STUDI EPIDEMIOLOGI KEJADIAN LEPTOSPIROSIS .STUDI EPIDEMIOLOGI KEJADIAN LEPTOSPIROSIS PADA SAAT ......

download STUDI EPIDEMIOLOGI KEJADIAN LEPTOSPIROSIS .STUDI EPIDEMIOLOGI KEJADIAN LEPTOSPIROSIS PADA SAAT ... BAB 3 KERANGKA KONSEP, ... Penyakit Leptospirosis memiliki insiden tinggi di kawasan

If you can't read please download the document

  • date post

    01-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    226
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of STUDI EPIDEMIOLOGI KEJADIAN LEPTOSPIROSIS .STUDI EPIDEMIOLOGI KEJADIAN LEPTOSPIROSIS PADA SAAT ......

  • STUDI EPIDEMIOLOGI KEJADIAN LEPTOSPIROSIS PADA SAAT

    BANJIR DI KECAMATAN CENGKARENG PERIODE

    JANUARI-FEBRUARI 2014

    SKRIPSI

    Diajukan Dalam Rangka Memenuhi Syarat Untuk Memperoleh Gelar

    Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM)

    OLEH :

    ANA ERVIANA

    NIM : 1110101000041

    PEMINATAN EPIDEMIOLOGI

    PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

    FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

    1435 H/2014 M

  • ii

    FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

    PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

    PEMINATAN EPIDEMIOLOGI

    SKRIPSI, Juli 2014

    ANA ERVIANA, NIM 1110101000041

    STUDI EPIDEMIOLOGI KEJADIAN LEPTOSPIROSIS PADA SAAT BANJIR

    DI KECAMATAN CENGKARENG PERIODE JANUARI-FEBRUARI 2014

    (XLiii+ 91 halaman, , 2 gambar, 2 bagan, 3 tabel, 8 lampiran)

    ABSTRAK

    Leptospirosismemilikidistribusi di seluruh dunia, denganinsiden yang

    lebih tinggidi daerah beriklimtropis, terutama setelahhujan derasatau

    banjirakibatbadai (CDC, 2013).Pada bulan Januari-Februari 2014 terjadi banjir di

    Kecamatan Cengkareng dan pada saatbanjir tersebut dilaporkan terjadi 26 kasus

    Leptospirosis di Kecamatan Cengkareng dengan CFR sebesar 15,3%. Penelitian

    ini bertujuan untuk mengetahui epidemiologi kejadian Letospirosis pada saat

    banjir di Kecamatan Cengkareng periode Januari-Februari 2014.

    Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan sampel semua

    penderita Leptospirosis (18 orang). Hasil penelitian menunjukkan

    sebagianbesarpenderita berumur 20-40 tahundan>40 tahunyaitumasing-

    masing38,9%, laki-laki (72,2%), memilikipekerjaantidakberisiko(72,2%),

    memiliki riwayat luka (72%), pengetahuan rendah(38,9%), semua penderita tidak

    mengungsi (100%), danpersonal higienemasih buruk (88,9%). Selain itu

    ditemukan bahwa semua rumah penderita terdapat tikus (100%), pada lingkungan

    rumah terdapat sampah (66,7%), tatanan rumah sebagian besar rapi (55,6%).

    Kondisi selokan/spal sebagian besar baik (72,2%) dan ketersediaan air bersih

    sebagian besar terpenuhi (88,9%).

    Disarankan agar dilakukan promosi kesehatan tentang Leptospirosis oleh

    kader atau petugas kesehatan atau memasang media promosi terkait Leptospirosis

    di tempat yang mudah dijangkau masyarakat untuk menambah pengetahuan

    masyarakat terkait Leptospirosis. masyarakat harus menjaga sanitasi lingkungan

    dan melakukan personal hygiene yang baik.

    Kata Kunci: Epidemiologi, Leptospirosis

    Daftar Bacaan : 89 literatur (1991-2014)

  • iii

    FACULTY OF MEDICINE AND HEALTH SCIENCE

    PUBLIC HEALTH STUDY PROGRAM

    DEPARTEMEN OF EPIDEMIOLOGY

    UNDERGRADUATED THESIS, 2014

    ANA ERVIANA, NIM 1110101000041

    EPIDEMIOLOGICAL STUDY OF LEPTOSPIROSISINCIDENT

    DURINGFLOODINDISTRICTCENGKARENGPERIOD JANUARY-

    FEBRUARY 2014

    XLIII + 91 pages,, 2 images, 2 charts, 3 tables, 8 appendix

    ABSTRACT

    Leptospirosis has a worldwide distribution, with a higher incidence in the

    tropics, especially after heavy rains or flooding due to storm (CDC, 2013). In

    January and February 2014 floods in Cengkareng sub-district and at the time of

    the flooding reported 26 cases of leptospirosis in Cengkareng sub-district with a

    CFR of 15.3%. This study aimed to determine the epidemiology Letospirosis

    during flood events in the District Cengkareng January-February 2014.

    The study uses a case study design with a sample of all patients with

    leptospirosis (18 people). The results showed the majority of patients aged 20-40

    years and> 40 years respectively 38.9%, males (72.2%), having a job is not at risk

    (72.2%), had a history of injuries (72 %), low knowledge (38.9%), all patients did

    not evacuate (100%), and personal hygiene is poor (88.9%). In addition it was

    found that all the patients are rats (100%), the home environment there are

    garbage (66.7%), most of the neat order houses (55.6%). Conditions gutter / spal

    mostly good (72.2%) and the availability of clean water is largely achieved

    (88.9%).

