T asas asas manajemen

of 85 /85

Transcript of T asas asas manajemen

Page 1: T asas asas manajemen
Page 2: T asas asas manajemen
Page 3: T asas asas manajemen
Page 4: T asas asas manajemen

Rudolf Carter merupakan seorang kepala sebuah perkebunan yang cara kerjanya bertaraf Internasional, sehingga disebut juga Menejer Internasional. Dia mengetahui sulitnya menjadi seorang menejer adalah ketika dia harus bersatu dengan para pekerjanya seperti yang dilakukan oleh Gonzales. Atau dengan kata lain, turun ke lapangan yang menjadikan Gonzales di hormati oleh para pekerjanya.

Rudolf Carter

Page 5: T asas asas manajemen

Para pekerja sangat patuh pada perintah Gonzales hanya dikarenakan Gonzales dalam bekerja selalau mengutamakan kesejahteraan para pekerjanya. Dari Gonzales lah, Carter banyak belajar karena ternyata banyak dari para pekerjanya tidak bisa berbicara menggunakan bahasa Inggris. Gonzales yang mengetahui hal tersebut membantu Carter dan membiarkannya berkembang namun tetap memperhatikan agar tidak gagal menjadi seorang kepala. Carter tahu bahwa Gonzales merupakan seorang kepala yang berkompeten karena Gonzales merupakan Insyinyur terbaik dalam negaranya dan tercepat pula dalam meraih sebuah kedudukan kepala dalam usia yang masih sangat muda.

Rudolf Carter

Page 6: T asas asas manajemen

Rudolf CarterSeiring berkembangnya waktu, Carter dapat

menjadi seorang kepala yang kompeten karena kecepatannya dalam mengetahui masalah yang muncul dalam perusahaannya. Dan kemudian bekerjasama dengan Gonzales untuk mengenalisis permasalahan tersebut agar dapat diselesaikan dengan tepat. Dari kerjasama tersebut membuat para pekerja kagum pada mereka.

Page 7: T asas asas manajemen

Intinya dalam sebuah pekerjaan, pasti ada seseorang yang lebih berhasil terlebih dahulu, namun tidak menjadi soal apabila kita menjadikannya panutan dan kemudian bekerjasama dengan baik agar tercapai tujuan sebuah perusahaan dengan menghormati tiap-tiap kekuasaan yang melekat karena kedudukan yang dimilikinya.

Page 8: T asas asas manajemen

Untuk menjadi seorang kepala menejer seharusnya memiliki rasa menghargai terhadap berbagai kesempatan meskipun banyak hambatan untuk mencapainya dan juga cara kita dalam menghadapi sebuah permasalahan yang timbul di dalam perusahaan. Pada masa globalisasi ini, pasar global atau biasa disebut pasar bebas merupakan sebuah praktek dari era globalisasi. Dan mengakibatkan adanya kemajuan dari beberapa bidang sebagai contoh bidang komunikasi dan transportasi. Dan yang menjadi tugas pokok adalah terciptanya pekerjaan-pekerjaan dari seorang menejer yang menarik.

Page 9: T asas asas manajemen

Bagaimana Cara Kerja Internasional Agar Berkembang

1. Dalam bentuk kolonialisme Cara kerja kolonialisme merupakan cara kerja yang

menjajah Negara atau daerah lain untuk mengambil sumber daya alamnya sebagai bahan mentahnya yang kemudian di produksi dalam negaranya, akan tetapi hasilnya akan di distribusikan ke daerah jajahannya lagi dengan pertimbangan harus memberikan bahan mentah yang lebih banyak lagi. Dan bagi Negara yang menginginkan hasil produksinya, harus memberikan bunga yang besar untuk perusahaan dan negaranya atau biasanya cara ini juga disebut Merkantilisme.

Page 10: T asas asas manajemen

Untuk menjamin kelancaran proses tersebut maka Negara koloni akan menempatkan wakilnya agar proses Distribusi berjalan baik dan menjaga agar budaya mereka tetap melekat pada diri mereka karena untuk membedakan penduduk asli yang derajatnya berbeda dari mereka.

“ contohnya adalah Negara Inggris yang menjajah Negara India bagian Timur namun mengembangkan daerah tersebut dengan dibangunnya Jalan Raya, Sekolah, Industri dan Komersial.”

