Sukses KPBU Dalam Membangun 7 Sukses KPBU Dalam...  Indonesia (PT LTI), ... ciptakan sistem...

download Sukses KPBU Dalam Membangun 7 Sukses KPBU Dalam...  Indonesia (PT LTI), ... ciptakan sistem smart

of 28

  • date post

    31-Aug-2018
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Sukses KPBU Dalam Membangun 7 Sukses KPBU Dalam...  Indonesia (PT LTI), ... ciptakan sistem...

  • 1sustaining PaRtnERsHiP Edisi succEss story 2017

    sustaining

    PaRtnERsHiPMEDIA INFORMASI KERJA SAMA PEMERINTAH DENGAN BADAN USAHA

    Sukses KPBU Dalam Membangun Infrastruktur

    Edisi Success Story 2017

  • 2 sustaining PaRtnERsHiP Edisi succEss story 2017

    EditoRialindEks

    4

    Selain kota-kota besar di negara berkembang dan maju, Indonesia juga memunyai cerita sukses dalam pemenuhan infrastruktur melalui skema pembiayaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) di beberapa daerah yang ada di Nusantara.

    Tata cara pelaksanaan pengadaan badan usaha kerja sama pemerintah dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur.

    Fokus

    14

    Dengan beroperasinya Palapa Ring sesuai target, generasi muda yang kreatif dapat dengan cepat mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya sekaligus memajukan perekonomian di daerah bahkan negara.

    Regulasi

    16 Snapshot

    10 Top Event

    Pembahasan perihal Belajar KPBU dari Proyek Gold Coast Light Rail Australia oleh Mohammad Taufiq Rinaldi, Perencana Muda di Direktorat Kerja Sama Pemerintah Swasta dan Rancang Bangun Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.

    Foto-foto mengenai proses pengerjaan Pembangunan Konstruksi Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Umbulan, Pasuruan, Jawa Timur yang dibangun di atas lahan 4,2 hektare dengan skema KPBU yang terus digiatkan agar selesai tepat waktu.

    Istilah fiber optik dalam kurun waktu belakangan ini kerap kita dengar, terlebih ketika pemerintah Indonesia berkomitmen untuk membangun infrastruktur Palapa Ring dengan berbagai kelebihan atau keuntungan, baik skala makro maupun mikro.

    20 Mitra

    Lima bisnis inti yang digeluti PT Len Telekomunikasi Indonesia (PT LTI), tiga di antaranya telah memberikan andil pada laba perusahaan hingga 70 persen, yakni bisnis elektronik pada bidang pertahanan, perkeretaapian, dan energi terbarukan.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani terus meyakinkan swasta dan pemerintah daerah tentang arti pentingnya pembangunan infrastruktur dalam skema KPBU.

    Sri Bagus Guritno, Direktur Kerjasama Pemerintah Swasta dan Rancang Bangun Bappenas, menjelaskan tentang partisipasi masyarakat dalam pembiayaan KPBU melalui lembaga non-bank, seperti asuransi, Dana Pensiun, BPJS dan lain-lain. Dari sini, masyarakat bisa mendapatkan keuntungan finansial.

    22 Inspirasi

    Daftar isi 18 Ragam Inovasi

    24 Kabar KPBU

    27 Kolom

  • 3sustaining PaRtnERsHiP Edisi succEss story 2017

    EditoRialindEks

    Indonesia merupakan negeri yang kaya dan raya. Salah satu buktinya adalah banyaknya kabupaten/kota serta provinsi di Indonesia. Akan tetapi,

    sebagai negara yang sedang berkem-

    bang tidak semua daerah yang ada di

    negeri ini memiliki infrastruktur yang

    memadai, lengkap, dan canggih.

    Dengan kata lain, untuk berubah dari

    negara yang sedang berkembang men-

    jadi negara maju, Indonesia membu-

    tuhkan ketersediaan infrastruktur yang

    memadai dan canggih. Infrastruktur se-

    cara langsung maupun tidak langsung

    mampu mendorong tumbuhnya pereko-

    nomian suatu daerah, bahkan negara.

