STRATEGI PENANAMAN NILAI NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DI ... DEPAN.pdfii NOTA DINAS PEMIMBING Surakarta,

download STRATEGI PENANAMAN NILAI NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DI ... DEPAN.pdfii NOTA DINAS PEMIMBING Surakarta,

of 20

  • date post

    02-Sep-2019
  • Category

    Documents

  • view

    3
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of STRATEGI PENANAMAN NILAI NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DI ... DEPAN.pdfii NOTA DINAS PEMIMBING Surakarta,

  • i

    STRATEGI PENANAMAN NILAI NILAI PENDIDIKAN AKHLAK

    DI PESANTREN MAHASISWA INTERNASIONAL KH MAS MANSUR

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

    TAHUN 2018

    SKRIPSI

    Diajukan kepada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)

    Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk

    Memenuhi Salah Satu Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana

    Pendidikan Islam (S.Pd)

    Oleh :

    Nurlaili

    NIM : G 000 150 159

    NIRM : 15/X/02.2.1/0980

    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

    FAKULTAS AGAMA ISLAM

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

    2019

  • ii

    NOTA DINAS PEMIMBING

    Surakarta, 6 Maret 2019

    Kepada Yth.

    Dekan Fakultas Agama Islam

    Universitas Muhammadiyah Surakarta

    Di

    Surakarta.

    Assalammu’alaikum wr. wb.

    Setelah melakukan pembimbingan, arahan, dan koreksi terhadap penulisan

    skripsi yang berjudul:

    STRATEGI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK

    DI PESANTREN MAHASISWA INTERNASIONAL KH MAS MANSUR

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2018

    yang ditulis oleh:

    Nama : Nurlaili

    NIM / NIRM : G 000 150 159 / 15/X/02.2.1/ 0980

    Program Studi : Pendidikan Agama Islam (PAI)

    Saya berpendapat bahwa skripsi tersebut sudah dapat diajukan untuk

    dimunaqasyahkan dalam rangka memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Islam

    (S.Pd).

    Wassalammu’alaikum wr. wb.

    Pembimbing

    Dr. Mutoharun Jinan, M.Ag

    NIDN. 0602037301

  • iii

    PENGESAHAN

    Skripsi Berjudul : STRATEGI PENANAMAN NILAI-NILAI

    PENDIDIKAN AKHLAK DI PESANTREN

    MAHASISWA KH. MAS MANSUR UVIVERSITAS

    MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2018

    Penyusun : Nurlaili

    NIM : G 000 150 159

    NIRM : 15/X/02.2.1/0980

    Fakultas : Agama Islam

    Program Studi : Pendidikan Agama Islam

    Tanggal Ujian : 6 April 2019

    Telah dapat diterima sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana

    Pendidikan Islam (S.Pd).

    Surakarta, 6 April 2019

    Dekan

    Dr. Syamsul Hidayat, M. Ag.

    NIDN. 0601095901

    Penguji I Penguji II

    (Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag.)

    NIDN: 0602037301

    (Nurul Latifatul Inayati,S.Pd.I.,M.Pd.I.)

    NIDN: 0613108801

    Penguji III

    (Dr. Muhammad Ali, S.Ag.,M.Pd)

    NIDN: 0628117301

  • iv

    PERNYATAN KEASLIAN

    Saya yang bertandatangan di bawah ini,

    Nama : Nurlaili

    NIM : G000150159

    Fakultas : Fakultas Agama Islam

    Program Studi : Pendidikan Agama Islam

    Menyatakan bahwa naskah skripsi ini secara keseluruhan adalah hasil

    penelitian/karya saya sendiri, kecuali bagian bagian tertentu yang telah ada

    sumber rujukannya.

    Surakarta, 6 Maret 2019

    Hormat Saya,

    Nurlaili

    NIM. G 000 150 159

  • v

    MOTTO

    َ َر َوَذَكَر اَّللَّ َ َوالَْيْوَم اْلَءاخى وا اَّللَّ نٌَة ل ىَمْن ََكَن يَْرجم ى ُأْسَوٌة َحس َ ولى اَّللَّ ْ ِفى َرسم َّقَْد ََكَن لَُكم َك ىرل

    “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasullulah itu suri taladan yang baik

    bagimu (yaitu) bagi orang orang yang berharap (rahmat) dari Allah dan

    (kedatangan) kiamat dan banyak menyebut Allah 1 ”

    Q.S Al-Ahzab 33:21

    ارى ْكَرى ادلَّ الىَصٍة ذى َ مْم ِبى ٓ َأْخلَْصٰنه َّنَّ ِ ا

    “Sesungguhnya kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan

    kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada

    negeri akhirat 2 ”

    Q.S As-Sad 38:46

    1 Departemen Agama, Al-Qur’anulkarim Mushaf Syariah khat Rasmul Utsmani

    (Surakarta: Dewan Da’wah Islamiyah, 2015), 420. 2 Departemen Agama, Al-Qur’anulkarim Mushaf Syariah khat Rasmul Utsmani

    2 Departemen Agama, Al-Qur’anulkarim Mushaf Syariah khat Rasmul Utsmani

    (Surakarta: Dewan Da’wah Islamiyah, 2015), 456.

  • vi

    PERSEMBAHAN

    Alhamdullilah bi ni’matillah terucap syukur kepada Allah SWT yang telah

    memudahkan setiap tahap dalam penyelesaian tugas akhir ini. Skripsi ini saya

    persembahkan untuk:

    1. Allah SWT yang telah memberikan segala kemudahan pada setiap urusan

    hamba-hambaNya.

    2. Kedua orang tua tercinta

    3. Keluarga besar ku tercinta yang senantiasa memberikan bantuan,

    semangat, doa, perhatian dan dukungan yang tiada henti-hentinya, Bibi

    (Ratnawati), Paman (Dalimin), Miftahul Jannah, Annisa, Nurfadhilah.

    4. Sahabat-sahabat ku tercinta dan seperjuangan yang selalu memberikan

    bantuan, semangat dan dukungan, Apriliani, Nakhla Masrurah, Wahidatur

    Rizqi, Dewi Apriliani, Tiara, Nyayu, Dina.

    5. Seluruh teman teman PESMA KH. Mas Mansur UMS, IMM KH.Mas

    Mansur, KMF-AI, TPQ Abu Bakar yaang telah menemani fastabiqul

    khairat.

    6. Seluruh dosen dan staf Program Study Pendidikan Agama Islam

    Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah tulus berbagi ilmu,

    wawasan dan mendidik dengan penuh cinta.

    7. Almamaterku Universitas Muhammadiyah Surakarta

  • vii

    PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN

    Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama RI dan Menteri

    Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 158/1987 dan 0543b/U/1987, tanggal 22

    Januari 1988.

    1. Konsonan Tunggal

    Huruf

    Arab

    Nama Huruf Latin Keterangan

    ا

    Alif Tidak

    dilambangkan

    Tidak dilambangkan

    ba’ B Be ب

    ta’ T Te ت

    (sa’ ṡ Es (dengan titik di atas ث

    Jim J Je ج

    (ha’ ḥ Ha (dengan titik di bawah ح

    kha Kh Ka dan Ha خ

    Dal D De د

    (Zal Ż Zet (dengan titik di atas ذ

    ra’ R Er ر

  • viii

    Zai Z Zet ز

    Sin S Es س

    Syin Sy Es dan Ye ش

    (ṣād ṣ Es (dengan titik di bawah ص

    (ḍaḍ ḍ De (dengan titik di bawah ض

    (ṭa’ ṭ Te (dengan titik di bawah ط

    (ẓa’ ẓ Zet (dengan titik di bawah ظ

    ain ‘ Koma terbalik keatas‘ ع

    Gain G Ge غ

    fa’ F Ef ف

    Qāf Q Qi ق

    Kāf K Ka ك

    Lam L El ل

    Mim M Em م

    ’Nun N En ن

    ha’ H Ha ه

    Hamzah ` Apostrof ء

    ya’ Y Ye ي

  • ix

    2. Konsonan rangkap karena Syaddah Ditulis Rangkap

    Ditulis ‘iddah عد ة

    3. Ta’ marbutah

    a. Bila dimatikan ditulis h

    Ditulis hibah هبلة

    Ditulis jizyah جزية

    (ketentuan ini tidak diberlakukan terhadap kata-kata Arab yang sudah

    terserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti shalat, zakat, dan sebagainya,

    kecuali bila dikehendaki lafal aslinya). Bila diikuti dengan kata sandang

    “al” serta bacaan kedua itu terpisah, maka ditulis dengan “h”.

    لوياء كرامةا أل Ditulis karāmah al-auliyā’

    b. Bila ta’ marbūtah hidup atau dengan harakat fatḥah, kasrah, dan

    ḍammah ditulis “t”

    Ditulis zakātulfiṭri زكءةا يفطر

    4. Vokal Pendek

    َ Kasrah Ditulis i

    َ Fathah Ditulis a

  • x

    َ Dammah Ditulis u

    5. Vokal Panjang

    fatḥah + alif→ contoh: جاهلية Ditulis ā →

    jāhiliyah

    fatḥah + alif layyinah→ contoh: جاهلية Ditulis ā → yas‘ā

    kasrah + ya’ mati→كريم Ditulis ī → karīm

    ḍammah + wāwumati→فروض Ditulis ū → furūḍ

    1. Vokal Rangkap

    fatḥah + ya’ mati→ contoh: بانكم Ditulis ai → bainakum

    fatḥah + wāwumati→ contoh: قول Ditulis au→ qaulun

    2. Huruf Sandang "ا ل"

    Kata sandang "ا ل" diteralisasikan dengan “al” diikuti dengan tanda

    penghubung “-“, baik ketika bertemu dengan huruf qamariyyah maupun

    huruf syamsiyyah; contoh:

    Ditulis al- qalamu ايقلم

    Ditulis al- syamsu ايشمس

  • xi

    3. Huruf Kapital

    Meskipun tulisan Arab tidak mengenal huruf capital, tetapi dalam

    transliterasi hurup kapital digunakan untuk awal kalimat, nama diri, dan

    sebagainya seperti ketentuan EYD. Awal kata sandang pada nama diri

    tidak ditulis dengan huruf kapital; contoh:

    Ditullis Wa ma Muhammadun illa rasul لومءمحمد االرسول

  • xii

    ABSTRAK

    Penelitian ini dilatar belakangi adanya sintesa antara perguruan tinggi dan

    pesantren yang saat ini dikenal dengan pesantren mahasiswa. Perguruan tinggi

    idententik dengan kemodernan serta memiliki fokus pada pendidikan liberal

    sedangkan pesantren identik dengan tradisional namun pembelajarannya

    menekankan pada sikap konservatif. Sintesa kedua komponen tersebut merupakan

    salah satu upaya terwujudnya keseimbangan antara moralitas dan rasional dalam