Page 11: T asas asas manajemen

2. Kecenderungan Terhadap Nasionalisme Periode ini terjadi seusai Perang Dunia ke dua, praktek

kolonialisme berubah menjadi Nasionalisme. Hal ini dikarenakan mereka Negara-negara jajahan ingin menjaga sumber daya alamnya untuk proses produksi mereka yang telah bisa memproduksi sendiri. Proses Produksi ini dihareapkan oleh mereka agar mampu mewujudkan sosial ekonomi, budaya dan sistem politik yang baik di negaranya. Sebagai contoh Negara Arab Saudi, Kuwait, Iraq, Nigeria dan Venezuela yang memiliki Sumber Daya Alamnya berupa minyak.

Selain lima Negara yang lain, Amerika Latin yaitu Mexico juga berubah menjadi Negara Nasionalisme, terbukti dengan adanya kompetisi dalam dunia Industri. Dan masih banyak lagi Negara yang saling berkompetisi dalam dunia Industri.

Page 12: T asas asas manajemen

Pertumbuhan dari Badan Hukum Dunia

Dengan adanya Nasionalisme, perusahaan-perusahaan di tingkat Internasional mulai berubah kurang lebih pada tahun 1960. Terbentuknya MNCs yang berarti perusahaan yang berkuasa hanya menekankan pada individu-individu sebagai warga Negara untuk memanfaatkan bahan-bahan mentah yang ada dalam wilayahnya. Selain itu, para Investor dari berbagai Negara yang menjamin proses produksi dan penjualan (distribusi) agar saling memanfaatkan antara Negara (tuan rumah) dengan Negara asal.

Page 13: T asas asas manajemen

Aktifitas seperti proses desain, keuangan, produksi, pemasaran dan seterusnya. Dan harus menguntungkan dengan cara menjual hasil produksi ke seluruh dunia, sehingga permintaan akan tetap ada. Selain itu, koordinasi dengan top menejemen yang akan mengurangi otonomi individu.

Alfin Toffler juga mengatakan bahwa banyak perusahaan di Amerika yang tidak lama bertahan karena kurangnya Nasionalisme dan hal tersebut hanya dijadikan sebagai percobaan.

Page 14: T asas asas manajemen

Fariasi dari MNCs antara lain adalah penjualan barang ke seluruh dunia dan menempatkan orang dari berbagai Negara untuk menduduki posisi atas. Sebagai contoh:

a.ABR dari swedia yang membangun markasnya dari 85% jumlah penjualan dan dari Negara asalnya 50% dan di pegang oleh Negara-negara lain yaitu Swedia, Swiss dan Jerman.

b.ICS perusahaan dari Inggris yang berdiri atas 50% modal, 16% dari luar dan 40% dari Negara kebangsaan yang lain.

c.Coca-cola, 54% jumlah penjualan dan 45% dari modal di luar U.S.

Page 15: T asas asas manajemen

Produksi bagi perusahaan di Amerika disebut dengan RCA dan GE Brand yang dimiliki oleh Franch, Thomson, Magnavox yang berbentuk produk Philips dari Belanda.

Survey dari Morgan Stanley mengatakan bahwa sejak tahun 2000, perusahaan Internasional berdiri dari 21 negara. Perusahaan-perusahaan dengan jumlah penjualan terbanyak adalah sebagai berikut:

a.7 Perusahaan teratas dari 14 perusahaan tahun 1990 di U.S: General Motors, Exxon, Ford, IBM, Mobil, GE dan Sears Roebuck.

b.9 Perusahaan teratas dalam memberikan keuntungan dari 13 Perusahaan dari U.S: IBM< General Motors, GE, Ford, Exxon, Philip Morris, AT &T, Dow Chemical dan Du Point.

Page 16: T asas asas manajemen

Perubahan Kefilsafatan dari Cara Kerja Internasional

Satu hal dalam otak menejer mengenai cara kerja menejer luar negeri adalah “Orang Amerika pandai Berdagang”. Namun untuk sekarang ini, kepandaian berdagang tidak lagi menjadi yang t. Namun untuk sekarang ini, kepandaian berdagang tidak lagi menjadi hal yang terpenting melainkan seorang menejer harus memiliki kemampuan lain. Karena banyak factor komplikasi yang akan dinilai oleh perusahaan Internasional, Pemerintahan dari Negara asal dan pemilik Negara. Sehingga, cara pandang kita terhadap cara kerja luar negeri harus dirubah dari Imperium Kolonial menjadi kefilsafatan yang dibutuhkan dalam berpartisipasi dalam tiap Negara.

