Sumatera Hari Ini Edisi Rabu, 18 November 2015

download Sumatera Hari Ini Edisi Rabu, 18 November 2015

of 16

  • date post

    24-Jul-2016
  • Category

    Documents

  • view

    273
  • download

    11

Embed Size (px)

description

Kalau Bisa Beda, Kenapa Haru Sama

Transcript of Sumatera Hari Ini Edisi Rabu, 18 November 2015

  • MAU LANGGANAN GRATIS?... Isi formulir langganan gratis yg sudah disediakan, Atau Hubungi Agus : 08197811000 Atau SmS : 082182540042

    Rabu, 18 November 2015Kalau Bisa Beda, Kenapa Harus Sama.

    Harga Rp. 2000,-Terbit 16 Halaman

    Ingin BERLANGGANAN

    Hubungi Agus :08197811000,

    PEMASANGAN IKLANTriyono Junaidi : 081367724833

    MERUPAKAN BAGIAN

    KORAN SHI

    JAKARTA SHI MENTERI ESDM Sudirman Said akhirnya menyebut siapa sebenarnya politisi kuat yang mencatut nama Presi-den Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla un-tuk mendapatkan saham PT Freeport. Hal itu setelah laporan Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bocor. Dalam laporan yang diserahkan ke MKD, Sudirman melapor-kan Ketua DPR

    PALEMBANG SHI TERKAIT bentrok TNI- Pol-ri yang terjadi di Lubuk Ling-gau, Sumatera Selatan Jumat 13 November 2015 kemarin, Jajaran Reskrim Polres Lubuk Linggau dan Muara Enim di periksa di ruang Propam Polda Sumsel untuk dimintai

    keterangan, Selasa (17/11). Pemeriksaan itu sendiri, dilakukan oleh tim Investigasi dari Mabes Polri, untuk men-gorek keterangan dari seluruh anggota yang berada di lokasi saat kejadian.

    JAKARTA SHI LEMBAGA legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kem-bali diterpa isu tak sedap. Setya Novanto pimpinan dewan yang terhormat itu bersama pengusa-ha disebut telah mencatut nama Presiden Joko Widodo Wapres Jusuf Kalla untuk mendapat-kan jatah preman : saham PT Freeport Indonesia. Melihat ke

    belakang, bukan kali ini saja DPR diterpa isu miring. Tahun 2012 silam, lembaga terhormat ini juga diterpa masalah yaitu dengan Dahlan Iskan yang kala itu merupakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

    JAKARTA. SHI POLITISI Senayan tidak bo-san-bosannya mengajukan revisi Undang-Undang Komisi Pem-berantasan Korupsi (UU KPK). Setelah tertunda di tahun ini,

    kini para legislator itu kembali memasukkannya dalam Pro-gram Legislasi Nasional (Pro-legnas) tahun 2016. Pemerhati hukum merasa heran dengan keinginan kalangan dewan yang

    tidak insyaf ingin melemahkan komisi antirasuah itu. Masuknya revisi UU KPK dibacakan langsung Ketua DPR Setya Novanto saat membuka masa sidang dalam sidang pari-

    purna di Gedung DPR, kemarin. Rancangan Undang-Undang (RUU) yang perlu dimasukkan di dalam prioritas Prolegnas

    PREMAN Pemalak FREEPORT ItuBernama SETYA NOVANTOTERNYATA

    BEGUNDAL SENAYANHikayat

    BENTROK TNI POLRI di Lubuklinggau(Sepertinya) Bakal Selesai SECARA ADAT

    Bersambung ke Halaman 4

    Bersambung ke Halaman 5

    Bersambung ke Halaman 4

    AMPUN NIAN...!DPR Nggak INSYAF Juga

    MASIH NGOTOT UTAK-ATIK UU KPK

    Inilah Data Percakapan

    Yang Menghebohkan Itu

    Data tiga halaman itu be

    risi pembicaraan tiga

    orang dengan inisial SN, R

    , dan MS. Sumber SHI

    mengatakan SN meruju

    k kepada tokoh yang

    diduga Ketua DPR Setya

    Novanto, R mengacu

    pada pengusaha Riza, dan

    MS diduga Presiden

    Direktur Freeport Maroef

    Sjamsuddin.

    Berikut sejumlah pet

    ikan dalam transkrip

    tersebut: MS: Bapa

    k, juga nanti baru bisa ban

    gun setelah

    kita purchsing garanty, lh

    o Pak. Nah, purchsing

    garanty-nya dari kita Pak.

    R: PLTA-nya.

    MS: Artinya patung

    an? Artinya investasi

    patungan? 49 51 persen

    . Investasi patungan,

    Bersambung ke Halaman

    4

    Bersambung ke Halaman 4

    Yang Bilang HBA BISA BEBAS Itu OMONGAN KAKI LIMABersambung ke Halaman 4

    Setya NovantoFOTO: NET/SHI

    FOTO: NET/SHI

    ILUSTRASI: NET/SHI

  • Direktur Bank OCBC NISP - Rama P. Kusumaputra (kanan) menerima penghargaan IICD Award pada Senin (16/11) malam.

    JAKARTA,SHI Bank OCBC NISP berhasil men-catatkan prestasinya dalam imple-mentasi tata kelola perusahaan yang baik, dengan menjadi satu-satunya bank swasta di Indonesia yang meraih penghargaan Outstanding Achieve-ment Award untuk kategori Top Public Listed Companies di Indonesia dalam ajang ASEAN Corporate Governance Scorecard 2015 di Manila, Filipina, Sabtu (14/11). Penghargaan diserah-kan langsung oleh Deputy Director General States Securuties Commision Vietnam Thi Thu Thuy Nguyen ke-pada perwakilan Bank OCBC NISP. ASEAN Corporate Governance Scorecard 2015 diikuti oleh sekitar 50 perusahaan yang bergerak di berba-gai bidang usaha seperti; perbankan, pertambangan, minyak dan gas bumi,

    jasa keuangan dan telekomunikasi yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Filiphina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Penghargaan ini merupakan inisiatif ASEAN Capital Market Forum dalam rangka mengintegrasikan pasar modal di sejumlah negara ASEAN serta bertujuan untuk menaikan stan-dar tata kelola perusahaan terbuka di ASEAN, memperbesar kelayakan global bagi pelaku bisnis di ASEAN, dan mempromosikan ASEAN sebagai aset investasi berkelas. Di tingkat nasional, Bank OCBC NISP juga kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan Best Responsibility of The Boards dalam ajang 7th Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) - Cor-porate Governance Award 2015 di Hotel Indonesia Kempinski Thamrin,

    Jakarta, 16 November 2015.Hadir un-tuk menerima penghargaan Pramukti Surjaudaja, Presiden Komisaris Bank OCBC NISP yang didampingi oleh Direktur Kepatuhan Bank OCBC NISP, Rama P Kusumaputra. IICD Corporate Governance Award merupakan ajang tahunan yang berlangsung sejak tahun 2009 atas inisiatif dari Majalah Investor, OJK, Indonesia Institute for Cor-porate Directorship, Perbanas dan Asosiasi Emiten Indonesia. IICD memberikan apresiasi kepada emiten dengan praktek tata kelola perusa-haan terbaik berdasarkan ASEAN CG Scorecard yang digunakan dalam menilai praktik tata kelola perusa-haan di negara-negara ASEAN. Kami sangat bangga, karena selain di tingkat Nasional, tahun ini

    kami berhasil mendapat penghar-gaan di tingkat ASEAN, dimana ini membuktikan komitmen Bank OCBC NISP dalam menjalankan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) secara berkelanjutan sebagai elemen fundamental dalam transformasi menjadi perusahaan yang bernilai tinggi dengan pertumbuhan yang baik di tingkat Regional dan Nasio-nal. ujar Direktur Kepatuhan Bank OCBCNISP Rama P. Kusumaputra. Kepercayaan yang tinggi kepada Bank OCBC NISP menjadi motivasi bagi Bank OCBC NISP untuk sen-antiasa memberikan nilai tambah dan kualitas terbaik kepada seluruh stakeholder, hal ini selaras dengan komitmen Bank OCBC NISP menjadi your partner for life. (rel)

