al3+: [Ne] F-: 1s22s22p6 atau [Ne]

O2-: 1s22s22p6 or

[Ne]

N3-: 1s22s22p6 atau

[Ne]Na+, Al3+, F-, O2-, dan N3- seluruhnya merupakan

isoelektronik dg Ne

Apakah atom netral isoelektronik dengan H- ?

H-: 1s2 Konfigurasi elektron yg sama dg He

Kation yang dihasilkan dari logam transisi:

Ketika kation terbentuk dr suatu atom logam transisi, elektron pd awalnya selalu

dipindahkan dari orbital ns dan kemudian dari orbital (n 1)d.

Fe: [Ar]4s23d6

Fe2+: [Ar]4s03d6 or [Ar]3d6

Fe3+: [Ar]4s03d5 or [Ar]3d5

Mn: [Ar]4s23d5

Mn2+: [Ar]4s03d5 or [Ar]3d5

Muatan inti efektif (Zeff) adalah muatan positif yang mempengaruhi suatu

elektron.

Na

Mg

Al

Si

11

12

13

14

10

10

10

10

1

2

3

4

186

160

143

132

ZeffIntiZ Jari2

Zeff = Z - s 0 < s < Z (s = konstanta perisai)

Zeff Z muatan inti sebenarnya

MUATAN INTI EFEKTIF

Muatan Inti Efektif (Zeff)

Zeff meningkatZ

eff

men

ing

kat

RADIUS ATOM

Energi Ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan

untuk melepaskan satu elektron dari atom berwujud gas

pada keadaan dasarnya.

I1 + X (g) X+

(g) + e-

I2 + X (g) X2+

(g) + e-

I3 + X (g) X3+

(g) + e-

I1 energi ionisasi pertama

I2 energi ionisasi kedua

I3 energi ionisasi ketiga

I1 < I2 < I3

ENERGI IONISASI

Trend Umum pada Energi Ionisasi Pertama

Energi Ionisasi Pertama meningkat

En

erg

i Io

nis

asi P

ert

am

a m

en

ing

ka

t

Afinitas Electron adalah negatif dari perubahan energi

yang terjadi ketika suatu elektron diterima oleh atom suatu

unsur dalam keadaan gas.

X (g) + e- X-(g)

F (g) + e- X-(g)

O (g) + e- O-(g)

DH = -328 kJ/mol EA = +328 kJ/mol

DH = -141 kJ/mol EA = +141 kJ/mol

AFINITAS ELEKTRON

Unsur-unsur Golongan 1A (ns1, n 2)

M M+1 + 1e-

2M(s) + 2H2O(l) 2MOH(aq) + H2(g)

4M(s) + O2(g) 2M2O(s)

Reaktifita

sm

enin

gkat

Unsur-unsur Golongan 2A (ns2, n 2)

M M+2 + 2e-

Be(s) + 2H2O(l) Tidak Bereaksi

Reaktifita

sm

enin

gkat

Mg(s) + 2H2O(g) Mg(OH)2(aq) + H2(g)

M(s) + 2H2O(l) M(OH)2(aq) + H2(g) M = Ca, Sr, or Ba

Unsur-unsur Golongan 3A (ns2np1, n 2)

4Al(s) + 3O2(g) 2Al2O3(s)

2Al(s) + 6H+

(aq) 2Al3+

(aq) + 3H2(g)

Reaktifita

s m

enin

gkat

Unsur-unsur Golongan 4A (ns2np2, n 2)

Sn(s) + 2H+

(aq) Sn2+

(aq) + H2 (g)

Pb(s) + 2H+

(aq) Pb2+

(aq) + H2 (g)

Reaktifita

s m

enin

gkat

Unsur-unsur Golongan 5A (ns2np3, n 2)

N2O5(s) + H2O(l) 2HNO3(aq)

P4O10(s) + 6H2O(l) 4H3PO4(aq)

Reaktifita

s m

enin

gkat

Unsur-unsur Golongan 6A (ns2np4, n 2)

SO3(g) + H2O(l) H2SO4(aq)

Reaktifita

s m

enin

gkat

Unsur-unsur Golongan 7A (ns2np5, n 2)

X + 1e- X-1

X2(g) + H2(g) 2HX(g)

Reaktifita

s m

enin

gkat

Unsur-unsur Golongan 8A (ns2np6, n 2)

ns dan subkulit np terisi sempurna.

Memiliki energi ionisasi tertinggi dari

seluruh unsur.

Tidak menunjukkan kecenderungan untuk

menerima ekstra elektron.

basa asam

SIFAT-SIFAT OKSIDA DALAM SATU PERIODE