Page 17: T asas asas manajemen

Manajer taraf Internasional harus memiliki fungsi yang ditunjukkan dalam 4 system yaitu: Teknik, Politik, Budaya dan Ekonomi. Dan keempat hal tersebut saling berhubungan dan mempengaruhi untuk sebuah persamaan yang pasti agar tidak menjadi sebuah pertentangan.

Dan hal tersebut sering terjadi di beberapa wilayah sebagai contoh perlakuan terhadap wanita dalam suatu kepemimpinan, Agama- dengan Nilai, persoalan pajak, hukum dalam bentuk peraturan atau ketentuan individu, dan yang paling penting adalah orientasi seorang menejer terhadap pemanfaatan waktu, kesahan dan kontrak dengan kesatuan alam.

Page 18: T asas asas manajemen

Pentingnya Cara Kerja Taraf Internasional

Kita hanya dipermainkan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan adanya era globalisasi dengan beberapa kejadian yang terjadi di Dunia ini.

TV merupakan hasil produk dunia sekarang. CNN yang ada mencapai 10,5 milyar dari 208 negara pelanggan di luar U.S pada tahun 1990. Yang dapat diketahui melalui laporan dari organisasi berita di dunia. Jaringan keuangan berita dan sebagian produksi NHK dari Jepang mencapai bagian yang lain seperti “America’s Bussiness Today” dan “Japan’s Business Today”. Jaringan milik USA adalah “counterstrike” yang merupakan hasil produksi bersama antara Grosso dari USA dengan hasil produksi Jacobson, Canada’s Alliance Entertainment dan France’s Atlantique Production.

Page 19: T asas asas manajemen
Page 20: T asas asas manajemen

Pertumbuhan Ekonomi GlobalAmerika Serikat

Perjanjian Perdagangan Bebas

Kanada (1989) Meksiko (1990)

Berpengaruh besar terhadap negara-negara lain di dunia

Page 21: T asas asas manajemen

Peran AS dalam Operasi Internasional

Ekspor

Impor

Page 22: T asas asas manajemen

Peluang dan Resiko dalam Operasi Internasional Peluang dan tantangan yang tersedia:a.Perluasan pasarb.Upah dan biaya tenaga kerja lebih rendah di

sebagian negarac.Ketersediaan dan biaya yang lebih rendah dari

sumber daya alam tertentu yang diinginkand.Tingginya potensi tingkat pengembalian

investasie.Permintaan barang AS kuat di banyak negaraf.Manfaat untuk negara penerima: Investasi

dapat menyediakan modal dan teknologi yang dibutuhkan

Page 23: T asas asas manajemen

Resiko:a.Kemungkinan kerugian aset tinggib.Potensi kerugian pendapatan tinggi, atau

kesulitan mengambil pendapatan dari investasi

c.Kebijaksanaan pemerintah tuan rumah biasanya lebih kepada organisasi lokal

d.Perubahan cepat dalam sistem politike.Tingkat ketrampilan pekerja rendah di

negara-negara terbelakangf.Komunikasi dan koordinasi dengan kantor di

rumah sulitg.Kompetisi yang tidak adilh.Fluktuasi nilai tukar valuta asingi. Perbedaan budaya dan kesalahpahaman

Page 24: T asas asas manajemen
Page 25: T asas asas manajemen

RESIKOContoh Resiko dan masalah yang terlibat dalam

operasi internasional adalah:Kegiatan ekonomi diseluruh dunia. Hal ini

mungkin akan mengurangi peluang di luar negeri. Bahkan, beberapa perusahaan Amerika yang telah go Internasional, sekarang menemukan bahwa kubah pasar lebih atraktif, karena semakin ketatnya persaingan perdagangan internasional.

Departemen luar negeri Amerika Serikat memutuskan untuk menyarankan GM untuk membiarkan kesepakatan daripada membuat insiden.

Page 26: T asas asas manajemen

Masalah lain yang umum terjadi adalah:kelemahan infrastruktur negara tuan

rumah,variabel seperti jaringan transportasi, pasokan listrik dan energi, jasa komunikasi, kualitas pendidikan, air dan sistem saluran pembuangansistem distribusi barang konsumen

Page 27: T asas asas manajemen

Hal yang dapat membuat kegiatan internasional dan tugas manajerial kurang menarik dan beresiko, adalah:

Pada masalah kepegawaian, kendalanya biasanya dikenakan pada staf dari perusahaan asing.