    It is recommended that health promotion is done on Leptospirosis by

    cadres or health workers or installing promotional media related Leptospirosis in

    an easily accessible place to increase public knowledge society related

    leptospirosis. society must maintain environmental sanitation and personal

    hygiene do well.

    Keywords: Epidemiology, Leptospirosis

    Reading List: 89 literature (1991-2014)

  • vi

    DAFTAR RIWAYAT HIDUP

    Nama Lengkap : Ana Erviana

    Jenis Kelamin : Perempuan

    Tempat, tanggallahir : Jaya Bhakti, 5 Februari 1991

    Warganegara : Indonesia

    Agama : Islam

    Alamat : Jaya Bhakti, Kec. Mesuji, Kab. Ogan Komering Ilir

    (OKI) Sumatera Selatan

    Telepon : 085664715698

    Email : anaerviana@gmail.com

    Pendidikan Formal:

    1. SDN O4 Jaya Bhakti (1998-2004)

    2. MTS Nurul Golam Lempuing (2004-2007)

    3. MAN 3 Palembang (2007-2010)

    4. Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Fakultas

    Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Program Studi Kesehtaan Masyarakat

    Peminatan Epidemiologi (2010-2014)

    mailto:anaerviana@gmail.com

  • vii

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena

    berkat berkat taufik dan hidayah-Nya skripsi ini dapat terselesaikan dengan judul

    Studi Epidemiologi Kejadian Leptospirosis Pada Saat Banjir Di Kecamatan

    Cengkareng Periode Januari-Februari 2014. Skripsi ini penulis susun dalam

    rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Kesehatan

    Masyarakat, pada Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam

    Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

    Penulis menyadari sepenuhnya, bahwa dalam penulisan skripsi ini banyak

    kekurangannya. Namun berkat bimbingan ibu Ratri Ciptaningtyas, S. Sn. Kes dan

    ibu Minsarnawati, SKM, M.Kes serta dorongan dari berbagai pihak maka

    hambatan itu sedikit banyak dapat diatasi.

    Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi penulis khususnya

    dan umumnya bagi siapa saja yang memerlukannya. Akhir kata pada kesempatan

    ini penulis menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan rasa

    terimakasih yang tak terhingga kepada:

    1. Bapak, Ibu, dan semua keluarga yang telah memberikan semangat,

    motivasi, dan kasih sayang kepada penulis dalam menyelesaikan proposal

    penelitian ini.

    2. Prof. Dr (hc). dr. M. K. Tajudin, Sp.And, selaku dekan Fakultas

    Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif

    Hidayatullah Jakarta.

  • viii

    3. Febrianti, SP, M,Si selaku ketua program studi Kesehatan Masyarakat.

    4. Ibu Minsarnawati Tahangnacca, SKM, M.kes selaku penanggung jawab

    peminatan Epidemiologi.

    5. Kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah memberikan

    dukungan dan biaya perkuliahan serta penelitian ini.

    6. dr. Indro Murwoko selaku kepala bagian tanggap darutat di Pusat

    Penanggulangan Krisis Kesehatan Kementrian Kesehatan, dr. Lies selaku

    petugas Surveilans Dinkes Provinsi Jakarta, Bapak Yosi selaku staf

    Yankes Sudinkes Jakarta Barat yang telah membantu dalam perizinan dan

    pengambilan data Leptospirosis.

    7. dr. Maryati selaku kepala Puskesmas Kecamatan Cengkareng yang telah

    memberikan izin dan membantu penulis melakukan penelitian di

    Kecamatan Cengkareng.

    8. Ibu Susi Susilowati selaku petugas surveilans yang telah membantu dalam

    pencarian alamat penderita dan membantu dalam mendapatkan informasi

    terkait penderita pada saat banjir.

    9. Kepada Bapak Maman selaku staf Puskesmas Kedaung Kali Angke yang

    telah bersedia meluangkan waktunya untuk mendapingi dan mencari

    alamat penderita pada saat pengambilan data.

    10. Kepada Al Syahrulah yang telah membantu dalam proses penyusunan

    skripsi, memberikan nasehat-nasehat yang berkaitan dengan skipsi.

  • ix

    11. Kepada Fitria Aryani Susanti, Ayu Wulansari, Fitriani Azhari yang banyak

    membantu dalam proses pendaftaran sidang dan informasiinformasi

    peraturan terkait skripsi.

    12. Kepada temam-teman Epemiologi 2010 (Kartika Andriani, Karlina

    Sulistiana, Zata Ismah, Siti Malati Ummah, Rizka Rohmaningtyas, Najah

    Syamiyah, Fajriati Wahyuningsih, Mayli Faroh Nabila, Nur Lutfiyah,

    Harun AL Rasyid, Tri Bayu Purnama, Putri Khairina, Wiwid Handayani,

    Sofwatun Nida dan teman-teman kesehatan masyarakat 2010 yang menjadi

    teman seperjuangan.

    13. Kepada teman-teman angkatan 2010, adik-adik dan kakak-kakak beasiswa

    Provinsi Sumatera Selatan yang telah mendoakan dan memberikan

    semangat dalam proses penyelaian skripsi.

    14. Semua pihak yang telah memberikan bantuannya sehingga skripsi ini

    dapat terselesaikan.

    Tak ada gading yang tak retak, penulis menyadari bahwa skripsi ini masih

    jauh dari kata sempurna, namun penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat