Suara Merdeka 20 Februari 2014

Click here to load reader

  • date post

    21-Oct-2014
  • Category

    Education

  • view

    7.362
  • download

    46

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Suara Merdeka 20 Februari 2014

1kunjungi kami di : www.suaramerdeka.com m.suaramerdeka.com epaper.suaramerdeka.com

PULAU Karimunjawa mengalami krisis listrik. Halitu menyusul kebijakan penggunaan bahan bakarminyak (BBM) nonsubsidi untuk pembangkit ListrikTenaga Diesel (PLTD) di kepulauan tersebut.

IBU Kota Ukraina kembali membara. Hinggakemarin aparat kepolisian masih terus menghujanipemprotes antipemerintah dengan serangan.

Konsumsi Yogurt Turunkan Risiko Diabetes(Kanal Sehat)

Lodeh Patin Durian, Sensasi Unik Nikmati Buah Durian

(Kanal Kuliner)

INTERNASIONAL

Kiev Kian Membara, 26 Tewas8

NASIONAL

Karimunjawa Krisis Listrik10

KAMIS KLIWON, 20 FEBRUARI 2014 TAHUN 65 NO. 10 TERBIT 32 HALAMAN

MALANG - Lahar dinginerupsi Gunung Kelud yangmenggelontor sejak Selasa(18/2) petang dan malam, telah

meluluhlantakkan sejumlahrumah, persawahan,

dan infrastruktur.Sebanyak 312

warga DusunSelangon, De-sa Pandan-sari, Keca-matan Ngan-tang, Malang,sampai Rabu

(19/2), teriso-lasi.Data yang dihim-

pun Suara Merdeka,kemarin petang menye-

butkan, warga sebanyak itu ter-isolasi karena jembatan yangmenghubungkan dusun itu de-ngan dusun lainnya terputus aki-bat terjangan banjir lahar dingin

Kelud. Mere-ka terisolasi se-jak Selasa ma-lam. Kami cari jaluralternatif untuk mem-berikan bantuan logistikkepada warga yang terje-bak di dusunnya, kata KabidTanggap Darurat BPBD Malang,Bagyo Setyono, kemarin.

312 Warga Terisolasi akibat Lahar Dingin

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pu-nya tambahan pekerjaan baru lagi. Lembaga antirasuahitu bertanggung jawab untuk mengurus puluhan mobil-mobil mewah yang diduga hasil patgulipat sejumlah ter-sangka korupsi.

Mobil sportseperti Lamborghini, Ferrari, Nissan GTR ataumobil super mewah Bentley dan Rolls Royce, kini menjadihiasan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Mobil-mobil tersebut, dan juga belasan mobil mewah lainnyaterparkir rapi di halaman gedung yang beralamat di JalanRasuna Said Kaveling C1 Kuningan Jakarta Selatan itu.

Mobil tersebut merupakan sitaan yang diduga terkaitdengan perkara tindak pidana pencucian uang dengan ter-sangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara(LHKPN) milik Wali Kota Tangerang Selatan Airin RachmiDiany, istri Wawan memang tercatat kepemilikan sejumlahmobil mewah.

Rawat Rolls Royce,

Anggarkan Rp 50 Juta

TANGAN Aries Budi Marwantobegitu cekatan untuk membentukabu menjadi sebuah patung. Dosenprogram studi (prodi) Kriya SeniFakultas Seni Rupa dan Desain(FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI)Surakarta itu justru bisa meng-hasilkan pelbagai patung dengandebu vulkanik sebagai bahan bakun-

ya. Aries mengemukakan, debu

vulkanik mengandung silika sekitar70 persen. Material silika ini sangatbaik untuk digunakan sebagai bahanutama keramik yang unsurnya terdiriatas bahan silika dan alumina.

Karena tinggi kadar silikanya itupula, debu vulkanik bisa diman-

faatkan untuk bahan baku keramikmaupun digunakan dalam prosesfinishing atau glasir.

Keramik yang dibuat dari debuvulkanis dan lempung hasilnya lebihkuat dan lebih halus. Untuk dijadikanglasir pun, warna yang dihasilkanjuga lebih menawan.

Hebatnya lagi, dari bahan yangdiperolehnya secara cuma-cumadan melimpah ruah, Aries bisamenghasilkan karya seni yang har-ganya cukup mahal.

Patung keramiknya berukuransekitar 30 sentimeter dengan teknikpembuatan paling sederhana dijual-nya seharga Rp 15 juta.

JAKARTA- Tim Pengawas (Timwas) DPR kasusBank Century mengancam akan memanggil paksaBoediono. Sebaliknya pihak istana meradang, upayaitu dinilai sebagai tindakan yang sewenang-wenang.

Polemik tersebut dipicu dengan ketidakhadiranWakil Presiden Boediono yang dipanggil oleh TimwasDPR kasus Bank Century, Rabu (19/2). Untuk kalikeduanya, Boediono yang diperiksa dalam kapasitas-nya sebagai gubernur Bank Indonesia pada 2008,menolak pemanggilan itu.

Timwas Ancam Panggil Paksa Boediono

Rencananya masih ada nama-nama-nama lainnya yang bakalmendaftar sebelum ditutup pada 24Februari 2014 nanti.

Banyak (yang mau daftar). Tapisampai saat ini suratnya belum masuk.Selentingannya sih banyak, kataWakil Ketua Komisi III, Aziz Syam-sudin, di Gedung DPR, Rabu (19/2).

(Ahmad Yani dan Dimyati) bi-cara pada saya, 'Ketua, bagimana ka-lau saya daftar ya? 'Saya bilang, 'Itubagus sepanjang (bisa menjadi)negarawan dan melepaskan atributpartai', kata Aziz menuturkan per-

tanyaan Yani dan Dimyati.Sementara Taslim dan Benny

belum membicarakan soal itu secarakhusus kepada pimpinan Komisi IIIDPR. Menurut Aziz, sebelum merekamenempuh uji kepatutan dan kela-yakan sebagai hakim konstitusi, ma-ka harus mengundurkan diri lebihdulu sebagai anggota DPR. Harusmelepas nomor induk partainya. Iturisiko yang harus ditempuh, ujar dia.

Ketua Fraksi PAN Tjatur SaptoEdy menuturkan, dari partainya sen-diri hingga saat ini belum ada yangmendaftar sebagai kandidat

hakim MK. Dari Fraksi PAN tidakada yang mendaftar, kata KetuaFraksi PAN itu.

Pihak Demokrat membenarkanniatan Benny K Harman untuk men-calonkan diri menjadi hakim konsti-tusi. Hal itu diungkapkan kolegaBenny, Ruhut Sitompul yang menjadiketua kelompok fraksi (kapoksi) diKomisi III. Dia hubungi saya, karenasaya sebagai kapoksi, saya bilang bisasaja, dia bagus, kata Ruhut.

Politikus InginKuasai MK

Jimly Tolak dari Kalangan DewanJAKARTA - Sejumlah politikus Senayan ramai-ramaimendaftar sebagai calon hakim konstitusi. Ada beberapanama yang muncul seperti politikus PPPAhmad Yani danDimyati Natakusumah, Benny K Harman (Demokrat),dan Taslim Chaniago (PAN).

Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Kelud membawadampak yang merugikan untuk sektor ekonomi. Namunsiapa sangka, di tangan kreatif abu justru tercipta sebuahkarya seni yang elok dan berharga serta bermanfaat bagilingkungan sekitar.

Warga Manfaatkan Abu Vulkanik Gunung KeludAries Ciptakan Patung dan Keramik

(Bersambung hlm 11 kol 1)

Aries Budi Marwanto SM/d

ok

(Bersambung hlm 11 kol 4)

(Bersambung hlm 11 kol 1)

SM/Antara

CARI DUKUNGAN: Penggagas PansusCentury yang tergabung dalam Tim 9 usaibertemu Adnan Buyung Nasution (dua ka-nan), belum lama ini. Tim 9 mencari dukung-an untuk mendorong agar Wapres Boedionomau hadir dan memberikan keterangan.(30)

LUNCURAN LAHAR : Lahar dingin melewatiJembatan Pondok Agung yang rusak di Siman,Kediri, Jawa Timur, Rabu (19/2). Hujan deras yang mengguyur puncak Gunung Kelud pada Selasa (18/2) sore. (30)

SM/Antara

(Bersambung hlm 11 kol 1)

(Bersambung hlm 11 kol 4)

SM/dok

NASIONAL2KAMIS, 20 FEBRUARI 2014

Telepon Risma, Jokowi Beri Dukungan Moral

SURABAYA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menele-pon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk memberi dukung-an moral. Dari pembicaraan mereka, Jokowi memastikan Rismatidak akan mundur. Menurutnya, masalah politik yang timbul ituwajar dan pasti ada jalan keluarnya.

Semalam (Selasa malam-Red) saya sudah telepon Bu Risma.Bu Risma itu teman baik saya, kata Jokowi di sela-sela diskusi diUniversitas Paramadina, Jakarta, Rabu (19/2).

Jokowi menganggap tidak ada masalah dengan apa yangdihadapi Risma. Nggak ada masalah. Kalaupun ada, itu kecil danbiasa, ujarnya.

Menurut Jokowi, seorang pejabat publik yang didukung par-pol biasa menghadapi dinamika politik, baik di internal partaiataupun eksternal. Masalah politik biasalah. Setiap problem pastiada jalan keluarnya, ujarnya.

Salah satu penyebab Risma berniat mundur adalah ketidakco-cokan dengan wakilnya, Wisnu Sakti Buana, yang juga ketua DPCPDIP Surabaya. Namun menurut Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo,Risma sudah menerima Wisnu sebagai wakilnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya M Machmud belummendengar kabar dan tak menerima berkas surat pernyataan peng-unduran diri orang pertama di Surabaya itu. Sampai saat ini tidakada, ujar Machmud.

Hal senada disampaikan Ketua DPD PDIP Jatim Sirmadji.Saya tegaskan, tak benar Risma mundur. PDIPakan menjaganyasampai akhir masa jabatan, tegas Sirmadji. Tak Mau Nyapres

Di sisi lain, Risma mengaku risih kalau ditanya tentangpeluangnya maju ke kancah perpolitikan nasional. Yang diapikirkan sekarang adalah menjalankan tugasnya sebagai walikota dan memikirkan warga Surabaya. Dia tak tertarik memba-has pencapresan.

Seperti ramai diberitakan, Risma dianggap sebagai salah satutokoh yang layak menjadi capres/cawapres dari PDIP selainJokowi. Ndaklah, ndak. Berat lo jadi presiden. Aku nggakmaulah, ucapnya.

Sementara itu, pengamat politik dari FISIP Unair SurabayaHaryadi menyatakan, secara prinsip ketegangan politik antaraRisma dan sejumlah elite PDIPKota Surabaya telah selesai.

Perseteruan dan ketegangan politik itu memuncak ketikaPDIP mengajukan Wisnu Sakti Buana sebagai calon wakil walikota pengganti Bambang DH.Risma sebenarnya tak setujudengan pengajuan Wisnu. Tapi kenyataannya yang diajukan tetapWisnu, katanya.

Untungnya, kata Haryadi, perseteruan politik itu bisadiredam. Secara kelembagaan sudah beres, tapi mungkin se-cara personal ada jarak antara Risma dan sebagian elite PDIPSurabaya, jelasnya.

Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan kekuatan politiklain. Parpol lain itu ingin menarik Risma ke pihak mereka danmenjauhkannya dari PDIP. Apalagi, menghadapi ketegangandengan PDIP, Risma bermanuver dengan membangun jejaringpolitik dengan anggota DPRD dari luar partai banteng mon-cong putih.

Iklim politik itu makin ruwet setelah Risma merajuk politikdengan tampil di layar televisi untuk mengungkapkan niatnyamundur. Tapi, kemungkinan mundur itu sangat kecil, mengingatakar persoalannya sudah selesai, ujarnya. (G14,viva-59)

Hakim Agung Sepi Peminat JAKARTA - Seleksi calon hakim agung periode 2014 masih

sepi peminat. Sampai Rabu (19/2), baru tiga orang mendaftar.Mereka terdiri atas dua orang melalui jalur karier dan seorang darijalur akademisi.

Menurut Kepala Biro Seleksi Hakim Komisi Yudisial (KY) HeruPurnomo, untuk menjaring pendaftar, pihaknya mengirim surat keberbagai lembaga yang berpotensi sebagai penyedia calonhakim agung. Ketika ditanya berapa target minimal pendaftar,Heru mengatakan, sebanyak mungkin agar mempermudahseleksi dan menghasilkan hakim agung yang memiliki integritasdan mumpuni secara keilmuan.

KY membuka pendaftaran mulai 17 Februari hingga 7 Maret2017 untuk mengisi 10 lowongan hakim agung yang pensiun.Syarat pendaftaran yakni membuat lamaran di atas kertas ber-materai dan ditujukan kepada Komisi Yudisial Republik Indonesiau.p. Sekretariat Panitia Seleksi Calon Hakim Agung RepublikIndonesia.

Pendaftaran dapat diantar langsung atau disampaikanmelalui pos ke kantor Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya No. 57,Jakarta Pusat 10450 telepon (021) 31903730, faksimile (021)31903661/31903644, paling lambat 7 Maret 2014 pukul 16.30WIB (stempel pos).

Seleksi dilakukan setelah MA melalui surat pada 30 Januari2014 meminta KY mengisi kekosongan jabatan hakim agungtahun 2014 sebanyak empat orang karena memasuki masa purn-abakti dan meninggal dunia.