Kejutan budaya disebabkan karena perbedaan budaya dilingkungan yang cukup besar.

Kekerasan dan terorisme tidak menjadi hal yang asing lagi bagi banyak negara.

Page 28: T asas asas manajemen

Tingkat Operasi InternasionalOperasi internasional cenderung menjadi proses

berkembang dan evolusi biasa. Evolusi biasa terjadi melalui lima tahap, yaitu:

1.Perusahaan kecil mungkin mulai mengekspor dalam skala terbatas. Ini mungkin tidak menyadarinya ekspor, sebagia produk dapat dijual kepada perantara yang menjual keoada pembeli asing. Selain itu, manajemen dapat mengekspor hanya kadang-kadang, jika ada surplus item dalam persediaan usang.

2.Perusahaan benar-benar membuat komitmen untuk terus mencari bisnis ekspor. Langkah ini menunjukan bahwa manajemen akan melakukan upaya berkesinambungan untuk menjual produknya di luar negeri.

Page 29: T asas asas manajemen

3. Tercapainya tujuan perusahaan ketika membuat kesepakatan formal dengan sebuah perusahaan asing untuk memproduksi produk di suatu perjanjian lisensi.

4. Perusahaan membuka dan memelihara kantor penjualan terpisah atau anak perusahaan pemasaran di luar negeri.

5. Perusahaan mulai untuk benar-benar memproduksi dan menjual produk di negara lain. Hal ini dapat dilakukan dengan:

a. Mendirikan produksinya sendiri dan opersi pemasaran sebagai anak perusahaan lain,

b. Mengfungskan perusahaan yang telah ada,c. Membentuk perusahaan patungan.

Page 30: T asas asas manajemen
Page 31: T asas asas manajemen

PerencanaanJenis perencanaanStrategis atau jangka panjangNasional atau taktis

Perencanaan strategi melibatkan:strategi dasar organisasi, konsep dasar, peran berbagai macam lingkungan sosial,berbagai negara dimana beroperasi,percampuran barang danjasa, posisi yang kompetitif, formulasi jangka panjang, dan bagaimana untuk mencapainya.

Page 32: T asas asas manajemen

Perencanaan operasional mencakup perencanaan untuk kegiatan rutin seperti produksi dan pemasaran barang dan jasa, dan manajemen personil.

Contoh kegiatan operasional adalah personalia manajemen, sistem informasi manajemen, operasi perencanaan, bagan organisasi, rapat penjualan, dan sebagainya.

Page 33: T asas asas manajemen

Perencanaan strategi ditunjukan terhadap efektivitas dan keputusan operasional dibuat untuk mencapai efisiensi.

Efektivitas adalah kemampuan untuk “melakukan hal yang benar” atau untuk mendapatkan hal-hal penting.

Efisiensi adalah kemampuan untuk “ menyelesaikan suatu kebenaran” atau untuk meningkatkan rasio output terhadap input.

Page 34: T asas asas manajemen

Perencanaan operasional meliputi pengembagan yang rinci, prosedur, metode, dan anggaran untuk organisasi Internasional beserta kegiatanya.

Operasi internasional biasanya rencananya berasal dari satu sampai dua tahun, tergantung modifikasi terhadap situasu, sedangkan operasi domestik, rencananya untuk satu tahun atau kurang.

Perencanaan operasional digunakan sebagai kerangka kerja, dasar untuk memantau, mengevaluasi, dan mengendalikan operasi.

Page 35: T asas asas manajemen

Pengorganisasian (organizing)Tiga bentuk operasi bisnis internasional:MengeksporPerjanjian kontrak dengan perusahaan asingInvestasi langsung Investasi langsung membutuhkan modifikasi utama struktur korporasi.

Tiga bentuk organisasi untuk menerapkan strategi dari ekspor langsungBagian dari departemen yang adaDepartemen ekspor yang terpisahAnak (cabang) perusahaan ekspor penjualan

Page 36: T asas asas manajemen

Fungsi domestik dilakukan oleh kelompok dalam kegiatan ekspor adalah bentuk yang paling sederhana karena menggunakan sumber daya yang ada dan personil. Fungsi domestik adalah keuangan, akuntansi, dan perkapalan.

Penjualan ekspor anak perusahaan dapat dibuat bukan sebuah divisi penjualan. Anak perusahaan sepenuhnya dimiliki dari perusahaan sepenuhnya dimiliki dari perusahaan induk. Presiden anak perusahaan biasanya adalah wakil presiden perusahaan dengan direksi untuk masing-masing wilayah geografis atau kelompok produk.

Page 37: T asas asas manajemen

Perbedaan anak perusahaan penjualan dan anak perusahaan internasional tradisional adalah tidak melibatkan manufaktur. Persamaannya adalah mereka membeli produk dari perusahaan induk atau dari orang lain untuk ekspor.

Ketika sebuah perusahaan melakukan penanaman modal asing langsung dengan membentuk cabang di luar negeri, aset, dan laba masa depan berada dalam resiko. Untuk mengurangi resiko, harus ada koordinasi yang lebih efektif da efisien dan pengendalian kegiatan internasional.

Page 38: T asas asas manajemen

Perubahan dalam operasi internasional adalah pertumbuhan divisi operasi internasional mengganti divisi penjualan ekspor. Hal ini merupakan perubahan fundamental.

Sebagai divisi internasional menggantikan divisi ekspor, struktur organisasi kantor rumah biasanya mengambil bentuk kantor pusat perusahaan internasional.

Page 39: T asas asas manajemen

KepemimpinanFungsi utama (leading) adalah hal yang paling

terpengaruh oleh operasi internasional karena tergantung pada kemampuan manajer untuk beradaptasi dengan perbedaan budaya.

Pengertian Memimpin Mempengaruhi Budaya adalah sebagai pengetahuan, keyakinan, seni, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan lain serta kebiasaan yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat.

Page 40: T asas asas manajemen

Penyebab dan dampak konflik budaya ketika manajer memasuki sistem budaya yang berbeda:

1.Mereka akan menghadapi sifat-sifat dan perilaku manusia yang asing

2.Dapat menyebabkan frustasi dan ketidakamanan manajer karena lingkungan yang berbeda.

Page 41: T asas asas manajemen

Alasan perilaku mengunggulkan budaya sendiri dalam manajer operasi di luar negeri sering terjadi yaitu:

1.Perasaan kebanggaan nasional dan keunggulan tidak memungkinkan untuk menerima cara hidup, berfikir, atau mengelola orang lain yang berbeda.

2.Jika ingin menyesuaika diri dengan budaya baru, tidak selalu tahu bagaimana melakukannya karena kurang pemahaman, pelatihan dan pengalaman.

Page 42: T asas asas manajemen

Cara mengatasi hal tersebut adalah:1.Orang yang berpandangan bahwa perasaan

kebanggaan nasional dan keunggulan tidak memungkinkan untuk menerima cara hidup, berfikir, atau mengelola orang lain yang berbeda, tidak dikirim ke luar negeri.

2.Pemberian waktu tambahan dan pelatihan untuk memperkenalkan menejer dengan adat lokal dan praktek.

Page 43: T asas asas manajemen

Ketidakmampuan manajer untuk mengatasi emosional dan psikologis dengan masalah yang timbul oleh

perbedaan budaya dapat mengakibatkan:mengganggu hubungan harmonis antara manajer dengan personil lokalmanajer akan mengandalkan pada aturan yang kakuManajer tidak dapat mempercayai pekerja, para pekerja tidak menghormati manajermanajer menjadi terasing dari personil lokal dan jarak sosial antar keduanya akan meningkat. Ketidakmampuan manajer mengatasi konflik juga dapat mengakibatkan respon emosional atau sikap tidak rasional terhadap personil lokal.

Page 44: T asas asas manajemen

Faktor utama lainnya yang berpengaruh pada konflik budaya adalah miskomunikasi. Komunikasi adalah perpindahan makna dari satu orang dengan orang lain dan dengan banyak hambatan. Penyebab miskomunikasi adalah:perbedaan bahasa, kebiasaan, perasaan, dan Budaya.

Page 45: T asas asas manajemen

Bahasa adalah sumber miskomunikasi karena bahasa adalah sarana komunikasi yang paling sering digunakan. Selain bahasa, intonasi manajer, lafal, dan ekspresi wajah juga dapat menyebabkan kesalahpahaman.

Jarak sosial yang meningkat secara alami akan menghambat komunikasi yang baik, terutama komunikasi antara manajer dengan pekerja. Manajer tidak memahami apa yang terjadi di operasi lokal, hal inilah yang menyebabkan kesalahpahaman antar kedua belah pihak.