    OCBC NISP Raih Penghargaan Tata Kelola Perusahaan Terbaik di ASEAN dan Nasional

    Koran SUMATERA Hari ini Rabu, 18 November 20152 Ekonomi

    United States dollarEurozone euroJapanese yen

    Mata Uang ISO 4217 Kurs JualKurs BeliUSDEURJPY

    13.610,00

    14.467,00

    109,47

    13.760,00

    14.769,00

    112,58

    Kurs dollar dan beberapa mata uang asing terhadap rupiah hari Ini 17 November 2015 http://www.bankmandiri.co.id/Mata Uang ISO 4217 Kurs JualKurs Beli

    20.616,00

    13.346,00

    9.570,00

    20.980,00

    13.769,00

    9.850,00

    GBPCHFAUD

    British pound sterlingSwiss francAustralian dollar

    LINTAS

    Menkop Optimis Realisasi KUR Capai

    Rp 20 TriliunNUSA DUA, SHI Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga optimistis realisasi kredit usaha rakyat (KUR) hingga akhir tahun 2015 mencapai Rp 20 triliun. Plafonnya Rp 30 triliun, cuma kalau Rp 20 triliun pasti bisa tercapai. Minimal kalau bisa Rp 24-25 triliun kan bisa lebih bagus, katanya ditemui usai membuka pameran UMKM di sela-sela pelaksanaan Seminar Internasional Penjaminan di Nusa Dua, Kabupaten Badung, kemarin (16/11). Mantan Wakil Gubernur Bali itu menje-laskan bahwa hingga November ini diper-kirakan sudah lebih dari Rp10 triliun kredit usaha rakyat yang dikucurkan. Namun dengan sisa waktu hingga Desember 2015, ia optimistis KUR bisa direalisasikan seluruhnya. Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2016 akan menurunkan bunga KUR dari 12% menjadi 9% guna merangsang lebih banyak kucuran kredit yang diberikan kepada pelaku UMKM. Sebelumnya, bunga KUR telah mengalami penurunan mulai sebesar 22% dan diturunkan menjadi 12%. Nilai kredit yang diberikan juga masih tetap, yakni sebesar Rp 25 juta tanpa agu-nan untuk KUR usaha mikro dan KUR retail hingga Rp 500 juta. Selain bunga KUR yang menurun menjadi 9%, pada tahun 2016 pemerintah menambah plafon KUR sebesar minimal Rp 100 triliun. Sementara itu, terkait adanya rating atau sistem pemeringkatan, Puspayoga mengata-kan bahwa sistem itu urgensi bagi Indonesia karena selama ini belum pernah dibentuk sistem perangkingan tersebut. Itu suatu urgensi yang perlu dibuat untuk UMKM, ucap mantan Wali Kota Denpasar itu. Dalam pemeringkatan itu, akan me-mudahkan UMKM dalam mendapatkan kredit dari bank dan perusahaan pembi-ayaan karena dalam rating tersebut telah tercantum rekam jejak serta kualitas dari UMKM tersebut. (jpnn)

    INGIN BERLANGGANANHUBUNGI AGUS:

    08197811000

    JAKARTA, SHI Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kinerja ekspor pada Oktober 2015 lalu mengalami penurunan hingga 4% diban-dingkan dengan bulan sebelumnya (month to month/ mtom). Nilai penjualan produk dalam negeri ke berbagai negara tujuan ekspor mencapai USD 12,08 miliar. Jika dibandingkan dengan kinerja ekspor pada periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) justru menurun lebih fantastis sebesar 20,98%. Kepala BPS Suryamin menjelaskan, se-kalipun terjadi penurunan ekspor, namun volume produk yang dijual ke luar negeri tersebut mengalami peningkatan. Men-urutnya, penurunan nilai penjualan terse-but disebabkan oleh harga-harga produk yang belum kembali pulih. Peningkatan volume ekspor mencapai 4,38%. Harga-harga komoditas dan barang ekspor lain-nya belum menyentuh harga psikologis seperti yang diharapkan. Kalau dibandingkan dengan Okrober tahun 2014, dari 22 komoditi