Selain empat lowongan yang diminta MA, KY juga masihmemiliki utang enam orang untuk seleksi hakim agung 2013,sehingga lowongan yang dibuka sepuluh kursi. Kesepuluhlowongan itu terdiri atas dua lowongan untuk kamar agama, tigakamar perdata, empat kamar pidana, dan tiga untuk kamar tatausaha negara. (D3-25)

Heryawan Serius Nyapres BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mene-

gaskan keseriusannya meraih tiket capres dari PKS. Dia tak akanmenanggapi usulan dari partai lain untuk meminangnya, namunfokus berkompetisi di internal partai dengan bakal capres lainnya,yakni Presiden PKS Anis Matta dan Ketua Fraksi PKS DPRHidayat Nur Wahid.

Penegasan tersebut dikatakan Aher, sapaan akrabnya, usaimenjadi pembicara pada diskusi tahun politik dalam rangkaianHari Pers Nasional 2014 di Bandung, Rabu (19/2).

Proses sedang berjalan (setelah penetapan tiga capresPKS). Yang jelas saya serius. Selanjutnya kan berarti harusberikhtiar dan saya optimistis menjalaninya, jelasnya.

Dia menambahkan, partai pun sudah mempersilakan parabakal capres melakukan uji publik dan bersosialisasi, terutamatentang gagasan yang ingin dimunculkan. Menurut Heryawan, iaakan memanfaatkan betul peluang tersebut.

Dalam kaitan itu, dia sudah melakukan kunjungan ke dua dae-rah di luar Jabar sebagai pemanasan, yakni Jatim dan Sumbar.Selain bertemu warga Jabar di perantauan, saya juga berdialogdengan mahasiswa dan akademisi, serta menyampaikangagasan, ucapndasnya.

Dia pun menegaskan aktivitasnya sebagai bakal capres takakan mengganggu tugas utama sebagai gubernur. Kegiatansosialisasinya sebagai capres dari PKS hanya dilakukan padaakhir pekan.

Terkait dengan keinginan partai lain, salah satunya Gerindrauntuk menjadikannya cawapres bagi Prabowo Subianto,Heryawan mengaku tak terlalu memikirkan.

Lebih dari itu, tawaran tersebut dikhawatirkan menimbulkankesan kurang menguntungkan baginya. Janganlah, meski pelu-angnya tinggi, nanti itu bisa tidak istikamah, katanya. (dwi-59)

SEMARANG - Untuk menggalangpotensi dan sinkronisasi pengelolaan zakatagar lebih optimal, Badan Amil ZakatNasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengahmelaksanakan Rapat Koordinasi BAZKabupaten/Kota Se-Jawa Tengah, diKantor Gubernur Gedung B Lantai 5,kemarin.

Asisten Kesra Djoko Sutrisno yangmewakili gubernur Jawa Tengah menyam-paikan, pengelolaan zakat akan optimalbila diintegrasikan. Dengan demikian, parapengelola diharapkan membangun siner-gi. Selama ini, potensi zakat diakui belumterintegrasi.

Juga perlu upaya peningkatan jumlahmuzaki yang saat ini masih terbatas padaPNS. Jadi, ke depan sebisa mungkinorang-orang kaya bisa tersadarkan agarsegera berzakat. Yang paling utama,bagaimana data zakat tingkat kota dankabupaten bisa diakses sehingga secarastatistik potensi dari tahun terukur. Bila hal

tersebut sudah dilakukan, zakat yangsudah terhimpun bisa terdistribusikansecara tepat sasaran dan tidak overlap-ing, ujarnya. Bank Data

Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah AliMansyur menegaskan, yang terpentingdalam sinergitas ini adalah optimalisasiperolehan zakat di berbagai kabupa-ten/kota.

Dengan demikian, muncul motivasiuntuk menyalurkan ke Baznas. Di sisi lain,akan terjalin komunikasi yang baik antark-abupaten/kota sehingga Baznas Provinsimempunyai bank data mustahiq danmuzaki.

Syukur-syukur warga miskin bisadibimbing agar terangkat dengan carapemberian modal usaha produktif.Harapan kami, dengan munculnya banyakmustahiq baru, akan bisa menurunkanangka kemiskinan di Jawa Tengah,paparnya. (H84-59)

Karena itu, KPK menyampaikan bebe-rapa catatan keberatan dalam RancanganUndang-Undang (RUU) Hukum Pidanadan Hukum Acara Pidana itu.

Keberatan tersebut disampaikan mela-lui surat yang dikirim kepada Presiden Su-silo Bambang Yudhoyono dan DPR.

Surat kami kirim hari ini ke pemerintahdan DPR. Tentu kami tunggu respons daripresiden. Seyogianya kita berpikir positifbahwa rekomendasi yang diajukan KPK ituInsya Allah diikuti, ujar Ketua KPKAbraham Samad di kantornya, Rabu (29/2).

Abraham mengatakan, KPK tidak se-dang dalam posisi menolak serta merta RUUKUHAP dan KUHP. Posisi KPK adalahmemohon kepada pemerintah dan DPR agarsebisa mungkin menunda atau menang-guhkan pembahasan kedua RUU itu.

Menurut dia, pihaknya melihat adabeberapa hal krusial yang kalau dipaksakanakan mengganggu upaya-upaya pember-antasan korupsi yang sedang dilakukan

KPK. Kami berharap pemerintah meng-ambil langkah yang lebih konstruktif,bukan destruktif,ujarnya.

Dia menambahkan, dalam pemba-hasan revisi KUHAP, pihaknya juga meng-usulkan agar delik korupsi dan delik keja-hatan luar biasa lain diatur dalam UUtersendiri agar lex specialis kelihatan.

Abraham juga meminta, revisi KUHAPsebagai hukum pidana formal sebaiknyadibahas setelah pembahasan revisi KUHPsebagai hukum materiil.

Kami juga meminta pemberlakuandua RUU tersebut sebaiknya diberi transisitiga tahun untuk menyesuaikan denganRUU Tipikor dan UU lain yang terkait,ujarnya. Penyadapan

Abraham menjelaskan, dalam revisiKUHP, sifat kejahatan luar biasa tindakpidana korupsi tereliminasi. Begitu puladengan kejahatan luar biasa lain seperti teror-isme, narkotika, dan pelanggaran HAM.

Kalau sifat kejahatan luar biasahilang, maka konsekuensinya lembagayang punya kompetensi seperti KPK,PPATK, dan BNN tidak relevan lagi ataubisa dikatakan lembaga bubar bila keja-hatan luar biasa itu dipaksakan masuk kebuku II KUHP,kata Abraham.

Lebih lanjut, dia mengatakan, adabeberapa substansi dalam revisi KUHPyang bisa menghambat pemberantasankorupsi. Misalnya kewenangan penye-lidikan akan hilang. Padahal kewenan-gan penyelidikan yang dimiliki KPKsangat berguna.

Begitu juga dengan lawfull inter-ception, yaitu penyadapan saat penye-lidikan,katanya.

Dia juga menambahkan, ada juga bebe-rapa delik soal penyuapan atau gratifikasidalam revisi KUHP yang tidak masuk kedalam delik korupsi, tapi ke delikyang berhubungan dengan jabatan.Jadi kalau penyelenggara nega-ra terima suap, maka tidak bisadisidik KPK,ujarnya.

Dalam revisi KUHAP, lan-jut Abraham, juga ada bebe-rapa hal yang bisa mengham-bat pemberantasan korupsi.Di antaranya soal kewe-nangan melakukan peny-itaan yang harus seizinhakim pendahuluan.

Begitu juga dengan

masa penahanan dalam tahapanpenyidikan sangat singkat, yakni hanyalima hari.

Anda bisa bayangkan kalau dalamproses tahapan penyidikan KPK diberiwaktu lima hari, akan sulit merampungkan

pemberkasan untuk di-limpahkan ke penun-

tutan. Jadi kalaudipaksakan, akan

menghambatp e m b e r a n -tasan korup-si, tegasAbraham.

(J13-59)

SM/Antara

Bangku Kosong saat Rapat DPRSUASANA bangku kosong ketika rapat dengar pendapat ketenagakerjaan dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu

(19/2). Tingkat kehadiran anggota Dewan semakin menurun seiring dekatnya Pemilihan Umum Legislatif pada 9 April 2014.(30)

KUHAP Direvisi, KPK Bisa Bubar Presiden dan DPR Didesak Menunda JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pemerintah dan DPR menunda pembahasan

revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan

Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Bila revisi dilanjutkan dan tuntas, KPK bisa bubar.

SM/Muhammad Syukron

RAPAT KOORDINASI : Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah Ali Mansyurmemimpin Rapat Koordinasi Badan Amil Zakat se-Jawa Tengah di KantorGubernur Jateng.(30)

Potensi Zakat Belum Terintegrasi

Dana BPJS Dicurigai untuk Kepentingan Politik

JAKARTA - Lembaga swadaya masyarakat (LSM) ForumIndonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mencurigai sebagiananggaran untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) diman-faatkan untuk kepentingan politik 2014.

Aset PTAskes dan PTJamsostek untuk BPJS sebanyak Rp 19,9 tri-liun, tapi yang dicairkan untuk BPJS yang berlaku mulai 1 Januari 2014baru Rp 1,6 triliun, kata Direktur Investigasi dan Advokasi LSM FitraUchok Sky Khadafy, di Gedung DPR, Rabu (19/2).

Menurut Uchok, baru dicairkannya Rp 1,6 triliun untuk BPJS patutmengundang kecurigaan tentang pemanfaatan dana itu untuk kepentin-gan politik 2014. Pencairan dana BPJS, kata dia, adalah kewenanganKementerian Keuangan, sehingga perlu diusulkan mereformasi ke-menterian itu agar lebih transparan.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Dolfiemengatakan, sisa lebih APBN 2013 sekitar Rp 70 triliun. Jika darianggaran tersebut, sekitar Rp 10 triliun digunakan untuk BPJSKesehatan yang berlaku mulai 1 Januari 2014, dia optimistis pro-gram itu akan berjalan baik.

Menurut dia, pelaksanaan BPJS masih buruk. Masih banyakpenduduk miskin yang belum terakomodasi sebagai peserta BPJS.(ant-59)

BANDUNG - Hanya dua parpol yang diprediksimeraup suara signifikan sekaligus mampu memenuhisyarat pencapresan lebih dari 20 persen. Kedua partaitersebut adalah PDI Perjuangan dan Golkar. Kondisitersebut tercermin dari hasil survei yang digelar IDEResearch and Consultant di Bandung, Rabu (19/2).

Mereka menjaring pendapat publik tentang parpolyang akan memenangi pemilu mendatang.

Responden meyakini PDI Perjuangan menjadipemenang pemilu dengan dukungan 25,43 persendiikuti Golkar 21,75 persen. Tiga partai terancam taklolos ambang batas parlemen, kata Direktur EksekutifIDE Jajang Sukmahari.

Menurut dia, survei tersebut dilakukan secaranasional dengan jumlah sampel 1.600 responden sela-ma 13-21 Januari 2014. Survei menggunakan metodemultistage random sampling dengan margin error2,85 persen dan tingkat kepercayaan 85 persen.

Jajang menyebut faktor Jokowi sebagai daya pikatPDI Perjuangan. Karena itu, dia pun mencoba mem-formulasikan gubernur DKI itu berpasangan dengansejumlah figur yang beredar menjelang pilpres.

Suara TinggiDi antaranya dengan Megawati sebagai capres dan

Jokowi cawapres, kemudian Jokowi sebagai capresbersama cawapres Gubernur Jabar Ahmad Heryawandan mantan ketua MK Mahfud MD.

Jokowi dipasang dengan siapa pun (suaranya)tetap tinggi karena kehadirannya bisa mengangkatelektabilitas. Figurnya cukup dominan di kalanganresponden, kecuali di Jakarta yang masih memper-hatikan sepak terjangnya sebagai gubernur, jelasnya.

Untuk Golkar, Jajang menyebut ada kondisi yangmenguntungkan. Mereka yang tidak puas atas peme-rintahan SBY, teringat masa Orba yang direpresen-tasikan oleh Golkar, katanya.

Hasil survei menunjukan pula Gerindra yang men-dapat perolehan dukungan signifikan sebanyak16persen, disusul Partai Demokrat 8,75 persen, PKB 7,14persen, Hanura 5,98 persen, PAN 5,52 persen, PKS3,80 persen, dan Nasdem 3,75 persen.

Partai yang terancam tak lolos ambang batas par-lemen karena mendapat dukungan di bawah 2 persenadalah PPP, PBB, dan PKPI. (dwi-59)

Hanya Dua Partai Penuhi Syarat Pencapresan Survei IDE Research and Consultant

SM/Antara

Abraham Samad

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014

BANDUNG - Empat penim-bun solar ditangkap polisi di Cile-ungsi, Kabupaten Bogor. Parapelaku membuat bak khusus daripelat besi yang dipasang di ba-gian dalam mobil untuk menam-pung solar dari pembelian di se-jumlah SPBU.

Aksi tersebut diungkap TimKhusus Satuan Brimob PoldaJabar.

"Barang bukti yang disita9.265 liter solar dan empat kenda-

raan," jelas Kasubid PenmasBidang Humas Polda Jabar AK-BP Baktiar Joko Mujiono bersa-ma jajaran Subdit IV/TipidterDitreskrimsus di Mapolda Jabar,Rabu (19/2).

Keempat tersangka yakni RS,AS, NE, dan JS. Sebelum beraksi,mereka memodifikasi empatkendaraan tersebut agar bak pe-nampung bisa menyatu.