    Yang jelas, keinginan dan jalan un-

    tuk menjadi negara maju sedang diper-

    siapkan oleh pemerintah. Hal tersebut

    dapat dilihat dari banyaknya pemba-

    ngunan infrastruktur di seluruh ne-

    geri. Tengok saja pembangunan Light

    Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit

    (MRT), sanitasi, Sistem Pengelolaan Air

    Minum (SPAM), jembatan, jalan tol dan

    lain sebagainya.

    Tidak hanya itu, setiap kota di negeri

    ini, selain menyediakan infrastruktur ter-

    sebut juga berlomba-lomba untuk men-

    ciptakan sistem smart city, agar dapat

    menjadi kota yang menjaga kelestar-

    ian lingkungan dan bersahabat dengan

    para pekerja. Jika bicara mengenai in-

    frastruktur atau fasilitas sebuah kota,

    tentu juga berbicara ketersediaan ang-

    garan dana suatu daerah atau kota un-

    tuk membiayai pembangunan berbagai

    macam fasilitas sebuah perkotaan.

    Yang jelas, tidak semua Anggar-

    an Pendapatan dan Belanja Daerah

    (APBD) diperuntukkan untuk membia-

    yai pembangunan infrastruktur yang

    diinginkan atau diharapkan. Artinya,

    masih banyak bidang-bidang lainnya,

    seperti kesehatan, pendidikan, kebu-

    dayaan, sosial, dan agama yang juga

    membutuhkan penyerapan anggaran

    dari APBD.

    Di sisi lain, pembangunan infrastruk-

    tur sangat dibutuhkan. Pada kondisi ini-

    lah kemudian skema pembiayaan kerja

    sama pemerintah dengan badan usaha

    (KPBU) dapat menjadi solusi. Prinsip

    dari skema ini tidak lain dan tidak bukan

    adalah gotong royong. Melalui skema

    pembiayaan KPBU ini, pemerintah,

    BUMN/BUMD, serta swasta bahu-mem-

    bahu dalam membiayai untuk mengak-

    selerasikan pembagunan.

    Masing-masing pihak atau lembaga

    saling bekerja sama serta mengambil

    bagian kerja atau peranannya masing-

    masing. Yang jelas, pada skema KPBU

    ini, ada paradigma yang berubah, bah-

    wa dalam membangun ketersediaan

    infrastruktur suatu wilayah,tidak harus

    dibangun ataupun dikerjakan oleh pe-

    merintah.

    Semua pihak harus berperan dan

    mendapatkan kesempatan untuk mem-

    berikan yang terbaik bagi sebuah kota

    atau wilayah. Berangkat dari pemikiran

    dan keinginan untuk menularkan pe-

    mikiran kreatif mengenai skema KPBU

    itulah, redaksi Majalah Partnership te-

    rus mengawal sekaligus mendorong

    ketersediaan serta akselerasi pemba-

    ngunan infrastruktur suatu daerah me-

    lalui berbagai macam informasi. Semo-

    ga bermanfaat dan selamat membaca.

    Salam hormat,Redaksi.