Page 46: T asas asas manajemen
Page 47: T asas asas manajemen

PendahuluanSeorang pemimpin yang baik setelah

merencanakan program untuk perusahaannya tentunya tidak akan meninggalkan karyawannya mengerjakan itu semua begitu saja. Tetap harus ada pengawasan dalam pelaksanaannya dan evaluasi setelah rencana tersebut terlaksana untuk membandingkan perencanaan dan perwujudnyataannya.

Tujuan Evaluasi dan PengawasanPengawasan dilakukan agar program berjalan

sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Evaluasi dilakukan untuk membandingkan rencana dan hasil yang diperoleh setelah pelaksanaan.

Page 48: T asas asas manajemen

KaryawanBaik proyek berskala domestik maupun internasional, dibutuhkan tidak hanya perencanaan yang matang tapi juga faktor utama yang lain, yaitu karyawan.

Karyawan yang berasal dari penduduk lokalKaryawan yang berasal dari penduduk negara lain

Page 49: T asas asas manajemen

Manajer ProfesionalManajer yang baik tidak diperlukan orang jenius, tapi adanya sebuah kemauan untuk memimpin.

Syarat-syarat

Page 50: T asas asas manajemen

Penugasan keluar negeriSebagai pemimpin perusahaan atau karyawan, seringkali mendapat tugas keluar negeri baik menjadi perwakilan perusahaan atau dipindahtugaskan.

SetujuTidak Setuju

Page 51: T asas asas manajemen
Page 52: T asas asas manajemen
Page 53: T asas asas manajemen

Alasan Perusahaan U.S Mencari Peluang Perluasan

di Luar Negeri

Page 54: T asas asas manajemen

Resiko dan Permasalahan Perluasan Perusahaan

Page 55: T asas asas manajemen

Pengorganisasian Operasi Internasional

Page 56: T asas asas manajemen

To Move Or Not To Move

Sebuah kisah mengenai General Aerospace Product and System yang bekerja sama dengan

Sonic Aircraft Company.

Page 57: T asas asas manajemen

Kerah Biru dan Kerah Putih

Page 58: T asas asas manajemen
Page 59: T asas asas manajemen

Perkembangan Industri JasaBagian ManajerBekerja secara profesionalTeknis kerja

Page 60: T asas asas manajemen

Patricia Powell Baynham

Page 61: T asas asas manajemen
Page 62: T asas asas manajemen

Peluang Bagi Kaum Minoritas di Amerika

Kulit hitam dan kulit kuning- Partisipasi dalam perusahaan di Amerika- Posisi dalam perusahaan

Page 63: T asas asas manajemen

Karakteristik Manajer yang Berhasil

KecerdasanPendidikanBeda jangkauan kepentingan

Page 64: T asas asas manajemen

Posisi-posisi Dalam Manajemen

Posisi awal manajamenCara mendapatkannya

Page 65: T asas asas manajemen
Page 66: T asas asas manajemen

Permasalahan Dalam KarirTantanganTradisi dalam organisasiMinat dan niatLoyalitasBimbingan

Page 67: T asas asas manajemen

Pengembangan KarirCocok atau tidak cocok?

Page 68: T asas asas manajemen

Perencanaan Karir Organisasidan

Perencanaan Karir Individu

Page 69: T asas asas manajemen
Page 70: T asas asas manajemen

MENTORINGManajemen membantu mengembangkan

jabatan para pegawai perusahaan melalui organisasi dengan berbagai program.

Mentoring adalah proses yang mana orang yang sudah lama atau banyak pengalaman memberikan laporannya, memberi masukan emosional dan teka-teki tentang perkembangan personal para pegawai muda.

Page 71: T asas asas manajemen

Mentor dapat memberi masukan-masukan sebagai perlindungan, antara lain: Memberikan kesan atau nasehat yang berguna, strategi untuk perkembangan jabatan,Membawa anak buah dan atribut lainnya agar lebih memperhatikan manajemen,Tindakan baik pada waktu yang tepat (memberikan kesempatan) untuk menunjukkan kompetensi anak buah,Pengangkatan anak buah untuk memajukan dan mempromosikan (nominasi),Melindungi anak buah dalam pertempuran-pertempuran kecil politik maupun organisasi lain.

Page 72: T asas asas manajemen

Mentor itu istimewa, manajer yang dituakan mempunyai kekuatan kekuasaan dan kedudukan enak dalam organisasi. Mentor seringkali tidak akrab terhadap anak buahnya, akan mengakibatkan atau membawa pengaruh yang baik khususnya para pegawai muda yang berdampak pada perbuatannya dan akan merasa nyaman dan senang selama bekerja.

Pengalaman-pengalaman dari beberapa orang yang sukses.

Pemasangan properti mentoring akan sangat bermanfaat karena memiliki kekuatan positif.

Page 73: T asas asas manajemen

PeluangPeluang wirausaha sangat menguntungkan bagi

perempuan. Jumlah perusahaan yang dimiliki oleh perempuan telah berkembang pesat, dengan perempuan diharapkan memiliki setengah usaha kecil bangsa pada tahun 2000.

Kewirausahaan juga menawarkan banyak kesempatan untuk minoritas. Contohnya, tahun1976-1986, jumlah usaha yang dimiliki oleh orang kulit hitam meningkat dari 225.000 menjadi sekitar 340.000. Diperkirakan bahwa jumlah tersebut telah meningkat lebih dari 63% sejak saat itu. Pengusaha kulit hitam kini pindah ke bidang-bidang seperti periklanan, elektronik, asuransi, komputer, dan pengembangan real estate.

Page 74: T asas asas manajemen

WaralabaWaralaba adalah sistem pemasaran yang

memungkinka salah satu pihak waralaba untuk melakukan bisnis sebagai pemilik individual dimana mematuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemilik waralaba pihak kedua.

Alasan waralaba sangat populer karena:menyumbang lebih dari sepertiga dari seluruh

penjualan ritel adalah tingkat kegagalan rendah,memberi kesempatan pada perempuan dan kulit

hitam.

Page 75: T asas asas manajemen
Page 76: T asas asas manajemen

Manfaat KewirausahaanMembawa kita pada kepuasan tertentuPemilik dari usaha kecil mampu untuk

mendapatkan posisi penting dalam perusahaan

Page 77: T asas asas manajemen

Tantangan KewirausahaaanPengelolaan yang tidak memadaiKurangnya modal kerjaPeraturan pemerintah dan dokumen kerja

Page 78: T asas asas manajemen

Manajemen dan Masa Depan

Page 79: T asas asas manajemen

Melanjutkan Trend Manajemen

Beberapa praktek-praktek baru dan inovatif yang populer dalam organisasi Amerika dan Kanada akan memunculkan pola luas untuk membentuk manajemen di masa depan.

Page 80: T asas asas manajemen

Peningkatan Interpendensi Global

Pembukaan pendirian perusahaan asing disuatu negara membuat perbedaan bisnis dalam negeri dan luar negeri semakin tipis. Akan ada banyak pekerja dalam negeri yang bekerja untuk perusahaan asing yang akan mendorong perusahaan asing masuk kepasar-pasar asia dan eropa yang dapat mempengaruhi strategi, struktur organisasi, kepemimpinan, proses komunikasi, dan alat kontrol.

Page 81: T asas asas manajemen

Kepemimpinan dan Gaya Manajemen Baru

Tantangan manajemen utama di masa depan adalah pengelolaan angkatan kerja yang profesional dan teknis, yang cenderung akan menantang struktur kekuasaan yang telah ada pada sebelumnya.

Manajemen kontingensi adalah manajemen yang sesuai untuk saat ini dan masa depan, dengan penekanan pada hasil.

Page 82: T asas asas manajemen

Ukuran Manajemen Kerja yang Lebih Luas

Perkiraan didalam dunia kerja, manajer akan dievaluasi lagi dengan banyak kriteria, tidak hanya produktivitas, penjualan, dan laba.Daerah yang diukur juga akan diukur tentang etis, lingkungan, dan informasi yang semuanya saling tergantung dan berhubungan.

Page 83: T asas asas manajemen

Perubahan Dalam Melakukan Fungsi Manajemen

Hal-hal yang mempengaruhi cara manajer melakukan fungsi-fungsi manajemen yang akan berbeda di masa depan adalah sbb:

1.Perencanaan2.Pengorganisasian

Staff akan lebih intensif menggunakan rencana personal dan manajemen karir (terutama menyediakan jalur karir yang tepat)

Page 84: T asas asas manajemen
Page 85: T asas asas manajemen

Manajemen karirMerencanakan karirKisah hidup Meg Holloran