Dari empat kendaraan itu, tigadi antaranya truk dan satu lainnya

minibus. Kapasitas bak bervari-asi, mulai 1.000 liter hingga 8.000liter.

"Bak penampung dibikin sela-ma tiga bulan di bengkel temansaya. Teman saya tidak curiga. Je-nis besinya juga biasa. Setelah itu,kami keliling SPBU di sekitarBogor," kata tersangka RS sem-bari menyebut modal Rp 6 jutauntuk pembuatan bak. Ditumpuk Bata

Selain dengan terpal, tersangkamenutup bak-bak truk tersebutdengan tumpukan batu bata.Khusus minibus, tersangkamenggelapkan dengan menem-pel lapisan di kaca mobil. Merekamengaku baru beroperasi sebu-lan. Meski demikian, keteranganitu masih didalami.

"Termasuk ke mana merekamenjual solar, apakah langsungke industri," kata Baktiar.

Penyidik mengalami kendalauntuk segera menemukan titikterang. Pasalnya, pengiriman di-lakukan sopir-sopir berbeda sete-lah keempat tersangka menam-pung solar dan kemudian mem-bawa ke lokasi berikutnya.

Para tersangka dijerat denganPasal 55 UU Nomor 22 Tahun2001 tentang Migas. "Ancamanhukumannya maksimal enamtahun penjara dengan denda mak-simal Rp 60 miliar," jelasnya.(dwi-59)

Kejati Belum Tuntaskan Kasus Nyatnyono Korupsi Ruilslag Tanah Pemprov

SEMARANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) JawaTengah ternyata belum menuntaskan penanganankasus korupsi dalam ruilslag tanah di Desa NyatnyonoKecamatan Ungatan Barat, Kabupaten Semarang.

Empat orang telah dinyatakan bersalah dalam kasusini. Yakni makelar tanah Karyono, mantan pamongDesa Nyatnyono Haryanto, mantan staf ahli gubernurJawa Tengah Priyantono Djarot Nugroho, dan Direk-tur PT Handayani Membangun Rustamaji yang saatini berstatus buron.

Tiga orang dalam kasus ini dinyatakan tidakbersalah dan bebas. Ketiganya adalah mantan pejabatBadan Pertanahan Nasional Kabupaten Semarang,yakni Mohamad Thoriq, Wimbo Cahyono, dan YudhiRiarso. Masih ada satu berkas tersangka dalan perkaraini yang tak kunjung dilimpahkan ke pengadilan , yaituatas nama Komisaris PTHandayani Membangun, En-dang Sri Handayani. Berkas itu masih di tangan jaksapenyidik.

"Kami baru akan menggelar ekspose. Tapi eskposeterkait apa, kami tidak bisa sampaikan, karenamenyangkut teknis penyidikan," kata Asisten PidanaKhusus Kejati Jawa Tengah Masyhudi, Rabu (19/2).

Mayhudi enggan membeber kendala yang dihadapipenyidik. Menurutnya, penyidik memiliki keraguan.Namun Masyhudi tak mengungkap lebih lanjut.Tidak Tegas

Sekretaris Komite Penyelidikan dan Pemberan-tasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (P2KKN) JawaTengah Eko Haryanto menilai Kejati tidak tegas.

Padahal, kerugian negara dalam kasus ini belumseluruhnya pulih. Karyono hanya dibebani uang peng-ganti Rp 139 juta dan Djarot Rp 70 juta, sedangkanRustamaji Rp 250 juta.

"Sisanya siapa yang menanggung? Padahal dalamkasus ini BPKP menyatakan kerugian Rp 2 miliarlebih," kata Eko.

Kasus korupsi ini terjadi karena penjualan tanah hakpakai Dinas Pekerjaan Umum di Desa Nyatnyonoseluas 32 ribu meter persegi. Sebelum dijual,dilakukan rekayasa Buku C Desa Nyatnyono. Pada2000, tanah tersebut dinyatakan milik perorangan.

Tahun 2003, diterbitkan dua sertifikat di atas tanahtersebut atas nama Karyono dan Haryanto. Tanahdalam dua sertifikat itu dijual ke pihak lain. Sebagianbesar dibeli oleh PT Handayani, yakni 21 ribu meterpersegi.

Belakangan penjualan tanah DPU itu mencuat. PTHandayani lalu menukar tanah tersebut dengan tanahmiliknya di Desa Kalongan, kecamatan yang sama,seluas 40 ribu meter persegi. Namun nilai tanah itulebih rendah Rp 2,1 miliar. BPKPJawa Tengah meni-lainya sebagai kerugian negara. (H89-59)

Salah satu tersangka adalah Direk-tur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pa-ngan Udoro Kasih Anggoro. KepalaKejaksaan Tinggi DKI Jakarta M AdiToegarisman mengungkapkan, pro-yek itu diadakan pada tahun anggaran2012.

Light trap merupakan lampu pe-rangkap hama yang menggunakantenaga surya. Menurut rencana, alattersebut akan dipasang di sejumlahlahan pertanian di beberapa wilayahdi Indonesia.

Selain Udoro, tersangka lain ada-

lah Direktur Perlindungan TanamanPangan Kementan EB; Pejabat Pem-buat Komitmen (PPK) AW; KetuaUnit Layanan Pengadaan AS; KetuaPokja Pengadaan HAN; Manajer PTArief IM; pimpinan PT Fomitra AL;Direktur PTPrima Sejahtera AN; Di-rut PT Andalan Duta Persada J;Direktur PTPurna Darma AS; Direk-tur PT Parsindo Danatama MY; Di-rektur CV Hanindra Karya BA, MS,SCR, dan MAS. Gelembungkan Harga

Kejati hanya bersedia menyebut-kan inisial para tersangka. Menurutketerangan, EB yang merupakananak buah Udoro adalah Erma Budi-yanto.

Para tersangka dijerat dengan Pasal2 dan Pasal 3 Undang-Undang No-mor 20 Tahun 2002 tentang Pember-antasan Tindak Pidana Korupsi junc-toPasal 55 KUHP.

''Mereka belum ditahan,'' ujar Adi. Dia mengungkapkan, pihaknya

telah menyita sejumlah barang bukti,di antaranya sebuah mobil JeepWrangler Rubicon dan uang tunai Rp6 miliar.

Menurut informasi, mobil itu disitadari Amsar Sheba (AS), direktur PTPurna Dharma Persada, salah satuperusahaan pemenang tender.Namun, Adi tidak menjelaskanapakah barang bukti tersebut meru-pakan hasil suap atau pencucian

uang. Dia menjelaskan, anggaran proyek

tersebut Rp 135 miliar. Audit olehBadan Pengawasan Keuangan danPembangunan (BPKP) menye-butkan, kerugian negara dalamproyek tersebut Rp 33 miliar.

Adi menambahkan, dalam waktudekat pihaknya akan melimpahkansebagian perkara tersebut dengan 10tersangka ke pengadilan. Modus ko-rupsi dalam kasus tersebut diantaranya penggelembungan hargatujuh ribu unit light trap.

''Lelang dimenangi lima rekanan.Dari hasil penyidikan, ada mark upharga dan pengaturan lelang,'' ujar-nya. (K24-25,59)

JAKARTA - Sangkalan demisangkalan yang dilontarkan anggotaKomisi VII DPR Tri Yulianto saatbersaksi dalam sidang terdakwa man-tan kepala SKK Migas Rudi Rubian-dini pada Selasa (18/2) di PengadilanTipikor Jakarta, membuat KPKmempertimbangkan penerapan Pasal22 Undang-Undang KPK yang men-gatur tentang saksi yang memberikanketerangan tidak benar.

Wakil Ketua KPK Bambang Wi-djojanto menyatakan, ada dua halyang dapat dilakukan majelis hakimmenyikapi keterangan palsu saksidalam persidangan.

Pertama, hakim boleh menyata-kan ia (saksi) melakukan sumpahpalsu dan ia (hakim) bisa melakukanpemeriksaan dengan menggunakanKUHP, kata Bambang, Rabu (19/2).

Karena keterangan palsu saksidapat mengganggu pengungkapankasus di persidangan, maka yang ber-sangkutan bisa dikenai Pasal 22 UUKPK dengan ancaman pidana maksi-mal 12 tahun penjara.

Mengenai tidak diputarnya reka-man penyadapan KPK atas pem-bicaraan Rudi dengan Tri Yulianto

terkait pemberian THR untuk KomisiVII DPR, Bambang mengatakan opsiitu akan ditempuh jika alat bukti laintak dapat membuktikan tindak pidanayang terjadi.

Pemutaran rekaman opsi terakhirKPK, kata dia. Tidak Ingat

Dalam sidang Selasa lalu, Tri Yu-lianto terus menyangkal pernah me-nerima uang tunjangan hari raya dariRudi Rubiandini. Bantahan anggotaFraksi Demokrat DPR itu berlanjutmeski terdakwa Rudi sebagai pihakyang memberikan uang menanyakanlangsung hal itu kepadanya.

Apakah Saudara ingat saya seba-gai terdakwa memberikan tas ranselhitam pada Saudara di tempat parkirtoko buah All Fresh pada 26 Juli2013? ujar Rudi saat diberi kesem-patan memberikan tanggapan ataskesaksian Tri Yulianto.

Tidak pernah, jawab Tri.Rudi mengulang pertanyaannya,

namun Tri kembali membantah danmengaku tidak ingat.Tri pun memintamajelis hakim menghadirkan buktiyang disangkakan kepada dirinya itu.(viva-59)

Dirjen Tanaman Pangan Tersangka Korupsi Pengadaan Perangkap HamaJAKARTA - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menetapkan 15 tersangka dalam kasus dugaankorupsi pengadaan 7.000 unit light trap (lampuperangkap hama serangga) di KementerianPertanian.

Tri Yulianto Terancam Pasal Kesaksian Palsu

Bikin Bak Khusus, Timbun 9 Ribu Liter Solar

SM/Antara

Sidang AQJ DitundaPETUGAS Pengadilan Negeri Jakarta Timur berada di ruang sidang ketika menunggu persi-

dangan Abdul Qadir Jaelani (AQJ) atau Dul yang merupakan putra musisi Ahmad Dhani di Peng-adilan Negeri Jaktim, Rabu (19/2). Sidang AQJ ditunda karena terdakwa tidak hadir.(30)

SM/Antara

TANGKI SOLAR: Barang bukti tangki solar yangdisembunyikan dalam sebuah mobil Kijang kapsul saatgelar kasus pengungkapan penyalahgunaan BBM bersub-sidi ilegal jenis solar di Mapolda Jabar, Rabu (19/2).(30)

TANGERANG - Jaksa me-nuntut hukuman penjara 13 ta-hun dan denda Rp 500 juta jutasubsider enam bulan tahanan ter-hadap Yuki Irawan, terdakwa ka-sus perbudakan buruh di sebuahpabrik kuali di Kabupaten Ta-ngerang, Banten.

Dalam persidangan di Pen-gadilan Negeri Tangerang, Rabu(19/2), Jaksa Penuntut UmumAgus Suhartono menilai Yukibersalah melakukan tindakpidana berdasarkan ketentuandalam Kitab Undang-UndangHukum Pidana (KUHP), Un-dang-Undang (UU) Nomor 21Tahun 2007 tentang Pemberan-tasan Tindak Pidana Perdagan-gan Orang, UU No. 23 Tahun2002 tentang Perlindungan Anak,dan UU Perindustrian.

Jaksa menggunakan Pasal 333

ayat (1) KUHP tentang peram-pasan kemerdekaan orang, Pasal372 KUHPtentang tindak pidanapenggelapan, Pasal 2 ayat (2) UUNo. 21/2007, Pasal 88 UU No.23/2002, dan Pasal 24 ayat (1) UUNo. 5/1984 tentang Perindustrian.

Sidang akan dilanjutkan padaRabu (26/2) dengan agenda pem-bacaan pembelaan kuasa hukumterdakwa.Melarikan Diri

Pengungkapan kasus tindakpidana perampasan kemerde-kaan dan penganiayaan terhadapburuh tersebut terjadi setelah duaburuh asal Lampung Utara berna-ma Andi Gunawan dan Junaedimelarikan diri dari pabrik kuali.

Kedua orang yang sudah be-kerja selama empat bulan di pa-brik itu kabur karena berkali-kalidisiksa. Mereka kemudian men-

ceritakan perlakuan buruk pem-beri kerja kepada keluarga danlurah, yang kemudian melapor kePolres Lampung Utara pada 28April 2013. Mereka juga men-gadu kepada Komnas HAM.

Pada 3 Mei 2013, aparat Pol-res Kota Tangerang besertapenyidik PPAPolda Metro Jayadan Polres Lampung Utaramenemukan 34 pekerja pabriklainnya yang juga mendapatperlakuan buruk dari majikandan orang suruhannya.

Berdasarkan hasil pemerik-saan, usaha pabrik kuali itu tidakmempunyai izin industri dariPemkab Tangerang. Terdakwahanya mengantongi surat kete-rangan usaha dari PemerintahKecamatan Cikupa, padahal pa-brik berada di Kecamatan Sepa-tan. (ant-59)

Pelaku Perbudakan Dituntut 13 Tahun

MOTORsudah berteknologifuel injection (FI), tapi mengapamasih boros konsumsi BBM-nya? Pertanyaan itu muncul da-lam sesi bedah kasus pada FuelInjection Training Yamaha diauditorium Yamaha Flag ShipShop Jalan Letjen Suprapto 402Cempaka Putih, Jakarta, kemarin.

Dalam pelatihan yang ber-langsung sejak pagi hingga sore,serta diikuti oleh wartawan oto-motif media cetak dan elektroniktersebut pertanyaan terjawab; fak-tor kebiasaan pengendara dalammemperlakukan kendaraannyaikut menentukan konsumsi BBM.

Mesin FI yang ada di Vixiondan produk baru skutik kamisudah dirancang berdasarkan cus-tomer behavior survey di Indone-sia yang umumnya berkendara dikisaran kecepatan 20 sampai 60km per jam. Apabila kita terbiasamemacu dengan kecepatan di atas60 km per jam, konsumsi BBMjelas lebih tinggi, tutur GeneralManager Service and MotorsportYamaha Indonesia M Abidin.

Menurut dia, saat ini memangbanyak informasi tentang motoryang irit bahan bakar, namun yangperlu dipahami adalah syaratbagaimana konsumsi BBM bisamencapai tingkat keiritan. Deng-an demikian, amat strategis peranmedia untuk mengedukasi publik

agar paham tentang syarat agarmotor bisa irit konsumsi BBM.

Dari survei Yamaha jugamengetahui tentang kebutuhanmotor yang tahan debu sertamampu beradaptasi dengan ba-han bakar yang kurang baik di luarPulau Jawa.

Kehadiran Vixion denganteknologi FI menjawab keinginanpara konsumen Indonesia yangmasuk kategori penyiksa mo-tor. Mereka membutuhkan mo-tor yang irit bahan bakar, tangguh,dan kuat diajak menempuh per-jalanan jauh, serta perawatanmudah dan murah. Layanan Bertingkat

Slamet, Service EducationYamaha Indonesia Motor Manu-facturing menyebutkan lewatlayanan purnajual FI Ready,domisili pengguna Yamaha berte-knologi FI di pedesaan pun takmenjadi masalah.

Layanan itu ada berbagaitingkat. FI Part Yamaha bisadirawat secara terpisah, misalnyainjektor, throttle body, dan filterfuel pump bisa dilepas. Palingsempurna menggunakan FIInjector Tester & Cleaner sehing-ga tidak perlu sering ganti sukucadang,paparnya.

Ada pula yang mudah tanpaharus ke bengkel dengan meng-gunakan Yamalube Carbon Clea-

ner yang formula khususnyabekerja membersihkan sistem FIsecara otomatis. Cukup lakukansetiap 3.000 km, sangat cocokbagi konsumen yang jauh daribengkel resmi di perkotaan atauwilayah kecamatan.

FI Ready diperkuat dengan15.000 teknisi dan 3.000 bengkelresmi yang sudah teredukasi danahli dalam menangani perawatanteknologi fuel injection.

Puncak pelatihan adalahbedah teknologi FI serta keung-gulan layanan FI Ready denganmembedah Yamaha Vixion 2011modifikasi milik wartawan SuaraMerdeka Hartono Harimurti.Dimulai dari general check upakurat menggunakan FI Diag-nostic Tools yang terinstal di lap-top, hingga perawatan palingsempurna menggunakan FI In-jector Tester & Cleaner.

Melalui pelatihan kami inginmedia bisa merasakan sendiri ber-sentuhan dengan teknologi FI sertalayanan FI Ready-nya, sehinggabisa menyampaikan kepada publiksecara tepat. Kita tahu, publikterutama generasi muda sangat kri-tis terhadap produk, tandasDionysius Beti, Executive VicePresident Director PT YamahaIndonesia Motor Manufacturing.(Hartono Harimurti-29)

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014

Pabrik Tonasa V DiresmikanPANGKEP - Pabrik semen unit V milik PT Semen Tonasa di

Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, diresmikan Presiden SusiloBambang Yudhoyono, kemarin. Pabrik tersebut berkapasitas pro-duksi 3 juta ton per tahun. Bersamaan dengan itu, diresmikan pulapower plantberkapasitas 2 x 35 mega watt di Kabupaten Pangkajenedan Kepulauan Pangkep.

Investasi Tonasa V mencapai Rp 3,5 triliun. Tambahan dari situmembuat kapasitas produksi Semen Tonasa menjadi sekitar 7 jutaton per tahun, tutur Dwi Soetjipto, Direktur Utama PT SemenIndonesia Tbk, induk PT Semen Tonasa dalam keterangan persnya.

Pabrik baru itu, lanjut dia, memperkuat posisi Semen Indonesiadalam industri semen nasional. Saat ini holding korporasi tersebutmenguasai pangsa pasar 44%. Tahun ini, total kapasitas produksiSemen Indonesia mencapai 31,8 juta ton, dan masih akan bertam-bah melalui pabrik baru, antara lain di Indarung VI Sumatera Baratdan Rembang, Jateng.

Kami juga memiliki fasilitas pendukung memadai dalam jalurdistribusi semen. Di antaranya cement mill 22 unit, packing plant 23unit, serta 11 pelabuhan khusus semen.(G14-29)

Rupiah Diprediksi Terus MenguatJAKARTA - Rupiah diprediksi bakal terus menguat tahun ini,

bahkan bisa mencapai Rp 10.000 per dolar AS. Harga beberapakomoditas ekspor yang naik menjadi salah satu pendorongnya.Demikian diungkapkan oleh ekonom dan peneliti IndonesiaResearch and Strategic Analysis (IRSA) Faisal Basri, kemarin.

Menurut dia, ada tiga faktor yang membuat rupiah kembali bersi-nar. Selain harga beberapa komoditas ekspor naik, di antaranyaminyak sawit, kopi, cokelat, dan tembaga arus wisatawan asing yangberkunjung ke Tanah Air berpeluang naik tahun ini akibat keteganganpolitik di Thailand. Diperkirakan tahun ini jumlah turis mancanegaramencapai 9 juta orang.

Ketiga, pemilu bakal menopang peningkatan perekonomiankarena banyak parpol gencar berbelanja atribut.(wa,dtf-29)

Dalam APBN 2014, nilaitukar rupiah dipatok Rp 10.500per dolar AS. Namun, realisas-inya saat ini berada di level Rp12.200 per dolar AS atau terde-presiasi 19,54%.

Adapun target lifting atauproduksi minyak dalam APBN2014 ditetapkan 870 ribu barelper hari, tetapi realisasinya ha-nya 804 ribu barel per hari.

Menurut Menteri Keuangan

Chatib Basri, depresiasi rupiahakan berdampak buruk terhadappostur APBN.

Deviasi yang paling besaritu nilai tukar. Kisarannya Rp11.700-Rp 12.200 per dolar AS.Tapi dalam asumsi APBN kitamenempatkan Rp 10.500 perdolar AS. Kondisi demikianakan berpengaruh ke posturAPBN 2014, jelasnya saat rapatdengan Badan Anggaran DPR di

Gedung DPR Jakarta, kemarin.Chatib menambahkan reali

sasi lifting minyak yang melesetdari target akan memengaruhipenerimaan negara. Defisit Melebar

Akibatnya, defisit bisa kianmelebar sehingga pemerintahharus mencari pembiayaanuntuk menutup defisit hinggaakhir tahun.

Lifting minyak mentah 870ribu barel per hari, tapi informasiyang kami peroleh dari SKKMigas menyebutkan perkiraan-nya 800 ribu-830 ribu barel perhari. Gas 1,2 juta-1,225 juta barelsetara minyak per hari. Dengangambaran itu, akan berpengaruhpada penerimaan dan belanja

subsidi, paparnya.Asumsi pertumbuhan eko-

nomi, lanjut dia, masih opti-mistis berada di kisaran 6%. Be-gitu juga inflasi, sekitar 5,4%-5,7%, atau sesuai denganproyeksi APBN 2014.

Asumsi di APBN 6%. Out-look perkembangan terakhir5,8%-6%, berarti masih ada da-lam kisaran itu. (Proyeksi) BankIndonesia (BI) 5,8%-6,2%. Per-kiraan pemerintah, inflasi 5,4%-5,7%. Tetapi deviasi paling besarnilai tukar (rupiah) dan lifting(minyak), jelasnya.

Meski target meleset, Chatibmenilai APBNP perlu dibica-rakan lebih lanjut di internalpemerintahan.

Tentu akan kami kaji lebihjauh. Jika dirasakan perlu,peme-rintah akan meminta ada APBNP, tegasnya.

Chatib mengungkapkanIndonesia masih masuk dalamkategori lima negara denganekonomi paling rentan di duniaselain Brasil, Afrika Selatan,Turki, dan India. Namun, kitalebih baik dibandingkan denganyang lain. Hal itu terlihat padarealisasi pertumbuhan ekonomi2013 yang mencapai 5,8%.

Ia menilai perlu ada kewas-padaan, misalnya, perbaikannegara maju, khususnya AS yangmenjadi ancaman bagi pasarkeuangan negara berkembang,termasuk Indonesia.(J10-29)

Target Dua Asumsi APBN MelesetJAKARTA - Target asumsi makro, yakni nilai tukarrupiah terhadap dolar AS dan lifting minyak dalamAPBN 2014 meleset dari target. Padahal tahun inibaru satu setengah bulan berjalan.

SM/AntaraBathtub Dipasarkan ke Luar NegeriPEKERJA menyelesaikan pembuatan bathtub atau tempat mandi di Kasongan, Bantul, DIY, kemarin. Selain

dalam negeri, industri rumahan berbahan resin dan teraso tersebut dipasarkan keluar negeri, antara lain Swedia,Prancis, dan China untuk hotel serta rumah. (29)

Mig33 AkuisisiAlivenotdead.com

JAKARTA - Mig33, komuni-tas hiburan dan jejaring sosial de-ngan pertumbuhan pesat di negara-negara berkembang mengakuisisialivenotdead.com (AnD), komuni-tas on line di Asia Pasifik yangmenyatukan musisi, sineas, dan paraartis beserta penggemarnya.Akuisisi itu meningkatkan secarasignifikan platform hiburan milikmig33; menawarkan para pengge-mar dan artis cara terhubung sertamemungkinkan lebih dari 1.800artis AnD yang jumlahnya terus ber-kembang untuk berinteraksi,mengembangkan, dan monetisasipublik di antara pengguna mig33.

Kesepakatan kami denganalivenotdead.com memiliki duahal penting bagi para artis, yakniinteraksi unik dan monetisasi,tutur Steven Goh, CEO dan salahsatu pendiri mig33, kemarin.

Akuisisi tersebut dinilai seba-gai langkah berani yang dilakukanmig33 untuk menawarkan kepadapara kreator konten sebuah caraunik monetisasi sambil melakukaninteraksi dengan publik lewatkegiatan offline, sponsorship, chat,dan lainnya.(bn-29)

KEBUMEN - Pasar dan toko ritel modern kini sudah merambahpelosok desa. Kepala daerah diminta membatasi izin pembukaanpasar modern untuk melindungi para pedagang pasar tradisional.

Jangan sampai secara ekonomi mereka dimatikan oleh kehadir-an pasar modern, tutur Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan saatmengunjungi Pasar Mertokodo dan Pasar Dorowati, kemarin.

Menurut dia, pembangunan pasar modern diatur melaluiPeraturan Menteri Perdagangan, tetapi izin pendirian toko ritel bera-da di tangan pemerintah daerah.

Agar pasar tradisinal mampu bersaing, lanjut dia, pemerintahdaerah perlu meningkatkan fasilitas pelayanan dan ditata baik kon-sumen merasa nyaman.

Ia mengapresiasi Bupati Buyar Winarso yang dinilai seriusmerenovasi pasar. Beberapa pasar di Kebumen, antara lain PasarTumenggungan, Karanganyar, Petanahan, Prembun, dan Kuto-winanguan telah dibangun megah dengan dukungan APBD danAPBN.(J19-29)

SEMARANG - Seribu tigaratus empat puluh enam rekening debitor di Jateng terkenadampak banjir Januari hinggaFebruari 2014. Akibatnya, nilaikredit yang berpotensi macet diprovinsi ini mencapai Rp365,75 miliar atau 0,21% daritotal kredit per Desember 2013.

Nilai kredit nonlancar ter-besar di BRI, yakni Rp 112 mili-ar; disusul Bank Jateng Rp 92,4miliar, BNI Rp 71 miliar, BCARp 55,5 miliar, dan Mandiri Rp35 miliar. Baru lima bank yangmelaporkan. Bank lain sudahmelaporkan namun angkanyakurang signifikan, tutur Kepa-la Otoritas Jasa Keuangan(OJK) Regional IV Jateng danDIYYSantoso Wibowo di kan-tornya, kemarin.

Menurut dia, potensi kreditmacet paling besar ada di sektorperdagangan dan jasa yangmencapai Rp 129,28 miliar;kemudian, sektor pertanian Rp99,13 miliar dan perikanan Rp71,9 miliar.

Data kerugian sudah disampaikan ke OJK pusat seba-gai bahan pertimbangan dalamperumusan kebijakan baginasabah lembaga jasa keuang-an yang terkena dampak ben-cana.

Diharapkan nanti OJKpusat mengeluarkan peraturantentang kebijakan relaksasi bagidebitor yang terdampak ben-cana baik langsung maupuntidak langsung, imbuhnya.Keringanan

Relaksasi kredit merupakankeringanan bagi debitor. Jikaakibat banjir debitor sudah tidakmemiliki aset atau uang untukmembayar utang, kemungkinanakan dihapuskan. Namun, OJKharus berhati-hati dalam me-neliti debitor yang tidak terkenadampak langsung.

Kami belum tahu kebijak-annya apa, namun yang jelas ka-mi tidak hanya memperhatikannasabah, tetapi juga kesehatanbank, tegasnya.

Data OJK menunjukkan ke-rugian tersebar di beberapawilayah, yaitu Kabupaten Pati16 titik, Pemalang 2.300 hek-tare sawah, Pekalongan 12 titikdengan 50 hektare sawah,

Demak 200 hektare sawah dan50 hektare tambak, serta Kudus7 titik dengan 100 hektaresawah.

Kepala Divisi Akses Ke-uangan dan UMKM KantorPerwakilan Bank Indonesia(BI) Wilayah V Jateng dan DIYPutra Nusantara menyatakansektor yang terkena dampakbencana adalah perdagangan,hotel, dan restoran; pertanian;dan perikanan. Di sektor pertan-ian, daerah yang terkena meru-pakan lumbung padi, misalnyaDemak, Kudus, Pati, dan Je-para.

Meski begitu, tidak sampaimemengaruhi produksi padi,karena luas yang terkena banjirhanya 7,32% dari keseluruhansawah di Jateng, jelasnya.

Kerugian di sektor perikan-an, terutama budi daya cukupbesar. Apalagi wilayah panturatimur merupakan kawasanminapolitan.

Banyak sarana dan pra-sarana tambak rusak, contohnya pompa. Petani tambak rugibesar. Tetapi kerugian di sektorperikanan tidak berpengaruhpada pertumbuhan ekonomiJateng, karena hanya menyumbang 0,01%, paparnya.(J8-29)

Kredit Macet akibatBanjir Rp 365 Miliar

Menjawab Keinginan Para Penyiksa Motor

Perlu Pembatasan Izin Pasar Modern

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014

SAHAM PENCETAK RUGI

11.770

SAHAM PENCETAK UNTUNG

KODE LAST +/-

GGRM 46.750 1.250

TCID 13.800 800

AALI 23.850 650

POOL 2.500 500

VALUTA ASING : KURS PERDAGANGAN VALUTA ASING DI SEMARANGB E L I J U A L

ARTAMAS NIAGA SUPIT MITRA ARTAMAS NIAGA SUPIT MITRAUS$HK$AUSSINDEMStgNLGYen 100SwFrFrcMyrEur

11.800 11.600 11.760 11.785 11.870 11.650 11.870 11.850 1.525 1.250 1.510 1.515 1.545 1.252 1.540 1.550

10.760 10.015 10.540 10.700 10.585 10.057 10.700 10.600 9.375 9.510 9.430 9.350 9.430 9.550 9.420 9.400

- - - - - - - -

18.800 19.470 19.430 19.300 19.300 19.475 19.825 19.600 - - - - - - - -

11.400 10.301 11.430 11.400 11.600 10.450 11.620 11.700 - - 13.050 - - - 13.260 - - - - - - - - -

3.560 3.112 3.520 3.550 3.600 3.154 3.610 3.600 16.025 16.123 16.150 16.150 16.100 16.125 16.360 16.350

KODE LAST +/-

GDYR 19.000 400

LPCK 6.750 225

TGKA 2.300 200

ITMG 26.700 200

SEMARANG - Dana-reksa Sekuritas CabangJateng menargetkan pen-jualan sukuk ritel seri 006sebesar Rp 200 miliar.Penjualan sukuk ritel di-prediksi akan tinggi meng-ingat imbalan tetap atauyield yang ditawarkan8,75% per tahun.

Secara nasional, kuo-ta penjualan sukuk ritel un-tuk Danareksa Rp 1 triliun.Porsi penjualan di Jakartasekitar 65%-70%, sedang-kan luar Jakarta 30%-35%, tutur Kepala Ca-bang Sentra InvestasiDanareksa Semarang,Melcy RS Makarawung,kemarin.

Tahun lalu, lanjut dia,jumlah pembeli sukuk riteldi Jateng 131 nasabahyang terdiri atas 77 di Solodan 54 di Semarang.

Sampai saat ini, pi-haknya belum menerimatarget resmi dari kantorpusat.

Kami dalam prosespenjualan dan roadshow dikantor Semarang dan So-lo. Semarang terjual Rp100 miliar dan Solo Rp 100miliar, itu sudah pencapaian yang baik, ujarnya.

Pemerintah, kata dia,menawarkan sukuk ritelseri SR-006 mulai 14 hing-ga 28 Februari 2014. Yieldyang besar diprediksimembuat penjualan sukukritel tinggi.

Pemerintah mem-berikan sweetener untukmenarik dana masyarakat.Yield sukuk ritel lebih tinggiatau sepadan dengan yielddeposito. Jadi, kami opti-mistis menjual, tegasnya.Investor Beragam

Investor sukuk ritel diprovinsi ini, menurut Melcy,beragam; mulai karyawanBUMN, swasta, PNS,sampai koperasi petani diDemak. Selain Semarangdan Solo, ada investor dariKudus dan Demak yang

beraset cukup besar. Kami memang harus

melakukan pendekatankarena potensi yang adabesar, imbuhnya.

Pemesanan sukuk riteldapat dilakukan melalui 28agen penjual yang terdiriatas 19 bank dan sembilanperusahaan efek yang te-lah ditunjuk oleh pejabatpembuat komitmen.

Sukuk ritel SR006 akanditerbitkan 5 Maret 2014dan jatuh tempo 5 Maret2017, serta dicatatkan diPT Bursa Efek Indonesia 6Maret 2014.

Nominal per unit sukukritel yang dapat diperda-gangkan sebesar Rp 1juta, dengan target investorindividu WNI dan minimumpemesanan Rp 5 juta-Rp 5miliar.

Pembayaran kuponsukuk dengan akad ijarahasset to be leased itu dila-kukan tiap bulan mulai 5April 2014.(J8-29)

Target Penjualan Sukuk Danareksa Rp 200 Miliar

BNI Laba Rp 9,05 Triliun

JAKARTA - Meski kondisimakroekonomi kurang men-dukung, Bank BNI mampumembukukan laba bersih Rp9,05 triliun, tahun lalu. Angka itunaik 28,5% dibandingkan de-ngan tahun sebelumnya.

Kami tetap tumbuh di te-ngah sejumlah tantangan daridalam negeri dan luar negeri,misalnya kenaikan harga BBMyang memicu inflasi tinggi, nilairupiah tertekan akibat pelebarandefisit transaksi berjalan, serta isupengurangan stimulus ekonomidi AS, tutur Direktur UtamaGatot M Suwondo, kemarin.

Penyumbang laba bersih, lan-jut dia, adalah pendapatan opera-sional yang mencapai Rp 28,50triliun atau tumbuh 19,2% dari2012. Laju operasional ditopangoleh pendapatan bunga bersih Rp19,06 triliun, naik 23,3% dari2012; serta realisasi pendapatannonbunga Rp 9,379,44 triliun atautumbuh 10,9%.

Penyaluran kredit, menurutGatot, tumbuh 24,9% diban-dingkan dengan 2012 menjadiRp 250,64 triliun. Alokasi kreditterbesar kredit korporasi menca-pai Rp 112,23 triliun, tumbuh55,4% dari 2012. Adapun rasiokredit macet 2,82%.

Kredit terus tumbuh padadua bidang utama. Di sektor busi-ness banking tumbuh 26,5%,sedangkan consumer & retailbanking tumbuh 15,5%, tam-bahnya.(wa-29)

SM/Antara

Kerja Sama Penjualan Tiket Mandala TigerairKARYAWAN tiket.com menjelaskan prosedur pemesanan tiket penerbangan Mandala Tigerair di Jakarta,

kemarin. Mandala Tigerair bekerja sama dengan perusahaan penjualan tiket online tersebut dengan harga khusus Rp124 ribu untuk penerbangan dari Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta ke Singapura.(29)

JAKARTA - Prospek industri reksadanadi Tanah Air masih menjanjikan. Hal itu ter-cermin pada peningkatan total dana kelolaansebesar 2,64% dari Rp 187,59 triliun pada2012 menjadi Rp 192,54 triliun pada tahunlalu.

Masih bisa tumbuh meskipun pasarkeuangan 2013 mengalami tekanan berat,

tutur Riki Frindos, Presiden Direktur PTEastspring Investments Indonesia di sela-selapenandatanganan nota kesepahaman denganThe Hongkong and Shanghai BankingCorporation Ltd Indonesia (HSBCIndonesia), kemarin.

Mota kesepahaman tersebut menyepa-kati pendistribusian produk reksasana

saham Eastspring Investments AlphaNavigator kepada nasabah ritel HSBC diIndonesia.

Produk itu menambah pilihan baginasabah untuk berinvestasi sesuai dengan tujuandan tingkat risiko mereka, ujar Steven Suryana,Senior Vice President dan Head of WealthManagement HSBC Indonesia.(wa-29)

Prospek Reksadana Masih Menjanjikan

Sebagaimana diberitakan,mulai 1 Maret 2014 OJK akanmenarik pungutan kepada per-bankan sebesar 0,03% dari totalaset dan berlaku progresif.

Masak perbankan harusbayar, semestinya yang concernedLPS, tutur Ketua Himbara GatotM Suwondo, kemarin.

Menurut dia, selama ini per-bankan sudah dibebani memba-yar iuran ke LPS sehingga tidaklagi perlu ditambahi beban iuran.

Kalau terjadi apa-apa, kanyang menanggung LPS, semen-tara itu kami juga bayar ke LPS.Harusnya, untuk mengawasi(perbankan), LPS yang bayar,tegasnya.

Direktur Utama Bank BNIitu menyebutkan pungutan OJKtersebut akan menambah beban

biaya perseroan, sehingga ke-mungkinan perseroan bakalmembebankan kepada nasa-bah.Ke mana lagi kalau tidak kenasabah. Itu masuk biaya perusa-haan kan, ujarnya.Tak Bebani Nasabah

Sebaliknya, Bank Interna-sional Indonesia (BII) berjanjipungutan OJK tidak akan dibe-bankan kepada para nasabahnya.

Pungutan 0,03% itu tentumenambah beban biaya opera-sional, tetapi tentu itu merupakantanggung jawab kami, ungkapPresiden Direktur Taswin Zaka-ria di kantornya, Sentral SenayanIII, kemarin.

Ia menyatakan terhadap kebi-jakan pungutan 0,03% tersebut,bagi BII bukan dalam posisi setujuatau tidak setuju.(bn,dtf-29)

Pungutan OJKSemestinya Beban LPSJAKARTA - Himpunan Bank-Bank Milik Negara(Himbara) menilai pungutan pengawasan dariOtoritas Jasa Keuangan (OJK) seharusnyadibebankan kepada Lembaga PenjaminSimpanan (LPS), bukan perbankan.

Nasib tenaga honorer menje-lang Pemilihan Umum tahun ini ber-balik 180 derajat. Dua periode Pe-milu 2004 dan 2009, era SusiloBambang Yudhoyono, honorer se-perti anak emas. Politik birokrasiera pemerintahan itu memicubooming pegawai hampir di semuainstansi pusat, apalagi daerah.Semula SBY menjanjikan masalahtenaga honorer tuntas 2009, na-mun hingga dua periode kepemim-pinannya berakhir, masih ratusanribu yang belum diangkat, terutamakategori 2 (K2).

Mengacu Peraturan PemerintahNomor 48 Tahun 2005 jo PP 43/2007 tentang Pengangkatan TenagaHonorer Menjadi CPNS, pemerintahmemprioritaskan pengangkatan ka-tegori 1 (K1), yakni tenaga honoreryang dibiayai APBN/APBD, meme-nuhi syarat administrasi, dan usia 46tahun. Problem pelik menimpa K2,tenaga honorer nonbiaya APBN/APBD. Setelah pengangkatan berta-hap sejak 2005, jumlah K2 justruterus meningkat akibat rekrutmenyang tidak terkendali.

Lemahnya kontrol pemerintahpusat terhadap kewenangan instan-si dan pejabat daerah menjadipemicu booming K2. Tahun ini, jum-lah K2 peserta tes CPNS 605.170orang (254.774 tenaga pendidik,17.124 kesehatan, 5.585 penyuluh,dan 327.696 teknis administrasi).Kuota penerimaan PNS hanya 30persen. K2 yang tidak lolos menjaditanggung jawab instansi terkait:dilepas atau dipertahankan diserah-kan sepenuhnya kepada pemerintahdaerah.

Pengangkatan besar-besaranhonorer pada 2005 merupakan poli-tik pencitraan. Pemerintah berdalihmereka tidak mampu berkompetisidengan pelamar umum, sehinggajasa pengabdiannya harus dihargai.Namun itu menciptakan masalahserius. Jumlah PNS membengkakmenjadi 4,7 juta, separuh berkualitasrendah, hanya 5 persen memilikikompetensi khusus, dan menyedot30 persen APBN. Bahkan di sejum-lah kota/ kabupaten 70 persen danaAPBD habis untuk membayar gajiPNS.

Kita mendorong perencanaanrekrutmen yang terukur denganstandar baku mengedepankan kuali-tas profesional, kompetensi, danpersonal. Di era pemerintahan barunanti harus ada ketegasan soal tena-ga honorer untuk menghindari pe-rekrutan PNS asal-asalan yang ken-tal kolusi dan nepotisme. Politisasimenjadi kendala pemaujudan PNSyang bertanggung jawab, berbudayabirokrasi yang bersih dan beradab,berperilaku prima sebagai abdi sertapelayan masyarakat.