    Catatan REDaksi

    Akselerasi Pembangunan dengan Skema KPBU

    SUSUNAN REDAKSI

    PENANGGUNG JAWABDirektur Kerjasama Pemerintah

    Swasta Rancang Bangun

    PEMIMPIN REDAKSIAde Hendraputra

    DEWAN REDAKSIDadang JusronReghi Perdana

    Astu Gagono KendartoNovie Andriani

    Mohammad Taufiq RinaldiMuch NurachmadAhmad Yudistira

    Dhianti Afifah Nabila YudhyHartono Kurniawan

    Fildzah AmalinaElly DamayantyNur Wulandari

    REDAKTUR PELAKSANAYan Kurniawan

    JURNALIS/ASISTEN REDAKTUR PELAKSANAMunib Ansori

    ANALISIS BERITA Alia Fachrunnisa

    EDIToR Lukman Ajis Salendra

    REPoRTERRaflis Rusdi

    Thomas Febrian H

    PENERJEMAH Khairil Zamarel

    FoToGRAFERHari Ambari

    ILLUSTRAToR/MEDIA DESIGNERAldrian Agusta

    TENAGA PENDUKUNG Lilis Mardiana

    ISI DI LUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

    FoTo CovER: HARI AMBARI

    ALAMAT REDAKSIJalan Taman Surapati

    Nomor 2 Jakarta 10310Telepon (021) 31934175, Faksimile (021) 31923813

    1SUSTAINING PARTNERSHIP EDISI SPAM DAN SANITASI 2017

    SUSTAINING

    PARTNERSHIPMEDIA INFORMASI KERJA SAMA PEMERINTAH DENGAN BADAN USAHA

    Sukses KPBU dalam Membangun Infrastruktur

    Edisi Succes Story 2017

  • 4 sustaining PaRtnERsHiP Edisi succEss story 2017

    Cerita Sukses KPBU dalam Membangun Infrastruktur

    fokusfokus

    Selain kota-kota besar di negara berkembang dan maju, Indonesia juga mempunyai cerita sukses dalam pemenuhan infrastruktur melalui skema pembiayaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) di beberapa daerah yang ada di Nusantara.

    Selain kota-kota besar di negara berkembang dan maju, Indo-nesia juga mempunyai cerita sukses dalam pemenuhan infrastruktur

    melalui skema pembiayaan kerja sama

    pemerintah dan badan usaha (KPBU).

    Berbicara mengenai hal tersebut,

    Plt. Dirjen Bina Keuangan Daerah Ke-

    menterian Dalam Negeri (Kemendagri)

    RI, Syarifuddin, mengatakan bahwa kebijakan atau inovasi di bidang peng-

    adaan barang jasa yang disebut KPBU

    memang hal baru. Hal itulah yang ke-

    mudian menjadi tugas bersama untuk

    memberikan masukan soal pemba-

    ngunan infrastruktur melalui skema

    pembiayaan yang efektif dan solutif

    seperti KPBU ini.

    Sebab, skema KPBU juga telah di-

    perkuat melalui Peraturan Menteri (Per-

    men) Dalam Negeri Nomor 96 Tahun

    2016 yang mengatur mekanisme pem-

    bayaran penyediaan infrastruktur mela-

    lui availability payment.

    Dengan kata lain, dalam proses

    pengadaan barang dan jasa, KPBU ha-

    rus dilihat sebagai sebuah pengecuali-

    an dari pelaksanaan Undang Undang

    Nomor 1 Tahun 2014.

    Jadi ketika membaca undang-un-

    dang tersebut, terdapat suatu kesan

    bahwa tidak boleh ada tindakan peme-

    Proyek jalan tol

    HARI AMBARI

  • 5sustaining PaRtnERsHiP Edisi succEss story 2017

    fokusfokus

    rintah daerah yang berimplikasi terha-

    dap pengeluaran APBD yang tidak atau

    belum dianggarkan dalam APBD.

    Syarifuddin menambahkan, ter-

    jemahan lain dari skema KPBU adalah

    pelaksanaan Peraturan Pemerintah No-

    mor 50 Tahun 2007 yaitu mengenai ker-

    ja sama daerah. Dalam aturan tersebut,

    dijelaskan bahwa kerja sama daerah

    dapat dilakukan antara daerah dengan

    pemerintah dan pemerintah daerah

    lainnya serta kerja sama dengan pihak

    ketiga. Di sisi inilah kemudian kita da-

    pat melihat peranan langsung dari ske-

    ma pembiayaan dari KPBU, jelasnya.

    Katanya, KPBU itu tidak terbatas

    pada Badan Usaha Milik Daerah saja,

    tetapi juga bisa dengan Badan Usa-

    ha Milik Negara. Artinya, untuk daerah

    kabupaten/kota harus mendapatkan

    dukungan dari Gubernur. Sedangkan

    untuk provinsi harus mendapatkan du-

    kungan Menteri Dalam Negeri. Sebab

    untuk panduan daerah, pihaknya telah

    menerbitkan Peraturan Menteri Dalam