Politisasi akan merusak agendareformasi birokrasi yang mutlakmembutuhkan pegawai dengan in-tegritas, kompetensi dan kinerja pri-ma dalam pemerintahan. Elite danpenguasa politik daerah meman-faatkan PNS untuk mendukung pen-capaian target-target tertentu. PNSmasuk dalam subordinasi dari ke-kuatan-kekuatan politik praktis yangmerusak tatanan pemerintahan. Kitaberharap segera berakhir era politikpencintraan, politisasi birokrasi, danera tenaga honorer.

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014

INDONESIA sekarang adalah Indonesia yangsulit mencari pemimpin yang punya hati pada rakyatdan ingat bagaimana menangis. Banyak pemimpin kitalupa untuk menangis karena hatinya beku, telinganyatuli, dan matanya buta melihat penderitaan rakyat.Banyak pemimpin kita tak peduli Indonesia dijadikansapi perah bangsa lain dari kekayaan alam kita.

Tiap tahun triliunan rupiah mengalir ke kantongperusahaan asing dan kompradornya di Tanah Air,sementara pemimpin kita diam seribu bahasa.Fenomena lain, demokrasi yang dijalankan sekarangsekilas terlihat meriah dengan pemberian hak pada rak-yat untuk memilih langsung pemimpin, tetapi sebe-narnya hanya prosedural. Problem lain, kemelemahanpenegakan hukum terkait pemberantasan korupsi yangmelibatkan penyelenggara negara.

Lantas, bagaimana menyikapi potret buram itu?Untuk bisa menjawab persoalan tersebut, perlu gerakanmenghukum elite politik dengan tidak kembali memil-ih jika mereka maju pada Pemilu 9 April nanti. Andaikembali memilihnya, kita akan mendapatkan elite poli-tik seperti sekarang, yaitu minim prestasi, tapi rakus dantamak. Untuk itu, perlu memikirkan langkah berikut.

Pertama; pemilu sebagai pesta demokrasi meru-pakan sarana pembaharu legitimasi politik bagipemimpin berkuasa. Hanya melalui pemilu yang jujur,adil, dan demokratis akan terbentuk pemerintahan yangmemiliki legitimasi. Pemerintah yang berlegitimasi tidakakan diganggu oleh siapa pun, termasuk oleh oposisi.

Kedua; pemilu harus merupakan transformasi poli-tik secara damai dan berkesinambungan. Artinya, per-ubahan politik harus mengutamakan nilai-nilaidemokrasi, bukan represi dan mobilisasi. Karena itu,segala bentuk perseteruan politik harus berakhirmelalui kontestasi politik dan menjunjung tinggi nilaikeutamaan dan kemanusiaan.

Ketiga; pemilu harus merupakan kontestasi murnidan transparan, dan tiap warga negara yang telahmemenuhi syarat punya hak dan kesempatan samamemilih dan dipilih, sekaligus punya hak mengontrolpemimpin yang dipilihnya. Karena itu, tiap pemilu ter-buka peluang untuk pergantian kekuasaan dalam kori-dor konstitusi, dan dapat dijadikan tonggak bagiberkembangnya demokrasi.

Meski sesungguhnya kita bisa merasakan rakyattak peduli siapa pemimpinnya dan dari partai apa.Rakyat juga tidak meributkan kekuasaan yang hendakdiperebutkan. Padahal rakyat adalah jantung negara. Ditengah rakyat terletak jantung ekonomi, budaya, dankekuasaan negara. Tapi masih adakah partai yngmemikirkan rakyat, terutama rakyat miskin dan tertin-das?

Karena itu, tepat ungkapan Syafii Maarif, "Kita

sungguh sedang berlomba dengan waktu dan waktubisa sangat kejam. Waktu itu ibarat pedang, jika tidakpandai menggunakannya, leher kita akan ditebasnya.Terlambat, berarti merelakan proses pembusukan poli-tik yang sedang berjalan akan makin membusuk danmenggiring bangsa ini menggali kuburnya sendiri."

Demikian pula praktik demokrasi yang menjadikonsensus nasional sejak reformasi. Proses demokrasiyang sudah 15 tahun itu, kini diikuti sisi gelapnya secaradiametral, yakni kemerebakan politik uang dalam kon-testasi politik, mulai pilkada, pileg, hingga pilpres.Praktik busuk itu menyuburkan korupsi politik, pencu-cian uang, dan jual beli perkara saat pilkada, seba-gaimana dilakukan Akil Mochtar.

Dalam konteks itu seharusnya partai memainkanperanan strategis. Partai dapat melakukan pendidikanpolitik dan komunikasi politik terhadap rakyat,melakukan seleksi pemimpin, kaderisasi elite partaiatas dasar nilai kemanusiaan, hingga menyelesaikankonflik dalam masyarakat.Pemimpin Pejuang

Untuk mewujudkan semua itu, rakyat butuh infor-

masi benar yang bersumber dari media, elite partai, dandunia pendidikan. Rakyat juga perlu membuat kalku-lasi rasional terhadap pemimpin yang akan dipilih.Dengan demikian, rakyat akan memilih pemimpinyang punya rekam jejak baik, kerja keras, gigih mem-perjuangkan aspirasi mereka. Lewat informasi itu, rak-yat tahu persis siapa pemimpin yang sungguh-sungguhberjuang untuk rakyat atau yang hanya berwacana.

Untuk mengembalikan pemimpin ke haluan rak-yat, media massa harus membuka mata elite politikyang buta dan tuli agar mengerti derita rakyat, menye-lami napas rakyat, dan mendengarkan suara rakyat.Bila mereka kelak terpilih, akan menjadi penyambunglidah rakyat.

Media juga perlu menyemangati rakyat agar tetaptegar dan bangkit dalam optimisme. Dengan menye-mangati, rakyat terbangun jiwa raganya untuk tidakmenyerah pada kesulitan hidup. Rakyat harus mampumenghidupi optimisme dalam kesederhanaan danketerhimpitan. Di sana kita akan menemukan sosokrakyat seperti ibu yang bersahaja tapi setia membe-sarkan anaknya karena ia memanggul harapan bahwakelak anaknya jadi orang.

Persoalannya, bagaimana partai dapat membimb-ing rakyat yang tanpa pengorganisasian sistemik men-jadi kekuatan yang tertata dan punya tujuan jelas hing-ga menjadi kekuatan dasyat dalam membangun negarabangsa ke depan.

Karena itu, para calon pemimpin yang akan berla-ga pada Pemilu 9 April nanti harus mampu membe-sarkan hati rakyat, sebagai pemilik sah republik ini.Rakyat tetap setia sebagai good followers yang punyakesadaran tinggi untuk dipimpin. Harus ada pemimpinyang bisa mendobrak penghalang kemajuan pemba-ngunan, yang oleh Bung Karno diistilahkan menjeboldan membangun demi keterwujudan janji demokrasi.Sejatinya, janji demokrasi itu membuat rakyat hidupbahagia dan sejahtera. Tapi di titik itulah sulitnya men-cari pemimpin rakyat tahun 2014. (10)

FS Swantoro, peneliti dari Soegeng SarjadiSyndicate Jakarta

Honorer Korban Politisasi Birokrasi

Sampai kapankah Indonesia,daerah provinsi, dan kabupaten/ kotabisa memiliki lembaga perwakilanrakyat yang berintegritas? Catatanketidakhadiran 17 anggota DPRDJawa Tengah dalam rapat paripurnapenetapan Peraturan Daerah Pe-nyelenggaraan Kesejahteraan Lan-jut Usia, yang membuat rapat tidakkuorum, adalah potret kali kesekianpemangkiran para wakil rakyat darikewajibannya. Dan, percayalah,kejadian ini akan berlalu begitu saja.

Keprihatinan Plt Ketua DPRDJateng Rukma Setyabudi pun bisadipastikan sekadar menjadi ungka-pan yang tak berlanjut secara kelem-bagaan. DPRD sudah membuataturan disiplin lewat Badan Kehor-matan yang tidak akan menjeratmereka sendiri. Sanksi baru akandijatuhkan apabila seorang anggotatidak mengikuti rapat enam kali bertu-rut-turut. Jadi, logika akal-akalannya,jika hanya tiga-empat kali absen, sipembolos tetap "aman sejahtera".

Aturan disiplin itu sesungguhnyajuga mencerminkan konstruksi sikapkelembagaan yang penuh siasat.Keberadaan Badan Kehormatanhanya menjadi pelengkap institusi,"seolah-olah sudah sesuai mekanis-me". Jadi, pelanggaran apa pun tam-paknya tidak akan menimbulkankonsekuensi kelembagaan. Per-soalan integritas, moral, mindset,dan perilaku pun akhirnya akan ter-gantung pada masing-masing indi-vidu. Lembaga hanya menjadiwadah.

Kontroversi perilaku bukan ha-nya terkait dengan kultur membolos.Kunjungan kerja dan studi bandingke luar negeri atau ke luar daerah, ju-ga aneka kreasi otak-atik anggaransering disorot oleh elemen-elemenkritis publik. Respons defensif orang-orang legislatif lebih banyak menge-muka ketimbang koreksi positif untukperbaikan citra melalui komitmen up-grade integritas. Cermatilah, peristi-wa mangkir di Jateng pasti juga akanberproses seperti itu.

Menjelang Pemilihan UmumLegislatif 9 April mendatang, kesi-bukan para wakil rakyat yang rata-rata kembali mencalonkan diri ,meningkat. Mereka rajin turun ke kan-tung-kantung suara di daerah pemi-lihan sebagai fenomena sikap musi-man. Sayangnya, rakyat pemilihterutama di pelosok-pelosok belumpunya akses data perilaku rekamjejak para caleg itu: mana yang layakdipilih kembali, dan mana yang sudahtidak pantas lagi mewakili rakyat.

Di tengah kondisi seperti seka-rang, iming-iming uang dan materiuntuk mencoblos gambar caleg ter-tentu memang makin memperlemahcita-cita membangun pemilih yangterdidik. Idealita tentang pemilihrasional yang mempertimbangkanaspek-aspek kebutuhan dalam rasaketerwakilan agaknya masih jauhdari bayangan. Padahal, kita jugaharus mendidik para wakil rakyat:memilih yang berintegritas, danmenghukum yang tidak punya komit-men.

Kapan Terwakili yang Berintegritas?

Merasa tertekan, Wali Kota Surabaya Risma berniat mundur.

Dalam politik, yang "bener" akan "diincer"...

* * *

Jalan rusak di Jateng paling parah.

Mas Ganjar, jangan jadi provinsi gronjal-gronjal...

(Boyok pegel setelah melintas pantura)

Tahun Mewujudkan Janji Demokrasi

Sesungguhnya kita bisa merasakanrakyat sudah tak peduli siapa

pemimpinnya dan dari partai apa

SANGKAANbahwa Dirjen Penyeleng-garaan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag,yang juga dosen Universitas Gadjah Mada(UGM) melakukan plagiarisme (SM,18/2/14), sangat mengejutkan. Keterkejutansaya bukan lantaran ia kini bekerja diKemenag --karena soal pelanggaran hukumtidak pernah kenal tempat-- melainkan kena-pa orang yang terlihat begitu intelek, dan lagilulusan Barat bergelar PhD, bisa terjebakpraktik tidak etis.

Tetapi setelah mencermati bahwa anekatindakan tak terpuji di negara kita saat ini su-dah tidak mengenal kasta, agama, dan golong-

an, saya akhirnya menganggap plagiarismejuga seperti itu. Akibatnya, tak hanya parapenulis skripsi, tesis, dan disertasi bagi calonanggota legislatif yang melakukan praktikplagiarisme dan jual beli karya tulis, kaumintelektual pun sepertinya tidak semuanyabisa terbebas dari kelindan tersebut.

Di dunia intelektual, plagiarisme atau tin-dakan jiplak-menjiplak alias meng-copy pastedianggap tidak berbeda dari perbuatan men-curi, bahkan tidak jarang dianggap lebih bu-ruk. Lantaran penilaian itu, tidak sedikit tokohdunia, dari menteri hingga presiden, menjadisangat terhina oleh perbuatan yang ditu-duhkan itu, dan ia harus merelakan jabatan.

Kendati umumnya tidak ada kasus yangberujung ke pengadilan, tuduhan plagiat bagipenyandang gelar akademik, terutama gelartertinggi (PhD atau doktor) dianggap per-soalan sangat serius.

Karena itu, masyarakat intelektual bisamemaklumi bila Menteri Pendidikan JermanAnnette Schavan memilih mengundurkandiri. Sikap itu dipilihnya setelah bekas univer-sitasnya mencopot gelar doktor (PhD), danmenyatakan dia mencontek tanpa mencan-tumkan sumber pada bagian disertasinya,Person and Conscience, 33 tahun lalu.(republika online, 9/2/13)

Sebelumnya, Presiden Hongaria PalSchmitt juga dilucuti gelar doktornya olehSemmelweis University Budapest setelahmengemuka perdebatan berbulan-bulan ten-tang plagiarisme yang dilakukan. Dia didugamenyalin banyak bagian tesisnya pada 1992dari materi penulis lain tanpa mencantumkansumber atau kutipan secara memadai. (repub-lika online, 30/3/12)

Di kalangan masyarakat yang pahambetul bagaimana pentingnya sebuah ide dankarya intelektual, semisal di Jerman, plagiatbisa dianggap dosa besar sehingga untukmenebus rasa bersalahnya pun seseorangtidak perlu menunggu lama. Termasukseandainya harus meletakkan jabatan.

Pilihan itu tidak bisa dimaknai lain,kecuali bahwa plagiarisme merupakan tin-dakan sangat tercela, karenanya pelakunyabila terbukti melakukan, tidak perlu lagiberapologia. Bagi sebagian orang Indonesia,masalah plagiarisme --meskipun baru sebatasjargon-- juga dianggap tercela sebagaimanadi negara Barat. Bahkan andai kita mau mem-buka aturannya dari pihak yang berwenang,substansi regulasi itu bisa membuat bukukuduk berdiri.

Hanya perbedaannya di Indonesia belumada kesadaran menganggap plagiarisme itusebagai tindakan sangat tercela, apalagi harus

melepaskan jabatan. Karena itu kita acapmelihat tak sedikit tersangkabersilat lidahmembantah tudingan itu, dan merasa tidakmelakukan dosa besartersebut.Tidak Konsisten

Ketiadaan kesadaran menganggap pla-giarisme sebagai sesuatu yang sangat tercelabisa jadi karena sudah seperti wabah di duniaintelektual. Di samping itu, tidak ada sanksiberat bagi pelaku, ditambah ketidakkonsiste-nan pemerintah, terutama dalam hal pene-gakan sanksi.

Konon ada calon rektor yang jelas-jelasterlibat plagiat malah mendapatkan suaramendikbud 35 persen, dan akhirnya disahkanmenjadi rektor. Ini memperlihatkan bahwasoal sanksi terhadap plagiator masih melihatsiapa orangnya, dan bukan apa yang telahdilakukan.

Jadi bila saat ini banyak pihak menge-luhkan penyebaran virus plagiarisme, hal itutidak bisa dilepaskan dari tidak adanya kete-gasan dari pemerintah untuk mengenakansanksi, selain tidak ada kekonsistenan mene-gakkan aturan yang dibuatnya. Mencermatihal itu, logis bila plagiarisme kian berkem-bang. Hal itu dipicu oleh kegilaan sebagianorang Indonesia terhadap gelar, tapi men-ganggap tidak penting bagaimana cara men-dapatkannya, dan juga lantaran ketiadaankejelasan sanksi.

Seorang kawan dari Sumatera menutur-kan, di sana pernah ada plagiat tapi bisa diang-gap bukan plagiat. Ceritanya menyangkutdua mahasiswa calon master ekonomi Islam,yang setelah diverifikasi terbukti melakukandosa besar itu. Kawan tersebut menam-bahkan, ada guru besar yang merasa menghi-tamputihkan, lalu menolak hasil verifikasidua calon magister itu.

Apabila masih ada faktor X dalam penilai-an secara objektif dan pemberian sanksi makahal itu bisa membuat plagiator tidak takut.Andai benar-benar ingin membasmi praktikplagiarisme, pemerintah, lewat Kemdikbud,harus tegas menegakkan peraturan, beranimenerapkan sanksi, dan konsisten untuk tidakmemberi ruang kepada siapa pun untukmengembangbiakkan plagiarisme. (10)

Dr Mahmudi Asyari, peneliti dariICIS Jakarta

Plagiarisme Dosa Intelektual Oleh Mahmudi Asyari

Oleh FS Swantoro

Wakil Pemimpin Redaksi : Gunawan Permadi. Redaktur Senior: Sri Mulyadi, AZaini Bisri, Heryanto Bagas Pratomo. Redaktur Pelaksana : Ananto Pradono, Murdiyat Moko, Triyanto Triwikromo. Koordinator Liputan: Hartono, Edy Muspriyanto. Sekretaris Redaksi : EkoHari MudjihartoStaf Redaksi :Soesetyowati, Cocong Arief Priyono, Zaenal Abidin, Eko Riyono, Darjo Soyat , Ghufron Hasyim, Muhammad Ali, Dwi Ani Retnowulan, Bambang Tri Subeno, Simon Dodit, Budi Surono, Renny Martini, Diah Irawati, Agustadi,Gunarso, Mohammad Saronji,Ahmad Muhaimin, Bina Septriono, Nugroho Dwi Adiseno, Nasrudin, M.Asmui, Ali Arifin, Sri Syamsiyah LS, Gunawan Budi Susanto, Imam Nuryanto, Arwan Pursidi, Arie Widiarto, Zulkifli Masruch, Agus Fathudin Yusuf, Petrus Heru Subono, Tavif Rudiyanto, Dwi Ariadi, M Jokomono,Saroni Asikin, Purwoko Adi Seno, Karyadi, Arswinda Ayu Rusmaladewi, Maratun Nashihah, Mundaru Karya, Sarby SB Wietha, Mohamad Annas, Kunadi Ahmad, Ida Nursanti, Aris Mulyawan, Setyo Sri Mardiko, Budi Winarto, Sasi Pujiati, Hasan Hamid, Rony Yuwono, Sumaryono HS,M Norman Wijaya, Surya Yuli P, A Adib, Noviar Yudho P, Yunantyo Adi S, Fahmi Z Mardizansyah, Saptono Joko S, Dian Chandra TB, Roosalina, Dicky Priyanto, Hasan Fikri, Tri Budianto. Litbang :Djurianto Prabowo ( Kepala ),Dadang Aribowo. Pusat Data & Analisa: Djito Patiatmo-djo (Kepala). Personalia: Sri Mulyadi (Kepala), Dyah Anggarini. RedakturArtistik: Putut Wahyu Widodo (Koordinator), Toto Tri Nugroho, Joko Sunarto, Djoko Susilo, Sigit Anugroho. Reporter Biro Semarang : Edi Indarto ( Kepala), Widodo Prasetyo (wakil), Sutomo, Irawan Aryanto,Moh. Kundori, Adhitia Armitrianto, Rosyid Ridho, Yuniarto Hari Santosa, Maulana M Fahmi, Fani Ayudea, Hartatik, Leonardo Agung Budi Prasetya, Modesta Fiska Diana, Royce Wijaya Setya Putra, Wahyu Wijayanto. Biro Jakarta : Hartono Harimurti, ( Kepala), Wahyu Atmadji, FauzanDjazadi, Budi Yuwono, Sumardi, Tresnawati, Budi Nugraha, RM Yunus Bina Santosa, Saktia Andri Susilo, Kartika Runiasari, Mahendra Bungalan Dharmabrata, Wisnu Wijarnako. Biro Surakarta : Budi Cahyono ( Kepala ), Won Poerwono, Subakti ASidik, Joko Dwi Hastanto, BambangPurnomo, Anindito, Sri Wahyudi, Setyo Wiyono, Merawati Sunantri, Sri Hartanto, Wisnu Kisawa, Achmad Husain, Djoko Murdowo, Langgeng Widodo, Yusuf Gunawan, Evi Kusnindya, Budi Santoso, Irfan Salafudin, Heru Susilowibowo, Basuni Hariwoto, Khalid Yogi Putranto, BudiSantoso. Biro Banyumas :Sigit Oediarto (Kepala), Khoerudin Islam, Budi Hartono, Agus Sukaryanto, RPArief Nugroho, Agus Wahyudi, M Syarif SW, Mohammad Sobirin, Bahar Ibnu Hajar, Budi Setyawan. Biro Pantura :Trias Purwadi (Kepala), Wahidin Soedja, Saiful Bachri, NuryantoAji, Arif Suryoto, Riyono Toepra, Muhammad Burhan, M Achid Nugroho, Wawan Hudiyanto, Cessna Sari, Bayu Setiawan, Teguh Inpras Tribowo, Nur Khoerudin. Biro Muria :Muhammadun Sanomae (Kepala), Prayitno Alman Eko Darmo, Djamal AG, Urip Daryanto, Sukardi, AbdulMuiz, Anton Wahyu Hartono, Mulyanto Ari Wibowo, Ruli Aditio, Moch Noor Efendi. Biro Kedu/DIY: Komper Wardopo (Kepala), Doddy Ardjono, Tuhu Prihantoro, Sudarman, Eko Priyono, Henry Sofyan, Nur Kholiq, Amelia Hapsari, Supriyanto, Sony Wibisono. Daerah Istimewa Yog-yakarta: Sugiarto, Asril Sutan Marajo, Agung Priyo Wicaksono, Juili Nugroho. Bandung :Dwi Setiadi. Koresponden : Ainur Rohim (Surabaya). Alamat Redaksi : Jl Raya Kaligawe KM 5 Semarang 50118.Telepon : (024) 6580900 ( 3 saluran ), 6581925. Faks : (024) 6580605. AlamatRedaksi Kota : Jl Pandanaran No 30 Semarang 50241. Telepon : (024) 8412600. Manajer Iklan : Bambang Pulunggono. Manajer Pemasaran: Berkah Yuliarto, Manajer Markom: Yoyok Gumulyo. Manajer Riset dan Pengembangan : Adi Ekopriyono. Manajer TU :Amir AR.Manajer Keuangan : Dimas Satrio W. Manajer Pembukuan : Kemad Suyadi. Manajer Logistik/Umum : Adi P. Manajer HRD: Budi Susanto. Alamat Iklan/Sirkulasi/Tata Usaha:Jl Pandanaran No 30 Semarang 50241. Telepon: (024) 8412600. Faks : (024) 8411116, 8447858. HOT LINE 24 JAM024-8454333 REDAKSI: (024) 6580900 Faks (024) 6580605 e-mail : [email protected] Dicetak oleh PTMasscom Graphy, isi di luar tanggung jawab percetakan.

Direktur Operasional : Hendro BasukiDirektur Pemberitaan : Sasongko Tedjo

Direktur SDM : Sara Ariana Fiestri

Pendiri : H HetamiKomisaris Utama : Ir Budi Santoso

Pemimpin Umum: Kukrit Suryo WicaksonoPemimpin Redaksi : Amir Machmud NS

Terbit sejak 11 Februari 1950

PT Suara Merdeka Press

Berhubung email lama mengalami gangguan, kini kirimkan artikel

wacana nasional (hal 6) ke: [email protected]

dan: [email protected] maksimal 7.000 karakter with

space, sertakan pasfoto pose santai. (Red)

Email Baru

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014

Diketik 1,5 spasi maksimal satu folio, ditandatangani dan dilengkapi fotokopi identitasdiri. Isi seluruhnya tanggung jawab penulis dan tidak melayani permintaan identitas

yang dirahasiakan. Redaksi berhak melakukan editing. Kirimkan ke alamat:[email protected] Untuk kritik dan saran seputar

Suara Merdeka kirim: [email protected]

Lebih dari sepekan sebagian warga pantura diKabupaten Demak, Kudus, Jepara, Pati, danLasem Kabupaten Rembang mengalami hen-takan psikologis karena kepungan banjir. Meskibelum ada kepastian terkait ancaman banjir akibathujan sepanjang Februari ini, ancang-ancang agendapenanganan bencana perlu fokus pada pemulihanpsikologi korban.

Terutama pemulihan psikologi warga yang dihing-gapi kesedihan, kekecewaan, dan keputusasaan,bahkan trauma.

Secara umum, kondisi psikologis pascabencanadiliputi kehidupan serbaterpaksa. Dalam beberapakasus, masyarakat modern mampu mendeteksi dinibencana tapi jiwa dan nalar mereka tetap tidak siapmenghadapi (Momon Sudarma, 2008).

Bencana merupakan sesuatu yang tidakdiinginkan sehingga selalu membuat jiwa terguncang.Psikologi sebagian warga pantura yang masih dis-usahkan oleh banjir hingga hari ini, masih sensitif.Pada fase itu lumrah menjumpai di antara merekabersikap emosional dan sentimental

Untuk menyentuh psikososial (jiwa sosial) yangrapuh ini, kita harus berhati-hati, salah-salah malahjiwa sosial mereka menjadi terluka. Pemerintah beser-ta pihak-pihak pemangku kepentingan perlu mengelo-la kondisi ini secara arif dan penuh kesabaran.

Penyaluran bantuan misalnya harus merata. Jikadi antara mereka merasa ada ketidakadilan, kondisi itumudah memancing kemarahan dan mereka merasamendapat tambahan aniaya. Bahkan itu bisa beru-jung jadi sikap tidak percaya terhadap orang lain yangjustru mempersulit proses pemulihan jiwa sosial mere-ka.

Adapun psikologi warga pantura yang telah mele-wati bencana sudah menginjak taraf refleksi. Merekamulai bangkit dan bersiap menata arah hidup lagi.Fase ini pun memerlukan pendampingan agar mampuberpikir realistis. Penerimaan atas kenyataan menjadiprasyarat awal agar mereka bisa berpikir lebih jernih.Refleksi mensyaratkan kesiapan batin dan pikiranuntuk berdialog secara seimbang.

Menurut Sudarma, tahap akhir kejiwaan masyara-kat pascabencana adalah pembangunan psikologihidup. Mereka telah melewati refleksi bahwa hartabenda atau sanak saudara yang hilang adalah cerminhidup. Sejarah bencana yang terekam pada cerukemosi mereka kemudian diikhlaskan sebagaisuratan, yang semoga tidak terulang. Ekuilibrium Baru

Dengan begitu, mereka lulus melewati krisis psikol-ogis sehingga mampu membangun ekuilibrium barukejiwaan. Bersamaan dengan itu mereka perlu men-dapat jaminan keamanan sosial secara riil. Yangpaling mendasar, harus mendapat layanan kesehatan

khusus agar terhindar dari penyakit ikutan bencana. Pemulihan psikologi juga perlu disentuh dengan

perspektif ekopsikologi. Jangan sampai mereka gagalmemahami hubungan mendasar antara diri denganlingkungannya. Pemerintah pun perlu memahami polahubungan manusia dan lingkungan yang lebih baik,agar laju pembangunan tidak merusak salah satu diantaranya, apalagi keduanya.

Bila pemerintah dan masyarakat gagal memahamihubungan itu, pada kemudian hari akan muncul prak-tik-praktik perusakan lingkungan yang berisiko padaketerulangan bencana. Selain itu membuat masyara-kat mengulang rasa bersalah (Sarlito WirawanSarwono, 1999).

Pemulihan psikologi korban banjir di pantura seyo-gianya berpijak dari psikologi atau karakteritsik umum

masyarakat pesisiran. Aspek-aspek antropologi dansosiologi menggambarkan mereka merupakan manu-sia yang terbuka, apa adanya, dan egaliter. Selain itu,gigih dan ulet dalam menjalani kehidupan.

Melihat karakteristik tersebut, pemberian bantuanataupun pendampingan terhadap mereka haruslahtidak berbelit-belit. Tidak pas memberikan bantuandibarengi rasa kasihan secara berlebihan karena itubisa menyinggung perasaan. Meskipun korban, mere-ka patut ditempatkan pada posisi setara. (10)

Musyafak, warga DemakNgaliyan, Semarang) a.n MUSAFAK

Pemberian bantuan ataupun pendampingan terhadap korban banjir pantura seyogianya tidak

berbelit-belit

Kegiatan itu mengusungtema, Menapak JejakAulia, Meneladani KearifanMengajak, tema yang pasuntuk merefleksi sejarah dakwah parawali tersebut. Mencermati dakwah awalyang dilakukan oleh para ulama di Jawatersebut, tampak sekali pendekatanstrategi kebudayaan sangat mendomi-nasi.

Strategi dakwah kebudayaan yangdilakukan selaras dengan prinsip dak-wah mengubah masyarakat denganmenyertakan masyarakat sebagai sub-jek dakwah. Pola ini sangat berbeda dariyang berkembang akhir-akhir ini, yangmemosisikan masyarakat sebagai objekdakwah, yang menunggu ajakan paradai.

Kearifan mengajak kepada Islammemang harus terus digelorakan padatiap generasi, karena mengajak kepadakebaikan merupakan esensi ajaranIslam. Generasi yang mampu menirupola dakwah Rasulullah, dan terbuktisukses mengajak masyarakat kepadaIslam adalah para wali di Jawa tersebut.

Dalam berdakwah, Walisongo me-milih cara yang santun, bijak, dan penuhhikmah. Dalam memandu masyarakatmenuju Islam misalnya, para wali men-erapkan strategi mengintegrasikansemua potensi dakwah untuk mengarah-kan potensi yang ada di masyarakat.Strategi dakwah wali meliputi hampirsemua aspek kebudayaan universal.

Kita bisa melihat semua unsur uni-

versal kebudayaan tersentuh, semisalsistem religi dan upacara keagamaan,pengetahuan, bahasa, kesenian, matapencaharian hidup, teknologi dan per-alatan. Hasil proses dakwah denganpendekatan kebudayaan tersebut tam-pak pada hasil-hasilnya pada pening-galan mereka.

Widji Saksono menjelaskan tiapwali ternyata mempunyai tugas khusus.Sunan Ampel misalnya, bertugasmenyusun aturan syariat Islam. SunanGresik mengubah pola dan motif batik,lurik, dan perlengkapan kuda. SunanMaja Agung menyempurnakan ma-sakan, makanan, usaha, dan peralatanpertanian, serta barang pecah belah.

Adapun Sunan Gunung Jati mem-perbaiki doa mantra (pengobatan batin),

firasat, jampi-jampi (pengobatan lahir)dan hal-hal yang berkenaan dengan uru-san pembukaan hutan, transmigrasi ataupun pembangunan desa baru.

Sunan Giri menyusun peraturan tatakerajaan, tata istana, aturan protokolerkerajaan di Jawa, mengubah perhitun-gan bulan/ tahun, dan memulai pembu-atan kertas. Sunan Bonang menciptakangamelan, lagu, dan lagu. Sunan Drajatmengubah bentuk rumah, alat angkut(tandu, joli).

Sunan Kalijaga berkreasi pada lagu,langgam, nyanyian, serta gending seba-gaimana Sunan Bonang. Sunan Kudusmengubah bentuk persenjataan, perala-tan tukang besi dan perajin emas, sertamenciptakan pedoman perundang-undangan bagi masyarakat Jawa. SunanMuria di antaranya menciptakan tem-bang Sinom, Kinanti, dan berdakwahmendekati petani. Mengakar Kuat

Apakah pola dakwah yangdilakukan para wali masih relevan hing-ga sekarang? Dalam berbagai diskusitentang dakwah, memang terjadi perde-batan. Di antara pandangan tersebutmenyebutkan pola dakwah tersebut ter-lalu lamban, masyarakat tidak segerasampai kepada Islam secara benar(Islam dalam perspektif).

Namun pandangan lain menye-butkan bahwa proses dakwah yangdilakukan para wali tersebut menjadipenting dan masih relevan. Model dak-wah itu bisa membuat Islam lebih men-gakar kuat di dalam masyarakat, karenaIslam tumbuh dan berkembang seiringdengan perkembangan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, kegiatanMahrojan Wali Jawi yang pada pun-cak acaranya akan mendiskusikan ten-tang strategi dakwah bersama Gus Mus,Agus Sunyoto, Prof Dr Kacung Marijandan Prof Dr Azyumardi Azra menjadisangat penting. Kita berharap kegiatantersebut bisa makin mengokohkan poladakwah yang pas untuk masyarakat saatini.

Drs H Anasom MHum, SekjenAsosiasi Profesi Dakwah Islam (APDI),dosen Islam dan Budaya Jawa IAINWalisongo Semarang

Revitalisasi Model DakwahPemkab Demak bersamaPerhimpunan Pemangku MakamAulia (PPMA) se-Jawa akan menggelar Mahrojan Wali Jawi pada22 Februari 2014, didahului beberapa

kegiatan. Mahrojan, menurut KH A Mustofa Bisri (Gus Mus),penggagas acara itu, memiliki arti festival atau perayaanguna merevitalisasi gerakan awal dakwah Walisongo.

Oleh AnasomOleh Musyafak

Berhubung e-mail lama mengalami gangguan, kini kirimkan artikel

wacana lokal (hal 7) ke: [email protected]

dan: [email protected] maksimal 6.000 karakter with space,

sertakan pasfoto pose santai. (Red)

Email Baru

Pemulihan Psikologi Korban Banjir

Pada 8 Februari 2014, saya mengirim paket berupa 117 sarungtangan golf beserta amplopnya ke pembeli/buyer di California,Amerika Serikat. Paket tersebut saya kirim melalui EMS PosIndonesia dengan nomor resi EE 123670647 ID di Jalan MTHaryono, Ungaran.

Namun beberapa hari yang lalu konsumen saya mengirim emailke saya berupa komplain disertai foto paket sarung tangan yangsudah rusak terkena air (gambar terlampir). Kardus sudah hampirsepenuhnya hancur, sementara amplop sarung tangan yang terbuatdari kertas juga basah dan rusak karena air. Saya tidak tahu apapenyebabnya, namun dugaan saya, paket tersebut rusak karenaterkena banjir atau kehujanan.

Saya mengajukan komplain ke Pos Indonesia Jl MT HaryonoUngaran dan meminta pertanggungjawaban. Namun respon yangdiberikan pihak Pos Indonesia tidak sesuai perkiraan saya. Setelahmenunggu lama jawaban dari Pos, alasannya karena menunggudiskusi dari Kantor Pos pusat, akhirnya mereka menyatakan jikasaya harus mengajukan klaim komplain ke Pos Amerika. Tentu halini tidak masuk akal. Bagaimana bisa saya mengajukan komplain kenegara orang? Seharusnya Kantor Pos sebagai pemberi jasa pengir-iman barang yang menyelesaikan hal ini dengan pihak mana punterkait dengan pengiriman barang tersebut.

Setelah berdiskusi lagi dengan pihak Pos Indonesia, merekamengatakan jika saya memang tidak bisa mengajukan komplain keAmerika. Pembeli yang harus mengajukan komplain ke PosAmerika. Hal itu juga tidak mungkin karena konsumen hanyaberperan sebagai penerima paket, dan dia tidak tahu menahu tentangproses pengiriman barang.

Hal ini mengindikasikan jika Pos Indonesia seperti melempartanggung jawabnya kepada pihak lain. Hingga saya menulis suratini, belum ada usaha Kantor Pos Indonesia untuk menyelesaikanmasalah ini. Hal ini karena menyangkut pekerjaan, serta kerja kerasyang sudah saya lakukan sebaik mungkin untuk memberikan pro-duk yang baik kepada konsumen di luar negeri.

Rudy MachmantoJalan Badak IV/57, RT/RW 009/006

Gayamsari, Semarang

* * *

Mengawal Pemilu 2014Demokrasi sudah menjadi konsensus politik dunia modern

dalam penyelenggaraan pemerintahan di suatu negara. Baik sebagaisistem atau proses demokrasi dalam dekade-dekade belakangandianggap sebagai yang terbaik dibandingkan dengan sistem atauproses politik lain. Nilai-nilai demokrasi memang bisa dimaknaisecara berbeda-beda, tergantung pada isu-isu yang tengah hadirmewarnai kehidupan suatu bangsa.

Banyak kalangan yang pesimistis terhadap pemilu, sehinggamelahirkan gelombang apatisme terhadap pelaksanaan pemilutersebut. Pemilihan umum sudah selayaknya disebut sebagai pestarakyat. Meskipun tidak dapat dipungkiri kenyataan bahwa ser-ingkali rakyat hanya menjadi objek permainan sesaat para elite poli-

Pos Indonesia Mengecewakan

tik di saat kampanye. Demokrasi butuh kesiapan, integritas, dan jugakecerdasan.

Perlu diketahui pula bahwa permasalahan pertahanan negaraadalah segala usaha untuk menegakkan kedaulatan negara, mem-pertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan RepublikIndonesia (NKRI), dan melindungi keselamatan segenap bangsadari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dari ancam-an dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Peran TNIdan Polri di era reformasi ini sangat penting bagi keberlangsungannegara Indonesia. Peran yang terpenting adalah bagaimanamengimplementasikan profesionalisme yang menjadi etalasenegara dan masyarakat.

Panglima TNI, Jenderal Moeldoko telah menegaskan bahwaTentara Nasional Indonesia (TNI) dan jajarannya akan bersikapnetral saat pelaksanaan Pemilihan Umum 2014. Niat baik yangmuncul adalah bagaimana TNI memiliki kontribusi yang positifdalam mengawal jalannya demokrasi di Indonesia. Dengandemikian maka proses politik 2014 harus dikawal dengan sebaik-baiknya. Netralitas adalah hal utama yang harus dijaga oleh prajuritTNI. Jika netralitas tidak dijaga maka para prajurit TNI bisamelakukan tindakan-tindakan yang akan bisa membantu partai poli-tik tertentu.

Dengan momentum itu maka kami sebagai masyarakat berharapkepada para pemimpin atau tokoh politik untuk bisa menjadi contohberdemokrasi yang tertib dan damai. Mampu mengendalikan emosidan bisa menahan diri dan para pendukungnya jangan sampai justrumemprovokasi, sehingga aksi-aksi kekerasan dan anarki yang tidakkita hendaki bisa terjadi. Amankan pemilu agar berjalan lancar, tert-ib, dan sukses. Jaga stabilitas politik, serta keamanan dan kehidupanmasyarakat.

TNI harus siap kapan pun dan di mana pun untuk membantuaparat kepolisian dalam mengamankan pemilu. Kami berharap paraprajurit yang bersentuhan langsung dengan kegiatan dengan masya-rakat seperti Babinsa agar bisa menjaga netralitas, karena pemilumerupakan pesta demokrasi. Pegang teguh pada asas netralitas danniat baik untuk berbuat yang terbaik, serta bermanfaat bagi masyara-kat. PNS, TNI dan keluarganya yang memiliki hak pilih wajibmemilih, tidak ada yang golput. Gunakan hak pilih dengan cara yangcerdas.

Bambang Subiyanto Jl Jangli No 59, Jatingaleh

Candisari, Semarang

* * *

Penyebab Banjir Tak Semata karena Alam

Banjir merupakan permasalahan yang kompleks, yang harussegera ditangani agar akibat yang ditimbulkan tidak banyak merusakdan merugikan masyarakat. Usaha-usaha untuk mencegah dan men-gurangi akibat banjir harus segera dilakukan. Banjir yang terjadi diberbagai wilayah, kebanyakan akibat dari aktivitas manusia sendiriyang membuang sampah ke sungai, menebang hutan secara tidakterkontrol, dan penempatan tata ruang yang salah. Faktor penyebabbanjir itu bukan karena alam dan letak geografis saja, tetapi aktivitasmanusia yang merusak lingkungan juga merupakan salah satupenyebab timbulnya banjir yang terjadi.

Sekarang ini banjir sering terjadi disebabkan ulah manusia yangmulai tidak menghiraukan keseimbangan alam. Banjir merupakanperistiwa tergenang dan terbenamnya daratan karena volume airyang meningkat. Banjir juga dapat terjadi karena luapan air yangberlebihan di suatu tempat akibat curah hujan yang tinggi, luapan airsungai, atau pecahnya bendungan.

Beberapa penyebab banjir di antaranya curah hujan dalam jang-ka waktu panjang, erosi tanah menyisakan batuan, sehingga tidak

ada resapan air, buruknya penanganan sampah,saluran air